
pagi itu suara kendaraan berlalu lalang terdengar jelas ditelinga seorang gadis cantik, ialah visya. ia memandang jelas kota S yang sangat padat itu, ia lega bisa sampai kekota S dengan selamat namun ia juga bingung memikirkan bagaimana ia hidup dikota tersebut, visya memasuki setiap resto ia berharap ada resto yang menerima nya untuk bekerja menjadi pelayan, jam menunjukan pukul 17.00 WIB ia diterima disebuah resto ternama, karena yang memasuki resto tersebut rata rata pengusaha" yang sukses.
3 hari sudah visya kerja ditempat tersebut, ia pun berpikir cukup lama " bagaimana ya cara visya bilang ke bos besar, visya ingin kerja sambil kuliah mm" gumam visya dalam hati,
akhirnya visya pun memberanikan bertemu dengan bos besar pemilik resto tersebut yng sedang duduk sambil mengamati pelanggannya.
" si siang pak?" ucap visya yang sangat gugup melihat bos besar dengan muka yang sngat menyeramkan, rekan kerja visya banyak menjuluki bahwa bosnya tersebut memiliki wajah neraka. hahaa adaada saja.
"iya kenapa?" dengan nada yang lumayan tinggi
" p p pak apa boleh visya kerja sambil kuliah?" ucap visya " APA!!!" bentaknya, visya sangat kaget semua orang melihat kearah visya dan bosnya tersebut,
"dasar pelayan tidak tau diri, baru saja kau bekerja tiga hari disini sudah bicara dengan bodohnya, lancang sekali kau pelayan murahan, diterima disini saja sudah untung!!!"
sambungnya ia mengumpat visya abis abisan, visya yang mendengar nya tak bisa berkata apapun, tak terasa air mata visya mengalir cukup deras, visya memang mandiri tapi ia sangat mudah menangis,
__ADS_1
"apa kau haa? pasang wajah seperti itu agar aku mengijinkanya maksudmu? hah pelayan tidak tau diri" bosnya yg melanjutkan amarahnya
visya hnya bisa diam, ia menangis, dadanya terasa sakit sekali, ia takut tidak bisa kuliah, ia membayang kan masa depannya yang mungkin tidak bisa diwujudkan.
tiba tiba ada seorang yang sadari tadi memperhatikan dan mendengarkan percakapan visya dan bosnya tersebut,
"ikut saya, kamu bisa bekerja dengan saya, kamu bisa mendapatkan gaji yang lebih besar dari resto murahan ini" ucap pria tampan ,
ia adalah fahmi yang diikuti oleh adi disampingnya, mata visya dan bosnya terbelalak , mereka sangat kaget akan kehadiran pengusaha ternama tersebut,
"adi**!" seru fahmi " iya kak" jawab adi "hancurkan segera resto ini, aku tidak butuh orang sombong menjijikan ini" visya semakin bingung, ia diam seribu bahasa melihat kejadian tersebut didepannya,
ia melihat bos besar nya tersebut mengemis kepada tuan tampan dihadapannya, namun tuan tidak mengampuninya, visya langsung ditarik oleh fahmi, mereka memasuki mobil mewah yang sangat mahal dengan diikuti adi,
adi menjalankan mobil nya, sedangkan visya duduk bersama dengan fahmi dijok belakang,
__ADS_1
visya yang sangat gugup dan takut itu memberanikan diri bertanya pada fahmi
" mmm p pak eh tuan visya akan dibawa kemana?"
"ikut saja" fahmi cuek
"eee oke" visya sangat aneh, baru pertama kali ia berbicara dengan lelaki secuek ini.
akhirnya mereka sampai dikediaman fahmi dan adi, visya sangat terkejut melihat rumah semewah ini bak kerajaan yang sangat besar.
mobil pun terpakarkir, fahmi dan adi turun, pintu mobil terbuka otomatis, mereka memandangi visya yang hanya diam sambil melongo.
"keluar lah dan tutup mulutmu, bisa bisa rumah saya banjir "ucap fahmi ketus, adi hanya tertawa,
adi diam diam
__ADS_1