Manajer Overpower

Manajer Overpower
Chapter 16


__ADS_3

Yosh! Setelah membeli pedang baru juga perlengkapan lain.


"Sepertinya kita harus bekerja keras di pertempuran nanti, Claude."


"Ya ..."


Gadis itu terlihat antusias dengan perkataanku.


Jika aku boleh bilang, sebenarnya aku berada dalam masalah sekarang.


Benar, itu karena aku sudah menghabiskan seluruh uangku sampai angka nol.


"Eh? Master kehabisan uang?"


"Ya, aku pikir empat juta itu sudah cukup banyak, namun sepertinya mereka masih kurang."


Dan, dengan alasan itu aku berniat mengajak Claude pergi ke kota Palous untuk kami mengambil quest lagi.


"Oh, ngomong-ngomong soal guild, apakah mereka membuka cabang di kota Aterica ini, ya?"


Nah, karena aku yakin setiap kota akan ada guild petualangnya.


"Ada!"


Setelah berkeliling lama akhirnya kami sampai di depan sebuah rumah besar dan ada tulisan seperti "Guild Petualang" di depan pintu.


Nah, itu pasti yang aku cari.


Jadi aku tanpa ragu-ragu masuk ke dalam bersamaan dengan semua orang yang tiba-tiba menoleh ke arah kami.


...----------------...


"Tunggu, apakah ada ksatria yang bergabung dalam guild kita?"


"Aku tidak tahu, dia jarang terlihat. Kurasa mereka adalah anggota baru."


Mengabaikan orang-orang yang membicarakan aku di belakang sana dengan mulut terbuka lebar, aku dan Claude masuk lebih jauh lagi ke dalam ruanang dan berakhir di tempat resepsionis.


"Etto, selamat datang di guild kami. Nah, kalau kalian berniat mendaftar──"


"Kami ingin mengambil quest petualang."


Aku sudah menjadi petualang, jadi aku tidak berniat mendaftar lagi.


Oh, juga, karena Claude hanya seorang makhluk pemanggilan, jadinya aku tidak perlu secara resmi memasukan dia ke dalam anggota guild.


Setidaknya demikian, sampai resepsionis itu meminta aku menyerahkan kartu petualangku dan melihatnya untuk memastikan.


"Eh, ternyata hanya seorang petualang rendahan."


"Pakaian saja yang gagah, tapi peringkat masih bawah! Bwahahaha!"


Pembicaraan demi pembicaraan akan mulai terdengar, namun aku mengabaikan itu dan melanjutkan urusanku dengan resepsionis.


"Kalau begitu, silahkan ambil quest yang ada di papan."


"Oke ...."


Aku pergi untuk melihat kertas yang ditempel disana.


Karena aku akan mengambil yang sulit saja, hmmm ... Misi mengalahkan orc ini juga lumayan bagus.


"Karena aku pernah mengalahkan mereka, permisi resepsionis──"


Ketika aku membalikan badan, seseorang dengan senyuman merendahkan tiba-tiba saja memotong kalimatku.


"Oi, oi dengan penampilan semacam itu. Kau hanya petualang peringkat E?"


Aku menggangukan kepala.


"Apakah ada yang salah dengan itu?"


Dan dia terlihat tertawa keras setelahnya.


Nah, karena aku mulai merasa tidak nyaman dengan ini.


"Kau juga membawa gadis yang lumayan cantik. Yah, meskipun dada kecil bukan tipe ku."

__ADS_1


Claude yang berada di belakangku langsung menjadi tersinggung dengan perkataan orang ini.


Sementara aku, aku hanya menatap dia dalam ketenangan itu sebelum dia berkata lebih jauh lagi seperti.


"Bagaimana jika kita buat kesepakatan? Kau bergabung ke dalam party kami dan berbagi gadis itu denganmu."


He~ ada yang ingin cari masalah rupanya.


"Aku menolak, lagipula kenapa harus bergabung dengan ikan teri seperti kalian."


Nah, karena aku sudah membuat kepala dia panas setelah perkataanku itu.


"Brengs ek! Coba kau katakan la──"


"Ikan teri."


Dan dengan sedikit, "Hahaha!" pria itu menjadi menggila dengan provokasi ku lalu mulai menjambak rambutnya, sebelum menyerang dengan kepalan tangan.


Aku melihat serangan yang datang itu sebelum mereka membentur armor beratku.


Selama periode serangan, akan ada suara seperti DHUK! yang menghantam namun bukan suara pecah.


"Oh, seperti yang diharapkan dari armor mahal."


Mereka memang tahan benturan dan sungguh kuat.


Aku bahkan tidak merasakan sakit dari serangan itu.


Sementara seluruh pasang mata sudah mengamati kami sekarang.


"Oi, jangan bercanda! Jika saja kau tidak memakai zirah itu?"


Ini ... Apakah maksud dia adalah aku tidak akan dalam posisi ini seandainya tidak memakai armor?


Kurasa aku sudah benar-benar diremehkan sekarang.


"Nah, karena aku masih kesal ketika kau berniat menggangu Claude."


Aku melirik Claide yang berada di belakangku sebelum dengan satu pukulan akan mendaratkannya di wajah pria tersebut.


Serangan itu begitu cepat dan tidak terbaca.


Bersamaan dengan suara DHUAK! yang memenuhi ruangan.


• [Peningkatan Level Aktif]


[Hadiah setelah menghajar petualang lain] | [HP + 100 000, MP + 100 000, Attack + 100 000, Physical Endurance + 100 000, Agility + 1 00 000, SP + 100.]


Jika ditambahkan ke dalam status akan menjadi seperti ini.


Level: 517 (Up!)


HP: 4 3160 000 (Up!)


MP: 43 160 000 (Up!)


Attack: 43 160 000 (Up!)


Physical Endurance: 43 160 000 (Up!)


Agility: 43 160 000 (Up!)


SP: 8 606 (Up!)


Skills: [Strong Body] | [Appraisal] | [Explosion (Medium)] | [Fire Ball (Very Strong)] | [Predator (Small)]


Yosh, sepertinya aku berhasil mendapatkannya!


"Untuk petualang seperti kalian ini, aku yakin tidak hanya aku yang menjadi korban kalian, bukan?"


Nah, setelah ini merasa tindakan dia tadi itu cukup konyol.


Hahaha~ apa-apaan dengan serangan yang justru melukai diri sendiri itu.


Gagal dengan pukukan awal lalu menerima serangan brutal dari aku, pria tersebut menjadi malu dilihat oleh puluhan petualang sekitar dan menatapku dendam.


"Kalian semua, bantu aku!"

__ADS_1


Lalu dalam kalimat itu aku akan melihat beberapa pria mulai mengerumuniku dan tanpa sungkan menyerangku dari banyak arah setelahnya.


"Master, aku tidak akan──"


Claude yang melihat tentu saja tidak tinggal diam, namun aku menghentikan gadis itu bertindak lebih jauh.


Seperti sebelumnya, mereka terlalu meremehkan lawan sampai-sampai meniru tindakan pria itu tadi.


"Aduh! Sakit!"


"Apa-apaan dengan zirah ini?!"


Sementara mereka mulai memegangi tangan yang sudah memerah itu.


"Kalian bodoh atau bagaimana? Ini jelas terbuat dari bahan terkuat, benar, adamantine! Kenapa kalian justru menyerang di bagian paling dilindungi?"


Contohnya perut itu. Apakah mereka tidak belajar dari kesalahan teman mereka yang pertama kali menyerang tadi?


Nah, karena mereka sudah melakukan itu, jadi aku hanya perlu membalasnya saja.


Sedikit aksi juga boleh, untuk menegaskan kepada semua orang yang ada di guild ini bahwa tidak baik mencari masalah denganku.


• [Peningkatan Level Aktif]


[Hadiah setelah menghajar petualang lain] | [HP + 100 000, MP + 100 000, Attack + 100 000, Physical Endurance + 100 000, Agility + 1 00 000, SP + 100.]


• [Peningkatan Level Aktif]


[Hadiah setelah menghajar petualang lain] | [HP + 100 000, MP + 100 000, Attack + 100 000, Physical Endurance + 100 000, Agility + 1 00 000, SP + 100.]


• [Peningkatan Level Aktif]


[Hadiah setelah menghajar petualang lain] | [HP + 100 000, MP + 100 000, Attack + 100 000, Physical Endurance + 100 000, Agility + 1 00 000, SP + 100.]


• [Peningkatan Level Aktif]


[Hadiah setelah menghajar petualang lain] | [HP + 100 000, MP + 100 000, Attack + 100 000, Physical Endurance + 100 000, Agility + 1 00 000, SP + 100.]


• [Peningkatan Level Aktif]


[Hadiah setelah menghajar petualang lain] | [HP + 100 000, MP + 100 000, Attack + 100 000, Physical Endurance + 100 000, Agility + 1 00 000, SP + 100.]


Statusku perlahan naik ketika mengalahkan mereka.


Level: 522 (Up!)


HP: 43 660 000 (Up!)


MP: 43 660 000 (Up!)


Attack: 43 660 000 (Up!)


Physical Endurance: 43 660 000 (Up!)


Agility: 43 660 000 (Up!)


SP: 9 106 (Up!)


Skills: [Strong Body] | [Appraisal] | [Explosion (Medium)] | [Fire Ball (Very Strong)] | [Predator (Small)]


Dan setelah pemberitahuan terakhir itu aku akan melihat seseorang mulai berlutut ke arahku sekarang.


"Mau minta uang jajan?"


"Eh, tidak lah! Ah, maksudku aku mau minta maaf!"


"Kalau begitu kenapa tidak melakukannya pada pihak guild? Maksudku kau baru saja membuat keributan disini."


Aku menunjuk ke arah resepsionis yang menunjukan wajah terkejut dengan pertarunganku tadi.


"Aku mohon maaf! Mohon maaf! Sungguh mohon maaf!"


Ketika dia selesai dengan urusannya, orang itu bahkan seperti tidak berniat berlama-lama lagi untuk tinggal dan pergi dengan cepat keluar dari guild.


Ho~ kupikir dia akan keluar kota, melihat barang-barang yang dibawa orang itu. Resepsionis berkata.


"Dia bilang akan pulang kampung."

__ADS_1


"Eh, serius?"


__ADS_2