Manajer Overpower

Manajer Overpower
Chapter 38


__ADS_3

"Claude! Bereskan mereka!"


"Oke, Master!"


Sementara aku sudah memanggil Claude dan menyuruh dia untuk mengatasi beberapa musuh didepan sana.


Nah, aku akan menuju ke tempat Elia untuk menemukan gadis itu tengah berusaha untuk mengangkat sesuatu yang besar.


"Kyle, tolonglah!"


"Oke ..."


Sementara aku mengambil alih kayu yang menimpa sesuatu yang dipegang oleh Elia tadi.


"Ibu ... Uaaa ... Aku ..."


"Yosh, kamu akan baik-baik saja sekarang."


Setelah kejadian singkat itu.


Aku melempar reruntuhan itu ke arah para bandit setelah memastikan Elia dengan yang ditolonginya itu berada dalam jarak aman.


• [Peningkatan Level Aktif]


[Hadiah setelah mengalahkan 1 bandit] | [HP + 3 00 000, MP + 3 00 000, Attack + 3 00 000, Physical Endurance + 3 00 000, Agility + 3 00 000, SP + 300.]


• [Peningkatan Level Aktif]


[Hadiah setelah mengalahkan 1 bandit] | [HP + 3 00 000, MP + 3 00 000, Attack + 3 00 000, Physical Endurance + 3 00 000, Agility + 3 00 000, SP + 300.]


Mengabaikan pemberitahuan bandit yang berhasil dikalahkan tersebut, anak kecil yang digendong Elia mulai berontak.


"Aku ingin ibu! Uaaa! Ibu, ayah! Dimana kalian!"


"Sepertinya dia kehilangan mereka."


Sambil menoleh ke mayat yang berada tidak jauh dari lokasi, Elia memeluk erat anak tersebut dan berusaha menenangkannya.


Aku menghela nafas melihat itu yang ternyata benar adalah seorang wanita yang diketahui adalah ibu dari anak itu.


"Bagaimana sekarang?"


"Aku tidak tahu, pokoknya kita harus mengalahkan para bandit ini sekarang dan membawa anak ini ke tempat yang aman."


Aku menggangukan kepala, kemudian menggunakan [Teleportation] untuk membawa anak itu ke penginapanku.


Tentu dalam hal ini aku harus memberitahu seseirang.


Setelah menjelaskan situasinya kepada Aisha.


"Aku ingin kau membawaku kembali kesana sekarang!"


Elia yang sudah membawa seluruh perlengkapam tempurnya mendesak ku untuk memenuhi tuntutan dia.


Tapi sebelum itu terjadi.


"Nah, karena ini adalah masalah yang cukup serius, bagaimana jika kali ini kita mengandalkan pasukan ksatriamu?"


"Tidak ada waktu!"

__ADS_1


"Permisi?"


Elia kemudian menjelaskan bahwa angkatan ksatria kerajaan hanya bergerak khusus untuk menangani serangan pasukan raja iblis.


Sementara desa itu diserang oleh manusia, bukan termasuk kategori tersebut, jadi mereka tidak akan menggubris permintaan mengalahkan bandit yang menyerbu tempat itu.


"Oi, oi ... Disituasi begini pun kalian memilih-milih lawan? Bagaimana dengan keselamatan wargamu?"


"Untuk itulah aku akan pergi kesana sekarang meskipun tanpa pasukanku!"


Karena dia bersikeras, aku hanya bisa menggangukan kepala, dan ujung-ujungnya ini akan menjadi pertarungan dimana 3 orang vs 150 bandit.


Jumlah yang mengejutkan, bukan? Untuk kelompok bersenjata seperti itu yang memiliki kekuatan yang cukup mengerikan.


...----------------...


"Argh!"


Sementara aku sudah menanganinya sampai 100 orang.


• [Peningkatan Level Aktif]


[Hadiah setelah mengalahkan 1 bandit] | [HP + 3 00 000, MP + 3 00 000, Attack + 3 00 000, Physical Endurance + 3 00 000, Agility + 3 00 000, SP + 300.]


• [Peningkatan Level Aktif]


[Hadiah setelah mengalahkan 1 bandit] | [HP + 3 00 000, MP + 3 00 000, Attack + 3 00 000, Physical Endurance + 3 00 000, Agility + 3 00 000, SP + 300.]


"Master, sepertinya disini sudah beres."


Oke, karena Claude sudah mengatasi mereka sebanyak sekitar 50 sisanya sementara Elia sibuk dengan urusan membantu warga mengungsi.


Ternyata begini-begini Tuan Putri itu adalah orang yang baik.


"Oi, kau terluka?"


"Ini bukan masalah ..."


Karena Elia mengabaikanku, maka aku akan melanjutkan hal yang belum aku lakukan setelah berhasil mengalahkan kelompok bandit yang menyerang.


Benar, mengambil item rampasan.


Aku akan mendapatkan sekitar 25 juta emas dari para bandit itu, termasuk senjata berupa pedang dan perlengkapan lain yang tentu bisa dijual.


Khusus untuk emas, rupanya itu adalah uang yang dihasilkan dari merampas kekayaan korban.


Nah, karena ini dihasilkan dengan cara yang tidak benar, maka aku akan menyerahkannya kepada Elia.


"Tidak, berikan saja semuanya kepada para warga yang menjadi korban."


Aku menggangukan kepala.


"Lalu selanjutnya."


"Oke, kita akan melaporkan ini kepada raja."


"Oi, tunggu! Tunggu sebentar!! Bukankah tujuan kita datang kesini adalah untuk──"


"Cepatlah, aku tidak punya banyak waktu lagi!"

__ADS_1


...----------------...


"Jadi, apakah benar seperti itu?"


Apakah benar seperti itu kata dia? Huh?


Entah kenapa setelah kami tiba di istana, bukan rasa prihatin yang didapat, justru tanggapan acuh tidak acuh yang dikeluarkan oleh pria dihadapanku ini.


"Salah-satu desamu baru saja diserang, lho?! Kenapa kalian tidak mengerakan angkatan ksatria kalian?"


"..."


Karena dia hanya diam, nah ... Leherku seperti tercekik ketika raja berkata, "Itu bukan sesuatu yang harus dilakukan oleh ksatria kerajaan, lagipula kami bisa menyerahkan urusan itu kepada guild petualang."


"Ugh, jadi pasukan kalian hanya sebagai hiasan rupanya."


Sampah, aku berharap mendapatkan bantuan setelah kami jauh-jauh datang ke istana pada saat ini. Tapi apa yang didapat, sungguh merupakan hal yang keterlaluan untuk di dengar.


"Maafkan aku, Kyle. Seharusnya aku yang marah, kamu mewakili aku melakukannya."


Aku menghela nafas sambil menggelengkan kepala.


"Tapi aku berfikir tindakanku tadi akan membuat aku dihukum mati."


Ya, membentak raja dihadapan banyak orang, nah ... Bukankah itu adalah sesuatu yang merupakan pelanggaran berat sekarang? Nasibku sudah ditentukan dari perbuatanku tadi!


"Tidak, meskipun kau akan dijatuhi hukuman berat. Namun aku akan tetap membelamu."


"Serius?"


...----------------...


Dan, hari untuk pengadilanpun tiba.


Aku yang akan diundang ke dalam aula istana untuk kemudian dijaga oleh dua orang dimasing-masing sisi.


Aku bisa saja kabur dengan [Teleportation].


Namun mengabaikan itu, mungkin aku bisa menggunakan skill tersebut nanti setelah mendengarkan hukuman yang akan diberikan raja.


Siapa yang tahu, mungkin aku bisa mendapatkan keringanan.


"Petualang Kyle, meskipun kau adalah pahlawan. Tapi tetap saja, membentak raja dihadapan banyak orang merupakan hal yang sangat tidak pantas untuk dilakukan."


"Benar, kan?"


Aku tersenyum pahit melihat ini.


Jadi, apanya yang dianggap pahlawan ketika aku yang meminta bantuan dari raja pun tidak digubris.


"Oleh karena itulah, aku akan memutuskan sebuah hukuman untukmu."


Raja Albert menoleh ke arah putrinya, Tuan Putri Elia yang akan segera maju sambil memegangi kertas yang terlihat resmi──ugh, apa yang berniat dia laku──


"Dan dengan begini, Petualang Kyle akan dijatuhi hukuman paling berat harus melayani pihak kerajaan sebagai prajurit. Benar, yang bertugas untuk melindungi kerajaan dari ancaman raja iblis."


Sementara semua orang di dalam ruangan mulai berbisik satu sama lain.


Mulutku sekarang menyerupai bentuk "O" sementara Elia masih melanjutkan kalimatnya.

__ADS_1


"Dan sedikit tambahan, saya yang akan mengawasinya secara langsung dan memberikan sumber daya yang dibutuhkan dalam pekerjaan ini, sekian!"


Ee~ ini bukannya terlalu, MEMAKSA?!!


__ADS_2