
"nak selamat ya, kau sudah mendapat kan apa yang seharusnya pantas kau dapat kan, mulai sekarang jangan lah bekerja dirumah ini, kau sudah memiliki rumah, lengkap dengan mobil, itu adalah hasil dari perusahan mu yang kmi kelola, dan itu belum seberapa, nanti kau akan diberi ATM yang berisi hasil perusahaan antartic" jawab nenek mengelus rambut visya
"nek visya bingung harus sedih atau bahagia, visya gak mau jauh dari nenek, visya pasti akan merindukan nenek" ucap visya yang masih meneteskan air matanya.
"kamu gak perlu khawatir visya, setelah kamu tinggal dirumah pribadimu, kamu boleh menemui nenek kapan pun kamu mau,ini saatnya kamu merasakan apa yang kmu impikan, disana juga sudah saya sediakan pelayan yg selama ini menjaga rumahmu" sambung fahmi
"benar kata kak fahmi" sambung adi lagi
visya pun memandang fahmi dan adi
"terimakasih banyak ya pak, semua ini karena bapak waktu itu menolong visya diresto, terimakasih lagi atas kebaikan kalian kepada visya selama ini " ucap visya dengan menundukkan kepalanya
"berterimakasih lah kepada Allah swt, saya hanya sebagai pemeran yang menjalankan takdirnya" jawab fahmi dengan senyum nya itu
"**jadi kapan kmu akan pindah kerumah mu?"
"apa bapak mengusir visya huh**" jawab visya dengan memanyunkan bibirnya
"haha tidak, saya hanya siaga kapan pun kamu ingin pindah saya siap mengantarnya" ucap fahmi
"ehem sejak kapan kakak mau bawa mobil sendiri?" goda adi yang diamdiam mengetahui bahwa fahmi memiliki rasa kepada visya
fahmi tiba tiba kik kuk, sedangkan nenek dan adi tertawa sangat keras, visya pun ikut tersenyum melihat ekspresi fahmi
"ah kalian ini"
__ADS_1
"pak visya besok mungkin akan mulai tinggal dirumah itu, hari ini visya izin gak kuliah ya pak, visya ingin menghabiskan waktu hri ini bersama nenek"
"em oke no problem, kalau begitu saya akan keperusahaan, titip nenek saya," ucap fahmi
"dengan senang hati pak" jawab visya
"**ya, adi leo kita harus ke perusahaan sekarang , ada meeting"
"oke kak"
"siap bos"
"nek fahmi dan adi berangkat dulu, assalamualaikum** " pmit fahmi serta adi dan langsung mencium tangan nenek nya itu
"**waalaikumsalam sayang, berdoalah sebelum perjalanan"
mereka** pun pergi, sisalah dirumah itu visya dan nenek serta pelayan sekelilingnya.
"nek hari ini visya mau menghabiskan waktu penuh bersama nenek " manja visya
"**iya visya, nenek juga ingin menghabiskan waktu bersama mu, nenek pasti akan merindukanmu"
"hmm iya nenek sayang, sekarang kita jalan ke taman yuk** " ajak visya
mereka pun bercanda gurau ditaman, mereka benar benar sangat akrab dan bahagia
__ADS_1
"visya?" panggil nenek
"**e iya nek kenapa?"
"sebenarnya nenek ingin sekali kita bisa serumah sampai nenek tak ada umur "
"nenek visya akan terus nemenin nenek setiap pulang kuliah, nenek jangan khawatir yaa"
"kau akan berjani sayang?"
"of course neek**" jawab visya dan langsung mencium pipi nenek
hari sudah menunjukan pukul 14.30 WIB
"**nek ayo kita masuk, nenek pasti mau sholat ashar?"
"a iya nak, makasih sudah mengingatkan nenek "
"udah kewajiban visya nek** "
mereka pun memasuki rumah itu, sesampai nya dikamar nenek, visya pun membantunya berwudhu,
setelah selesai sholat nenek pun membaca ayat suci alquran,
"visya?" panggil nenek
__ADS_1
"hmm ternyata visya tidur haha, sangat menggemaskan gadis ini" gumam nenek dalam hati