Marriage Life

Marriage Life
Episode 17


__ADS_3

" Lo tunggu sini. Gue mau panggil mama gue. " Ucapnya kepada Tiara yang sudah duduk anteng di sofa ruang tamu.


Tiara hanya mengangguk seraya menatap kagum interior rumah Abi. Beda sekali dengan rumah nya yang terlihat minimalis.


" Kamu yah memang buat mama marah terus! Uda berapa kali mama bilang pelan-pelan kalau bawa motor!! " Omelan dengan nada tinggi tersebut membuat atensi Tiara mengarah ke arah tangga dimana Abi tengah di jewer oleh wanita paruh baya yang pasti adalah ibu Abi.


" Iya ma, iya khilaf Abi. " Ucapnya seraya menahan sakit akibat jeweran maut dari mama nya.


" Mana orang yang kamu tabrak? " Tanya Dania saat sampai di ujung tangga.


" itu dia nya. " Tunjuk nya ke arah Tiara yang tengah memandang mereka berdua.


Dania menyipitkan mata nya saat familiar dengan wajah Tiara. Ia mencoba mendekat ke arah Tiara. " saya kaya kenal kamu. " Ucapnya ketika melihat keseluruhan wajah Tiara membuat Tiara kikuk sendiri.


" Mama jangan sok kenal deh. " Celetuk Abi ketika sudah berada di dekat ibu nya itu.


" Diam kamu! " Abi langsung diam mendengar ucapan mama nya.


" Kamu temen nya Kayla kan? " Tanya Dania sambil duduk di samping Kayla.


Tiara mengerutkan kening nya lalu memandang wajah mama pria yang menabraknya tadi. " Eh Tante mertua nya Kayla kan? " Tanya Tiara lagi yang di jawab anggukan oleh Dania.


" Astaga ternyata bener. " Seru nya antusias. Lalu mata nya menangkap luka pada siku Tiara. " Astaghfirullah kamu yang di tabrak anak Tante yah?! Sampe luka gini. " Ucap nya sambil memegang pelan tangan Tiara


Tiara meringis pelan membuat wanita paruh baya di depan nya merasa khawatir. " Abi panggil kakak kamu di kamar. Ini kalo gak di obati bisa infeksi. " Perintah nya yang di jawab anggukan oleh Abi.


" Oh nama nya Abi. " Gumam Tiara dalam hati.


...****...

__ADS_1


Di kamar dengan nuansa maskulin tersebut sedang terjadi pertengkaran kecil antara suami dan istri. Hanya karena muncul notif dengan kata sayang di chat room Kayla membuat Arya langsung menyita handphone tersebut.


" Balikin mas Arya yang tampan. " Pinta Kayla dengan suara di lembut-lembutkan.


" Cium dulu saya baru saya kasih. " Ucapnya seraya menyodorkan pipi nya.


Kayla mendelik kesal ke arah Arya. Enak saja bibir seksi nya di suruh menyentuh pipi Arya. " Gak mau apaan!! " Tolak nya.


" Yasudah kalau kamu tidak mau. Ponsel kamu tidak saya balikin. " Kata nya Santa seraya menyadarkan tubuh nya di kepala ranjang.


Kayla melayangkan tatapan protes. " Mana boleh gitu. Itu hp gue jadi balikin!! " Kayla mengadahkan tangan di depan arya yang hanya di tanggapi acuh tak acuh oleh Arya.


Dengan kesal Kayla menghentakkan kaki nya lalu berjalan menuju balkon kamar. Wajah nya tertekuk kesal. Dalam hati ia terus mengumpati Noah karena dengan seenak jidat nya memanggil dirinya sayang di room chat WhatsApp.


Grepp.


Kayla tersentak ketika ada tangan yang melingkari pinggang nya dari belakang. Ia melirik ke arah Arya yang menopang dagu nya di bahu Kayla . " Kamu marah? " Tanya Arya.


Arya menggeleng kecil. " Sekali-kali romantis sedikit bisa gak?! " Gumam nya yang masih bisa di dengar Kayla.


" Enggak bisa nanti Lo mesumin gue. " Sahut yang masih berusaha melepaskan pelukannya.


Arya menghela nafas nya, ia menegakkan tubuh nya lalu berjalan ke depan Kayla. Kayla hanya melirik tanpa minat apa yang akan di lakukan oleh Arya.


" Saya gak akan minta hak saya kalau kamu gak ngizinin Kayla. Jadi stop berfikiran jika saya menyentuh kamu, saya akan berbuat hal mesum! " Tegas nya dengan mata menatap intens manik coklat Kayla.


Kayla memalingkan wajah nya mendengar ucapan Arya. Ia hanya waspada, karena ia cukup takut akan hal-hal seperti itu. " Kamu belum mau buka hati untuk saya? Suami kamu. " Tanya nya seraya menggenggam tangan Kayla lembut.


Kayla menelan saliva nya gugup. Pertanyaan ini lagi. Apa yang harus ia jawab.

__ADS_1


Tok tok.


Arya menoleh ke arah pintu, lalu ia melepaskan pelukannya dan berjalan ke arah pintu. Kayla menghembus nafas lega. Ia berterima kasih kepada orang yang mengetuk pintu karena ia tidak perlu menjawab pertanyaan Arya.


Ceklek.


Pintu terbuka, terlihat Abi berdiri di depan pintu. " Kenapa? " Tanya nya datar.


" Kak gue minta tolong. Ayo ke bawah gue abis nabrak orang. " Ajak nya tanpa melihat ekspresi Arya yang berubah dingin.


" Kamu nabrak orang?! " Tanya nya dingin.


Abi meneguk ludah nya kasar melihat tatapan kakak nya. " I-iya gue nabrak orang. Tapi gak parah kok cuma lecet dikit. " Jawab nya gugup.


Arya menghela nafas nya lalu masuk ke dalam kamar untuk mengambil alat-alat medis nya.


Kayla menghampiri Abi yang muka nya pucat. " Ada apa? " Tanya Kayla penasaran.


" Gue gak sengaja nabrak orang. " Jawab Abi.


Kayla melebarkan mata nya. " Parah gak?! " Tanya nya kembali.


Saat Abi hendak menjawab, Arya sudah datang dengan kotak medis dan mengajak mereka berdua ke bawah.


" Itu kak yang sama mama orang nya. " Tunjuk Abi pada Tiara dan Dania yang membelakangi mereka bertiga.


Mereka menghampiri kedua wanita berbeda usia tersebut. Kayla melotot ketika tahu siapa wanita yang di bicarakan Abi.


" Tiara?! "

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2