
Yuyi dan Kizay sedang menunggu mereka di depan lift, namun karena lama, mereka pun pergi untuk berkeliling sebentar sambil melihat produk produk ciptaan perusahaan Light yang sedang di buat.
"Kami juga memiliki kacamata tembus dinding" ucap Yuyi
"Apa? Bagaimana kau membuatnya?" ucap Kizay yang kebingungan
Yuyi pun mengambil produk kacamata tembus dinding dan melemparkannya kepada Kizay untuk mencobanya.
"Ini?" ucap Kizay
"Yap, pakailah, kau akan melihat sistemnya" ucap Yuyi
Kizay pun mencoba untuk memakai kacamata tembus dinding, ketika di pakai, Kizay bisa melihat beberapa orang sedang berjalan di belahan dinding yang lain, bahkan dia melihat para wartawan yang masih menunggu di depan perusahaan Star.
"Woah! Ini gila! Jangkauannya berapa meter!" ucap Kizay yang terkejut
"Kau bisa melihat tembus pandang sejauh 500 meter" ucap Yuyi
Kizay pun melihat ke arah lift yang sedang turun, dia pun melihat mereka yang sedang memakai lift untuk turun ke basement.
"Sepertinya kita sudah kedatangan tamu" ucap Kizay
"Ya aku tau" ucap Yuyi
Kizay dan Yuyi pun pergi kembali ke depan lift dan menunggu mereka untuk sampai di basement, disisi lain. Ayah Gray menyuruh Gray untuk menemuinya di ruangannya.
"Ada apa Ayah?" tanya Gray
"Apa yang telah di lakukan oleh Yuyi?" tanya Ayah Gray
"Dia hanya membuat siaran tentang peraturan yang di rahasiakan oleh perusahaan Star" ucap Gray
"Hmm? Apa dia sudah yakin untuk berbuat hal seperti itu?" ucap Ayah Gray
"Kami sebagai anak dari Keluarga Light bisa memanfaatkan marga kami, jadi kami bisa melakukan apa pun jika itu mendukung orang orang yang benar" ucap Gray
Ayah Gray yang mendengar perkataan Gray pun sangat bangga kepada anak anaknya karena anak anaknya tumbuh menjadi anak yang bisa menggantikannya suatu saat nanti.
"Baiklah, lakukan apapun yang kalian inginkan, tapi jika itu adalah kesalahan, maka Ayah tidak segan segan untuk membuang kalian dari Keluarga Light" ucap Ayah Gray
"Oke baiklah" ucap Gray
Gray pun pamit kepada Ayahnya dan keluar dari ruangan Ayahnya. Dia pun mendukung penuh apa yang di lakukan oleh Yuyi selagi itu benar, Keluarga Light memang terpandang, jika di pakai untuk berbuat salah, maka Keluarga Light akan di jatuhkan hukuman.
"Yuyi... Berhati hatilah dalam mengambil keputusan" ucap Gray
Gray pun kembali ke ruangannya, dia pun melihat dari jendela dan melihat para wartawan yang masih menunggu di bawah, namun Gray menyuruh para penjaga untuk membubarkan mereka dengan alasan kalau para idol tidak ingin datang.
__ADS_1
"Bilang kepada mereka kalau para idol tidak jadi datang" ucap Gray
"Baik! Tuan Muda!" ucap para penjaga
Para penjaga pun membubarkan seluruh wartawan dan menyuruh mereka untuk pergi ke perusahaan Star saja dengan alasan para idol sedang berkumpul disana.
Satu persatu para wartawan mulai pergi, Gray yang melihat itu pun mulai lega karena para wartawan itu sangat berisik di bawah dan itu juga bisa membuat Keluarga Light berurusan dengan polisi.
"Fiuhhh.... Akhirnya mereka mulai pergi" ucap Gray
Gray pun turun dan pergi menaiki mobilnya ke suatu tempat. Disisi lain, Vijan pergi ke rumah Felix dan menekan bel gerbang.
"Siapa disana?" tanya Felix
"Ini aku Vijan" ucap Vijan
"Ah ternyata itu kau Vijan" ucap Seya
"Kalian berdua ada disini ternyata" ucap Vijan
Pintu gerbang pun terbuka, Vijan pun masuk ke dalam untuk menemui Felix dan Seya yang sedang bermain game. Disisi lain, mereka berlima pun sampai di basement perusahaan Light.
"Jadi kalian sudah sampai" ucap Kizay
"Aku pikir kalian tidak akan datang" ucap Yuyi
"Yuyi!" ucap mereka berlima
"Di ruangan basement milik perusahaan Light" ucap Yuyi
"Kizay!" ucap Mory
"Mory! Ternyata kau datang juga!" ucap Kizay yang senang
"Jadi apa maksudmu memanggil kami kesini?" tanya Ciwey
Yuyi pun memegang kepala Zera dan mengelusnya.
"Sesuai yang aku bilang tadi, aku akan membuat divisi Idol perusahaan Light" ucap Yuyi
"Yuyi..." ucap Zera yang kebingungan
"Jadi kau ingin kami bergabung dengan grup idol mu?" tanya Yura
"Ya tentu, tapi jika kalian menolak, aku tidak bisa memaksa" ucap Yuyi
Kizay pun membagikan dokumen kontrak kepada mereka berlima, mereka berlima pun membaca persetujuan yang di buat oleh Yuyi. Yuyi meminta bantuan kakaknya untuk membuat kontrak tersebut agar sampai di tangan Ayahnya.
__ADS_1
Karena mendapatkan persetujuan dari Ayahnya, Yuyi pun bisa membuat kontrak tersebut walaupun harus menjadi pemegang divisi tersebut.
"Jadi bagaimana?" tanya Yuyi
"Apa kalian menyetujui kontraknya?" tanya Kizay
Mereka berlima pun membaca kontrak tersebut hingga mengambil keputusan yang tepat, karena bayarannya yang sangat mahal dan hasil dari penjualan cincin Linyer Tera akan di bagikan 5% kepada mereka, maka mereka menerima kontrak tersebut dan menandatanganinya.
"Baiklah aku akan menerima kontrak ini" ucap Yura
"Aku juga" ucap yang lain
Mereka pun menandatangani kontrak tersebut, Yuyi pun menanyakan tentang nama grup idol baru mereka. Karena mereka bekerja di bawah perusahaan Light, maka nama grup mereka akan di ubah.
"Jadi apa nama grup baru kalian?" tanya Yuyi
"Five Light Color" ucap Mory
"Ide yang bagus" ucap Hira
"Ya aku setuju" ucap Yura
"Aku ikut saja..." ucap Zera
"Baiklah, sudah di putuskan kalau nama grup baru kita adalah Five Light Color! Yang berarti Lima Warna Terang!" ucap Ciwey
"Baiklah, kami akan menantikan perkembangan kalian di bawah perintah ku" ucap Yuyi
"Alright! Aku akan menyuruh teman ku untuk membuatkan kalian lagu baru" ucap Kizay
"Terimakasih banyak!" ucap mereka berlima
Disisi lain, Miryo mengunjungi pamannya di perusahaan Seytel, Miryo pun masuk ke dalam ruangan pamannya untuk membicarakan sesuatu.
"Jadi apa paman sudah mempunyai produk yang aku suruh bikin itu?" tanya Miryo
"Masih belum, karena produk yang kau minta sangatlah susah untuk di bikin" ucap Pamannya
"Apa? Tapi bagaimana juga? Jika aku tidak memiliki produk itu maka aku tidak bisa membangun kembali Perusahaan Tera" ucap Miryo
"Kau tau? Jika produk itu siap saat ini, kau pasti akan memasarkannya terus bukan?" ucap Pamannya
Paman Miryo pun memperlihatkan produk dari perusahaan Light yang sedang di bicarakan oleh seluruh media dan berita di tv.
"Jika kau memasarkannya sekarang, produk mu akan kalah telak" ucap Pamannya
"Benar juga... Yuyi itu benar benar sangat berbakat" ucap Miryo yang kecewa
__ADS_1
"Kau bisa menunggu saja, jika produk Yuyi gagal di pasaran, maka kau bisa merilis produk mu, tapi jika produk Yuyi berhasil, maka kau tidak bisa memasarkan produk mu dalam waktu dekat" ucap Pamannya
"Apa!" ucap Miryo yang terkejut