Mantan Istriku

Mantan Istriku
di usir dari rumah sakit


__ADS_3

Orang tua vera menyarankan vera, supaya dia menghubungi orang tua nya bobi. dan memberitahukan kepada orang tua bobi, kalau bobi masuk rumah sakit.


" Nak ! kamu telpon orang tua nya bobi ! kasih kabar mereka, kalo bobi masuk rumah sakit ". Perintah mama nya vera.


mendengar itu, vera langsung mengambil handphone di dalam tas nya, dan langsung menelpon orang tua bobi.


Nuuuuutttttt.... Nuuuuutttt... Nuuuuttttt


Telpin dari vera, tidak di angkat sama orang tua bobu. sehingga, vera pun mencoba kembali untuk menelpon nya.


Nuuuutttt.... Nuuuuuuuuuuuuuuttt..


tiba-tiba saja, telpon pun langsung di angkat.


" Hallo, ada apa? nak? tumben kamu nelpon mama ". tanya orang tua bobi heran.


" Mah, tolong ke rumah sakit sekarang ! mas bobi sedang sakit, vera tadi membawa nya ke rumah sakit ". Ucap vera tergesa, sambil meneteskan air matanya.


" Ya ampuun, bobi kenapa? nak? ". Tanya orang tua bobi.


" Pokok nya, mama sama papa ke rumah sakit saja dulu, biar aku share lokasi rumah sakit nya. segera ya, mah ! ". Ujar vera.


" Yasudah, mama sama papa berangkat kesana, sekarang. ". Kata orang tua bobi.


Tanpa basa-basi lagi, vera langsung nge share lokasi, tempat dimana bobi sedang di rawat.


Selang beberapa lama, dokter yang menangani bobi pun keluar dari ruangan. Vera langsung menanyakan kondisi bobi, kepada dokter tersebut.


" Dok ! bagaimana dengan kondisi suami saya? ". Tanya vera, kepada dokter tersebut.


" Pak bobi harus di tangani lebih lanjut, bu ! karena kondisi nya sekarang lagi parah, tapi ibu gak perlu khawatir, pak bobi akan baik baik saja ko ". Jawab dokter tersebut.


Mendengar keterangan dari dokter tersebut, vera pun mulai merasa tenang, dan kecemasan nya dia sedikit berkurang.


Vera bersama orang tua nya langsung masuk ke dalam ruangan, untuk memastikan kondisinya bobi.


Di dalam ruangan itu, bobi hanya bisa berbaring dengan tangan yang sudah di infus.


" Mas ! kamu gapapa kan ? ". Tanya vera kepada bobi, seraya menangis.


" Aku gak papa kok, ver ! makasih sudah bawa aku ke rumah sakit ". Jawab bobi.

__ADS_1


" Kamu harus banyak banyak istirahat, nak ! jangan terlalu kecapean ". Timpal orang tua vera.


Selang beberapa lama kemudian, orang tua bobi pun datang.


" bobi ! kamu gak papa kan? nak?, Sebenarnya, apa yang terjadi sama kamu? ". Tanya orang tua bobi.


" Aku gak papa kok, mah ! mungkin aku terlalu capek kerja, jadinya kayak gini ". Jawab bobi dengan nada lemas.


Ada rasa penasaran dari orang tua bobi, kenapa kemarin pas orang tua bobi berkunjung kerumah anaknya, vera yang menjadi istrinya bobi itu tidak ada di rumah mendampingi bobi. tetapi, dia malah berada di rumah orang tua nya sendiri, dan meninggalkan bobi sendirian di rumahnya.


Orang tua dari bobi pun berpikir, di akan menanyakan hal itu secara langsung kepada vera, dan akan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi di dalam rumah tangga anak nya.


" vera ! mama mau ngobrol sebentar sama kamu di luar ! ". Ajak orang tua bobi, seraya melangkahkan kakinya, keluar dari ruangan itu.


" Oh iya, mah ! ". Vera pun mengikuti mama nya bobi menuju keluar ruangan.


Setelah mereka berdua sudah berada di luar ruangan itu. orang tua bobi langsung bertanya kepada vera.


" Mama mau nanya sama kamu ! sebenarnya, apa yang terjadi? di dalam rumah tangga kalian? ". Tanya orang tua bobi.


DEG 


Mendengar hal itu, Vera langsung terkaget. wanita itu bingung harus menjawab apa kepada mertuanya, karena dia takut kalau dia di benci sama keluarga bobi.


" Emmmmmm se..sebenarnya ". Vera tergagap, dia tidak sanggup untuk menjelaskan semuanya.


" Sebenarnya apa? ver? coba yang jelas ". Ucap orangtua bobi.


" Sebernarnya ini semua salah aku, mah !, aku minta maaf ". Jawab vera, sambil meneteskan air mata.


" Coba kamu jelas kan dengan benar, ver ! ". Ucap orang tua vera.


Vera berpikir sebentar, meskipun dia menutupi semua kesalahan nya, pasti semua akan terbongkar juga. hingga akhirnya, vera pun dengan sangat terpaksa harus berkata jujur.


" Iya, mah ! ini semua salahku. aku sudah selingkuh di belakang mas bobi. tapi aku minta maaf, mah ! aku sekarang udah berubah dan tidak akan melakukan hal itu lagi ". Jawab vera, sambil menangis dan meminta maaf kepada sang mertua.


Orang tua bobi sangat kaget dan tidak menyangka, dengan apa yang di jelaskan oleh vera.


" Apa kamu bilang ? Kamu selingkuh di belakang bobi? kamu menyelingkuhi bobi ? Kamu membuat anaku sakit hati ? ". Orang tua bobi sangat marah sekali kepada vera.


" Mah ! aku minta maaf ! aku sangat menyesal dengan apa yang sudah aku perbuat selama ini. aku janji, aku bakalan berubah demi mas bobi, mah ! ". Vera memohon.

__ADS_1


" Kamu keterlaluan, vera ! , kamu anggap apa anak ku itu, hah ? Kurang apa bobi sama kamu? ". Orang tua bobi semakin emosi kepada vera.


" Pokok nya saya minta, kamu jangan deket deket sama bobi lagi ! saya gak mau, punya menantu seperti kamu ! yang cuman bisa mempermainkan hati bobi dan menyakiti hati bobi. pergi kamu dari sini ! saya sudah gak sudi melihat kamu lagi ! ". Orang tua bobi, mengusir vera.


Suara pertikaian itu terdengar kedalam ruangan , sehingga, mama dan papa nya vera pun langsung keluar dari ruangan itu.


" Ada apa ini, bu? ". Tanya orang tua vera, kepada orang tua bobi.


" Dengan alasan apa? anak kamu menyelingkuhi anak saya? salah apa anak saya pada anak kamu? sehingga anak kamu tidak menghargai bobi sebagai suaminya? ". Hardik orang tua bobi, dengan nada membentak karena emosi.


" Bisa kita bicarakan dulu baik baik, jangan seperti ini ! malu sama orang, dan menggangu pasien lain ". Timpal papa nya vera.


" Orang tua sama anak sama saja ! anak seperti itu harus nya di kasih bimbingan, bukan di lindungi ". ketus orang tua bobi.


" Mah ! sudah ! malu di lihat banyak orang, jangan kayak gini, kita bicarakan ini baik-baik ". Papanya bobi berusaha menenangkan istrinya.


Padahal dulunya, dua keluarga ini sangat berhubungan baik. sehingga, mereka saling menjodohkan anak nya. tetapi, sesaat vera yang membuat kesalahan, orang tua bobi sangat tidak terima, dengan apa yang di lakukan vera terhadap anak nya.


" Aku gak mau punya menantu seperti kamu ! pokonya kamu gak usah deket deket lagi sama anak saya ! ". Cerocos orang tua bobi, dengan nada yang sangat meninggi.


" Aku minta maaf, mah ! aku sekarang sudah berubah, dan aku tidak akan melakukan hal seperti itu lagi, mah ! ". Timpal vera, sambil memohon kepada orang tuanya bobi.


" Sekali berbuat yang tidak baik, maka akan selamanya berbuat yang tidak baik ! jadi, jangan harap kamu bisa kembali lagi bersama bobi ! ". Ketus orang tua bobi.


Vera pun langsung lari ke dalam ruangan, meminta maaf dan memohon kepada bobi yang masih terbaring di atas kasur rumah sakit, sambil menangis di samping bobi.


" Mas ! aku mohon aku minta maaf. aku mohon tolong maafkan aku, mas ! aku sangat menyesal dengan perbuatanku, aku tidak akan mengulangi kesalahan ku lagi, mas ! ". vera memohon mohon kepada suaminya.


Orang tua bobi langsung menarik vera, dan meminta vera bersama orang tua nya untuk keluar dari ruangan rumah sakit tersebut.


" Jangan ganggu bobi ! keluar kamu dari sini ! saya gak sudi melihat muka kamu lagi ! ". Ucap orang tua bobi, mengusir vera dan juga orang tua nya untuk pergi.


Mendengar pertikaian itu, bobi langsung berbicara kepada orang tuanya. karena, meski bagaimana pun posisi bobi sekarang, dan apa pun yang sudah di lakukan vera terhadap bobi, pria itu masih mencintai Vera dan ingin memberikan vera kesempatan, untuk tetap hidup menjalankan rumah tangga bersamanya.


" Sudah, mah ! biarkan vera disini merawat ku ". Ujar bobi.


" Mama juga bisa merawat kamu dengan baik ! tanpa harus di rawat sama wanita murahan seperti dia ! ". Jawab orang tua bobi, seraya menunjukan jari tangan nya ke arah vera.


Mendengar hal itu, Orang tua vera pun menjadi emosi. karena, orang tua bobi sudah berani merendahkan vera di tempat umum.


" Heh ! kalo ngomong itu di jaga, yah ! jangan merendahkan anak saya di tempat umum seperti ini ! saya tidak terima, kalau anak saya di rendahkan sama kamu ! ". Tutur orang tua vera.

__ADS_1


" Ayo, vera ! kita pergi dari sini ! kamu jangan mau, di rendahkan sama orang lain di tempat umum seperti ini. meskipun kamu sudah melakukan kesalahan, yang terpenting kamu sudah berniat baik untuk berubah, ayo kita pergi ! ". Ajak orang tua vera, sambil menarik tangan vera.


Vera pun tidak bisa ber buat apa apa lagi. sehingga, Vera harus nurut kepada orang tua nya, untuk pergi dari rumah sakit itu.


__ADS_2