
Yuyi sedang dalam perjalan pergi ke Kota Yaixi untuk mencari beberapa alat yang di butuhkan, namun tiba tiba Gray menelpon Yuyi.
"Hey di mana kau? Kenapa kau belum kembali kembali?" tanya Gray
"Aku sedang pergi ke Kota Yaixi sebentar, tapi jangan bilang ke ibu kalau aku berada di Kota Yaixi" ucap Yuyi
"Untuk apa kau ke Kota Yaixi?" tanya Gray
"Aku ingin mencari beberapa alat untuk perlombaan di sekolah" ucap Yuyi
"Oke berhati hati lah" ucap Gray
Gray pun mematikan telponnya, dengan kelajuan yang sangat cepat, Yuyi pun pergi ke arah Kota Yaixi di mana Kota Yaixi terkenal dengan Kota Masa Depan.
"Aku harap aku mendapatkan barang yang di perlukan di Kota ini" ucap Yuyi
Disisi lain, Giver sedang menunggu kabar dari dokter tentang Zera, Giver pun merasa cemas dan terus mondar mandir hingga dokter keluarga dari ruangan.
"Bagaimana dokter?" tanya Giver
"Dia hanya pingsan karena kurang energi... Sepertinya dia tidak makan beberapa hari ini... Aku harap kau menyuruhnya makan" ucap Dokter
"Oke baiklah" ucap Giver yang lega
Giver pun masuk ke dalam dan melihat kondisi Zera.
"Dia masih pingsan... Yuyi benar benar keterlaluan! Kenapa dia bisa membuat wanita secantik Zera tidak berenergi lagi!" ucap Giver yang kesal
Giver pun menelpon Yuyi untuk menyuruhnya datang ke rumah sakit, namun Yuyi tidak mengangkat telpon dari Giver karena mobil Yuyi di matikan.
"Bagaimana keadaan Zera, Giver?" tanya Ibu Zera
"Dia baik baik saja bibi... Tapi dia tidak makan belakangan ini bukan? Aku harap bibi menyuruhnya makan, aku akan pergi pulang sebentar, bibi disinilah untuk menjaga Zera" ucap Giver
"Baiklah" ucap Ibu Zera
Giver pun pergi keluar dari ruangan dan keluar dari rumah sakit untuk pulang ke rumahnya karena mengira kalau Yuyi sedang pergi ke rumahnya. namun disisi lain Yuyi sudah sampai di Kota Yaixi.
"Kota Masa Depan? Aku harap aku menemukan yang aku perlu disini" ucap Yuyi
Yuyi pun pergi untuk mencari peralatan modern, namun dia harus memakai uangnya karena Yura tidak ingin memberikan dana OSIS.
"Anak itu kenapa harus meminjam duit ku dulu! Kenapa dia menahan dana OSIS" ucap Yuyi
Sehari yang lalu, Yuyi datang ke ruangan OSIS untuk menanyakan tentang peralatan untuk perlombaan.
"Bagaimana peralatannya? Kau sudah menyiapkannya bukan?" tanya Yuyi
"Tidak aku masih belum menyiapkannya, lagian aku tidak mengetahui berapa dana yang harus ku keluarkan" ucap Yura
"(Ketua OSIS jelek... Kenapa aku tidak menerima tawaran dari Kepala Sekolah saja waktu itu)" ucap Yuyi yang kesal
__ADS_1
"Jadi apa kau ingin mencarikannya?" tanya Yura
"Berikan aku dana OSIS, aku akan pergi mencarinya" ucap Yuyi
"Pakai duit mu dulu lah! Aku tidak bisa mengambil banyak dana OSIS" ucap Yura
"Hah! Lalu bagaimana dengan duit ku!" ucap Yuyi yang kesal
"Aku akan menggantinya, tenang saja" ucap Yura
Yuyi pun harus melaksanakan perintah Yura jika tidak Yura akan memindahkan kelas Yuyi, Yuyi yang sedang melihat beberapa peralatan pun tiba tiba dia di ajak berbicara oleh seseorang.
"Kau juga sedang mencari peralatan perlombaan?" tanya orang tersebut
"Ya begitulah" ucap Yuyi
"Sepertinya kau di suruh oleh Yura ya" ucap orang tersebut
"(Dari mana dia tau..)" ucap Yuyi yang ketakutan
Yuyi pun melihat wajah orang tersebut yang ternyata merupakan anggota OSIS.
"Eh? Kau siapa?" tanya Yuyi
"Aku Seya, kau Yuyi bukan? Aku sangat menyukai teknik beladiri milikmu" ucap Seya
"Ah ya... Tapi apakah kita seperti pernah ketemu?" tanya Yuyi yang kebingungan
"(Pantesan saja dia memakai jaket berwarna hijau)" ucap Yuyi
"Omong omong kau akan bergabung ke dalam tim siapa saat perlombaan nanti?" tanya Seya
"Aku masih belum tau" ucap Yuyi
Yuyi dan Seya pun membeli beberapa peralatan untuk perlombaan yang berhasil mereka temukan, namun mereka masih kekurangan satu alat yang membuat mereka harus memutari Kota Yaixi.
"Ayolah serius, apa kau tidak mengetahu toko yang menjual alat ini?" tanya Seya
"Kau bertanya dengan orang yang salah, aku ini berasal dari Kota Light" ucap Yuyi
"Aku kira kau berasal dari sini" ucap Seya
Mereka pun menaruh peralatan yang sudah mereka beli terlebih dahulu agar tidak kerepotan untuk mereka berjalan jalan di Kota Yaixi.
"Kenapa Yura menyuruhmu untuk membantu ku?" tanya Yuyi
"Yura bilang kau bisa tersesat karena kau bodoh" ucap Seya
"(Anak itu... Lihat saja saat perlombaan nanti)" ucap Yuyi yang kesal
"Sepertinya disini ada" ucap Seya sambil melihat nama toko
__ADS_1
"Kau yakin?" ucap Yuyi
Mereka berdua pun memutuskan untuk masuk ke dalam untuk mencari peralatan yang mereka perlukan, namun karena barang barangnya sangat bagus, Yuyi dan Seya pun malah berlama lama.
"Hey Yuyi lihat lah topi ku ini" ucap Seya
"Kenapa kau memakai penyedot WC!" ucap Yuyi sambil tertawa
"Ini bagus jadi ku beli" ucap Seya
Seya merupakan anak konglomerat dari Keluarga Leaf yang terletak di Kota bagian Timur, Seya ahli dalam bidang desain seperti Vijan, namun Seya tidak terlalu suka jika di manjakan selalu oleh ayahnya, tidak heran kenapa Seya mengambil tugas yang di berikan oleh Yura untuk bisa kabur dari ayahnya.
"Berapa banyak barang yang kau beli" ucap Yuyi
"Hanya sedikit" ucap Seya
Mereka berdua pun berhasil mendapatkan peralatan yang mereka perlukan.
"Jadi kau kesini dengan apa?" tanya Seya
"Dengan mobil" jawab Yuyi
"Aku kira kau menggunakan motor" ucap Seya
"Motor kesayangan ku sedang di perbaiki, jadi aku membawa mobil" ucap Yuyi
"Baiklah, sebagian barang masukkan ke dalam mobil ku, lalu sebagiannya lagi ke dalam mobil mu" ucap Seya
Mereka pun memindahkan sebagian barang untuk mereka bawa ke sekolah.
"Mau balapan?" tanya Seya
"Kau curang dasar bodoh, kau memakai NOS nantinya" ucap Yuyi yang melihat mesin NOS Seya
"Tidak aku tidak akan memakainya, ayo cepat bawa semua ini ke sekolah, jika tidak Yura akan memarahi kita lagi" ucap Seya
Yuyi dan Seya pun pergi untuk mengantarkan semua peralatan yang sudah mereka beli untuk di simpan di sekolah, namun disisi lain, Yura sedang menjenguk Zera di rumah sakit.
"Apa yang terjadi pada mu Zera?" tanya Yura
"Aku hanya pingsan..." jawab Zera yang baru sadar
"Apa maksudmu? Kau sudah beberapa hari ini tidak sekolah" ucap Yura
"Aku sedang tidak sehat badan" ucap Zera
Namun tiba tiba Zora yang mendengar itu pun langsung membantahnya.
"Dia sedang sakit hati karena Yuyi membencinya" ucap Zora
"Apa!" ucap Yura yang terkejut
__ADS_1