
Setelah pembicaraan mama dan papa nya Vera selesai, mama nya Vera pun berinisiatif untuk membicarakan kembali kepada Vera, apa yang sudah di katakan sama papa nya.
Akan tetapi setelah mama nya menuju ke kamar Vera, baru membuka sedikit pintu kamar Vera, terlihat Vera sedang tertidur, mama nya pun memutuskan kembali untuk membicarakan nya nanti saja setelah Vera terbangun dari tidurnya.
" Nanti saja lah kalau Vera sudah bangun, kasian dia lagi istirahat, harus banyak-banyak istirahat juga. " Ucap mama nya Vera, sambil menutup kembali pintu kamar itu dan kembali ke tempat duduk nya semula.
Setelah beberapa saat menunggu Vera bangun, papa nya pun pamit untuk kerja kembali kepada istrinya.
" Mah , papa mau berangkat kerja lagi, Vera belum keluar dari kamar ? " tanya papa nya Vera.
" Dia lagi tidur pah, kasian lagi istirahat. " Jawab mama nya Vera.
" Oh ya sudah, papa berangkat dulu. " Ucap papa nya.
" Papa gak makan dulu ? "
" Udah makan tadi di proyek, di belikan nasi sama mandor. " Jawab papa nya Vera sambil berjalan berangkat lagi untuk kerja.
Setelah papa nya berangkat, mama nya kembali menunggu Vera yang masih tertidur.
Dan setelah beberapa lama kemudian mama nya menunggu, Vera pun keluar dari kamar nya menuju kamar mandi, untuk mengambil air wudhu dan menjalankan ibadah sholat dzuhur.
" Kamu sudah bangun ? Mama mau bicara sama kamu. " Ucap mama nya.
" Bentar mah, Vera mau sholat dulu " jawab Vera.
" Oh yasudah, sholat aja dulu. " Ucap mama nya.
Vera pun langsung melaksanakan ibadah sholat dzuhur dan kembali berdoa dan meminta kepada yang maha kuasa, supaya janin yang ada di dalam kandungan nya itu sehat, menjadi anak yg sholeh dan sholehah. Dan Vera bisa tegar menghadapi cobaan yang bertubi-tubi menimpa dirinya.
Setelah selesai melaksanakan sholat, Vera menghampiri mama nya yang sedang duduk di kursi.
" Mau bicara apa, mah? " tanya Vera.
" Itu tadi kan papa kamu pulang, mama minta solusi sama papa bagaimana jalan keluarnya, mama memberitahu kalau kamu hamil dan janin yang ada di dalam kandungan kamu itu anak Bobi bukan anak dari Reno. " Jawab mama nya.
" Terus kata papa gimana ? " tanya Vera.
__ADS_1
" Mama mau tanya dulu sama kamu, kamu jadi gak sekarang janjian sama Reno untuk makan? " mama nya balik bertanya.
" Kurang tau mah, belum ada kabar lagi dari Reno. " Jawab Vera.
" Kalau memang kamu jadi janjian sama Reno, kamu bilang saja sama Reno kalau kamu sedang mengandung anak dari dia. " Ucap mama nya.
" Ko gitu mah, terus mas Bobi ? " tanya Vera kembali seraya menautkan dahinya.
" Jadi gini nak, Reno kan sudah yakin kalo kamu ini bakalan mengandung anak nya dia, makan nya dia sekarang mau tanggung jawab, dia juga tau kan kalo kamu sama Bobi sudah 10 tahun menikah tapi belum di karuniai anak. Reno pun pasti gak bakalan tau ko kalau kamu sudah hamil 4 minggu, kalau memang dia tidak mengajak kamu untuk memastikan lagi anak yang ada dalam kandungan kamu. Begitu juga dengan Bobi, pasti dia juga seolah-olah bakalan menganggap kamu itu mengada-ngada, tau sendiri kan orang tua Bobi sama kamu gimana semenjak kamu melakukan hal yang tidak baik sama Reno. " Ucap mama nya Vera.
" Yasudah mah kalo memang seperti itu, mudah-mudahan aja Reno tidak mengetahui kalo janin yang berada dalam kandungan ku ini bukan anak nya. " Jawab Vera.
" Iya, dan semoga juga Reno sayang sama anak kamu, Ver. " Di teruskan mama nya mendoakan Vera dan anak yang ada di dalam kandungan nya.
" Iya mah makasih, Vera lagi nunggu kabar dari Reno dulu, jadi atau engganya dia ngajak aku makan. " Ucap Vera.
Setelah beberapa lama Vera menunggu kabar dari Reno, Reno pun mengirimkan pesan singkat kepada Vera.
" Gimana sayang? jadi gak kita merayakan hari jadi kita ? " pesan singkat yang di kirimkan Reno.
" Oke, aku nanti ke rumah kamu ya, setelah pulang kerja. " Balas Reno.
Vera pun memberi tahukan hal itu kepada mama nya.
" Mah, Reno jadi ngajak aku makan. " Ucap Vera.
" Suruh jemput aja kesini, jangan sampe kamu naik angkutan umum. " Jawab mama nya.
" Iya mah, dia mau jemput kesini, nanti setelah dia pulang kerja. " Ucap Vera.
Jam pun menunjukan pukul 16.15, dan tanpa di tunggu-tunggu, Vera mendengar suara mobil yang berbarengan dengan datang papa nya Vera yang sehabis pulang kerja.
Dan terdengar suara Reno menegur papa nya Vera.
" Om, Vera nya ada ? " sapa Reno kepada calon mertua lelaki nya.
" Mungkin ada di dalem, masuk aja kedalem. " Jawab papa nya Vera.
__ADS_1
" Oh iya baik om, makasih. " Ucap Reno.
Papa nya Vera masuk kedalam rumah di ikuti dengan Reno di belakang nya.
Papa nya Vera pun teriak-teriak memanggil Vera ketika ia masuk kedalam rumah. " Vera.. Ver.. Vera. Ada Reno nih "
" Iya pah suruh tunggu, Vera lagi ganti pakaian dulu. " Sahut Vera juga berteriak di dalam kamar nya.
" Duduk aja dulu. " Papa nya Vera mempersilahkan duduk kepada Reno.
" Iya makasih, om. " Jawab Reno sambil duduk di kursi ruang tamu menunggu Vera.
Keluar lah Vera dari kamarnya, mengenakan baju syar'i yang menutup semua aurat nya, dan memakai hijab yang menutupi dada nya.
Reno kaget melihat cara Vera berpakaian seperti itu, karena biasanya Vera suka memakai pakaian yang sangat terbuka dan sexy. Tapi kali ini, Vera memakai pakaian syar'i yang menutupi seluruh aurat di badan nya.
" Gak usah bengong, hidup itu memang harus belajar menjadi lebih baik. " Perkataan Vera mengagetkan Reno yang sedang bengong melihat penampilan Vera yang sekarang.
" eng-engga kok, memang kan cara berpakaian wanita harus seperti itu. " Jawab Reno gugup dan ucapan nya hanya caper saja di depan kedua orang tua Vera.
" Tunggu apa lagi, ayo minta izin dulu ! " hardik Vera, memerintahkan Reno untuk meminta izin kepada kedua orang tua nya terlebih dahulu.
Reno pun langsung beranjak dari tempat duduk nya, dan minta izin kepada kedua orang tua Vera.
" Om, tante, Vera mau saya ajak jalan sebentar. " Ucap Reno.
" Iya hati-hati, jaga anak kami, jangan sampai kejadian itu terulang lagi. " Jawab mama nya Vera ketus.
" Baik tante. " Ucap Reno sambil menganggukan kepalanya.
" Mah, pah, aku berangkat dulu ya. " Giliran Vera yang meminta izin kepada kedua orang tuanya.
" iya, kamu hati-hati nak. "
Mereka pun langsung menuju ke mobil, Reno inisiatif untuk membukakan pintu, mempersilahkan masuk kepada calon istrinya itu, dan kembali menutup pintu mobil nya.
Reno pun masuk kedalam mobil dan melajukan mobil nya.
__ADS_1