
Setelah bermain catur bersama mertuanya, Arya memutuskan untuk ke kamar Kayla yang berarti kamar nya juga. Ia membuka pelan pintu kamar dan kosong. ia melangkah masuk seraya melihat sekeliling kamar untuk mencari istri nya berada. Tidak ada. Apa mungkin istri nya keluar?
Arya berjalan menuju nakas lalu mengambil sebuah foto masa kecil Kayla yang sama persis seperti yang ada di ruang kerja nya, yang membedakan nya hanya ukuran nya saja.
Bicara tentang Kayla, Sebenarnya Arya diam bukan malas berbicara tetapi ia diam karena merasa cemburu. Cemburu karena apa? Kalian ingat saat di toko roti tadi. Yah Arya melihat Noah masuk ke dalam toko roti dan di dalamnya ada Kayla yang cukup lama di dalam sana. Bukannya menaruh curiga atau apa, tapi ia cukup sensitif dengan keberadaan mantan kekasih istri nya itu. Apalagi alasan istrinya lama itu karena mengantri yang jelas-jelas toko tersebut sepi membuat Arya sedikit marah dan akhirnya mendiamkan sang istri.
Kalian bisa mengatakan Arya kekanakan, namun inilah yang di alami oleh nya.
Ceklek.
Mendengar pintu terbuka, Arya mengalihkan pandangan nya ke arah pintu. Kayla masuk ke dalam kamar seraya membawa nampan berisi cemilan dan susu.
" Eh. " Kayla terkejut ketika melihat suaminya sedang duduk di kasur nya seraya memegang foto dirinya.
Kayla sedikit kikuk ketika Arya memandang dirinya dari atas sampai bawah apalagi kali ini dirinya memakai baju yang sedikit minim yaitu baju crop top dan celana hotpants yang sangat pendek.
Biasanya ia tidak pernah begini tapi semenjak menyadari jika dirinya memendam perasaan kepada Arya membuat dirinya gugup sendiri.
" Emm om Uda makan? " Tanya nya seraya meletakkan nampan nya di meja nakas.
" Belum. " Sahut nya singkat.
Kayla mengangguk lalu ia duduk di sofa seraya curi curi pandang ke arah Arya yang masih memandang foto nya masa kecil.
" Gak pernah berubah. " Gumam nya pelan namun samar-samar terdengar di telinga Kayla.
" Berubah apa? " Tanya Kayla spontan.
Arya melirik sekilas lalu menjawab singkat. " Enggak. " Kayla memajukan bibir nya kesal mendengar jawaban singkat dari suami nya.
" Sok kaku. " Cibir nya pelan seraya memalingkan wajah dari suami nya itu.
Arya mencoba abai melihat kekesalan gadis yang sedang memakan cemilan nya dengan raut penuh kesal.
__ADS_1
" Kamu ketemuan sama mantan kamu kan tadi? " Pertanyaan tiba-tiba dari Arya membuat Kayla berhenti mengunyah. Tangannya yang akan memasukkan makanan pun terhenti.
Dahi nya berkerut bingung dengan pertanyaan Arya. " Mantan? Siapa? Kapan? " Sepertinya Kayla mengalami amnesia mendadak, seakan melupakan kejadian di toko roti tadi.
Wajah Arya semakin keruh mendengar pertanyaan bodoh yang terlontar dari mulutnya. Apakah Kayla pura-pura tidak mengingat nya.
" Kok diem?! Gue nanya nih. " Ucapnya kesal.
Arya hanya bergeming di tempat nya lalu tanpa mengatakan apapun, ia berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya. Biarlah istri nya itu mengingat sendiri. Arya jadi kesal.
Kayla mendengus kesal. Bukannya di jawab malah nyelonong pergi. Tapi tunggu mantan kata Arya itu yang pasti adalah Noah karena ia tidak pernah mempunyai mantan selain lelaki brengsek itu.
Otak nya ia paksa berfikir mengingat kejadian hari ini. Dan yah, Kayla ingat kejadian di toko roti tadi. Ternyata Arya mengetahui nya jika Noah berada di toko roti itu juga. Aihh jadi ini penyebab suaminya itu diam. Karena ia cemburu. Mengetahui jika suaminya cemburu membuat Kayla senyum-senyum sendiri.
Mendengar pintu kamar mandi di buka membuat Kayla berdiri dengan spontan dan berlari kecil menghampiri Arya.
" Gue inget!! " Teriaknya spontan di depan Arya membuat Arya yang baru keluar dengan handuk di pinggang nya terlonjak kaget.
" Kamu ngapain Kayla?! " Tanya Arya yang masih terkejut itu.
" AAA GANTI BAJU DULU SANA!! " Teriak Kayla kembali membuat Arya meringis karena telinga sakit mendengar teriakkan Kayla.
" Yah kamu minggir dulu. " Ucapnya arya kesal dan Kayla langsung menyingkir tanpa mau membuka mata nya. Arya menggeleng pelan lalu pergi untuk berganti baju.
Merasakan tidak ada orang lagi, Kayla mengintip dari telapak tangan nya. Ia bernafas lega ketika Arya sudah tidak ada lagi di hadapannya. Rasanya jantung nya berdetak kencang melihat penampilan Arya tadi.
" KAYLA ADA APA?! KENAPA KAMU TERIAK?! " Teriak Dania dari luar.
" Gak ada ma tadi ada kecoa! " Jawab Kayla tampa membuka pintu.
" Yaudah kalo gitu. Kamu jangan kebiasaan teriak malu sama tetangga. " Ucap Dania kembali lalu pergi dari sana.
Ketika tidak mendengar suara mama nya lagi, Kayla menghempaskan tubuh nya ke kasur seraya senyum-senyum sendiri. " Ya Allah kenapa baru sadar gue kalo punya suami yang hot begitu. " Ucapnya kesemsem. Ia turut menggulingkan tubuhnya di kasur membuat kasur acak-acakan di buat nya.
__ADS_1
" Aaa mama malu. " Teriaknya tidak jelas.
Arya yang sedari tadi sudah selesai berganti baju, Geleng-geleng kepala melihat tingkah Kayla yang sangat konyol itu. Entah apa yang di pikirkan nya sehingga membuat dirinya berguling-guling di kasur.
" Kamu ngapain? " Pertanyaan tersebut membuat Kayla berhenti lalu menolehkan wajahnya ke arah Arya yang sedang berdiri di dekat kasur dengan tangan terlipat di depan dada.
Kayla melotot lalu segera bangkit dari tidurnya dan merapikan penampilan nya yang mungkin sudah acak-acakan.
" Gak ada kerjaan kamu guling-guling kayak tadi. " Ucap Arya ketus.
Kayla menggaruk tengkuknya yang tidak gatal dengan kikuk. Ia bingung ingin menjawab apa. " Hmm Gu-gue mau jelasin yang om maksud tadi. " Ucapnya cepat seraya mengalihkan pembicaraan.
Arya menaikan sebelah alisnya seakan bertanya apa maksud dari kayla.
" Yang om bilang tentang mantan itu. " Kayla mulai menjelaskan semuanya dari awal sampai akhir dimana ia bertemu dengan mama Noah dan akhirnya Noah datang. Tidak ada yang terlewat satu pun karena ia tidak ingin berbohong.
" Uda? " Tanya nya saat Kayla sudah selesai menceritakan semua nya.
Kayla yang masih menetralkan nafas nya langsung menoleh cepat ke arah Arya. " Gitu doang. " Ucap Kayla tak percaya dengan tanggapan dari suami nya itu.
" Terus? " Tanya Arya kembali.
Kayla menarik nafas nya lalu membuang pandangannya. " Tau! Bodo amat. Capek capek gue jelasin Jawaban cuma itu!! " Ucapnya kesal.
Arya tersenyum tipis melihat wajah istri nya yang memerengut kesal karena nya. " Jangan gitu muka nya kayak bebek. " Celetuk nya seraya meraup wajah sang istri.
Kayla menepis tangan Arya. " Jangan sentuh- sentuh. " Ketus nya.
Arya terkekeh geli lalu tanpa aba-aba ia mencium pipi tembem Kayla dengan cepat. Tapi karena Kayla bergerak ke arah nya membuat bibir itu tidak jadi menyentuh pipi dan malah menyentuh bibir Kayla yang membuat keduanya melotot.
" ARYA MESUM!!. "
Bersambung...
__ADS_1