Majikan Tampan

Majikan Tampan
hari pertama kuliah


__ADS_3

kuliah


sesampai nya didepan gerbang, fahmi langsung menyuruh visya turun, "turun!" perintah fahmi "e e oke makasih pak" jawab


visya sembari turun


, fahmi menjawab nya dengan anggukan saja , ia langsung melajukan mobilnya.


visya menatap mobil yang mulai hilang dari pandangan nya "baru ini visya dicuekin laki laki, biasa juga cowok yg ngejar2 visya huhh" ucap visya,


"oh iya visya kan hanya pembantu dirumah nya hm, iiiih kok visya jadi mikirin majikan visya yang cuek itu sih" smbung visya dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal trsebut.


ia membalikan badannya, ia sangat kaget melihat ternyata ia kuliah di universitas impiannya, visya menampar sedikit pipinya


"aww ternyata visya gak mimpi" dia sangat senang, ia memasuki gerbang sepanjang perjalanan ia dipandang oleh seluruh lelaki sembari disuit2 ada juga yg merayunya,


namun visya gak kaget soalnya dari smp dia sudah menjadi primadona disekolahnya.


ia mengikuti kegiatan bersama awal kuliah, saat visya sedang duduk ada yang menghampirinya


"hai boleh duduk sini" ucap seorang perempuan yang cantik, namun masih kalah dengan visya


"boleh" dengan senyum manis visya,


sembari menyodorkan tangannya

__ADS_1


"kenalin nama ku bella cintya, kalau kamu?" "visya tiara " balas visya


mereka mengobrol banyak, akhirnya merka akrab, mereka sama" sekelas dengan mengambil jurusan kedokteran.


perusahan fahmi


fahmi yang memasuki kantor nya tersebut, tak henti2 dari pandangan seluruh karyawan wanitanya, memang mereka akui bos besar nya itu sangat tampan, menjadi idaman seluruh wanita.


"pagi pak" sambutan dri para karyawan yang hnya dibalas dengan anggukan.


fahmi sangat cuek, bahkan ia bisa menjadi harimau yang sangat ganas jika sudah marah.


ia memasuki ruangannya, dan duduk sembari mengerjakan tugas2 diperusahaannya


ia adalah sekertaris sekaligus sahabat fahmi dari smp, namanya adalah ririn, ia diam diam sejak smp sudah menyukai fahmi,


ia berharap fahmi akan menjadikannya istri, namun fahmi sama sekali tidak memiliki rasa terhadap ririn, ia baik dan perhatian karna ririn adalah sahabatnya.


"eh hay rin" jawab fahmi yang hnya fokus terhadap laptopnya.


ririn mendekati fahmi, ia langsung memeluk fahmi dari belakang, fahmi tidak kaget karena udah biasa


"fahmi apa kamu sudah punya calon?" tanya ririn sembari tangannya bermain didada fahmi


"belum" cuek fahmi

__ADS_1


"mmm apa kmu masih menunggu jodoh dari nenekmu yg sakit2an itu" tiba tiba fahmi langsung menghempas tangan ririn, dan matanya memandang ke arah ririn dengan sangat tajam seperti hendak membunuh ririn hanya dengan matanya itu


"pergi! dan jangan ganggu aku lagi, kamu lupa kmu hanya sekretaris! apa kamu mau aku pecat lagi"teriak fahmi dengan amarah nya, ia sangat tidak terima siapapun yang menghina neneknya tsb. ririn pun sangat ketakutan dengan amarah fahmi,


ririn meninggalkan ruangan fahmi menuju ruangan nya sendiri, ruangan khusus sekretaris.


kuliah


visya dan bella sangat akrab, bahkan visya pulang diantar oleh bella dengan mobil yang sngat keren itu.


"itu bel berhenti didepan situ!" seru visya


"wauuu ini rumah kamu sya?" tanyabella penasaran,


"bukan bel ini rumah majikan visya, visya kerja disini" jawab visya "ooow iya deh ya udah aku pulang sya" melambai tangan ke visya


"daaa makasih bell" senyum manis dari visya.


visya pun masuk dan menemui nenek fahmi , seperti biasa visya merawat nnek fahmi seperti neneknya sendiri, dan akhirnya nenek tertidur.


visya masuk ke kamarnya, membersihkan tubuh nya lalu berbaring di sofa, ia sangat sulit memejamkan matanya, tk lama ia mendengar mobil fahmi yang terparkir di garasi, entah kenapa visya sangat senng,


ia langsung menemui fahmi dengan senyum manisnya "malam pak?" sapa visya dengan manja, visya tidak sadar apa yang dilakukannya


fahmi pun sedikit kaget karna disambut oleh visya,

__ADS_1


__ADS_2