
Raya turun dengan pakaian yang sangat rapi, dia kelihatan cantik pagi ini. Dia memakai jam tangan, gelang, anting dan juga beberapa perhiasan lain nya, saat turun Raya melihat ayah nya yang sedang duduk di meja makan dengan koran di tangan nya
Menghampiri ayah nya " Ayah aku akan beranjak sekarang " pamit nya
" Iya, hati-hati " menatap putri nya " Raya, jika kamu bisa melaku bisnis ini dengan baik ayah ga akan pernah melarang kamu buat balapan lagi " ucap nya saat putri nya belum jauh
Raya berbalik badan sambil berlari kecil menuju ayah nya " benarkah ayah ? baiklah aku akan melakukan ini dengan baik " ucap Raya bahagia
" Hanya lima bulan, jika kau bisa melakukan nya maka ayah akan memberikan semua yang kau inginkan "
" Siap bos ! " ucap Raya lalu pergi
Saat menuju ke mobil, Raya melihat Kavin yang sedang menunggu nya di depan gerbang, dia langsung berlari ke arah Kavin
" Apa yang kau lakukan ? " berisi di balik pagar rumah nya
" Kenapa kau tidak keluar ? aku akan mengantarmu, ayo cepat " ucap Kavin
Raya hanya menatap pacar nya itu " aku bisa pergi sendiri, nanti setelah pekerjaan ku selesai kita akan pergi makan dan santai bagaimana ? " menatap Kavin
Kavin tidak merasa curiga, karena susah biasa Raya menolak jika ingin di antar, jelas saja dia adalah seorang pembalap mana mungkin dia suka di antar ke sana. ke mari
" Baiklah, aku akan menunggu mu di tepi pantai biasa " memakai kaca mata nya lalu pergi
Raya pun langsung berangkat ke kantor, karena ini adalah hari pertama dia tidak boleh melakukan kesalahan
__ADS_1
...****************...
Sebelum Raya masuk, dia menyemprotkan parfum ke sekitar baju nya " ah aku sangat menyukai aroma ini, apakah harus ku pakai lagi ? " menyemprotkan lebih banyak lagi
Saat masuk ke kantor, Raya menyapa semua karyawan yang ada di sana, sampai dia berhenti di depan salah satu karyawan " Apakah Gio sudah sampai ? "
" Aku rasa dia akan naik sekarang " fokus melihat ke belakang Raya
Raya berbalik karena karyawan itu berfokus pada belakang nya " Gio ? " ucap Raya kaget sekaligus agak gugup
Saat Gio lewat Raya menunduk " selamat pagi pak " ucap Raya
Gio berhenti mendengar sapaan dari Raya " pagi juga, apakah kamu sudah siap kerja di hari pertama kamu ? " mendekat ke arah Raya
" Iya pak saya siap " sambung Raya
Raya memajukan badan nya agar sejajar dengan telinga Gio " tolong jangan kurang ajar, ini di kantor kamu ga bisa seenaknya " mengancam Gio
" Baiklah ayo kita naik " ucap Gio
Semua karyawan dan beberapa angkat Gio ikut naik
...****************...
" Ini adalah sekretaris baru saya, nama nya Raya " memperkenalkan Raya di depan karyawan dan anggota nya
__ADS_1
" Selamat pagi semua " sapa Raya
" Pagi " Saut mereka semua
Ada salah satu anggota baru yang masuk hari ini, dia melihat Raya dari atas hingga bawah. Tatapan nya membuat Gio tidak nyaman
Menarik Raya untuk berdiri di belakang nya " kalian bisa lanjutkan pekerjaan kalian masing-masing " ucap Gio
Mereka semua pergi, Gio melihat Raya " kamu bisa tolong bantu saya untuk menyelesaikan beberapa tugas "
" Baik pak " Saut Raya
Mereka berkerja dalam satu ruangan, saat jam makan siang Raya tidak makan karena dia sangat fokus dengan perkejaan nya, lagi pula dia harus membuktikan kepada ayah nya bahwa dia bisa
Saat kembali dari makan siang, Gio melihat Raya yang tertidur di meja nya " apakah dia tidak bisa membedakan mana kantor dan kamar ? " mendekat ke arah Raya
Saat dia ingin memberikan jas nya " Raya ? badan mu sangat dingin " memegang bahu Raya
Menegakkan badan Raya " Raya bagun " ucap Gio sambil menggoyang badan Raya
Raya membuka mata nya perlahan " Gio, aku sangat dingin " memeluk Gio
Gio membalas pelukan Raya " apakah kau mau teh ? "
Raya malah memperkuat pelukan nya " kau sangat hangat "
__ADS_1
Jantung Gio mulai tidak aman " Baiklah, aku akan membawa mu ke sofa kau bisa istirahat dengan tenang di sana " ucap Gio lalu mengendong Raya