
Karena perasaan nya saat ini sedang bahagia, Ratna yang kini mulai mengerjakan pekerjaan rumah Bobi pun sambil bernyanyi-nyanyi.
Gak terasa, setelah selesai membereskan pekerjaan di rumah Bobi, hari pun sudah mulai siang dan jam pun menunjukan pukul 11.00.
Ratna bergegas untuk pulang terlebih dahulu, ingin memberitahukan kepada mama nya, kalau Bobi ingin mengajaknya makan malam.
Ratna keluar dan mengunci pintu rumah Bobi dan memarkirkan motornya untuk segera pulang.
Ratna melajukan motor butut punya abang nya itu, dia sudah tidak sabar ingin cepat-cepat memberitahukan hal itu kepada mama nya.
Setelah sampai di depan rumah, Ratna pun turun dari motornya dan berlari menuju kedalam rumah, mengagetkan mama nya yang sedang asik nonton televisi.
" Kamu kenapa sih lari-larian kayak anak kecil? " tanya mama nya heran.
" Tau nih, kayak anak kecil aja, " timpal abang nya.
" Mas Bobi ngajakin Ratna makan malam, mah. Arrrrrrgghhhhhhhh, " Ratna memberitahukan kepada mama nya dengan penuh bahagia.
Mama nya Ratna pun ikut gembira.
" Rencana kamu berhasil, nak. " Ucap mama nya Ratna, sambil memeluk anak nya dengan rasa penuh bahagia.
" Iya, mahh... Sebentar lagi kita akan menjadi orang yang berada, " jawab Ratna dengan semringah.
" Jangan lupa ya, kalau kamu nanti udah nikah sama Bobi, abang harus ikut kerja di tempat kerjanya Bobi, " timpal abang nya.
" Siap ! abangku yang malas ! " jawab Ratna dengan nada tinggi.
" Ko kamu malah masuk kamar sih? " tanya mama nya Ratna.
" Istirahat dulu lah, mah... Ratna kan capek. " Jawab Ratna.
" Yasudah, jangan lupa nanti dandan yang cantik ya, sayang. " Ucap mama nya.
" Siap komandan, " jawab Ratna sambil menutup pintu kamar nya.
Karena Ratna merasakan capek, Ratna pun tidur terlebih dahulu sambil menunggu waktu sore tiba, untuk kembali kerumah Bobi, menunggu pria itu pulang kerja.
Sekian lamanya Ratna tidur di dalam kamar, mama nya Ratna pun berusaha membangunkan nya.
" Ratna bangun, udah sore ini, katanya kamu mau pergi sama Bobi, " ucap mama nya Ratna, berusaha membangunkan Ratna sambil menggoyang-goyangkan badan Ratna dengan tangan nya.
Ratna pun kaget ketika melihat jam sudah menunjukan pukul 15.00, dan dia pun langsung bergegas bangun dari tempat tidurnya, dan bersiap untuk kembali ke rumah Bobi dengan menghiraukan mama nya.
" Yeh anak ini, " ucap mama nya, sambil kembali keluar dari kamar.
Ratna yang sudah siap untuk kembali kerumah Bobi, berpamit kepada mama nya yang kini terlihat oleh mama nya, kalau Ratna sudah dandan dengan sangat cantik sore ini.
" Nah, gitu dong dandan yang cantik, nanti kan Bobi juga bakalan suka, " ucap mama nya memuji Ratna.
" Ratna berangkat dulu ya, mah. " Ratna berangkat ke rumah Bobi dengan penuh semangat.
Ratna di antarkan abang nya ke rumah Bobi, memakai motor butut milik nya, karena nanti sepulang makan malam, Ratna pasti di antarkan pulang oleh Bobi ke rumah nya.
" Jangan menolak kalau di kasih sesuatu atau di tawarin sesuatu sama Bobi. Jangan belaga lugu ataupun pura pura gak mau, manfaatin aja kalau orang yang banyak duit seperti dia, " ucap abang nya saat di perjalanan mengantarkan Ratna.
Ratna pun tidak menjawab celotehan abang nya itu.
Dan sampai lah mereka di rumah Bobi, karena abang nya Ratna belum pernah berkunjung ke rumah Bobi, dia pun sangat penasaran dengan isi rumah pria itu.
__ADS_1
Dan abangnya Ratna berniat untuk masuk terlebih dahulu kedalam rumah Bobi sebelum pulang.
" Ratna ! tungguin abang, abang mau liat rumah Bobi, " ucap abang nya sambil berlari mengikuti Ratna.
" Gak jelas banget jadi orang, " jawab Ratna.
Ketika Ratna membuka pintu rumah Bobi, abang nya bergegas masuk mendahului Ratna.
" Wah, lumayan gede ini rumah nya. Tapi, rumah segede ini ko gak ada pembantu nya sama sekali, " ucap abang nya Ratna dengan sorot mata yang mengedari seluruh ruangan rumah Bobi.
" Udah pulang sana, jangan lama-lama ! nanti mas Bobi keburu pulang, " ucap Ratna mengusir abang nya sendiri.
Abang nya Ratna pun kembali keluar dari rumah Bobi dan segera untuk pulang.
" Gak jelas banget punya abang, " ucap
Ratna.
Selang beberapa menit ketika abang nya pulang, terdengar suara mobil dari luar, dan benar itu suara mobil nya Bobi yang sudah pulang dari tempat kerja nya.
" Assalamualaikum, " Bobi membuka pintu dan masuk kedalam rumah.
" Wa'alaikumsalam, alhamdulilah kamu sudah pulang, mas. " ucap Ratna, sambil mengambil tas kerja nya Bobi dan menaruh tas itu di tempatnya.
Bobi sedikit terkesima, saat melihat Ratna yang secantik seperti sekarang ini.
" Kamu cantik sekali hari ini, " ucap Bobi sedikit memuji Ratna.
" Ah biasa aja ko, mas. " Jawab Ratna tersipu malu.
" Baru kali ini mas Bobi bilang aku cantik, " ucap Ratna dalam hatinya.
" Nih, mas... Minum dulu, kelihatan nya kamu capek sekali hari ini, " ucap Ratna sambil memberikan segelas air putih kepada Bobi.
" Makasih ya, kamu baik banget. " jawab Bobi, sambil memandang wajah Ratna dengan memberikan sedikit senyuman.
Kini, suara adzan magrib berkumandang, Bobi bergegas untuk mandi dan bersiap untuk jalan bersama Ratna.
" Tunggu sebentar ya, aku mau mandi dulu, sekalian mau sholat, kamu mau sholat juga? " tanya Bobi kepada Ratna.
" Engga, mas.. Aku lagi datang bulan " jawab Ratna sambil duduk di atas kursi.
" Oh yasudah, aku mandi dulu ya " ucap Bobi, sambil berlalu untuk menuju kamar mandi.
" Iya, mas... Aku tunggu, " jawab Ratna.
Setelah semuanya selesai, Bobi keluar dari kamarnya dan langsung mengajak Ratna untuk pergi.
" Ayo, aku udah selesai.. Kita jalan sekarang, " Ajak Bobi.
Mereka pun berjalan menuju kedalam mobil, dan Bobi segera melajukan mobil nya.
Setelah sampai di tempat makan, mereka langsung masuk, mencari tempat duduk dan langsung memesankan makanan kepada pelayan yang ada di tempat makan tersebut.
Makanan pun sudah di antar dan di simpan di atas meja mereka.
" Ayo, langsung makan aja " ajak Bobi.
Mereka berdua langsung menikmati makanan nya itu sambil mengobrol.
__ADS_1
" Aku sebenarnya gak cuman hanya mengajak kamu makan, tapi aku ingin mengajak kamu jalan-jalan ke pusat perbelanjaan, " ucap Bobi.
" Mau ngapain, mas? " tanya Ratna dengan rasa penasaran.
" Kamu kan sudah rela untuk mengurus aku, dari sejak aku masih sakit sampai sekarang ini, jadi aku mau mengucapkan rasa terima kasih dengan mengajak kamu jalan-jalan dan belanja, " ucap Bobi.
" Ah udah, gak usah repot-repot, mas.. " Jawab Ratna basa basi, padahal perasaan nya sangat senang ketika Bobi mengucapkan itu.
" Engga kok gak repot, malah aku kan yang selama ini ngerepotin kamu terus, jadi aku mau mengucapkan rasa terima kasih aku ke kamu, " ucap Bobi kembali,
" Yasudah kalau gitu, terserah kamu saja. Tapi, kalau kamu mau mengajak aku ke pusat perbelanjaan, kenapa gak sekalian aja makan di sana, mas? " tanya Ratna.
" Ah engga, cuman ini tempat makan favorit aku. Sudah, habiskan dulu makan nya. " Bobi memerintah kan Ratna untuk segera menghabiskan makanan nya.
Setelah makanan mereka sudah habis, mereka membayar terlebih dahulu makanan nya, dan bergegas untuk menuju pusat perbelanjaan yang tidak jauh dari tempat makan tersebut.
Mereka kembali masuk kedalam mobil dan langsung menuju ke pusat perbelanjaan yang sudah Bobi bicarakan tadi.
Kini, mereka berdua telah sampai di pusat perbelanjaan itu, memarkirkan mobil nya, dan langsung masuk mencari tempat pakaian.
Bobi mempersilahkan Ratna untuk membeli apa saja yang Ratna mau, sebagai tanda ucapan terima kasih darinya.
Ratna mengambil pakaian dan memperlihatkan pakaian nya itu kepada Bobi.
" Mas, aku cocok gak pakai baju ini? " tanya Ratna kepada Bobi.
" Cocok banget, kayak nya kamu bakalan lebih cantik pakai baju itu, udah ambil itu aja, " ucap Bobi.
Tanpa basa basi, Ratna pun mengambil baju itu dan memberikan nya kepada kasir.
" Sepatu nya sekalian, " ucap Bobi kepada Ratna.
Ratna pun memilih sepatu yang cocok untuk dirinya, setelah menemukan sepatu yang cocok, Ratna kembali memberikan sepatu itu kepada kasir.
Setelah membeli pakaian dan sepatu, Bobi mengajak Ratna membeli makanan untuk orang tua nya.
Karena waktu sudah mulai malam, mereka pun segera untuk pulang.
Bobi mengantarkan pulang sampai depan rumah nya saja.
" Gak masuk dulu, mas? " ajak Ratna.
" Nggak makasih, takut besok kesiangan, " jawab Bobi, menolak tawaran Ratna untuk sekedar mampir ke dalam rumahnya.
" Yasudah kalau gitu, kamu hati-hati ya, mas. " ucap Ratna.
Bobi pun kembali melajukan mobil nya untuk segera pulang, dan Ratna masuk kedalam rumah nya sendiri.
" Wah, kamu bawa apa? " orang tua Ratna menanyakan tentengan yang di bawa Ratna.
" Nih, makanan buat kalian. " ucap Ratna, sambil memberikan makanan yang sudah di belikan Bobi untuk orang tua nya.
" Itu apaan? " abang nya Ratna menanyakan tentengan yang masih di tenteng sama Ratna.
" Aku abis di belanjain dong, sama mas Bobi, " jawab Ratna sambil memamerkan tentengan nya itu kepada abang nya sendiri.
Dan Ratna berjalan menuju ke kamar nya, untuk segera beristirahat.
" Huuuuuhhhhh cape banget hari ini, tapi yah beruntung sekali hari ini, aku sudah di belanjain sama mas Bobi, padahal aku belum jadi siapa-siapa nya dia, udah bisa belanja pakaian mahal seperti ini, apalagi kalau nanti sudah menjadi istrinya. " Ucap Ratna sambil menghela nafas karena capek.
__ADS_1