MASA LALU ATAU MASA DEPAN

MASA LALU ATAU MASA DEPAN
Keluar Dari Perusahaan


__ADS_3

Yuyi, Seya dan Vijan pun selesai bermain di Arcade, mereka bertiga pun kelaparan karena belum makan dari tadi siang.


"Kalian berdua lapar juga ya" ucap Yuyi


"Iya ni, dari siang belum makan" ucap Seya


"Mau makan sesuatu?" tanya Yuyi


"Bagaimana kalau Sukiyaki?" ucap Vijan


"Ya dingin dingin seperti ini enaknya makan yang panas panas" ucap Seya


"Baiklah, ayo kita ke tempatnya" ucap Yuyi


Disisi lain, Mory pun juga mendengar tentang peraturan baru yang sangat gila itu, para idol harus menciptakan 1 lagu dalam 1 bulan itu benar benar mustahil, Mory sudah lama tidak menyukai peraturan perusahaan Star, tapi sekarang dia sudah kembali menjadi Keluarga Tera, jadi dia sudah tidak takut lagi dengan Keluarga Star.


"Aku akan keluar dari sekarang juga, yang lain pasti juga akan keluar jika peraturannya seperti ini" ucap Mory


Seluruh kontrak para idol masih belum di perpanjang padahal masanya sudah habis, para idol masih bimbang dengan perusahaan Star karena mulai memberikan mereka gaji yang sedikit, padahal mereka adalah idol yang sudah profesional.


"Aku akan membicarakan ini kepada yang lain besok" ucap Mory


Disisi lain, Miryo, Rewa, dan Gray sedang berkumpul di sebuah cafe milik Keluarga Light.


"Lama tidak jumpa, Rewa" ucap Miryo


"Yo!, Sepertinya kau semakin tampan saja" ucap Rewa


Mereka bertiga pun berbicara sambil meminum kopi.


"Kalian tau dengan peraturan perusahaan Star sekarang?" tanya Gray


"Ya aku sudah mendengarnya... Adikku memutuskan untuk keluar saja dan tidak memperpanjang kontraknya" ucap Miryo


"Jadi bagaimana ya nasib para idol yang akan keluar" ucap Rewa


"Hmm, sepertinya aku akan membuat bisnis baru kali ini" ucap Gray


"Maksudmu?" tanya Miryo yang kebingungan


"Aku akan membuat perusahaan Light tidak hanya mengeluarkan produk produk saja, tapi bisa membuat fans tertarik pada perusahaan Light dengan cara membuat divisi Idol" ucap Gray


"Itu ide yang gila, tapi jika kau yang mencetuskannya, itu pasti akan berhasil" ucap Rewa


"Tapi kau yakin? Menjadi manejemen itu sangatlah sulit" ucap Miryo

__ADS_1


"Tidak... Aku akan menyuruh Yuyi untuk mengatasi divisi Idol, demi menghancurkan perusahaan Star" ucap Gray


"Hah! Tapi Yuyi sangat kerepotan!" ucap Rewa


"Rewa benar, kau akan merepotkan Yuyi" ucap Miryo


"Tidak, keputusan ku sudah benar, anak sepertinya sangat bisa di andalkan" ucap Gray


Gray pun meminum kopinya, perkataan Gray membuat Rewa dan Miryo tidak bisa berkata apa apa lagi, karena mereka juga tau kekayaan Gray saja bisa berada di atas kekayaan perusahaan Seytel.


Berbeda dari mereka berdua, Gray berani mencoba hal baru, seperti hologram di dalam sebuah produknya, kacamata pendeteksi keberadaan seseorang, bahkan dia menciptakan merek mobil canggihnya sendiri yang bernama Griyer yang sekarang sedang di kendarai oleh Yuyi.


Gray mulai berubah menjadi anak yang berbakat saat berumur 18 tahun, semenjak kedua sahabatnya itu pindah, Gray pun memulai untuk membuat produk pertamanya dan memperlihatkannya pada Yuyi saat itu.


Yuyi yang melihat kehebatan kakaknya itu pun mulai kagum dengan kehebatan Gray, keberhasilan cincin Linyer Tera juga merupakan bantuan dari Gray yang mencetuskan bentuk dari produk Yuyi itu.


Sekarang Gray memegang divisi produk sekaligus menjadi CEO perusahaan untuk menggantikan ibunya.


"Ide ini akan berhasil" ucap Gray


Disisi lain, Zera yang sudah pulih penuh pun memutuskan untuk pergi ke sekolah besoknya, namun dia menelpon Giver untuk menanyakan kabarnya, namun tidak ada jawab apa apa dari Giver.


"Dia itu sedang kemana?" ucap Zera


Zera pun melihat pesan dari Yura, Hira dan Mory yang menyatakan mereka akan keluar dari grub idol dan tidak akan memperpanjang kontraknya.


Zera pun membaca tentang peraturan baru yang di terapkan oleh perusahaan Star, dia pun juga mulai merasa tertekan dengan peraturan perusahaan Star, Zera pun memutuskan untuk ikut keluar juga.


Namun disisi lain, Ayah Ciwey yang mendengar penolakan perpanjangan kontrak dari 4 anggota grub idol yang di pimpin Ciwey pun mempersilahkannya karena perusahaan Star masih memiliki banyak idol yang populer.


"Jika itu yang kalian inginkan... Baiklah kalian boleh keluar dari grub idol ku" ucap Ayah Ciwey


Ciwey yang mendengar itu pun masuk kembali ke dalam ruangan kerja Ayahnya dan melemparnya dengan sebuah buku dan mengenai wajah Ayah Ciwey.


"Dasar bodoh! Aku keluar dari grub idol yang ayah bikin 3 tahun lalu!" ucap Ciwey sambil menangis


"Kau sudah keterlaluan! Terserah! Apa yang kau ingin lakukan! Jika kau ingin keluar! Maka keluar lah dari perusahaan ku!" ucap Ayah Ciwey


Ciwey yang mendengar itu pun sangat terkejut, dia pun keluar dari ruangan dan pergi mengemasi barang barangnya untuk pergi dari perusahaan Star.


"Semenjak ibu meninggal, sifatmu mulai berubah Ayah..." ucap Ciwey


Ciwey pun pergi keluar dari perusahaan Star dan hanya membawa mobil pribadinya bersamanya dan barang peninggalan ibunya yaitu baju idol yang di bikin khusus oleh ibunya 3 tahun lalu.


Disisi lain, mereka bertiga sudah selesai makan malam.

__ADS_1


"Ah malam ini sangat indah" ucap Seya yang mabuk


"Oi oi kenapa kau malah meminum sangat banyak!" ucap Yuyi yang kesal


Tiba tiba Vijan mendapatkan telpon dari Ciwey.


"Ada apa?" tanya Vijan


"Boleh aku menginap di rumah mu..." ucap Ciwey


"Kau sedang menangis? Baiklah... Aku akan menunggumu di rumah ku" ucap Vijan


Vijan pun mematikan telponnya.


"Ada apa?" tanya Yuyi


"Maaf aku sedang buru buru, aku pulang duluan ya" ucap Vijan


"Hey! Lalu dia ini bagaimana!" ucap Yuyi sambil merangkul Seya


"Maaf!" ucap Vijan


Vijan pun masuk ke dalam mobilnya dan pergi dari sana, Yuyi pun memasukkan Seya ke dalam mobilnya untuk mengantarkannya pulang, namun karena Yuyi tidak mengetahui rumah Seya, Yuyi pun mengantarkan Seya ke rumah Yura.


"Lebih aku mengantarkan dia ke rumah Yura, dari pada terjadi sesuatu padanya" ucap Yuyi


Yuyi pun sampai di rumah Yura dan memencet bel.


"Tunggu!" ucap Yura


Yura pun membukakan pintu dan melihat Yuyi yang sedang membawa Seya.


"Apa yang terjadi?" tanya Yura


"Dia minum terlalu banyak, sebentar lagi dia mulai sadar, karena aku tidak tau alamat rumahnya jadinya aku mengantarkannya kesini saja" ucap Yuyi


"Ah ya baiklah" ucap Yura


Yuyi pun membawa masuk Seya ke dalam, namun tiba tiba Seya terjatuh dan tertidur yang membuat Yura dan Yuyi yang melihat itu merasa sangat aneh.


"Kenapa dia membanting dirinya lalu tidur?" tanya Yura


"Entahlah, baiklah aku akan pulang untuk istirahat, besok sampai jumpa di pertandingan akhir" ucap Yuyi


"Ah ya..." ucap Yura

__ADS_1


Yuyi pun pergi dari rumah Yura, Yura pun mengangkat Seya ke atas tempat tidur.


"Aku menyukaimu Seya..." ucap Yura sambil tersenyum


__ADS_2