
Yuyi pun datang ke stasiun televisi.
"Halo Yuyi! Selamat malam!" ucap Gira (Pewawancara)
"Selamat malam" ucap Yuyi
Yuyi pun mendapatkan privasi. Yuyi meminta agar kita dia di wawancarai tidak ada satu pun orang yang menonton di tempat tersebut, melainkan harus di siarkan ke stasiun televisi saja.
"Aku dengar dengar kau masih berumur 18 tahun bukan?" tanya Gira
"Ya tentu, aku murid kelas 3 SMA Oroziwa" jawab Yuyi
"Itu sudah pasti. Jadi bagaimana kau bisa menciptakan produk yang sangat keren ini di umur yang masih tergolong sangat muda" ucap Gira
"Ya aku sudah Hoby melihat Kakakku membuat produk miliknya saat aku masih SD" ucap Yuyi
"Wow, jadi Gray juga berperan penting dalam kesuksesan mu?" tanya Gira
"Ya tentu, sebagai seorang Kakak. Dia mengajari ku cara membuat hologram yang sempurna saat aku masih SD, desain mesin yang pakai oleh produk yang baru saja aku rilis itu merupakan desain darinya" ucap Yuyi
Gray yang melihat siaran Wawancara Yuyi pun tersenyum.
"Kau itu benar benar membuat aku bangga Yuyi" ucap Gray sambil tersenyum
Gira pun melontarkan kembali pertanyaan kepada Yuyi.
"Jadi apa alasan mu menjadi pemegang grup idol terbaru mu yaitu Five Light Color, padahal umur mu masih sangat muda" ucap Gira
"Aku tidak mempunyai alasan, tapi aku mempunyai satu kenyataannya. Aku tidak bisa tinggal diam" ucap Yuyi
"Hmmm begitu ya... Jadi ini dia cincin Linyer Tera" ucap Gira
Gira pun memperlihatkan cincin Linyer Tera buatan Yuyi kepada seluruh Kota di Jepang.
"Ini dia produk terbaru dari Tuan Muda Light. Dari mana kau mendapatkan ide untuk membuat ini?" ucap Gira
"Kalau di tanyakan dari mana aku mendapatkan ide, aku mendapatkan ide cincin ini pada saat melihat para remaja yang kesusahan membawa hp mereka, jadi aku ingin menciptakan hal yang baru dan lebih ringan dari hp" ucap Yuyi
"Ide yang menarik, berapa lama kau membuat cincin ini hingga ke tahap maksimal?" tanya Gira
"Aku membuatnya saat aku masih duduk di bangku SD saat kelas 6, namun aku memberhentikannya saat aku duduk di bangku SMP kelas 2. Lalu aku melanjutkanya kembali saat aku pertama kali kembali dari Inggris" ucap Yuyi
"Begitu ya, apa yang membuatmu berhenti mengerjakan projek cincin ini?" tanya Gira
"Aku tidak tau... Tapi yang jelas pada saat itu aku kehilangan semangatku" ucap Yuyi
Rewa yang melihat jawaban Yuyi pun mulai kesal.
"Ayolah Yuyi, kenapa kau tidak bilang yang sejujurnya" ucap Rewa yang kesal
__ADS_1
Gira pun kembali melontarkan pertanyaan kepada Yuyi.
"Jadi apa tujuan mu bekerja sama dengan grup idol Five Color?" tanya Gira
"Aku tidak memiliki tujuan tertentu, aku hanya ingin bekerja sama dengan para idol untuk projek ku ini karena hal tersebut sangatlah seru" ucap Yuyi
"Oke baiklah, pertanyaan terakhir untuk malam ini. Kenapa kau memakai nama Keluarga Tera di nama produk mu?" tanya Gira
Pertanyaan Gira tersebut membuat seluruh penduduk penasaran dengan jawaban Yuyi. Yuyi yang mendengar pertanyaan dari Gira pun diam untuk sementara.
"Yuyi?" ucap Gira
"Ah ya... Baiklah" ucap Yuyi
"Apa kau sudah ingin menjawabnya?" tanya Gira
"Tentu... Saat aku masih SD, aku memakai nama Takeda Yuyi. Tentu saja banyak dari kalian bertanya kenapa aku tidak memakai nama Light, tentu jawabannya karena aku tidak ingin di istimewakan" ucap Yuyi
Mory yang mendengar perkataan dari Yuyi pun mulai merasa gemetaran karena dia sangat penasaran kenapa Yuyi memakai nama Tera di cincinnya.
"Saat aku yang masih culun dan pendiam saat SD, aku sering di bully. Mereka semua tidak takut dengan ku ya karena pada saat itu aku tidak memakai nama Light" ucap Yuyi
Gira yang mendengar perkataan Yuyi pun mulai merasa kalau dirinya salah memberikan pertanyaan yang membuat Yuyi tidak nyaman.
"Jika kau merasa cukup, kau boleh berhenti Yuyi" ucap Gira
"Tidak, ini akan ku lanjutkan, karena ini kesempatan terakhir ku" ucap Yuyi
"Namun saat aku sering di bully dan tindas, ada seorang Wanita yang masih ku ingat jelas wajah dan namanya. Wanita tersebut membantu ku dari para murid yang ingin menindas ku, dia memang jago karate, dan cantik" ucap Yuyi
Vijan, Kizay, Giver, Felix, Seya, Zera, Mory, Yura, Hira, Ciwey. Mereka semua membesarkan volume tv mereka karena suara Yuyi mulai pelan.
"Aku ingin sekali bertemu dengannya lagi" ucap Yuyi
"Siapa namanya? Mungkin itu akan membuat semua orang membantu mu mencarinya" ucap Gira
"Tera Mory..." ucap Yuyi
Seluruh penduduk terkejut dengan jawaban Yuyi. Gray dan Miryo sedang menonton pun mulai panik satu sama lain.
"Oi oi jangan bilang adikmu menyukai adik ku" ucap Miryo
"Entahlah... Tapi kita lihat saja dulu" ucap Gray
Mory yang mendengar perkataan Yuyi pun sangat terkejut, namun dia memastikan lebih dalam lagi kalau yang di lihat oleh Mory pada waktu itu adalah Yuyi.
"Tera Mory? Apa kau sedang membicarakan tentang anggota grup idol mu yaitu Mory?" tanya Gira yang terkejut
"Tidak aku tidak tau... , Sampai sini saja yang bisa aku jawab, aku pamit" ucap Yuyi
__ADS_1
Yuyi pun keluar dari sana dan meninggalkan Gira yang terdiam setelah melihat tingkah laku Yuyi.
Disisi lain, Vijan yang mendengar jawaban dari Yuyi pun mulai mengetahui kalau Yuyi menciptakan produk tersebut bukan karena keinginannya, melainkan ingin mencari seseorang.
"Yuyi... Siapa Tera Mory...." ucap Vijan yang kebingungan
Disisi lain, Mereka bertiga mulai penasaran dengan Mory yang tidak memiliki nama marga.
"Tidak mungkin kalau yang di cari oleh Yuyi adalah Mory" ucap Yura
"Iya itu benar... Mory tidak memiliki nama Tera" ucap Zera yang kecewa
"Aku sudah menelpon Mory, namun tidak ada jawaban" ucap Ciwey
Disisi lain, Mory menanyakan keberadaan Yuyi, namun Yuyi hanya memberikan titik lokasinya saja di taman di tengah Kota.
"Aku harus kesana" ucap Mory
Mory pun pergi dari rumahnya dan berlarian ke arah taman di tengah Kota karena daerah itu dekat dengan tempat tinggal Mory.
Yuyi yang sedang berdiri di depan air terjun pun melemparkan koin sambil mengatakan permohonannya.
"Jika dia memang masih ada, maka berikan lah kesempatan untuk aku menemuinya" ucap Yuyi
"Takeda Yuyi!" ucap Mory
"Huh?" ucap Yuyi yang terkejut
Yuyi pun melihat ke belakangnya dan melihat Mory yang sedang kelelahan karena berlarian.
"Mory? Kenapa kau mencariku?" tanya Yuyi
Mory pun melompat ke arah Yuyi dan menciumnya yang membuat Yuyi terkejut.
"A...ada.. apa... Dengan mu..." ucap Yuyi yang malu
"Sudah 8 tahun aku menunggu mu Yuyi... Kau memang anak yang culun..." ucap Mory sambil menangis
"Apa?" ucap Yuyi yang terkejut
Yuyi pun mengingat dengan perkataan Mory saat Mory membantunya dari para murid yang menindasnya.
"Hehe! Kau memang anak yang culun ya" ucap Mory sambil tersenyum 8 tahun lalu
Yuyi yang mengingat hal itu pun, memeluk Mory yang sedang menangis.
"Kenapa kau menyembunyikannya..." ucap Yuyi
Pada malam yang sangat indah itu... Dengan bulan yang bercahaya sangat terang... Yuyi menyatakan perasaannya kepada Mory.
__ADS_1
Janji 8 tahun lalu... Telah di tepati...