Manajer Overpower

Manajer Overpower
Chapter 19


__ADS_3

• [Peningkatan Level Aktif!]


[Hadiah setelah mengalahkan dragon king.] | [HP + 100 000 000, MP + 100 000 000, Attack + 100 000 000, Physical Endurance + 100 000 000, Agility + 1 00 000 000, SP + 100 000.]


Bukan 1 juta, apalagi sepuluh juta.


"Eh, seratus jutaaaa?!!!"


Aku melihat itu sudah sampai batas yang menurutku tidak wajar. Satu juta itu memang menurut sudah lumayan banyak, tapi 100 juta itu jauh merupakan jumlah angka yang lebih mengerikan lagi.


Mbak Penyiar kemudian memberitahuku beberapa hal.


[Nah, dengan begini Master akan menjadi manusia terkuat di dunia ini. Selamat, Master, dengan kekuatan ini Master bisa menaklukan satu kerajaan.]


"Eh? Manusia terkuat? Menaklukan kerajaan katamu?!"


Aku hanya datang kesini untuk memulai bisnis dan tidak berniat untuk melakukan hal-hal yang merepotkan seperti menjalankan pemerintahan sendiri.


Tapi, uhmmm ... Ide untuk menjadi seorang raja itu sepertinya merupakan pekerjaan yang menjanjikan.


Namun mengabaikan soal itu, banyak hal yang harus diurus setelah melakukannya. Dan aku memiliki kewajiban untuk membuat rakyatku menjadi sejahtera.


Sementara itu, aku bukan seorang yang pandai mengatur pemerintahan dan hanya merupakan pelajar lulusan perguruan tinggi.


Bagaimana mungkin aku bisa menjadi raja di dunia ini?


Ngomong-ngomong soal itu.


"Aku akan mengumpulkan item berharga dari naga!"


Ya, setidaknya dia akan menjatuhkan satu sebagai drop item.


Ketika aku melompat ke tempat bekas kuburan naga tersebut, aku menemukan sepasang tanduk yang ukurannya lumayan besar kemudian batu permata.


"Ini, apakah bisa dijual?"


Ya, uhmmm ... Melihat dadi bentuknya, mereka aku yakini berasal dari naga, namun kenapa harus tanduk?


[Master, begini-begini dia termasuk benda langka. Dan master baru saja mengalahkan seekor monster yang paling ditakuti di wilayah ini.]


"Apakah itu adalah sebuah masalah?"


[Ya, setidaknya jika sampai seseorang tahu anda adalah pelakunya ... Uhmmm, lupakan saja.]


Huh, kenapa Mbak Penyiar membatalkan kalimat dia?


Tapi karena aku tidak terlalu peduli soal itu, maka aku akan memutuskan untuk menjual tanduk ini di guild. Tapi sebelum itu kami harus sampai di kota Palous sebelum gelap.


Luna menatap aku terkejut ketika aku sudah berada dihadapannya sekarang.

__ADS_1


...----------------...


"Heh? Secepat itu sudah kembali?"


Aku menggangukan kepala.


"Ngomong-ngomong aku sudah berhasil mengantar dia kesana, lalu aku mendapatkan beberapa hasil perburuan tadi."


Aku menyerahkan 80 kristal orc yang aku kalahkan tadi, nah ... Karena setelah itu tidak ada monster yang aku lihat, maka aku hanya mendapatkan mereka saja.


Kecuali untuk sepasang tanduk naga yang aku didapat dari naga.


"Heh?! I-Ini bukannya?"


"Berapa emas yang bisa aku dapatkan dari menjual ini? Oh, juga, aku mau memesan sesuatu."


"Itu tidak terlalu penting!"


Aku memiringkan kepala mendengarnya dan sedikit terkejut, "Huh? Kenapa kamu bisa mengatakannya begi──"


"Ah, maafkan aku, Tuan Kyle! Etto ... Tuan Kyle bilang Tuan Kyle baru saja mengatakan dragon king?"


Aku menggangukan kepala.


"Memangnya kenapa jika aku mengatakan, 'Iya'?"


Ketika aku mengatakannya, Luna menutup mulut selama beberapa waktu sebelum dia mulaiterlihat terkejut sekarang.


Ketika Luna kembali berbicara setelah mendapatkan ketenangannya.


"Ummm, etto ... Mereka adalah monster peringkat A dalam guild. Benar, hanya bisa dikalahkan oleh petualang di tingkat A. Lalu Tuan Kyle yang peringkat E bisa membunuh dragon king yang ditakuti oleh petualang kelas A ke bawah. Itu terlalu ..."


Aku tahu sekarang, "Ini pasti terlalu mengejutkan, bukan?"


He~ tidak heran aku melihat ekspresi gadis itu setelah selesai mengatakannya, maksudku dia sudah sangat melampaui kata terkejut.


"Dari awalnya seorang petualang pemula, sekarang mendapatkan gelar Dragon Slayer. Selamat, Tuan Kyle! Anda bisa naik ke B jika Tuan Kyle mau."


"Eh, sungguh?"


Tapi runggu sebentar! Itu berarti aku naik dari E, D, C, B ... Eh, naik tiga tingkat?!


"Nah, selamat. Setelah ini aku perlu membicarakan soal hadiahnya. Untuk dragon king, memang sebelumnya seseorang pernah memasang poster permintaan untuk mengalahkan mereka di guild. Lalu kamu berhak untuk mendapatkan dua puluh juta dari pekerjaanmu mengatasi rasa ketakutan penduduk dan mengantar pedagang dengan selamat ke kota Aterica."


Karena mereka lumayan banyak, ughhh ... Keterkejutanku hari ini berbeda dari sebelumnya, karena dihadapanku sudah ada 20 juta, nah ... Akan aku apakan uang sebanyak itu?


"Ini masih belum cukup, karena penjualan tanduk dan delapan puluh kristal orc ini memerlukan waktu untuk menyiapkan imbalannya, jadinya Tuan Kyle bisa kembali menagihnya besok."


Ugh, ternyata masih belum berakhir?

__ADS_1


"Oh, aku mengerti."


Dalam rasa canggung itu, Luna menatapku sedikit panik ketika dia menyadari berangkas uang guild sudah kosong.


Aku bahkan bisa melihatnya dengan jelas, pada beberapa menit berikutnya akan ada beberapa petualang yang mengeluh soal ini seperti.


"Dimana imbalanku dari hasil menjalankan quest?"


"Oh, ayolah! Aku tidak punya uang sekarang, bagaimana cara aku membayar hutang yang sudah jatuh tempo jika kalian tidak mampu membayar petualang?!"


Seperti itulah yang aku dengar.


Jadinya aku buru-buru pergi dari sana setelah mengambil 20 juta emasku, mengabaikan kemarahan petualang lainnya yang tidak mendapatkan bayaran dari hasil menyelesaikan quest.


Aku yakin aku akan jadi sasaran mereka jika semuanya tahu akar dari masalah itu ternyata adalah aku sendiri.


Jadi aku beralih dari rumah guild ke sebuah penginapan.


...----------------...


"Mereka masih sama."


Setelah aku meninggalkannya selama tiga hari kurasa, yup ... Meskipun sedikit kotor karena halaman penuh dengan dedaunan lalu debu, aku akan melihat keadaannya baik-baik saja tanpa ada sesuatu yang hilang.


Lalu, entah kenapa aku bisa berfikir pencuri tertarik untuk mengambil sesuatu dari rumah yang kosong seperti ini.


Nah, karena aku sudah mempunyai cukup uang, jadinya aku akan mulai dengan perbaikan sederhana.


"Kamu menginginkan jasa tukang kami?"


Setelah aku berkeliling sebentar dan berhenti di sebuah bengkel. Aku bertemu dengan dua orang yang bertubuh pendek lalu dengan kumis lebatnya.


Jika itu adalah dunia fantasi, maka aku akan mengenal keduanya sebagai dwarf.


"Ya, aku menginginkan kalian memperbaiki penginapanku, apakah kalian bisa melakukannya?"


Mereka memandangi satu sama lain dalam pertanyaanku sebelum bertanya.


"Berapa yang akan kamu berikan untuk kami?"


"Ya, tergantung hasil dari pekerjaanmu. Bagaimana kalau satu juta atau sepuluh ..."


Hmmm? Ketika aku selesai mengatakannya, tanpa sadar membuat dua orang itu terlihat menegang.


"Apakah itu masih kurang?"


"Ti-tidak ... Jika ini hanya soal memperbaiki bangunan, seharusnya hanya membutuhkan seratus ribu bukan sepuluh juta. Namun jika kamu berniat membangun satu penginapan lain maka aku akan menerima sepuluh juta itu."


Tukang yang jujur, karena aku pikir mereka akan mengambil keuntungan dari aku yang tidak mengetahui hal tersebut.

__ADS_1


Maka bisa dibilang aku sudah mempercayai mereka dan secara tidak langsung itu akan menghasilkan kesepakatan antara aku dengan orang-orang di bengkel tersebut.


__ADS_2