
"Tuan Kyle, melihat pencapaianmu selama bekerja untuk guild. Nah, bisa tebak apa yang guild berencana berikan untukmu?"
Aku menggelengkan kepala ke arah Luna.
"Itu adalah sebuah kenaikan peringkat!"
"Jadi aku sudah ke E?"
Luna menggangukan kepala.
Dan dengan begitu aku sudah bisa melakukan misi di level yang lebih tinggi lagi.
Meskipun sudah naik level, aku tidak tahu harus melakukan apa setelahnya.
Namun.
"Apakah kamu adalah pengawalku?"
"Ya, seperti itulah."
Aku melihat seseorang memanggilku dari dalam sebuah kereta kuda, aku yakin dia pasti yang diminta guild untuk aku kawal.
"Namaku adalah Otto, kalau begitu, bisakah kita mulai dari penjelasan sederhana?"
"Oh, tentu saja."
Dia kemudian menjelaskan bahwa tujuan dia adalah kota Atarica, bagian dari kerajaan Relia.
"Dan itu akan memakan waktu selama dua hari dari kota Palous."
Sederhananya, aku hanya perlu menjamin keamanannya.
Dan selama periode tersebut, pengawal tidak boleh membiarkan klien nya terluka.
Nah, karena aku sudah paham tentang penjelasan ini, maka aku akan langsung memulai perjalanan.
Meskipun begitu, ternyata orang ini menyewa tidak hanya aku sebagai pengawalnya.
Aku melihat gerbong itu sudah diisi oleh beberapa orang.
Diantaranya adalah seorang pria botak yang terlihat cuek, lalu wanita dewasa berjubah klasik mirip penyihir dengan topi runcing, dan seorang ... Hm?
...----------------...
"Oi, Tuan? Ada apa dengan gadis itu?"
Ketika aku bertanya kepada pedagang itu tentang seseorang yang dikurung pada pagar besi.
"Oh, hanya barang dagangan untuk dijual di kota ini."
Tapi aku tidak menggangapnya seperti itu.
Barang dagangan kata dia? Apakah manusia juga bisa termasuk?
"Oh, anda tidak mengetahui perbudakan?"
Aku menggangukan kepala dalam pertanyaan itu.
"Seseorang yang menjual manusia lain untuk mendapatkan keuntungan?"
"Nah, sepertinya aku harus menambahkannya sedikit lagi. Sederhananya, mereka bisa dijadikan tenaga kerja murah, yang bisa kamu gunakan kapan pun dan dalam kondisi apapun."
Dan, pada saat pembicaraan ini mengarah ke hal-hal ekstrim seperti penjelasan tentang budak yang bekerja tanpa mendapat upah.
"Oke, berhenti disana. Aku rasa aku sudah mulai mengerti."
Karena aku sudah mendapatkan penjelasan, Otto segera menyelesaikan urusan dia untuk menjual apa yang dia sebut sebagai budak itu ke seseorang yang berada di dekat kami.
Sebenarnya aku terkejut karena di dunia ini ternyata ada perbudakan, namun aku berencana untuk tidak terlibat di dalamnya.
Yang penting bagiku adalah, menambah modal dari menjalankan misi di guild lalu memperbaiki penginapan.
Satu hari sudah berlalu dan sekarang tinggal 1 hari tambahan untuk kami bisa sampai di kota tersebut.
__ADS_1
Nah, pada periode itu aku dan sesama rekan pengawalku akan mulai mengobrol di lingkaran api unggun pada malam hari.
"Apa katamu, sobat? Jangan bilang kamu berasal dari timur?"
Pria botak menanyakan itu ketika aku sedang mengunyah daging bakar ku.
Ini, pertanyaan ini lagi?
"Y-ya ... Aku memang berasal dari sana. Eh, bagian tenggara tepatnya."
Kalau aku mengatakan detailnya, aku belum tahu apakah negara itu sama seperti yang ada pada dunia lamaku.
Nah, karena aku hanya asal-asalan menjawab, jadinya suaraku terdengar seperti ragu.
"Hmmmph! Meskipun begitu, apakah kau pikir kau hebat karena bisa berjalan cukup jauh sampai ke sini?"
He~ ada apa dengan sikap perempuan dewasa yang berada di depanku ini?
Karena aku tidak mempunyai urusan dengan dia, jadi aku hanya mengabaikan sikap angkuh nya itu.
Wanita itu terlihat seperti menahan emosi ketika aku berhasil melakukannya.
Bertanya-tanya seberapa kuatnya orang ini?
Oh, tentu saja aku bisa melakukan penilaian untuk membacanya.
"Appraisal!"
Sebuah status kemudian muncul di depan pandanganku.
Level: 345
HP: 200 000
MP: 500 000
Attack: 600 000
Physical Endurance : 100 000
Ho~ dengan begitu aku akan tahu alasan dia bersikap seperti tadi.
Tapi ngomong-ngomong soal itu.
Level dia cukup tinggi.
Angka melebihi 2 digit itu luar biasa menurutku, namun satu hal yang aku tidak mengerti adalah di bagian lainnya.
Kenapa statistik mereka bisa berjumlah lebih sedikit dari milik ku?
Aku akan mulai mengabaikan ini ketika mendengar suara sesuatu dari semak-senak.
...----------------...
"Hmph! Hanya monster rendahan, aku akan menghancurkan kalian!"
Melihat betapa sombong nya orang ini ketika melihat beberapa goblin mendekat ke kereta. Nah, kenapa tidak mencoba membiarkan wanita ini untuk mengatasi mereka?
Dan dalam sekejab aku akan melihat dia menggunakan sebuah mantra sebelum KABOM! yang meledakan tubuh goblin.
Wow~ aku yang melihat itu hanya tertegun selama beberapa waktu sebelum pria botak disampingku tertawa keras.
"Meskipun kau banyak omong, tapi kekuatanmu luar biasa. Ini menjelaskan sikap angkuh mu itu."
Dia semakin tertawa dengan itu, namun wanita penyihir yang mendengarnya justru tersenyum bangga.
Sementara itu, aku hanya menontonya sampai akhir. Dia sungguh menghabisi banyak goblin dengan sihir dia.
Bertanya-tanya apakah aku juga bisa melakukan itu.
Karena dewa pernah mengatakan aku bisa menggunakannya di dunia ini.
"Oh, tentu saja. Oi, mbak penyiar. Bagaimana menurutmu tentang menambah skill?"
__ADS_1
Sebelumnya aku pernah berdiskusi tentang hal ini kepada dia.
[Master ingin menukar 100 SP untuk satu Explosion?]
Nah, kedengarannya itu cukup keren. Lalu aku akan mulai menggangukan kepala sebelum melihat nama skill itu muncul dalam statusku.
Level: 114
HP: 1 560 000
MP: 1 560 000
Attack: 1 560 000
Physical Endurance: 1 560 000
Agility: 1 560 000
SP: 6
Skills: [Auto Tubuh Kuat] | [Appraisal] | [Explosion (Small)]
Lalu, untuk beberapa alasan aku akan melihat skill tersebut ada tulisan "kecil" di bagian tertentu.
[Anda bisa menggunakan 500 SP lagi untuk meningkatkannya.]
Dan dengan penjelasan itu aku mulai paham akan suatu hal. Bukannya ini terlalu praktis untuk sebuah pembantu?
Oh, tentu saja aku lupa untuk memikirkan ini.
Tiba-tiba saja aku mendapatkan mbak penyiar ini di kepalaku.
"Apakah kau memiliki asal-usul?"
[Aku hanya ditugaskan sebagai pemandu master di dunia ini.]
"Pemandu?"
[Ya, yang bertugas untuk mengawasi makhluk teleportasi sepertimu.]
A~ aku mulai paham soal ini setelahnya.
Jadi ini adalah perbuatan dewa, ya?
Tapi ini cukup aneh. Kenapa dia tidak memberitahuku tentang ini sebelumnya?
Mengabaikan soal itu, beberapa hal sepertinya perlu penjelasan.
"Tentang aku yang ingin menambah skill lagi, bisakah kamu membantuku melakukannya?"
[Menjawab: master bisa melakukan itu pada jendela status master.]
"Jendela?"
Kemudian, muncul sebuah panel transparan dihadapanku dengan beberapa tulisan sebagai berikut;
• Buy Skills - Shop LV 1
》 Fire Ball (Small): 100 SP
》 Fire Arrow (Small): 100 SP
• Upgrade
》 Explosion (Small): 500 SP
》 Appraisal (Small): 1000 SP
"Oh, iya mbak. Apa artinya Shop LV satu itu?"
[Master perlu meningkatkannya untuk bisa membeli banyak pilihan membeli skill.]
Jadi begitu, ya?
__ADS_1
Nah, kalau begitu kenapa aku tidak akan memulainya dari sihir api terlebih dahulu?
Seperti uji coba [Explosion] jika ada kesempatan.