MASA LALU ATAU MASA DEPAN

MASA LALU ATAU MASA DEPAN
Merasa Bimbang


__ADS_3

Vijan dan Ciwey yang masih di sekolah pun tidak sengaja melihat Zera yang habis keluar dari kamar mandi, namun Vijan dan Ciwey merasa kalau hari ni sifat Zera sangat berbeda.


"Kau tau Nona? Hari ini sifat wanita itu seperti tidak pas dengan wajahnya" ucap Vijan


"Ya aku merasa begitu juga... Apa itu Zora?" ucap Ciwey


"Eh? Siapa Zora?" ucap Vijan yang kebingungan


"Ya kau masih baru disini ya... Baiklah nanti aku ceritakan padamu tentang keseluruhan sekolah ini" ucap Ciwey


Vijan pun menarik pipi Ciwey.


"Baiklah, mau makan siang bersama?" tanya Vijan


"Hik! Kyaaaa!" teriak Ciwey yang malu


"Eh? Kenapa kau berteriak?" tanya Vijan


"Kenapa kau menarik pipi ku!" ucap Ciwey yang malu


"Ah itu reflek, maafkan aku" ucap Vijan


Disisi lain, Gray dan Miryo sudah sampai di perusahaan Seytel, Gray pun meninggalkan Miryo di depan perusahaan Seytel, Karena dia sedang sibuk mengurus beberapa dokumen.


"Jika kau butuh apa apa, telpon lah aku" ucap Gray


"Oke baiklah, terimakasih atas tumpangannya" ucap Miryo


Gray pun pergi dari sana, Miryo pun sangat gugup untuk masuk ke dalam perusahaan pamannya itu karena dia sudah lama tidak bertemu dengan pamannya.


"Untung saja paman memiliki perusahaan, jadi tidak heran kenapa aku bisa mendapatkan nomornya dengan mudah" ucap Miryo


Disisi lain, Yuyi dan Mory sedang makan siang, karena Mory suka dengan sushi, Yuyi pun makan siang sushi bersama Mory walaupun dia tidak terlalu suka sushi.


"Jadi bagaimana syuting mu? Apa kau sudah menyelesaikannya?" tanya Yuyi


"Ya tentu saja, sebentar lagi filmnya akan di rilis" ucap Mory sambil memakan sushi


"Ini gambar untuk filmnya bukan?" tanya Yuyi


"Dari mana kau mendapatkannya?" tanya Mory yang terkejut


"Penulis Novelnya adalah teman ku, jadi aku bisa mendapatkan bocoran data darinya" ucap Yuyi


"Maksudmu Kizay? Kau berteman dengan penulis Novel terkenal itu?" tanya Mory


"Ya tentu saja, aku mempunyai teman teman yang hebat di sisi ku" ucap Yuyi

__ADS_1


"(Dia ini benar benar beda level)" ucap Mory yang ketakutan


"Hey hey, Sushinya mau jatuh tu" ucap Yuyi


Yuyi dan Mory pun berbicara sambil memakan sushi, namun Yuyi melihat Mory saat tertawa seperti wanita yang dia kenal dulu.


"(Dia sangat mirip dengan wanita waktu itu... Aku masih tidak yakin kalau Mory tidak memiliki nama belakang)" ucap Yuyi


Disisi lain, Kizay sudah selesai mendesain seluruh gambar yang butuhkan pada filmnya, namun Novelnya sudah tamat dan tidak ada ide lagi untuk membuat Novel baru.


"Bagaimana aku mendapatkan ide..." ucap Kizay


Tiba tiba seorang anak konglomerat di Jepang datang bertemu dengan Kizay dan menceritakan tentang kisahnya saat masih SMA dulu, Kizay yang mendengar cerita itu pun mulai mendapatkan ide dan menulis Novel barunya.


"Ceritanya saat SMA benar benar sangat keren, baiklah aku akan mengangkat ceritanya menjadi Novel, lagian aku sudah meminta kontaknya, jadi ku harap Novel kali ini bakalan laris di pasaran" ucap Kizay


Kizay pun membuat Novel barunya dari ide anak konglomerat yang bernama Zivay Zay, Kizay pun menamai judul Novel barunya ANATAGASUKI.


"Sekarang ini akan menjadi Novel yang akan ku persiapkan untuk filmnya" ucap Kizay


Disisi lain, Vijan dan Ciwey sedang makan siang di restoran terkenal di Kota Oroziwa.


"Aku dengar dengar film yang kau perankan akan segera rilis bukan?" tanya Ciwey


"Ya begitulah... Tapi kau tau dari mana?" tanya Vijan


"Oke baiklah" ucap Vijan


Ciwey pun memberitahukan kepada Vijan kalau perusahaan Star mulai kekurangan Idol, tapi walaupun begitu, perusahaan Star masih menetapkan 5 Idol wanitanya, sedangkan idol laki lakinya di tetapkan 3 orang saja termasuk Vijan.


"Peraturan ayah mu itu benar benar membuat ku pusing ya" ucap Vijan


"Aku tidak tau juga... Ayah ku mulai sedikit berbeda saat ibuku telah meninggal" ucap Vijan


Vijan pun mengelus kepala Ciwey.


"Mau sesuatu?" tanya Vijan


"Maksudmu?" ucap Ciwey yang kebingungan


Vijan pun mengeluarkan kotak kecil dan memberikannya kepada Ciwey, Vijan mengetahui kalau hari ini adalah hari ulang tahun Ciwey, Vijan pun memberikan hadiah yang di buat khusus oleh Yuyi.


"Kau bisa membukanya nanti, selamat ulang tahun ya" ucap Vijan sambil tersenyum


Ciwey yang melihat Vijan tersenyum sambil mengucapkan kepadanya selamat ulang tahun pun membuat Ciwey terharu.


"Hadiah ini aku meminta Yuyi untuk membuatnya secara khusus, jadi simpan lah dengan baik baik setelah kau melihat hadiahnya" ucap Vijan

__ADS_1


Beberapa hari yang lalu......


Vijan melihat Yuyi yang sedang menciptakan alat baru yaitu cincin Linyer Tera versi terbaiknya, namun Yuyi tidak membuatnya untuk sembarang orang karena sangat berbahaya.


"Jadi kau masih melakukan penelitian ini?" tanya Vijan


"Ya tentu saja, lagian ini hasil desain ku saat SD" ucap Yuyi


"Kau bisa membuatnya untuk ku? Tapi yang versi spesial" ucap Vijan


"Ya tentu, tapi akan kau pakai untuk apa?" tanya Yuyi


"Aku ingin merasakan bagaimana memakai produk spesial dari mu" ucap Vijan yang tersenyum


"(Anak ini mulai gawat)" ucap Yuyi


Yuyi pun membuat Linyer Tera spesial untuk Vijan, sudah beberapa hari Yuyi kurang beristirahat karena ingin menyelesaikan produknya itu, bahkan ibu Yuyi sampai memarahi Yuyi karena selalu jarang tidur dan mementingkan Linyer Tera ketimbang tubuhnya.


Sekarang Yuyi sudah berhasil menyelesaikannya dan dia hanya menunggu waktu untuk merilis ke pasaran produknya itu, namun tentu saja produknya pasti mendapatkan banyak pembicaraan karena memakai nama Tera.


"Untung saja aku sudah memberikan Linyer itu kepada Vijan kemarin" ucap Yuyi


"Kau ngomong apa?" tanya Mory


"Ah tidak ada apa apa" ucap Yuyi


Yuyi pun mulai bimbang karena dia tidak ingin menghapus nama Tera di produknya, namun jika dia tidak menghapus nama Tera, maka media pasti akan membicarakan tentang produknya yang memakai nama Tera.


"(Aku harus segera mencari Tera Mory agar dia saja yang mempromosikan Linyer Tera)" ucap Yuyi


"(Sayangnya yang di depan ku ini tidak memiliki nama Tera)" ucap Yuyi sambil menatap ke arah Mory


"Kenapa kau menatapku seperti itu?" tanya Mory


"Karena kau cantik" ucap Yuyi sambil tersenyum


"Bodoh...." ucap Mory yang malu


Disisi lain, seseorang sedang membicarakan tentang anak anak konglomerat di Jepang.


"Anak ini lumayan juga ya" ucap orang tersebut sambil melihat foto Yuyi


Orang tersebut pun melihat foto Zay, lalu merobeknya karena kesal.


"Aku akan menghancurkan kalian semua!" ucap orang tersebut


Seluruh anak anak konglomerat di Jepang sudah berada di listnya, dia pun mulai merencanakan sesuatu.

__ADS_1


__ADS_2