Manajer Overpower

Manajer Overpower
Chapter 12


__ADS_3

Perjalanan berlanjut setelah mengatasi Orc.


Aku kemudian memeriksa status levelku kembali dan.


Level: 516 (Up!)


HP: 43 060 000 (Up!)


MP: 43 060 000 (Up!)


Attack: 43 060 000 (Up!)


Physical Endurance: 43 060 000 (Up!)


Agility: 43 060 000 (Up!)


SP: 30 006 (Up!)


Skills: [Strong Body] | [Appraisal] | [Explosion (Medium)] | [Fire Ball (Very Strong)


Sepertinya mereka meningkat lagi secara signifikan.


Lalu kemudian aku melihat SP ku sudah menjadi 30 006.


"Mbak penyiar, aku mau meningkatkan Shop ke level tiga."


Pemberitahuan kemudian muncul setelah itu seperti.


• [ -500 SP] | [Upgrade] | [Shop LV 2 》 Shop LV 3 (Up!)]


• Buy Skills - LV 3 (Up!)


》 Fire Arrow (Small): 100 SP


》 Night Vision: 500 SP


》 Sword Mastery: 500 SP


》 Predator: 10 000 (New!)


》 Summoning Underlings: 10 000 (New!)


Ho~ Kali ini ada dua pilihan baru.


"Etto, mari kita lihat untuk bagian [Predator] itu──Mbak Penyiar, apakah kamu ada komentar tentang itu?"


Jika aku lihat lebih detail lagi, skill [Predator] itu bukankah semacam penguasaan untuk bisa memangsa lawan?


[Skill yang mampu memangsa skill lawan, seperti itulah yang ada di dalam pikiran Master, bukan? Nah, kebetulan itulah yang dimaksud Predator.]


"Jadi maksudmu aku juga bisa merebut skill orang lain?"


Aku rasa Mbak Penyiar menggangukan kepala karena mengatakan, [Yup ...] setelah beberapa waktu.


Nah kalau begitu aku akan mengambilnya karena aku juga ingin mencoba merampas skills orang lain.


• [ -10 000 SP] | [Skills Predator berhasil dipelajari.] | [ Total SP saat ini: 19 506.]


Level: 516 (Up!)


HP: 43 060 000 (Up!)


MP: 43 060 000 (Up!)


Attack: 43 060 000 (Up!)


Physical Endurance: 43 060 000 (Up!)


Agility: 43 060 000 (Up!)


SP: 19 506 (Up!)


Skills: [Strong Body] | [Appraisal] | [Explosion (Medium)] | [Fire Ball (Very Strong)] | [Predator (Small) (New!)]


Meskipun demikian, aku masih belum bisa membaca status lengkap orang lain dan hanya bisa membaca statistik seperti Level, HP, MP Physical Endurance, dan Agility.


Termasuk belum mengetahui jumlah skills dua orang didekatku, meskipun aku sudah berulang kali mencoba menggunakan [Appraisal].


[Master pelu mengupgrade nya.]


"Ya, kau benar."


Aku akan memulai itu dari ke medium setelahnya.


• [- 1000 SP] | [Appraisal (Small) 》 Appraisal (Medium)] | [Total SP saat ini: 18 506.]


Lalu aku akan mulai ke skill yang selanjutnya──Ini adalah?


...----------------...

__ADS_1


Setelah kami sampai di tujuan, aku dan Otto berpisah setelah itu bersamaan dengan dua rekan pengawal.


"Senang bisa bekerja sama denganmu, nak. Aku berharap bisa bertemu denganmu lagi."


"Kalau begitu kenapa tidak mencoba mampir ke penginapanku kapan-kapan?"


"Jadi kamu juga ternyata mempunyai penginapan?"


"Y-ya seperti itulah ..."


Aku tersenyum dan menerima jabat tangan dari pria botak itu. Ngomong-ngomong aku belum tahu nama dia.


"Namaku Berg, nah ... Kalau gadis itu adalah ..."


"Jangan memperkenalkan orang lain secara sembarangan. Tapi, ya, khusus untuk Tuan Kyle aku akan secara istimewa memperkenalkan di──"


"Nama dia Elles."


"Eh, kau! Pak tua!"


Sementara Berg mulai terkekeh melihat tingkah Elles.


Pufufu~ Aku hanya tertawa melihat pembicaraan itu.


Tidak tahu kenapa, meskipun hanya sebentar tapi sepertinya kami sudah akrab.


Yah, meskipun itu semua dipengaruhi oleh kekuatanku.


Maksudku, mereka mulai menggangap aku setara karena kekuatan yang aku miliki.


Jika seandainya aku lemah, apakah mereka tetap akan memperlakukan ku seperti ini?


Aku menepis pikiran tersebut setelah melihat keduannya mulai naik ke kereta kuda.


"Kalau begitu, sampai nanti."


"Ya ..."


Aku melihat rombongan itu pergi.


Tapi, hm? Sepertinya ada satu lagi seseorang yang tidak mengucapkan salam perpisahan kepadaku.


Yah, aku akan membiarkannya, lagipula hal semacam itu tidak terlalu penting menurutku.


Dan dengan demikian misi pengawalan selesai.


Sebuah kota yang dikelilingi oleh tembok tnggi dan kokoh, lalu berbentuk lingkaran.


Nah ... Itu sedikit berbeda menurutku dari kota Palous.


Jika penduduk disana adalah kebanyakan manusia, sementara di tempat ini tidak jarang aku akan melihat beberapa hal yang baru.


"Ho~ ada gadis telinga elf! Dan, dwarf juga!"


Aku melihat di sepanjang perjalanan dan menemukan hal yang tidak biasa.


Tidak akan sulit untuk menemukan hal seperti demikian di kota tersebut, karena setiap jalanan aku akan bertemu dengan satu setidaknya.


Sementara itu akan menjadi perjalanan baru yang fantasinya mulai terasa nyata.


"Nah, sepertinya aku harus mencari penginapan."


Entah kenapa aku merasa langit sudah mulai hitam sekarang.


Pada saat itulah aku merasa aneh menyewa penginapan lain meskipun sudah mempunyai penginapan.


[Kenapa master tidak mencoba mengambil kesempatan ini untuk mempelajari beberapa hal?]


"Maksud Mbak aku bisa meniru metode pelayanan penginapan lain?"


[Ya ...]


Nah, sepertinya itu adalah ide yang bagus.


Juga, aku belum tahu harga standar untuk sebuah penginapan di dunia ini.


Dan meskipun begitu, aku masih belum tahu cara terbaik untuk melayani tamu.


Jadi aku akan mulai dengan penginapan di kota ini sebagai contoh.


"Selamat datang ke penginapan ini──nyaa!"


Nafasku tertahan ketika yang menjadi petugas disana adalah seorang gadis dengan telinga kucing.


Itu memang gadis kucing dan memang setengah kucing!


Tapi bukan hanya itu saja, karena dia mengakhiri kalimat dengan "meow".


Nah, pada saat itulah aku akan mulai salah tingkah karena tidak terbiasa dengan hal baru seperti ini.

__ADS_1


"Ada apa-nya? Apakah Tuan baik-baik saja──nya?"


Ugh, seperti yang di harapkan.


Dia pada akhirnya selalu mengakhiri kalimatnya dengan "meow" itu.


Dan itu akan secara alami membuat dia terlihat nyata sebagai seekor kucing.


Tapi, mengabaikan hal ini. Sepertinya aku mendapat hal yang lain dari penginapan ini.


Ya, tentu saja itu adalah karena yang menjadi pelayannya adalah seseorang yang tidak biasa!


"Aku mau memesan kamar."


"A, silahkan ke resepsionis disana──nya."


Gadis kucing menunjuk ke seseorang gadis lain di meja pemesanan.


Aku menggangukan kepala dalam kalimat itu sebelum menjelaskan situasinya pada resepsionis.


"A~ Jadi anda memerlukan satu kamar biasa?"


"Kamar biasa?"


"Oh, tentu saja. Di penginapan ini ada standar khusus untuk menetapkan kamar pada pelanggan tergantung jenis pesanan. Lantai dua untuk tamu biasa, tiga adalah tamu yang punya cukup uang, empat adalah pelayanan spesial."


"Heh~ aku baru tahu soal itu."


Karena aku memesan kamar biasa, nah ... Sepertinya aku harus mengubah itu.


Tapi sebelumnya.


"Berapa harga kamar biasa?"


"Seratus emas ..."


"Yosh, aku akan mulai ke yang lebih mahal mulai dari sekarang."


Dan entah kenapa ketika dia mendengar aku mengatakan tertarik memesan kamar di lantai 3, gadis ini semakin tersenyum kepadaku.


"Oke, kalau begitu biaya menyewanya adalah seribu emas per malam."


Whoaaa ... Cukup mahal!


Aku tidak tahu menjadi pemilik penginapan berarti harus mematok harga setinggi itu untuk satu lantai pengunjung istimewa.


"A-aku akan menyewa itu."


Meskipun masih dipenuhi dengan keterkejutan, namun.


Tapi aku rasa aku cukup memiliki uang untuk membayar, meskipun itu belum di uangkan untuk item hasil buruanku tadi.


"Tapi bisakah kau memberikanku waktu untuk menjual batu-batu ini sebelum aku kembali menyewa penginapan?"


Aku mengarahkan mata gadis dihadapanku ke kantong kain besar yang ada di punggungku.


Eh~ kalau dilihat-lihat lagi aku mirip seperti orang aneh sekarang melihat caraku membawa kantong tersebut.


Resepsionis menggangukan kepala.


"Ya, tentu saja. Kalau begitu kenapa tidak menyuruh pelayan disini melakukannya?"


"Pelayan?"


Aku kemudian melihat gadis bertelinga kucing datang ke tempatku setelah resepsionis itu menepuk tangan.


"Senang bisa membantu pelanggan──nyaa! Kalau begitu aku akan pergi sekarang──nyaa! Menjual batu kristal──nyaa!"


Hee~ aku merasa penambahan kata "meow" itu sudah sangat berlebihan.


Tapi kemudian gadis itu segera meraih kantong besar tersebut lalu lari meninggalkan kami meskipun aku merasa berat item tersebut melebihi berkilo-kilo gram.


"Apakah kalian bisa dipercaya?"


"Nah, anda tidak perlu khawatir itu akan dirampok karena kami sudah menjalin kontrak setia dengan master kami."


"Kontrak setia?"


Ketika gadis itu sedikit membuka sedikit bagian atasan bajunya yang memperlihatkan bagian leher.


"Ada kerah?"


"Nah, inilah yang dimamakan kalung budak."


Meskipun aku terkejut selama beberapa waktu, aku menggangukan kepala.


Tapi tetap saja aku tidak akan menyangka gadis cantik dihadapanku ini ternyata adalah seorang budak.


Ngomong-ngomong apakah gadis bertelinga kucing tadi juga termasuk?

__ADS_1


__ADS_2