Mantan Istriku

Mantan Istriku
Di restui


__ADS_3

Dengan gagah nya Reno memakai seragam kerja, mengenakan dasi dan jas.


Vera pun mempersilahkan Reno untuk masuk kedalam rumah nya.


" Masuk. " Ucap Vera kepada Reno.


" Makasih. " Jawab Reno, sambil berjalan masuk kedalam rumah Vera dan di persilahkan untuk duduk oleh Vera.


Vera langsung memberi tahu mama dan papa nya, menghampiri mereka yang sedang berada di dalam kamar.


" Mah , pah Reno sudah datang. " Ucap Vera kepada mama dan papa nya.


Mendengar hal itu, mama dan papa nya Vera pun segera menuju ke kursi yang berada di ruang tamu.


Terlihat, Reno hanya bisa menunduk, seolah-olah merasakan malu ketika melihat orang tua Vera menghampiri dirinya yang sedang duduk di kursi.


Setelah orang tua nya Vera menghampiri Reno, pria itu langsung inisiatif untuk bersalaman kepada mereka berdua.


" Sehat om, tante? " tanya Reno, dengan tangan yang sedikit gemetaran ketika menyalami mereka berdua.


" Alhamdulilah, baik. " Jawab papa nya Vera.


" Maaf om, tante saya dateng nya telat, karena saya tadi harus lembur dulu. " Ucap Reno kepada mama papa nya Vera.


" Kerja di mana sekarang ? " tanya papa nya Vera.


" Kebetulan saya kerja di sebuah perusahaan kontraktor, menjadi manajement di sana. Kalau saya menang tender di perusahaan ini, saya mungkin bisa naik lagi ke level atas. " Jawab Reno.


" Syukurlah kalau begitu. Vera ! tolong buatkan minum untuk Reno. " Papa nya Vera memerintahkan Vera untuk membuatkan minum. Vera pun segera menuju ke dapur untuk membuatkan minum.


" Mohon maaf sebelumnya om, tante. saya kesini hanya ingin bertanggung jawab atas apa yang sudah saya lakukan bersama Vera, saya ingin meminta restu kepada om dan tante, selaku orang tua dari Vera. " Ucap Reno, meskipun dia tidak berani memandang kedua orang tua Vera, hanya bisa menunduk di depan mereka berdua.

__ADS_1


" Ya, bagus kalau kamu punya itikad baik untuk bertanggung jawab kepada anak kami. " Timpal mama nya Vera.


" Iya om, tante, saya minta maaf atas apa yang sudah terjadi. " Ucap Reno.


" Yang sudah berlalu tidak akan bisa di rubah, yang terpenting kamu sekarang harus bertanggung jawab atas apa yang sudah kamu lakukan, kalau memang kamu lelaki yang bertanggung jawab. " Jawab mama nya Vera.


" Iya tante, saya akan bertanggung jawab. " Ucap Reno dengan nada pelan, dengan posisi kepala yang masih tertunduk.


" Saya mau tanya sama kamu, apa kamu benar-benar tulus ingin bertanggung jawab? dan ingin menikahi anak kami? " timpal papa nya Vera bertanya kepada Reno.


" Saya benar-benar tulus om, saya ingin menikahi Vera, saya ingin meminta restu sama om dan tante. " Lirihnya.


" Kalau kamu memang benar-benar ingin menikahi anak kami, apa jaminan nya ? " timpal mama nya Vera.


" Dalam waktu dekat ini, saya akan mempertemukan kedua orang tua saya kepada om dan tante. " Ucap Reno dengan lugas.


Tiba-tiba Vera datang, membawa minuman yang sudah di buatkan untuk Reno, dan menyimpan nya di atas meja. Lalu, mempersilahkan Reno untuk minum, dan Vera kembali duduk di tempat duduk nya semula.


" Vera, Reno mau tanggung jawab, dia akan menikahi kamu. Dalam waktu dekat Reno akan mempertemukan kita dengan orang tua nya, kamu gimana? apakah kamu mau menerima Reno ? " tanya papa nya Vera. Karena apapun itu, anak nya lah yang harus memutuskan semua nya.


" Ya sudah, tapi Vera ingin bertanya kepada Reno, apakah kamu benar-benar tulus mau menikahi aku? tanpa ada paksaan atau tekanan? Terus, apakah kamu akan bertanggung jawab untuk menafkahi aku? bertanggung jawab atas semuanya , selayaknya seorang pemimpin di dalam rumah tangga ? " tanya Vera kepada Reno.


" Iya, aku akan melakukan apa yang barusan kamu katakan. Aku menikahi kamu dengan setulus hati, dan aku akan bertanggung jawab selayaknya seorang suami yang ada di luaran sana, dan berusaha menjadi seorang suami yang baik untuk kamu. " Jawab reno


" Jadi gimana, nak? " tanya papa nya Vera kembali.


" Iya sudah pah, Vera mau kalau memang dia mau menjadi suami yang baik buat Vera. Tetapi dia harus janji, untuk tidak melakukan hal yang tidak baik ketika kejadian dengan Vera sendiri. " Jawab Vera.


" Gimana nak Reno? Vera bilang dia gak mau kejadian yang kamu lakukan bersama Vera terulang kembali, apa nak Reno bisa menepati janji itu? " tanya papa nya Vera.


" Baik om, kejadian itu tidak akan terulang kembali, aku bakalan menjaga Vera dan menjadi suami yang baik buat Vera. " Jawab Reno.

__ADS_1


" Yasudah kalau begitu, kami tinggal menunggu kedatangan dari orang tua kamu, jikalau ucapan kamu memang benar ingin menikahi Vera, kami tunggu kedatangan orang tua kamu secepatnya. " Timpal mama nya Vera mengeluarkan pendapatnya.


Karena hari sudah mulai malam, Reno pun izin kepada orang tua Vera dan juga Vera, untuk kembali pulang.


" Baik om , tante, aku pamit pulang dulu. " Reno berpamitan dan kembali menyalamk kedua orang tua Vera.


Reno pun berjalan menuju ke mobil nya, di buntuti oleh Vera, yang ingin mengantarkan Reno sampai depan rumah.


Reno pun masuk kedalam mobil nya, dan berpamit pulang kepada Vera. " Aku pulang dulu, kalau kamu besok gak kemana-mana, aku ingin mengajak kamu makan merayakan hari jadi kita. " Ucap Reno.


" Yasudah, besok kalau gak ada acara aku kabarin kamu. " Jawab Vera.


Reno pun melambaikan tangan nya ke arah Vera, dan melajukan mobilnya untuk pulang ke rumah nya.


Melihat Reno yang sudah berlalu, Vera kembali masuk ke dalam rumah, dan memberitahukan kepada orang tua nya kalau Reno mengajak Vera makan di hari esok.


" Mah, pah. Reno ngajakin aku makan di luar besok, katanya hanya ingin merayakan hari jadi aja. " Vera memberitahukan hal itu kepada orang tua nya, sekaligus meminta ijin.


" Yasudah, tapi jangan sampai kamu dengan Reno melakukan hal yang tidak terpuji lagi. " Jawab mama nya.


" Iya mah, gak bakalan ko. itu juga kalau besok Vera gak kemana mana, gimana besok aja. " Ucap Vera.


" Yasudah kalau begitu, gimana baik nya aja. " Jawab mamanya.


" Iya mah, pah. Vera ke kamar duluan ya, mau istirahat sudah malam. " Ucap Vera.


" Yasudah, istirahat sana. " Timpal papa nya.


Vera pun segera berjalan menuju ke kamar untuk beristirahat, dan perasaan Vera masih kurang yakin dengan apa yang sudah Reno janjikan kepada orang tua nya sendiri.


Dia takut kalau Reno ini ingkar janji. Tapi Vera hanya bisa berdoa dan meminta kepada yang maha kuasa, supaya Reno bisa menjadi suami yang baik nanti nya buat Vera, dan jikalau Vera di kehendaki memiliki anak dari Reno, semoga Reno pun menjadi ayah yang baik untuk anak nya.

__ADS_1


__ADS_2