
Tibalah vera di depan rumah sakit dimana bobi di rawat. dengan segera, vera bergegas untuk masuk ke ruangan rumah sakit tersebut.
wanita itu sudah tidak sabar untuk menemui aldo, dan rasa rindu nya kepada bobi semakin tumbuh, meskipun baru kemarin dia bertemu dengan bobi.
meskipun hari kemarin dia sudah bertemu dengan bobi, tetapi itu bukan momen yang membuat dia bisa bersamaan dengan bobi, melainkan momen pahit yang dia alami.
vera menginginkan momen-momen dimana dia bersama bobi tinggal satu atap kembali, dan berharap menjadi keluarga yang lebih baik dan lebih bahagia dari sebelumnya.
TOK.. TOK.. TOK..
Vera mengetuk pintu kamar dimana bobi di rawat, dan dia langsung membukakan pintu ruangan itu. di dalam ruangan tersebut hanya ada bobi yang sedang berbaring, dan papa nya yang sedang duduk di kursi.
Vera langsung mencium punggung tangan papa nya bobi dan dan juga bobi.
Karna papa nya bobi takut mengganggu pertemuan mereka, pria paruh baya itu langsung berinisiatif untuk keluar dari ruangan.
Vera menanyakan kondisi suaminya, karna dia sangat khawatir dengan suami nya itu. di tambah, dia sudah melakukan kesalahan yang membuat suami nya itu menjadi sakit seperti sekarang ini.
Karena melihat di meja masih ada makanan yang belum di makan, kini vera berinisiatif untuk menyuapi bobi. tetapi, bobi sama sekali tidak mau makan, dengan alasan kalau pria itu sedang tidak nafsu makan.
Karena dengan kekeh nya bobi gak mau makan, vera pun menyimpan kembali makanan itu di meja tersebut.
kini vera berbicara empat mata bersama bobi, wanita itu meminta maaf kepada bobi dengan hati yang tulus, jikalau dia tidak akan pernah kembali lagi melakukan hal bodoh yang pernah dia lakukan selama ini.
" mas ! aku minta maaf, selama ini aku sudah menyakiti hati kamu. aku janji ! aku tidak akan mengulangi kesalahan yang sama " Ujar vera.
" iya gak papa kok, ver ! aku sudah memaafkanmu, hanya saja, kamu harus membuktikan semua janji-janji kamu ". Jawab bobi.
" iya, mas ! aku janji ! aku akan membuktikan semua janji-janji aku yang sudah ku ucapkan tadi ". Ucap vera, seraya mencium punggung tangan bobi dengan khidmat.
" Mas ! aku kangen kita serumah berdua lagi, aku pengen serius jagain kamu, jagain perasaan kamu juga, aku ingin mendampingi kamu selamanya, mas ! ". Lanjutnya, seraya mengelus kepala bobi.
__ADS_1
" Iya, ver ! mas juga kangen. kita berdoa saja semoga kita bisa bersama lagi seperti dulu, gak usah khawatir, mas sudah maafkan kamu kok ! yang terpenting, kamu janji tidak akan mengulangi hal yang seperti itu lagi di belakang aku, ver ! ". Jawab bobi sambil menarik kedua sudut bibirnya.
mendengar hal itu vera sangat bahagia, karena suaminya sudah bisa memaafkan semua kesalahan vera. bobi juga ingin kembali lagi hidup bersama vera seperti semula, bahkan vera juga ingin mempunyai anak dari bobi suami nya, karena setelah 10 tahun menikah, dia belum di karuniai anak juga.
TOK.. TOK.. TOK..
Tiba-tiba seseorang mengetuk pintu ruangan itu.
Vera langsung beranjak dan bergegas untuk membuka pintu tersebut.
tiba tiba vera terkaget, karena seseorang yang mengetuk pintu itu ternyata mama mertua nya.
Ya, vera langsung di usir oleh mertuanya sendiri dari ruangan itu.
" Mau ngapain kamu kesini ? Pergi sana ! ". Ucap orangtua bobi, seraya menunjukan jari tangan nya ke arah pintu, menandakan kalau dia memerintahkan untuk keluar dari ruangan tersebut.
vera hanya menundukan kepala, dan langsung berpamit kepada bobi untuk pulang.
bobi sebenarnya melarang vera untuk pulang. tetapi, orang tua nya memaksa vera untuk keluar dari ruangan itu.
" mama abis darimana? kok datang-datang malah langsung mengusir vera, kasian loh dia, mah ! ". ujar papa nya bobi.
" alah ! wanita seperti dia gak usah di kasihani lagi, pah ! mama abis bertemu dengan selly, teman mama. mama akan menjodohkan bobi dengan ratna, anak nya teman mama ". Jawab mama nya bobi.
Ya, ternyata mama nya bobi itu bertemu sama teman nya, untuk menjodohkan anak nya dengan anak teman nya. dan besok, anak teman nya itu akan di pertemukan dengan bobi.
Gak kira kira juga kalo punya orang tua seperti ini, anaknya sedang sakit masih saja ngurusin tentang perjodohan.
*****
Sementara, vera yang sudah keluar dari area rumah sakit tersebut, langsung bergegas untuk pulang dan menunggu angkutan umum di tepi jalan.
__ADS_1
Ketika sedang menunggu angkutan umum, tiba-tiba ada satu unit mobil avanza hitam berhenti di depan nya. di dalam nya terdapat dua orang pria, vera pun sedikit heran dengan kendaraan itu, karena tiba-tiba saja berhenti tepat di hadapan nya.
Lalu, dua orang pria tersebut keluar dari mobil itu dan langsung membekap mulut vera, seraya memaksa vera untuk masuk kedalam mobil tersebut.
Vera berusaha berteriak sekuat tenaga seraya meronta-ronta, meminta tolong di dalam mobil itu. tetapi mulut nya masih di tutup dengan tangan seseorang yang berada di dalam mobil tersebut.
Ketika tangan pria tersebut sudah terlepas dari mulut vera, wanita langsung bertanya kepada mereka.
" Kalian ini siapa? ". Tanya vera, dengan mimik wajah yang sangat ketakutan.
" Kamu gak perlu tau kami ini siapa ! kamu ikut saja bersama kami ! gak usah banyak tanya. ". Jawab seorang pria yang sedang mengendarai mobil tersebut.
" Mau kalian apa? hah? Siapa yang nyuruh kalian? ". Tanya vera kembali, kepada kedua pria tersebut.
" Kita mau tubuh mu yang indah saja, nona ! ". Jawab salah seorang pria yang berada di samping vera, seraya dengan tangan yang berusaha menyentuh dagu vera
" kalian jangan berani macam-macam, ya ! mau aku laporkan kalian ke polisi? ". Hardik vera, sambil menampar wajah pria yang duduk di sampingnya.
PLAK.. PLAK.. PLAK..
Tamparan keras langsung di layangkan oleh tangan vera.
Pria yang berada di samping vera, langsung menjambak rambutnya sambil menempelkan pisau tepat di bagian leher nya vera.
" jangan sesekali berani mengancamku ! sebelum kamu melaporkan kami ke polisi, pisau ini akan terlebih dahulu menusuk bagian lehermu ". Ancam pria tersebut.
Mendengar hal itu, vera langsung terdiam dan menunduk seraya mengeluarkan air mata.
Ya, entah mau dibawa kemana vera pergi oleh kedua pria jahat tersebut. Dan entah siapa yang menyuruh mereka untuk menculik vera.
" ayo ! turun. ". Ajak salah seorang pria tersebut, memaksa vera untuk turun dari mobil itu.
__ADS_1
" kalian mau ngapain? ". Tanya vera. Karena dia sangat ketakutan, melihat area sekiling yang terdapat hutan dan juga rumah kosong yang berada di hadapan nya.
" Jangan banyak tanya ! ayo ikut ! ". paksa pria itu.