
🌊 KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹
💐 HAPPY READING 💐
Pagi ini Jasmine bangun lebih awal, dia ingin menepati janjinya pada Canva Junior, untuk membuatkan makanan untuk di jual ke teman - temannya.
Dari jam 5 pagi Jasmine mengerjakannya, dan baru selesai di setengah 7 pagi. Hari ini dia membuat Ayam geprek dengan sambal Non Msg.
“Canva sayang, sudah siapkah Nak?” Panggilnya pada Canva yang masih di dalam kamar.
“Sudah Mamah, bentar lagi ya.” Sahut Canva, lalu segera bersiap merapikan rambutnya dan lain - lain.
Sembari Jasmine menyiapkan makanan untuk di jual putranya, dia juga tidak lupa membuatkan bubur ayam untuk sarapan putranya.
“Mamah, Canva sudah siap.” Ucap Canva, menghampiri Mamahnya yang sedang berada di dapur.
“Sayang, sarapannya udah mamah taruh di atas meja ya,” tungkasnya, tanpa memperhatikan Canva, karena dia masih tetap fokus memasukan nasi dan ayam - ayam itu ke dalam toples khusus satu persatu.
Canva menganggukan kepalanya, lalu dia pergi ke meja makan untuk memakan sarapannya. “Canva, sayang, ini Mamah buatkan 13 bungkus ya, 12nya kamu jual, satunya buat kamu. Oke.” Jasmine menjelaskan makanan yang sudah dia taruh di dalam tote bag khusus.
“Jangan lupa nanti tote bagnya di bawa pulang ya sayang,” timpalnya lagi, yang hanya di jawab dengan anggukan kepala oleh putranya, karena mulutnya penuh dengan makanan.
Jasmine tersenyum, “anak pintar.” Pujinya, sembari mengusap puncak kepala putranya.
Lalu dia kembali lagi masuk ke dapur, untuk membersihkan dapurnya yang seperti kapal pecah karena masak - masak tadi, dan tak lupa dia akan mencuci piring, mengepel dan juga menjemur baju yang sudah dia cuci semalam.
“Mamah, Canva berangkat dulu ya Mah, sudah di jemput.” Pamit Canva, ketika melihat Bus jemputan sekolahnya sudah ada di depan rumah.
__ADS_1
Jasmine segera meninggalkan pekerjaanya dan berlari menghampiri putranya. “Sangunya sudahkan sayang, makananya sudah, buku - bukunya sudah.” Jasmine mengingatkan putranya agar tidak tertinggal apa pun.
“Sudah semua mah, Canva berangkat dulu, bye - bye mah.” Pamitnya, lalu dengan segera pergi masuk ke dalam busnya.
Jasmine masih menunggui, sampai bus mobil sekolah anaknya itu hilang dari pandangannya.
Canva bersekolah di Sekolah Alam, Jasmine sengaja menyekolahkan Canva di sekolah itu agar putranya itu bisa mengenal alam dan lain - lainnya. Serta fasilitas sekolah itu sangatlah membantu Jasmine.
Mulai dari bus sekolah, pakaian seragam sekolah yang tidak perlu di beli, karena seragamnya sudah seperti anak kuliah yang bebas memakai baju apa pun.
Jasmine sadar, bahwa akhir - akhir ini dia sudah sangat jarang membawa putranya itu untuk jalan - jalan bersama karena kesibukan di toko membuatnya sedikit lupa dengan kebahagiaan putranya.
“Apa sebaiknya hari ini aku libur saja? Hari ini mau melayat, dan sepertinya pulang Canva sekolah nanti juga ingin membawanya jalan - jalan ke Mall.” Gumanya, lalu kembali masuk ke dalam rumahnya, untuk segera menyelesaikan pekerjaan rumahnya dan mengabari karyawannya jika dia akan libur hari ini.
Jasmine menggunakan mode robot dalam membersihkan rumah agat bisa segera bersih. Lalu kemudian dia mandi untuk menghilangkan semua keringat dan rasa lengket di tubuhnya.
Tokkkk,,tokkk, suara ketukan pintu terdengar, membuat dirinya menyeritkan keningnya bingung. “Siapa itu?” Gumam Jasmine, lalu mengambil bantal untuk menutupi bagian depan tubuhnya.
Beruntungnya dia mengenakan handuk baju, jadi dia tidak perlu merasa malu. “Iya sebentar.” Ujar Jasmine, ketika orang itu terus menerus mengetuk pintu rumahnya.
Ckleeekkk, Jasmine membuka pintu rumahnya, lalu melihat Chiko yang sepertinya sedang mabuk.
“Chiko, kamu?” Jasmine melirik ke arah jam dinding yang sudah menunjukkan jam 8 pagi.
“Kamu ngapain mabuk jam segini?” Tanya Jasmine pada Chiko, namun belum saja menjawab, Chiko sudah lebih dulu menyambar masuk ke dalam rumah Jasmine dan bahkan mengunci pintunya.
“Apa yang kamu lakukan?” Tanya Jasmine, sedikit merasa khawatir, karena Chiko tidak menjawabnya sama sekali melainkan mulai membuka dasi bajunya.
__ADS_1
“Ahhhhh Chiko!!” Teriak Jasmine, ketika Chiko menggendongnya lalu masuk ke dalam kamar.
Kamar Jasmine memang terhalang oleh cahaya, hingga terasa sangat sejuk karena Acnya juga masih menyala.
Plaakkkkk, Jasmine menampar wajah Chiko, karena Chiko membantingnya ke tempat tidur dengan paksa.
“Aku sudah tidak tahan Jasmine.” Lirih Chiko pelan, namun menyiratkan satu arti.
Bahkan Chiko sudah langsung me lum at bibir Jasmine tanpa memberikan celah, Jasmine yang memang dari semalam lagi pingin sekarang otaknya seperti tidak singkron, Mereka saling berciu man pana, bahkan tangan Chiko juga mulai membalai tubuh Jasmine meramos gunung kembar milik Jasmine, dia yang selama ini menjadi perhatian Chiko.
Gunung kembar Jasmine berukuran sedang tetapi nikmat ketika diramos ramos .” Aakkkhhh, Chiko,” Jasmine mulai menepis pelan ramosan Chiko karena baru sadar jika dirinya malah menikmati sentuhan Chiko.
Tetapi Chiko tentu saja tidak mau berhenti dia malah menindih tubuh seki Jasmine, dan berusaha melepas handuk yang digunakan Jasmine dengan kasar sambil menikmati bibir wanita itu. Lalu menji lati kulit Jasmine yang putih mulus.
Sampai pada Gunung kembar milik Jasmine, Chiko menyad otnya begitu kuat. “Aaakkkhhh Chiko, aahhh,” Jasmine sudah mengurungkan Gengsinya, tubuhnya sangat tidak munafik jika dia mengingkan sentuhan yang lebih, lebih dan lebih dari Chiko.
*To qBe Continue. **
**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.
*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*
*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*
Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘
**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*
__ADS_1
*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*