
Aku tidak tahu akan menjadi seperti ini, namun setidaknya yang ada dihadapan kami sungguh bukan sesuatu yang bisa diremehkan.
Monster zirah yang berukuran setinggi langit-langit tengah menatap kami.
Dengan mata merahnya yang terlihat mengintimidasi, pedang besarnya sepertinya sanggup memotong apapun dalam sekali tebasan.
Ceritanya dimulai ketika kami yang menemukan sebuah ruangan yang bisa disebut sebagai kamar tahta secara tidak sengaja, dan membangunkan monster itu.
Aku kemudian memandangi Claude untuk kemudian mempersiapkan rencana kami.
"Claude tolong alihkan perhatian dia, sementara aku akan menerobos maju."
"Ya ..."
Pertama-tama adalah aku yang akan berlari ke depan kemudian disusul oleh.
"[Holy Sword]!" nya Claude yang mengincar bagian kepala undead itu sampai──BRUAK! yang menghempaskan tubuh gadis itu hingga menembus dinding tembok.
"Claude!"
"Aku baik-baik saja, Master ..."
Che, rupanya Claude berhasil dipukul mundur dalam proses pengaktifan skill tersebut.
Tapi tidak masalah, karena aku berhasil memperpendek jarak kami.
• Ras: Undead King
Level: 1500
HP: 2 500 000
MP: 5 00 000
Attack: 3 000 000
Physical Endurance: 1 500 000
Agility: 5 00 000
Skill [Appraisal] ku diaktifkan sendiri bersamaan dengan pedangku yang sudah mengincar leher undead itu.
Serangan itu begitu cepat dan mendadak, mungkin karena agility ku yang terus meningkat. Namun, bukan itu inti dari semua ini.
"[Sword Mastery]!"
Karena satu jurus itu tidak mampu untuk membuat musuh dikalahkan begitu saja, maka dengan gabungan seperti [Fire Ball] ditambah [Holy Sword] akan menghantam dia begitu tubuh tanpa kepala itu berjalan mundur secara sembarangan hingga menembus tembok dibelakangnya.
"Apakah dia sudah mati?"
Satu-satunya hal yang bisa membuatku bisa mengkonfirmasi itu adalah
• [Peningkatan Level Aktif]
[Hadiah setelah mengalahkan 1 undead king] | [HP + 1 00 000 000, MP + 1 00 000 000, Attack + 1 00 000 000, Physical Endurance + 1 00 000 000, Agility + 1 00 000 000, SP + 100 000.]
Bersamaan dengan itu, sebuah pintu otomatis kemudian terbuka dari bawah lantai di kakiku yang segera membuat tubuhku──Whoaa!
Aku tidak tahu apa yang terjadi, namun sepertinya aku baru saja jatuh dari lantai atas.
Karena disini sangat gelap.
"Fire Ball ..."
Aku tidak berharap jatuh ke sebuah perangkap mematikan atau apapun yang berhubungan dengan itu, jadi aku berniat untuk mencari tahu detailnya sekarang.
Aku menggunakan api untuk meneranginya, mataku kemudian terbelalak sendiri begitu melihat isi dalam ruangan gelap itu yang ternyata adalah sebuah ... Wow!
...----------------...
__ADS_1
"Selamat, Tuan ... Etto ..."
"Kyle."
"Ah, Tuan Kyle rupanya, ya? Oke, kami akan segera memproses semua hasil rampasan ini untuk menghitung imbalan yang didapat."
"Oh, oke."
Aku kemudian menunjukan item yang aku ambil dari kastil itu yang semuanya adalah.
"Total aku mendapatkan seribu jenis zirah."
Dan sepertinya mereka adalah tingkat rendah, setidaknya begitulah yang aku lihat setelah menggunakan [Appraisal].
Jadi aku sengaja menjual semuanya, kecuali yang tingkat menengah ke atas, nah ... Untuk beberapa alasan aku akan membawa itu sebagai cadangan.
"Mo-mohon tunggu sebentar ..."
Sementara resepsionis itu sekarang menatapku berbeda──eh, tentu saja ini akan terjadi karena aku yang tiba-tiba mengeluarkan semua benda itu dari dalam portal misterius.
Aku tidak bisa membawa semuanya sekaligus, jadi aku sengaja menyuruh Claude tetap disana sambil menggunakan [Teleport] aku akan pergi ke guild dan menggunakan [Teleport] lagi untuk memindahkan barang secara instan.
Dan selesai, itu adalah hal yang baru saja terlintas dalam pikiranku.
Ngomong-ngomong kenapa mulut resepsionis itu terbuka lebar sekarang, dan setelah aku melihat sekeliling──kenapa semua orang memperhatikanku dengan cara aneh seperti itu?!
"Ah, ini adalah hal yang sangat mengejutkan. Maaf, namun sepertinya semuanya seharga ... Delapan puluh juta ..."
Dan dalam kalimat terakhir itu dia mengatakannya dengan suara kecil. Ho~ jadi itu delapan puluh juta rupanya, berarti setiap zirah kelas ringan dihargai 80 ribu?
Aku menggangukan kepala kemudian menerima kantong besar itu secara diam-diam sebelum meletakannya lagi di atas meja.
Karena aku tidak ingin semuanya menjadi heboh karena hal ini, maksudku aku tidak ingin kejadian yang sama terulang kembali seperti kerusuhan karena berangkas guild kosong. Tidak akan!
"Ngomong-ngomong aku ingin membeli sesuatu yang bisa disebut sebagai penginapan di kota ini."
"A~ tentu saja, maksud Tuan, Tuan Kyle ingin mengambil alih penginapan orang lain?"
"Apakah itu diperbolehkan?"
"Nah, karena hanya ada satu penginapan di kota ini, maksud saya Tuan Kyle bisa menekan pemilik itu untuk menjualnya asal kamu bisa membujuk dia secara halus."
Ho~ aku mengerti sekarang, jika ini tentang mengambil alih maka aku mungkin bisa melakukan sesuatu untuk itu.
...----------------...
"Ternyata penginapan ini yang dimaksud, toh?"
Semuanya terasa sedikit nostalgia, aku bahkan tidak pernah menyangka akan menginjakan kaki ku ke dalam tempat ini sebelumnya.
Kalau tidak salah, akan ada seorang pelayan yang akan menemuiku sekarang.
"A~ selamat datang kembali──nya!"
"Aku kembali."
Setelah melewati beberapa hal dengan gadis kucing, aku akan mulai serius sekarang untuk membicarakan sesuatu dengan pemilik tempat ini.
"Jadi kamu berniat untuk membelinya?"
"Aku mempunyai uang, jadi apa kau bisa menyerahkan semuanya termasuk para pelayanmu kepada aku?"
Dihadapaku sekarang ada seorang laki-laki yang bertubuh gemuk tengah memandangiku, sambil duduk dengan gadis cantik berusia sekitar 16 tahunan berpakaian terbuka di sampingnya.
"Tenang sebentar, aku akan memuaskanmu nanti. Oh, maaf."
Gadis disamping dia itu mengembungkan pipi selama beberapa waktu sebelum dia pergi dari sana dengan sedikit kesal. He~ apa yang sebenarnya dia maksud memuaskan itu?
"Hanya urusan antar teman."
__ADS_1
"Teman?"
"Ya, kau tahu, teman ranjang."
"Oh ..."
Tenggorokan ku seperti terasa dicekik untuk sementara waktu, tapi tidak masalah, karena setelah dia mengatakan itu aku kemudian menyadari maksud dia.
"Jadi, berapa emas yang bisa kau berikan?"
Sebelum mata orang ini melebar karena ucapanku.
"Dua ratus lima puluh juta."
Aku kemudian langsung meletakan kantong besar yang dimaksud di atas meja. Dan dengan sedikit BRUAK! untuk memastikan mereka semuanya diisi penuh.
"Be-betapa banyaknya?!"
Dia memang mengatakan itu, namun dilihat dari ekspresi wajah orang ini, sepertinya dia belum berniat melepaskannya dengan mudah.
"Apakah ada yang menggangumu?"
"Uh, tidak ... Tapi rasanya sedikit tidak rela harus menyerahkan beberapa budak ku kepadamu."
"Oh, tenang saja, setelah ini aku akan memperlakukan mereka dengan baik."
"Bukan itu masalahnya!"
"Permisi?"
Karena pria ini mendekat ke arahku dan mulai membisikan sesuatu.
"Mereka semua belum tersentuh, jadi aku ingin kau menambahkan harga lagi."
Sebelum memainkan jari tangan dia untuk memberikan tanda.
Tapi tunggu sebentar! Huh, apa maksud dia belum tersentuh?
"Berapa yang kau inginkan?"
"Dua puluh juta tambahan."
Jadi semuanya sekitar 270 juta, toh? Bahkan itu lebih mahal dari biaya pembangunan penginapanku. Dasar serakah! Tapi tidak masalah, karena semuanya sudah lengkap.
Maksudku penginapan ini memiliki reputasi yang baik, ruangan kamar yang banyak.
Bahkan aku tidak akan meremehkan desain setiap kamar, semuanya ditata dengan baik begitupun dengan semua yang bekerja disini terbilang cukup ramah dan pekerja keras.
"Lalu, kau akan mendapatkan lima juta emas setiap hari jika semua kamar diisi oleh tamu."
"Ho~ sepertinya itu cukup menguntungkan."
"Jadi?"
"Sepakat."
Dan dalam kalimat "Hehehe" orang itu selanjutnya, aku akan mendapatkan dokumen sebagai bukti penyerahan penginapan itu dan menyimpannya baik-baik.
"Ngomong-ngomong, kenapa pada akhirnya kau mau menjual semuanya?"
"Oh, karena aku ingin hidup damai setelah ini."
Pria itu kemudian menjelaskan bahwa dia dan teman dia itu menginginkan hidup damai di suatu tempat yang jauh dari kota, dan menikmati sisa-sisa hidup dia di rumah yang sederhana.
"Sekaligus bermain sepuasnya disana bersama gadis itu, kau tahu? Disini kami tidak bisa melakukannya dengan nyaman karena ada banyak orang."
Huh, mengabaikan soal itu.
"Tapi usiamu belum menunjukan kau sudah tua."
__ADS_1
"Hohoho~ Penampilan bisa menipu, kau tahu?"