MASA LALU ATAU MASA DEPAN

MASA LALU ATAU MASA DEPAN
Libur Musim Panas


__ADS_3

1 Minggu kemudian....


Mory sedang melihat foto Yuyi saat menjadi sedang mengiklankan cincin Linyer Tera.


"Hihi... Dia benar benar tampan" ucap Mory


Disisi lain, Yuyi, Seya dan Vijan pun telah sampai di inggris.


"Yeah! Inggris!" ucap Vijan


Mereka pun menginap di hotel kelas atas dengan uang Yuyi.


"Kenapa kita memilih Inggris untuk tempat liburan kita" ucap Vijan


"Hah? Bukannya kau yang ingin ikut dengan kami" ucap Seya


"Sudah sudah, ayo taruh barang barang kalian" ucap Yuyi


Mereka semua pun masuk ke kamar mereka masing masing dan menaruh koper mereka dan mengatur barang barang yang mereka bawa.


"Jadi kalian sudah sampai?" tanya Yura yang menelpon Seya


"Tentu... tapi kenapa kau menolak ajakan ku untuk berkencan di inggris?" tanya Seya


"Aku sedang sibuk membuat lagu baru bersama dengan yang lainnya, tapi karena kita di biarkan libur dari sekolah selama 1 bulan, jadinya kami memiliki rencana untuk ke Korea" ucap Yura


"Jadi kalian memilih Korea ya... Aku kira kalian akan memilih Indonesia" ucap Seya


"Itu sangat jauh" ucap Yura


"Iya juga... Baiklah aku akan menelponmu lagi nanti" ucap Seya


"Baiklah, selamat menikmati liburan mu tampan" ucap Yura


Yura pun mematikan telponnya.


"Baiklah, jadi kita akan pergi kemana hari ini!" ucap Vijan


"Kita akan pergi ke perlombaan solo run" ucap Yuyi


"Solo run? Di mana perlombaannya?" tanya Seya


"Itu berada di stadion" ucap Yuyi


"Baiklah! Ayo kita berangkat!" ucap Vijan


Mereka bertiga pun menyewa mobil dan pergi untuk melihat perlombaan solo run, Seya berharap kalau dia bisa bertemu dengan seseorang yang selalu dia ingat disana.


Disisi lain, Zera sedang berlatih menari sambil di temani oleh Kizay. Kizay pun melihat keindahan dan kecantikan Zera saat sedang menari.


"Bagaimana?" tanya Zera


"Lumayan... Tapi kau kurang bersemangat saat di pertengahannya" ucap Kizay


"Hmmm? Harusnya bagaimana?" tanya Zera


Kizay pun mengajari Zera, karena dulu Kizay juga sering menari bersama grup dancenya, Kizay pun masih mengingat beberapa tarian yang dia pelajari dan cara agar tarian tersebut enak untuk di lihat oleh para penonton.

__ADS_1


"Kau bisa menarik perhatian penonton dengan kedipan matamu sambil menunjuk ke arah penonton, maka penonton yang melihat mu akan mulai gembira dan tersenyum" ucap Kizay


"He.... Aku tidak pernah melakukan itu..." ucap Zera


"Lagu yang akan kalian bawa akan berbeda dari yang kemarin kemarin, jadi samakan lah tarian mu dengan nada lagu" ucap Kizay


"Aku tidak terlalu mengerti, tapi aku akan berusaha dengan keras" ucap Zera yang kebingungan


"Baiklah, coba sekali lagi" ucap Kizay


Disisi lain, Ciwey sedang menghadiri jumpa fans untuk mewakili grup Five Light Color untuk menjumpai para fans yang ingin meminta tanda tangan.


"Baiklah, ini" ucap Ciwey yang menandatangani kertas fansnya


"Terima kasih Ciwey" ucap fansnya


"Semoga hari mu menyenangkan" ucap Ciwey


Ciwey pun menghadiri jumpa fans yang di buat oleh Yuyi karena cincin Linyer Tera sudah terjual sebanyak 300 ribu unit dalam 2 Minggu di Jepang.


"Fiuhh itu tadi sangat melelahkan" ucap Ciwey


Tiba tiba, Rewa datang dan melemparkan minuman kaleng kepada Ciwey.


"Kerja bagus Ciwey" ucap Rewa


"Ternyata kau Rewa" ucap Ciwey


"Omong omong apa kau tidak kembali ke perusahaan Star?" tanya Rewa


"Kau masih saja seperti anak anak ya" ucap Rewa


"Aku ini bukan anak anak lagi!" ucap Ciwey yang kesal


Ciwey dan Rewa bertemu 4 tahun lalu di perusahaan Star saat Rewa sedang berkunjung ke perusahaan Star. Saat itu Rewa melihat Ciwey yang masih berumur 14 tahun sedang latihan menari.


"Tarian yang bagus" ucap Rewa sambil bertepuk tangan


"Eh? Siapa?" tanya Ciwey yang kebingungan


"Aku Rewa, sedang bertemu dengan mu Nona Ciwey" ucap Rewa sambil tersenyum


"Dari mana kau mengetahui nama ku?" tanya Ciwey


"Tentu saja aku mengenalmu, karena kau sering di beritakan di televisi" ucap Rewa


"Itu hanya berita yang tidak jelas" ucap Ciwey


"Apa kau bercita cita menjadi seorang idol?" tanya Rewa


"Tentu, karena aku ingin menjadi terkenal dengan cara ku sendiri, bukan karena aku berasal dari Keluarga Star" ucap Ciwey


Rewa yang mengingat kejadian itu pun tiba tiba tersenyum, yang membuat Ciwey menjadi kebingungan.


"Hmmm? Kenapa kau tersenyum?" tanya Ciwey yang kebingungan


"Tidak.. tidak ada apa apa" ucap Rewa

__ADS_1


Disisi lain, Gray dan Miryo sedang bertemu di cafe Light, mereka pun berbicara sambil meminum kopi.


"Yuyi telah berpacaran dengan adikmu, apa kau merestuinya?" tanya Gray


"Ya tentu, selagi dia bisa membuat adik ku bahagia, aku merestuinya" ucap Miryo


"Begitu ya" ucap Gray


"Umur mu sudah 26 tahun, apa kau tidak berniat untuk menikah?" tanya Miryo


"Masih belum, aku harus naik menggantikan Ayah ku terlebih dahulu" ucap Gray


"Hey ayolah Gray, banyak wanita yang menyukai mu, kenapa masih memikirkan perusahaan ketimbang pernikahan mu" ucap Miryo


"Aku memang ingin menikah, dan aku sudah mempunyai pacar. namun aku masih ragu untuk menikah" ucap Gray


"Jika kau menjadi kau, aku sudah menikah semenjak umur 23 tahun" ucap Miryo


"Lalu kau? Kenapa kau tidak menikah? Padahal umurmu sudah 26 tahun juga" ucap Gray


"Hadeh... Aku benci mengatakan ini tapi aku masih harus menyelesaikan sesuatu terlebih dahulu sebelum menikah" ucap Miryo


"Menyelesaikan apa?" tanya Gray yang penasaran


Disisi lain, Hira sedang berlari di atas treadmill dan mencapai batasnya.


"Fiuh... 20 km untuk 2 jam, tidak buruk" ucap Hira


Felix pun datang dan memberikan minuman kepada Hira.


"Ini, minumlah" ucap Felix


"Terimakasih" ucap Hira


Mereka berdua duduk dan meminum minuman kaleng.


"Jadi... Kenapa kau tidak ikut pergi ke inggris bersama mereka?" tanya Hira


"Aku tidak akan pergi ke Inggris, tapi mereka bilang setelah dari Inggris mereka akan ke Prancis, jadi aku akan menemui mereka disana nanti" ucap Felix


"Hee.... Aku kira kau memang sengaja tidak ikut" ucap Hira


"Kami akan pergi di Minggu ke 2, jadi kalian akan berangkat ke Korea bukan? Pada Minggu ke 2" ucap Felix


"Ya tentu" ucap Hira


"Sebenarnya aku ingin ke Korea untuk menemui kakak ku... Tapi itu sepertinya mustahil karena aku tidak di izinkan oleh Ayah ku" ucap Felix


"Kenapa begitu?" tanya Hira


"Entahlah... Mungkin Ayah ku menduga kalau aku akan membuat kekacauan di Korea" ucap Felix


"Itu benar benar keterlaluan" ucap Hira


"Aku tidak bisa melanggar peraturannya... Jika tidak aku akan di keluarkan dari Keluarga ku" ucap Felix


"Apa!" ucap Hira yang terkejut mendengar perkataan Felix

__ADS_1


__ADS_2