
bobi langsung pamit kepada ratna " aku berangkat dulu, kalau kamu nanti mau pulang, jangan lupa pintu nya kunci ya ". Ucap bobi sambil melajukan mobilnya.
" aneh, orang dia yang semalem gak kunci pintu rumah nya sendiri. dasar ! ". Ucap ratna sambil menuju kedalam rumah bobi dan menutup pintu dengan rapat.
Karena bobi sudah berangkat kerja, ratna pun penasaran dengan foto album yang di pandangi oleh bobi. ratna mencoba masuk kedalam kamar bobi, untuk mencari tau foto album pernikahan nya dengan vera.
Ratna mencari-cari foto album itu, dan foto itu berada di bawah bantal tidur bobi.
Dengan rasa penasaran nya, ratna mebuka foto album itu dan melihat lihat foto acara pernikahan bobi saat bersama vera.
" Pantesan mas bobi masih belum bisa move on dari mantan istrinya itu, ternyata dia cantik juga, gak kalah sama wanita lain di luaran sana ". Ucap ratna, sambil membolak balikan dan membuka lembaran dari foto album tersebut satu per satu.
Dari foto album tersebut, bukan hanya foto-foto pernikahan bobi bersama vera saja, melainkan ada foto-foto lampau nya juga, ketika dia masih bujangan, Berfoto bersama keluarga nya sendiri. Dan ternyata ratna baru tau kalo bobi adalah putra tunggal.
" Ternyata mas bobi ini putra tunggal? hmmmmppp, warisan dari orang tua nya, nanti buat dia semua dong ". Ucap ratna.
Setelah ratna selesai melihat foto-foto tersebut, ratna menyimpan foto itu kembali ke tempat yang semula. Dan kini ratna harus membereskan dan membersihkan rumah bobi, dan juga harus memasak untuk bobi.
" Huhhhh males sekali, kalo bukan karena ingin sesuatu dari mas bobi. bantuin masakin buat dia lah, beres-beres rumah lah, ini lah itu lah , cape banget sebenarnya ". Ucap ratna sambil memulai pekerjaan nya satu persatu..
Setelah menyelesaikan pekerjaan rumah bobi, ratna pun merasa jenuh diam sendirian di rumah itu, tanpa ada orang yang menemani. Dan harus menunggu sampai bobi pulang dari tempat kerjanya.
Ingin sekali rasanya ratna untuk pulang dulu ke rumah nya sendiri, tetapi ratna juga gak mau capek kalau harus bolak balik.
Untuk menghabiskan waktu, ratna pun iseng untuk menonton televisi di ruang tamu. Sampai sampai dia ketiduran saat menonton tv.
Ratna pun harus segera bangun karena kaget ada orang yang masuk kedalam rumah. karena kecerobohan nya yang lupa untuk mengunci pintu, sehingga hal lain haris terjadi.
ya, ada 2 orang pria masuk kedalam rumah, dan dua orang pria itu adalah orang suruhan mantan pacarnya vera, Yang pernah memperkosa vera. Akan tetapi ratna tidak mengenali kedua pria tersebut.
Kedua pria tersebut mendekati ratna dan mencoba membungkam mulut ratna dengan tangan nya, sambil mengatakan " kemana si bobi ? ". Tanya kedua pria itu, menanyakan bobi kepada ratna.
Ratna pun hanya menggelengkan kepala tidak bisa menjawab.
Ya, mau menjawab bagaimana si ratna, kalau mulutnya di tutup dengan tangan pria tersebut.
Satu pria lagi berusaha mencari bobi ke kamar nya dan mengecek sekeliling rumah bobi untuk mencari nya. Tetapi bobi sama sekali tidak di temukan oleh pria itu.
***
__ADS_1
Jam menunjukan pukul 12.00, menandakan jam istirahat kerja bobi.
Sangat beruntung sekali bagi ratna, karena bobi pulang terlebih dahulu di jam istirahat kerja nya, karena ada sesuatu yang tertinggal yg menyangkut dengan pekerjaan nya.
Ketika bobi masuk kedalam rumah, dia terkaget ketika melihat satu orang pria yang berusaha menodongkan pisau nya kepada ratna. Pria yang menodongkan pisau itu berdiri, sedangkan ratna hanya menunduk di bawah sambil menghalangi kepalanya.
Melihat hal itu, bobi langsung berlari sambil menendang pria yang sedang menodongkan pisau nya kepada ratna. Dan pria yang di tendang bobi langsung tersungkur jatuh.
Karena bobi dulunya pernah menjadi juara karate sejak masih sekolah, jadi sedikit-sedikit bobi masih bisa menjaga diri, melawan orang orang yang berusaha jahat kepada nya.
Datanglah satu orang pria lagi yang keluar dari dapur rumah nya, yang tadi sedang mencari bobi.
bobi pun kembali menghajar satu orang pria itu, yang merupakan teman dari pria yang di tendang oleh bobi tadi.
Lalu bobi mengambil samurai miliknya yang menggantung di dinding, dan menodongkan samurai itu kepada dua orang pria tersebut.
Dua orang itu pun tidak bisa melawan, kini rasa takut mereka muncul, saat bobi mengibaskan samurai nya di depan mereka.
" Mau apa kalian kesini? hah ! ". Bentak bobi, seraya dengan mata yang membelalak.
Mereka hanya diam, sambil menahan rasa sakit. dan hanya bisa mengusap bagian yang sakit di badan mereka sendiri.
Tetapi mereka sangat enggan sekali untuk memberi tau, meskipun sudah beberapa kali bobi menendang wajah kedua pria tersebut.
Dua pria itu langsung kabur keluar dari rumah bobi, lari terbirit-birit.
Bobi langsung menghampiri ratna yang merasa ketakutan.
" Kamu ga papa ? ". Tanya bobi, sambil menelisik seluruh badan ratna, karena takut terjadi apa apa sama ratna.
" Gak papa, mas. untung saja kamu segera pulang ". Jawab ratna sambil menangis memeluk bobi.
" sukur deh kalo kamu gak papa. sudah jangan nangis, aku pulang karena tadi pagi ada yang ketinggalan ". Ucap bobi sambil berusaha menenangkan ratna dan mengusap air mata ratna yang sudah mengalir ke pipinya.
Dengan inisiatif nya, bobi langsung mengambil segelas air putih untuk ratna.
" Nih minum dulu, biar kamu agak tenangan ". Ucap bobi sambil memberikan segelas air kepada ratna.
Ratna pun langsung meminum segelas air yang di berikan bobi.
__ADS_1
bobi kembali bertanya kepada ratna " kamu mau disini aja? nunggu aku pulang kerja? apa kamu mau aku antarkan pulang ? ". Tanya bobi.
" Gak tau, mas. tapi aku takut kalau aku sendirian di rumah ". Jawab ratna, dengan mimik wajah yang masih ketakutan.
" Yasudah kamu pulang saja, biar aku antarkan kamu pulang. motormu tinggal saja dulu disini. ". bobi mengajak ratna untuk pulang ke rumah nya.
Ratna pun mengiyakan ucapan bobi.
bobi menuju ke kamarnya terlebih dahulu, mengambil berkas yang tadi ketinggalan, dan langsung mengajak ratna untuk pulang.
" Ayo aku antarkan pulang ". Ucap bobi sambil menuju keluar, di ikuti dengan ratna di belakang nya. Pria itu langsung mengunci pintu rumah nya dan langsung menuju ke mobil nya, membuka kan pintu mobil nya untuk ratna.
Kini, bobi langsung melajukan mobilnya. Karena bobi tidak tau jalan ke rumah ratna, maka ratna mengarahkan jalan nya kepada bobi.
Ketika di tengah perjalanan, ternyata arah jalan menuju ke rumah nya ratna ini, melewati rumah vera.
Bobi sedikit menengok ke rumah itu dari dalam mobil nya, dan terlihat vera sedang berada di luar rumah, sedang menjemur pakaian.
Melihat bobi yang terus menoleh ke sebelah kiri, ratna pun langsung bertanya kepada pria itu. " mas, kamu liatin apa? ". Tanya ratna.
" Eng-engga, hanya melihat spion saja kok ". Bobi tergagap.
" Oh, yasudah. ".
Bobi kembali fokus menyetir mobil nya. dan ketika melihat vera tadi, bobi mulai kembali kepikiran dengan masa lalu nya bersama vera.
Setelah beberapa saat kemudian, mereka pun telah sampai di depan rumah ratna.
" Udaah sampai, mas. ini rumah ku, kamu mau mampir dulu ? ". Tanya ratna.
" Enggak, makasih. aku mau langsung pergi ke kantor, masih banyak kerjaan ". Jawab bobi.
" Oh yaudah, kamu hati hati ya. jangan lupa makan siang nya, karna tadi kamu gak sempet makan ". Ucap ratna, memberikan perhatian kecil kepada bobi.
" Iya, aku langsung berangkat ". Jawab bobi, sambil melajukan kembali mobil nya.
Pikiran pria itu kini masuk ke masa lalu nya kembali, karna tadi kebetulan dia harus melihat vera.Tetapi bobi juga berpikir, kalau wanita itu sudah menghianati dia yang ke sekian kalinya.
" Sudah lah, ngapain mikirin masa lalu. aku harus berusaha berbuat baik kepada ratna, karna ratna yang selalau mengurus aku, semenjak aku sakitĀ ".
__ADS_1
Beda dengan ratna dan bobi yang sekarang sudah mulai pendekatan. vera yang menjadi korban perceraian rumah tangga nya dengan bobi, kini vera antusias untuk membalas kan dendam nya kepada mantan kekasih nya, yang sudah tega sekali menghancurkan hubungan rumah tangga nya dengan bobi.