
fahmi memegang kening visya "kamu skit?" tanya fahmi, visya menggeleng "lalu kamu kenapa?"
lanjut fahmi. fahmi mendekat kearah visya,
visya menyadari bahwa ia salah, ia memukul jidatnya 2 kali sambil mengumpat dirinya sendiri,
fahmi memegang dagu visya , ia memandang visya dalam2 , visya memejamkan matanya, ia takut dengan tatapan fahmi, fahmi pun tersenyum menatap gadis yg umurnya beda 9 tahun dengannya.
"ia sangat cantik" gumam fahmi dalam hati
"buka matamu, bibirku masih suci, tak mungkin kumenciummu" sembari berjalan duluan dari visya .
"bisa bisa nya visya menyambut pak fahmi, emng visya siapa nya hm, dasar bodoh " ucap visya sambil berjalan menuju kmarnya.
fahmi dikamarnya tak bisa tidur, ia membayang kan wajah visya, ia tiba tiba rindu visya padahal baru berapa menit yg lalu mereka bertemu "ahhh apa apan aku ni, kenapa malah memikirkan gadis kencur itu"umpat fahmi sambil mengacak rambut nya sendiri.
pagi hari
__ADS_1
fahmi melewati kamar nneknya, dia pun masuk, neneknya sedang disuap oleh pelayan tapi bukan visya, "nek visya mana?" tanya fahmi
"nenek rasa visya lelah karena hari pertama kuliah nya, sudah la biarkan dia istirahat, kamu jangan mengganggunya atau nenek akan menjewermu" jawab nenek dengan tawanya
fahmi pun cipika cipiki neneknya dan begegas turun, ia tak tau kenapa amat khawatir dengn visya dikamar bawah, pikiran nya tidak nyaman ttg visya.
kamar visya
"kek nek kakek nenek " fahmi pun langsung masuk ke kamar nya, ia melihat visya dengan mata tertutup dan keringat yang sangat banyak.
"visya kamu kenapa? kamu sakit" fahmi langsung memegang kening visya dan meletakan kepala visya ke pangkuannya, badan nya sangat panas.
" jangan pak, temenin visya disini" visya memegang tangan fahmi dengan erat, dan. memasang wajah layak nya anak kecil, visya menangis, visya sebenarnya adalah gadis yang sangat manja, ia dari kecil tak pernah merasakan kasih sayang dari orang tuanya, ia sangat merindukan kasih sayang dari kakek dan neneknya yang sudah tiada .
fahmi terheran, ia tiba2 merasakan kesedihan visya, ia mengelus kepala visya dan menghapus air matanya.
visya pun tertidur fahmi yg melihat visya tertidur pun sdikit tnng karna ia juga harus mengajar,
__ADS_1
fahmi selain pimpinan diperusAhaannya juga menjadi dosen di perkuliahan nya. saat fahmi hendak berdiri visya mempererat tangannya
"pelayan mana yg berani seperti ini dengan bosnya" umpatnya dalam hati
"pak visya jangan tinggalin visya , visya gak tau sapa yang akn sayang visya" ucapnya dengan mata terpejam,
"visya gak punya siapa pun " rengek visya, visya sungguh tidak sadar, visya sangat pusing, kepalanya sepertimelayang
fahmi yang mendengarnya seketika kaget, matanya terbelalak, keningnya mengkerut.
namun ia tak tega sama visya, akhirnya fahmi menemani visya, fahmi seketika mengantuk ia tak tau kenapa ia merasakan kenyamanan tersendri saat dekat dengan visya.
fahmi pun teridur dengan tangan yang digenggam visya serta tubuhnya yg hanya duduk dikursi,
waktu menunjukan pukul 17.00 WIB
visya terbangun dengan teriakan yang sangat histeris, karena ia melihat pak fahmi tertidur dalam posisi duduk, dengan tangan yg tergenggem.
__ADS_1
"aaaaa pak fahmii!!!!" smbil mendorong fahmi, fahmi pun terjatuh ke lantai, fahmi yang terbangun itu langsung menutup mulut visya,
"hei visya visya hentikan teriakanmu!" bisik fahmi