Marriage Life

Marriage Life
Episode 13


__ADS_3

Setelah kejadian di kamar tadi, kini Kayla sedang duduk di pinggir kolam berenang dengan kaki di celupkan ke dalam kolam. Kaki nya menari-nari di bawah sana.


Kayla sengaja menghindari Arya karena ia tidak ingin Arya membahas soal tadi. Itu sedikit sensitif bagi diri nya. Bukannya tidak mau membuka hati untuk suaminya sendiri, namun ia belum siap untuk itu. Ia selalu mendengar rasa itu akan muncul karena terbiasa, Tapi ia belum terbiasa dengan itu semua.


" Kangen mama, papa. " Gumam nya pelan.


" Kayla. " Panggil Arya dari belakang. Kayla hanya diam, ia masih kesal karena perilaku Arya di kamar tadi walaupun ia sedikit baper tentang pengakuan suami nya itu.


" Hei di cariin dari tadi tau nya di sini. " Arya duduk di samping Kayla dengan memakai pakaian Santa berupa baju kaos dan celana pendek.


Kayla acuh tak acuh. Pandangan nya lurus ke depan tanpa mau melihat Arya.


" Kamu masih marah sama saya. " Tanya Arya lembut seraya tangan nya menyampirkan rambut Kayla yang menutupi wajah nya karena terkena angin.


Kayla menepis tangan Arya. " Uda tau masih nanya! " Jawab nya ketus.


Arya hanya tersenyum menanggapi sikap Kayla yang ketus terhadap dirinya. Ia tidak mau bertindak kasar untuk bisa meluluhkan hati gadis di sebelah nya ini karena semakin di paksa Kayla akan semakin memberontak.


" Kamu mau berenang? " Tawar Arya yang di balas gelengan oleh Kayla.


" mager. " Balas nya singkat.


Tiba-tiba Arya berdiri lalu melepaskan kaos nya sehingga memperlihatkan perut seksi nya. lalu...


Byurr.


Arya terjun ke dalam kolam membuat kayla tersentak kaget. Mata nya membulat ketika melihat suami nya sudah masuk tanpa memakai pakaian. Ia melihat sekeliling kolam untuk memastikan adanya pelayan atau tidak. Gini-gini Kayla juga tidak mau aset suami nya di lihat orang lain. Ia saja yang istrinya beli menikmati aset tersebut, enak saja orang lain ingin lihat.


" Ayo kayla. " Ajak Arya seraya mendekat ke arah Kayla.


" Gak. Gue males basah. " Tolak nya seraya mengangkat kedua kaki nya, takut di tarik oleh Arya.


Namun naas, ketika akan berdiri ia terpeleset karena lantai nya sedikit licin dan mengakibatkan dirinya jatuh ke dalam kolam.

__ADS_1


" HUAAA. "


Byurr.


" Hahah. " Arya tertawa melihat Kayla jatuh dengan tidak estetik.


" Huff ha ha. " Kayla muncul dari air dengan nafas terengah-engah. Ia terkejut sehingga tidak sempat mengambil nafas.


" Lantai kampret. " Maki nya kepada lantai yang membuat dirinya seperti ini.


Setelah puas tertawa Arya menghampiri istri nya tersebut. Bisa ia lihat wajah Kayla memerah karena menahan nafas dengan tiba-tiba.


" Kamu gak papa? " Tanya nya sedikit khawatir.


Kayla melengos tidak peduli. Ia kesal dengan Arya. Bukannya di tolongin istri nya jatuh malah di ketawain. Yah walaupun kolam nya tidak tinggi tinggi amat.


Arya membalikkan tubuh Kayla ketika Kayla akan pergi. Ia melotot ketika baju kayla tembus pandang karena terkena air. Tangan nya langsung merengkuh tubuh Kayla dan menyembunyikan tubuh istri nya ke dalam dekapan nya.


" Apaan sih meluk-meluk?! " Kayla mencoba melepaskan diri nya dari Arya, namun bukannya lepas, pelukan nya malah semakin erat.


" Pergi kalian dari sini! Semuanya!! " Titah nya kepada penjaga yang berjaga di setiap sudut. Mendengar titah tuan mereka, para penjaga langsung pergi dengan cepat.


" Lepas woii. " Teriak Kayla kesal karena Arya semakin mengeratkan pelukannya. Tidak tahukah Kayla sangat gugup saat ini karena bersentuhan langsung dengan kulit Arya.


Melihat para penjaga telah pergi, Arya kembali menatap Kayla yang sedang memandang nya dengan tatapan tajam.


" Kamu yakin minta di lepas?. " Tanya nya seraya mengangkat kedua alisnya.


" Iyalah Lo kira gue mau Lo gendong-gendong! " Ucapnya sinis.


" Coba liat ke bawah. Tepat nya baju kamu. " Kayla langsung menurunkan pandangan nya ke arah baju nya.


Mata nya langsung melebar melihat baju nya tembus pandang lalu tangan nya langsung menyilang di depan dada.

__ADS_1


" Lo mesum!! " Kayla memukul lengan Arya dengan kencang. Wajah nya memerah malu. Pasti Arya sudah melihat warna bra nya.


" Hey Uda, Uda. " Arya menangkap kedua tangan Kayla dan mata nya sekali lagi tidak sengaja menatap ke bawah membuat Kayla refleks memukul pipi Arya.


" Jangan di liatin bego! " Kesal nya.


" Bagus saya yang liat dari pada penjaga tadi. " Ucapnya santai yang langsung mendapatkan pukulan kembali di pipi nya, walaupun pelan.


" Karena sudah basah ayo berenang. " Ajak nya yang langsung mendapatkan gelengan keras dari Kayla.


" Nanti Lo nyari kesempatan. Males gue. " Ucapnya seraya melepaskan diri dari Arya dengan tangan yang masih menutupi aset berharga nya.


" Saya masih bisa tahan. Buktinya hak saya gak saya minta kan." Goda nya.


Kayla memalingkan wajah nya mendengar kata 'hak'. Huh ia masih mau segel, jadi stop bahas itu.


" Ogah. " Kayla mulai menjauh dari Arya dengan cara berenang. Mengikuti apa kata suami nya tidak buruk juga. Apalagi suasana nya sedikit gerah.


Arya tidak tinggal diam, ia mengikuti istri nya yang berenang ke tepian. Dengan jahil ia mulai mencipratkan air ke wajah Kayla membuat Kayla kesal. Ia juga mulai mencipratkan air ke wajah Arya dengan terus-menerus.


Wajah Arya memerah karena serangan dari istrinya. Kayla tertawa keras melihat itu. Wajah Arya terlihat lucu saat ini.


" Hahaha mampus. " Kayla tertawa ngakak lalu ide bagus terlintas di otak nya.


" Gimana kalo kita lomba renang. Siapa yang kalah tidur di luar. " Usul nya.


Arya menaikkan sebelah alisnya. " Kamu yakin nantang saya? "


" Yakin lah. Gini-gini gue jago renang tingkat sekolah tau. " Ucapnya dengan percaya diri.


" Yaudah ayo. Saya ganti peraturan nya. Kalo saya menang kamu harus turuti permintaan saya dan sebaliknya juga kalo kamu menang. " Ucapnya seraya tersenyum smirk. Lihat saja jika ia menang apa yang akan ia perbuat dengan istri nya ini.


Awalnya Kayla hendak menolak, namun dengan kepercayaan tinggi, jika ia akan menang. Kayla tidak tahu saja jika Arya pernah menang lomba renang tingkat nasional.

__ADS_1


Bersambung......


__ADS_2