
1 hari sebelum perlombaan di mulai...
Seluruh murid mulai mempersiapkan peralatan untuk perlombaan dan pemimpin tim telah memilih beberapa anggota dan satu anggota utama, namun akan sangat sulit jika mempersiapkan seluruhnya dalam satu hari.
"Jadi bagaimana sekarang? Aku akan kau tempatkan di posisi mana?" tanya Yuyi sambil berjalan di samping Mory
"Kau akan ku tempatkan di anggota utama, setiap pertandingan kau akan selalu ada" ucap Mory
"Itu sangat susah" ucap Yuyi
"Tidak ada cara lain, Yura yang mendesain perlombaan ini, jadi peraturannya dia juga yang membuatnya" ucap Mory
"Oke baiklah" ucap Yuyi
Yuyi dan Mory pun jalan jalan sambil melihat persiapan para murid untuk perlombaan yang pertama kali di selenggarakan oleh OSIS, namun Yuyi dan Mory harus berpapasan dengan Felix dan Hira.
"Oh jadi kau bergabung ke dalam tim Biru ya" ucap Felix
"Kau!" ucap Yuyi yang masih kesal
"Kenapa kau memilih tim yang lemah Yuyi?" tanya Hira
"Hah! Tim ku tidak lemah!" ucap Mory yang kesal
"Kita lihat saja, bagaimana tim Kuning membantai tim Biru mu itu" ucap Felix
"Baiklah, jika kau kalah dengan ku, maka kalian harus meminta maaf kepada Mory" ucap Yuyi sambil menunjuk Felix dan Hira
"Tidak masalah, sepertinya kau sudah yakin menang ya" ucap Hira
Hira dan Felix pun pergi melewati Yuyi dan Mory, Mory pun sangat kesal dengan mereka, namun Yuyi menahannya untuk tidak melakukan hal yang dapat mengeluarkan Mory dari sekolah.
"Sudahlah, jika kau menghajarnya, maka kau akan di keluarkan" ucap Yuyi sambil menggenggam tangan Mory
Mory pun melepaskan tangannya dari genggaman Yuyi.
"Aku tau itu... Tapi mereka itu sangat sombong" ucap Mory
"Kau tau? Lawan tersulit ku bukan lah tim Kuning" ucap Yuyi
"Oh ya? Lalu apa lawan tersulit mu?" tanya Mory
"Tentu saja... tim banjingan itu, tim Pink" ucap Yuyi yang kesal
Mereka berdua pun harus berpapasan dengan Zera dan Giver yang merupakan anggota tim Pink, Mory pun sangat terkejut karena Giver berada di tim Pink.
"Hey Giver! Apa maksudmu!" ucap Mory yang kesal
"Diam kau dasar wanita brengsek!" ucap Zera
"Sepertinya Nona ku sudah marah ni" ucap Giver sambil mengejek Mory
"Hah! Kenapa kau menyukai wanita jelek itu!" ucap Mory
__ADS_1
"Apa kau bilang!" ucap Giver yang kesal
Giver pun ingin memukuli Mory, namun Yuyi langsung membuat Giver mati langkah.
"Sebaiknya turunkan tangan mu itu, jika tidak kau akan gagal mengikuti perlombaan" ucap Yuyi yang kesal
"Cih, kau lihat saja, aku akan mengalahkan mu di pertandingan nanti" ucap Giver
"Kau tau? Tim yang di pimpin oleh sampah, akan tetap menjadi sampah" ucap Yuyi sambil menatap tajam ke arah Zera
"Baiklah baiklah, aku tau kau sudah berubah sekarang, dasar culun..." ucap Zera
Zera dan Giver pun pergi dari sana, namun Mory masih belum paham dengan perkataan Zera yang mengatakan Yuyi dengan sebutan culun, namun Yuyi mencoba untuk menyangkalnya.
"Kenapa dia memanggil mu culun?" tanya Mory
"Entahlah" ucap Yuyi
Yuyi pun mengajak Mory untuk bertemu dengan Vijan dan Ciwey, Ciwey sedang mempersiapkan anggotanya, namun beberapa anggotanya membantah karena Vijan yang baru pindah bisa menjadi anggota utama.
"Diam lah!" ucap Ciwey
"Sepertinya mereka tidak menyukai ku" ucap Vijan yang panik
"Sudahlah, mereka itu lemah, jadi kau pasti bisa untuk membuat tim kita juara" ucap Ciwey
Yuyi dan Mory pun sampai di kelas tim Ungu, mereka berdua di sambut dengan tatapan tajam.
"Ah Mory!" ucap Ciwey
Ciwey pun memeluk Mory.
"Yoh! Yuyi! Aku dengar kau akan mencoba mengalahkan seluruh peserta ya" ucap Vijan
"Tidak, aku tidak ingin mengalahkan mu" ucap Yuyi
Vijan pun memegang pundak Yuyi, dan membuat Yuyi kebingungan.
"Kerja bagus" ucap Vijan
"Hah!" ucap Yuyi yang kesal
Mereka berempat pun pergi untuk melihat persiapan di kolam renang, karena perlombaan pertamanya adalah berenang, seluruh pemimpin tim pun berada di sana untuk melihat keadaan kolam renang.
"Kenapa pertandingan awalnya ada berenang?" tanya Yuyi
"Kau bisa bertanya dengan Yura nantinya" ucap Ciwey
"Jadi apa kau kalian berdua bisa berenang?" tanya Mory
"Tidak... Emmm entahlah" ucap mereka berdua yang kebingungan
"Ini benar benar sial" ucap Ciwey dan Mory
__ADS_1
Seya dan Yura pun menemui mereka berempat, Yura memutuskan untuk menjadikan Seya sebagai anggota utamanya, Yura pun memilih pertandingan awal adalah renang, karena pertandingan selanjutnya akan menjadi lebih seru.
"Jadi kau yang akan bertanding dengan kami?" tanya Yuyi
"Ya begitulah, omong omong siapa anak ini?" ujar Seya sambil menunjuk Vijan
"Oi oi, kenapa kau tidak mengenaliku Seya" ucap Vijan
"Hahaha, ayolah aku tadi hanya bercanda, sudah lama kita tidak bertemu ya, semenjak SMP" ucap Seya
Mory, Ciwey dan Yura pun melihat tingkah laku anggota utama mereka yang sangat tidak bisa di andalkan.
"Sepertinya kita bertiga mempunyai orang aneh sebagai anggota utama" ucap Yura
"Ya begitulah..." ucap Ciwey
"Sifat mereka benar benar aneh" ucap Mory
Tiba tiba Kepala Sekolah datang untuk melihat persiapan kolam renang, Kepala Sekolah pun menyemangati seluruh tim yang akan bertanding keesokan harinya.
"Kolam renang akan siap besok! Jadi bersemangatlah untuk pertandingan pertama besok!" teriak Kepala Sekolah
"Yeah!!!" teriak seluruh murid
"Sejak kapan Kepala Sekolah se enegi itu" ucap Yura
"Entah, mungkin karena ingin melihat bakat bakat dari murid sekolah mungkin" ucap Seya
Semua tim pun pergi dari kolam renang karena Kepala Sekolah menyuruh mereka pulang cepat agar bisa istirahat, sedangkan di kolam renang hanya meninggalkan anggota OSIS saja.
"Kenapa kita di suruh pulang cepat" ucap Vijan
"Baguslah, aku ingin bermain game lebih awal hari ini" ucap Yuyi
Yuyi dan Vijan pun naik ke dalam mobil mereka masing masing, namun saat ingin keluar dari parkiran, mereka berdua melihat Giver dan Felix yang sedang berbicara di sudut parkiran.
"Apa yang sedang mereka bicarakan?" ucap Yuyi
"Kau kenal mereka?" tanya Vijan
"Tidak" ucap Yuyi yang bohong
Yuyi dan Vijan pun pergi dari sana, Vijan tidak terlalu mengenal Giver karena Vijan masuk SMP yang sama dengan Yuyi hanya dalam 2 bulan saja, lalu Vijan memutuskan untuk pindah, sedangkan Yuyi baru mengenal Giver saat dia duduk di kelas 2.
"Jadi mereka sedang ingin bekerja sama ya... Ini akan menjadi sangat sulit" ucap Yuyi
Yuyi pun pulang ke rumahnya, namun saat di rumah dia sangat terkejut karena kakaknya telah menunggunya.
"Ada apa kak? kenapa kau menunggu ku?" tanya Yuyi
"Aku ada berita buruk, Linyer buatan mu hilang satu" ucap Gray
"Apa!" ucap Yuyi yang terkejut
__ADS_1