
Masa lalu Felix....
Felix terlahir di Keluarga yang kaya, Namun ibunya meninggalkannya saat masih berusia 4 tahun. Felix pada saat itu pun sangat sedih atas kematian ibunya karena penyakit yang di deritanya selama mengandung Felix.
Ibu Felix memiliki penyakit bawaan, namun setelah menikah penyakit tersebut hilang tanpa sebab. Kabar buruk pun datang saat ibu Felix sedang mengandung. Ibu Felix mendapatkan kembali penyakitnya itu, dia pun takut akan penyakitnya akan menurun kepada Felix nantinya.
Namun hal tersebut di luar dugaan, Felix terlahir sempurna dan tidak memiliki penyakit apa pun hingga sekarang. namun daya tubuh Ibu Felix makin melemah setelah melahirkan Felix. Setiap hari Ayah Felix menjenguk istrinya yang sedang terbaring lemas di atas kasur.
Saat menjelang kematian ibunya, Felix mendengarkan permintaan dari ibunya agar Felix menjadi pemegang perusahaan di masa depan nanti. Felix yang mendengar itu pun sangat takut jika ibunya akan meninggalkannya.
Dan hari itu pun benar benar tiba. Felix menangis di depan makam ibunya, Ayahnya pun menenangkannya untuk membiarkan ibunya pergi dengan tenang.
Saat berumur 10 tahun. Ayah Felix ingin menikah dengan Wanita lain, namun Felix menolak mentah mentah permintaan dari Ayahnya itu. namun Ayah Felix mengatakan kalau Felix membutuhkan seorang ibu.
Felix yang kesal pun memarahi Ayahnya karena tidak setia dengan Ibunya.
"Kenapa Ayah tidak setia dengan Ibu! Aku tidak butuh ibu tiri! Karena aku akan memegang perusahaan Ayah di masa depan!" ucap Felix yang masih berumur 10 tahun
Ayah Felix pun harus menerima keputusan anaknya, jika tidak Felix tidak akan menjadi penerus perusahaan Keluarga Fex, Ayah Felix pun memadatkan waktu Felix untuk belajar dan belajar terus menerus.
Namun saat Felix berumur 16 tahun. Felix mulai benci dengan peraturan yang di buat oleh Ayahnya itu, apalagi dia masih muda. Felix pun menolak peraturan Ayahnya itu dengan cara masuk ke SMA Oroziwa untuk mempelajari soal bisnis.
Felix pun mempelajari tentang hal bisnis, dia pun juga menciptakan alatnya sendiri yaitu jam tangan hologram. Namun jam tangan hologram itu kalah saing dengan produk perusahaan Seytel yang membuat Felix mengurungkan niatnya untuk melanjutkan projek ke 2 produknya itu.
Sekarang Felix sudah berusia 18 tahun, sebentar lagi dia akan mengambil alih perusahaan Ayahnya setelah tamat dari SMA. namun sampai sekarang Felix masih belum menentukan produk yang akan di bikin olehnya sebagai penerus Ayahnya.
Di masa sekarang... Di siang hari...
Felix pergi ke makam Keluarga Fex, dia pun duduk di depan makam ibunya.
"Ibu... Hari ini aku sudah berusia 18 tahun... Sedikit lagi aku akan tamat dari SMA" ucap Felix
Felix pun menyiram makam ibunya.
"Andai saja ibu tidak mempunyai penyakit itu... Pasti ibu masih berada di samping ku hingga sekarang" ucap Felix sambil menangis
Felix pun menangis di depan makam ibunya itu, dia masih tidak percaya kalau ibunya memiliki penyakit yang sangat susah untuk di sembuhkan.
"Kau tau ibu? Kakak sangat mirip seperti dirimu, wajahnya yang cantik membuatku teringat dengan mu... sekarang dia sedang meneruskan janji ku, dia sedang memegang perusahaan Keluarga Fex yang berada di Korea" ucap Felix sambil menangis
__ADS_1
Felix pun menghapus air matanya.
"Aku akan kembali... Setelah lulus SMA" ucap Felix
Felix pun pergi dari makam ibunya, namun saat ingin pergi tiba tiba arwah ibunya menyentuh kepala Felix dan membuat Felix terkejut.
"Apa?" ucap Felix yang terkejut
"Ibu menyayangi mu Felix" ucap Ibu Felix
Namun saat Felix melihat ke belakang, tidak ada siapa pun disana. Dia pun langsung masuk ke mobilnya dan pergi dari sana.
Disisi lain, Kakak Felix yang sedang di Korea sudah selesai meeting, karena jadwal yang padat, Kakak Felix pun tidak bisa kembali ke Jepang.
"Hadeh... Hari ini semakin berat saja" ucap Yuci (Kakak Felix)
Yuci pun melihat foto dirinya bersama dengan Felix saat masih berumur 16 tahun.
"Aku harap dia itu tidak nakal di sekolahnya... Aku dengar dengar dia memiliki banyak masalah di Sekolah" ucap Yuci
Yuci pun tiba tiba di telpon oleh Ayahnya.
"Kau sudah selesai meeting?" tanya Ayahnya
"Ya tentu, tapi ada apa Ayah menelponku?" tanya Yuci
"Paman mu akan menggantikan tugas mu di Korea untuk beberapa bulan ke depan, jadi kau boleh kembali ke Jepang" ucap Ayahnya
"Apa?" ucap Yuci yang terkejut
Ayah Yuci pun mematikan telponnya dan membuat Yuci terkejut karena dia di perbolehkan untuk kembali ke Jepang setelah 4 tahun lamanya.
Disisi lain, Yuyi sedang melihat iklan cincin Linyer Tera di tv rumahnya. Dia pun merasa puas dengan hasil iklannya.
"Ini benar benar di luar ekspektasiku"
ucap Yuyi
Yuyi pun mengambil tabletnya dan melihat data penjualan cincin Linyer Tera di seluruh Kota Oroziwa. Dia pun melihat penjualan cincin Linyer Tera menjadi sangat pesat dalam beberapa jam saja.
__ADS_1
"Sebentar saja sudah 100 ribu cincin yang terjual. Karena harganya yang murah, pasti mudah di beli oleh para remaja" ucap Yuyi
Yuyi pun mendapatkan email tentang permintaan untuk wawancara. Para stasiun televisi ingin menanyakan bagaimana Yuyi bisa menciptakan cincin Linyer Tera yang sangat hebat itu. Yuyi pun menerimanya dengan syarat kedatangannya tidak boleh di ketahui oleh siapa pun.
"Ini akan menjadi cara satu satunya" ucap Yuyi
Disisi lain, Gray sedang menjenguk ibunya yang sedang berada di rumah sakit.
"Ternyata kau Gray" ucap Ibunya
"Ya ini aku Ibu, Yuyi memberikan ini kepadaku untuk memberikannya kepada Ibu" ucap Gray
Gray pun mengeluarkan cincin Linyer Tera dan memasangkannya di jari Ibunya.
"Cincin apa ini?" tanya Ibunya
"Itu produk bikinan Yuyi, itu khusus di buat untuk Ibu oleh Yuyi" ucap Gray
Tiba tiba hologram pun muncul dari cincin tersebut dan keluar karakter Yuyi.
"Hai Ibu, aku harap Ibu memakainya dengan baik" ucap karakter Yuyi
"Ya baiklah" ucap Ibunya
Disisi lain, perusahaan Star telah memecat paksa beberapa karyawannya karena kehabisan uang, perusahaan Star pun sedikit lagi akan bangkrut karena para sponsor menarik kerja sama mereka karena kasus tersebut.
"Jika bukan karena Yuyi! Aku tidak akan bisa bangkrut begini!" ucap Ayah Ciwey
Tiba tiba seseorang memasuki ruangan Ayah Ciwey sambil membawa penjaga yang telah di pukulinya.
"Hah! Mau apa kau!" ucap Ayah Ciwey
"Tidak ada apa apa Tuan Star... Yang aku ingin adalah seluruh prototipe produk mu" ucap orang tersebut
"Apa?" ucap Ayah Ciwey yang terkejut
Orang tersebut pun melompat dan ingin memukuli Ayah Ciwey.
"Dosa mu di masa lalu tidak akan bisa di tebus" ucap orang tersebut
__ADS_1
Orang tersebut pun memukuli Ayah Ciwey