MASA LALU ATAU MASA DEPAN

MASA LALU ATAU MASA DEPAN
5 Tahun Lalu


__ADS_3

Flashback ke 5 tahun lalu....


Setelah Yuyi tamat dari SD, dia memutuskan untuk bersekolah di SMP Hiyerura, saat pertama kali Yuyi masuk ke SMP, dia masih belum bisa beradaptasi dengan lingkungan, Yuyi yang dulu hanya anak culun yang memakai kacamata dan rambut yang berponi.


Saat Yuyi pertama kali masuk ke SMP, dia pergi melihat papan kelasnya sebelum masuk ke dalam sekolah, dia pun mendapatkan kelas yang sama dengan Vijan saat SMP. Yuyi pun masuk ke dalam sekolah dan pergi ke kelasnya dan duduk di paling belakang, karena dia tidak suka keramaian.


"Hari ini... Hari pertama aku pergi ke sekolah menengah awal" ucap Yuyi


Yuyi pun melihat pohon sakura dari jendela kelasnya, namun tiba tiba Vijan memukul meja Yuyi dan membuat Yuyi terkejut.


"Eh? Apa?" ucap Yuyi yang kebingungan


"Kau... Siapa nama kau?" tanya Vijan


"Takeda... Yuyi..." ucap Yuyi yang ketakutan


"Ah! Salam kenal Yuyi! Aku Vijan! Mohon kerjasamanya" ucap Vijan


"Ah ya..." ucap Yuyi yang kebingungan


Yuyi terkejut dengan tingkah laku Vijan yang ceria saat SMP, wajahnya tidak pernah terlihat kesal sama sekali atau pun marah, namun hanya ada senyuman saja di wajahnya. Yuyi yang melihat Vijan pun merasa kalau Vijan adalah anak dari Keluarga terpandang juga.


"Jadi kau berasal dari Keluarga terpandang?" tanya Vijan


"Tidak..." ucap Yuyi yang berbohong


"Hahaha! Itu sudah pasti, kau pasti berbohong" ucap Vijan sambil tertawa


"(Dari mana dia tau)" ucap Yuyi yang terkejut


"Jadi... Apa kau berpura pura rabun? Kacamata mu itu kan kacamata anti radiasi" ucap Vijan


"Ya aku... Rabun sedikit" ucap Yuyi


Yuyi dan Vijan berteman dan sering bermain bersama saat SMP, saat Yuyi bingung untuk masuk ke club mana, Vijan pun menyarankan Yuyi untuk masuk ke club yang dia sukai.


"Pilih lah club yang kau sukai!" ucap Vijan

__ADS_1


Perkataan Vijan membuat Yuyi mulai berpikir untuk masuk ke club mana, Vijan sudah bergabung ke dalam Club renang, sedangkan Yuyi masih belum karena tingkah lakunya yang culun.


"Pilih lah... Club yang kau sukai..." ucap Yuyi sambil berjalan di lorong sekolah


Tiba tiba dia mendengar seperti busur panah dari suatu ruangan khusus di belakang sekolah, Yuyi pun masuk dan mengintipnya, dia melihat kehebatan Club panahan yang membuatnya tertarik untuk bergabung ke Club panahan.


"Baiklah, aku akan bergabung ke Club panahan" ucap Yuyi


Tiba tiba Senior di Club panahan melihat Yuyi yang sedang mengintip, kakak kelas Yuyi pun menawarkan kepada Yuyi untuk bergabung ke Club panahan karena mereka kekurangan anggota.


"Kau ingin masuk?" tanya kakak kelas kepada Yuyi


"Mau mau!" ucap Yuyi yang semangat


Yuyi pun bergabung ke dalam Club panahan, namun karena masih belum mengetahui cara panahan yang benar, Yuyi pun di latih hingga bisa, namun Kakak kelasnya terkejut dengan Yuyi yang berhasil mengenai target 50 meter padahal baru 3 hari berlatih.


"(Anak ini memiliki bakat yang hebat... Aku harap dia terus menjadi panahan profesional)" ucap Kakak kelas yang melihat keterampilan Yuyi


"Bagaimana? Apa aku sudah bisa ikut latihan bersama anggota yang lain?" tanya Yuyi


"Ya tentu, mulai besok kau akan berlatih bersama kami" ucap Kakak Kelas


"Jadi apa kau ingin menjadi Atlet panahan untuk mewakili Jepang Yuyi?" tanya Kizay


"Tentu! Impian ku ingin berdiri di panggung internasional" ucap Yuyi


"Hahaha! Bagus! Kau memang murid yang berbakat!" ucap Kizay


Baru dalam 1 bulan, Yuyi berhasil meraih juara 2 tingkat nasional yang membuat dirinya di kenal sebagai anak yang berbakat, Gray yang melihat kemampuan dari adiknya itu pun memberitahukan tentang kemenangan Yuyi kepada ibunya.


"Kau lihat Bu, Yuyi berhasil menjadi juara 2 tingkat nasional" ucap Gray


"Iya... Ibu sudah tau tentang itu" ucap Ibu Gray


"Kau tau Bu? Mungkin saja Yuyi bisa mewujudkan impian ibu untuk menjuarai tingkat nasional" ucap Gray


Ibu Yuyi dan Gray sebelum menikah merupakan mantan Atlet panahan Jepang, namun karena pandangan matanya sudah mulai rabun, dia pun terpaksa pensiun dari pada harus memakai kacamata saat bertanding.

__ADS_1


Ibu Yuyi dan Gray masih menyimpan panah yang hanya di buat pada tahun tertentu yaitu panah Eagle, Ibu Yuyi pun mewariskan panah Eagle kepada Yuyi sebagai hadiah karena telah memenangkan pertandingan. Yuyi pun menamai nama panahnya Light Eagle yang berarti Elang Cahaya.


"Kau tau Yuyi? Ada beberapa cara agar kau bisa menebus angin" ucap Kizay


"Menembus angin?" ucap Yuyi yang kebingungan


"Menembus angin, kau bisa melesatkan panah mu tanpa hambatan sedikit pun dan panas mu akan tepat di target mu yaitu lurus" ucap Kizay


"Hmmm? Aku tidak mengerti" ucap Yuyi


"Baiklah, aku akan memberikan contoh padamu" ucap Kizay


Kizay pun melesatkan sebuah busur dengan cepat, Yuyi yang melihat itu pun mengira kalau Kizay menggunakan mesin di panahnya, karena kecepatan busur Kizay sudah di luar rata rata.


"Bisa kau lihat?" tanya Kizay


"Ya... Tentu... Tapi bagaimana bisa?" ucap Yuyi yang kebingungan


"Baiklah aku akan mengajarkannya pada mu" ucap Kizay


Kizay mengajarkan teknik tersebut kepada Yuyi, setelah Yuyi mengetahui kesalahannya, dia pun menamai teknik itu dengan Busur Elang Cahaya, Yuyi mulai bisa mengenai target yang di incarnya tanpa meleset sedikit pun.


"Busur Elang Cahaya? Nama yang bagus" ucap Gray


"Benarkan!" ucap Yuyi


"Lalu apa kekuatan dari Busur Elang Cahaya mu itu?" tanya Gray


"Kekuatannya bisa menembus angin dan cepat seperti Cahaya" ucap Yuyi


Gray yang masih berumur 21 tahun pada saat itu pun melihat kemampuan Yuyi yang terus berkembang dan tidak pernah mencapai nilai maksimal, Yuyi akan terus berkembang dan berkembang karena kemampuan dari ibunya yang menurun padanya.


"(Kemampuan ibu menurun padanya... Itu benar benar tidak bisa di percaya)" ucap Gray yang kebingungan


Selama di kelas 1 SMP, Yuyi hanya bermain bersama Vijan dan para kakak kelasnya, namun 2 bulan kemudian, masa masa sulit Yuyi mulai menimpanya, Yuyi mendapatkan cedera di tangannya, dan Vijan pindah dari SMP Oroziwa, kakak kelasnya yaitu Kizay yang berhenti bersekolah dan keluar dari club panahan.


Setelah cedera Yuyi mulai sembuh, Dia masih belum bersemangat untuk berlatih memanah, bahkan para seniornya melihat kemampuan Yuyi menurun drastis dan kemalasannya dalam latihan pun semakin meningkat.

__ADS_1


Yuyi menjadi anak pendiam dan tidak mempunyai teman saat kelas 1 SMP, namun 1 tahun kemudian, Yuyi telah naik ke kelas 2 SMP, tahun itu merupakan tahun terbaik dan juga tahun yang buruk bagi dirinya.


Flashback 5 tahun lalu.... berakhir....


__ADS_2