MASA LALU ATAU MASA DEPAN

MASA LALU ATAU MASA DEPAN
Pantai Wilayah Keluarga Star


__ADS_3

Felix sedang menghubungi Hira, Felix bermaksud untuk bergabung ke dalam tim Hira yaitu tim kuning, namun Hira masih memikirkannya.


"Aku bisa saja menyetujui mu untuk bergabung, tapi apa yang membuat mu ingin bergabung ke dalam tim ku?" ujar Hira sambil makan siang


"Ya aku tidak ada maksud lain, namun kau bisa mempercayai ku, aku akan membuat tim mu menang tahun ini" ucap Felix


"Oke baiklah... Aku akan menghubungimu lagi nanti" ucap Hira


Hira pun mematikan telponnya.


"Aku masih bingung... Jika aku menerimanya sekarang, tidak ada tempat lagi untuk Yuyi nantinya" ucap Hira yang sedang membimbang


Hira berharap kalau Yuyi memasuki tim kuning karena Yuyi sangat sempurna dalam bilang olahraga, namun dia merasa kalau Yuyi akan bergabung ke dalam tim Hijau yaitu tim Yura.


"Aku harap dia tidak bergabung ke dalam tim Yura" ucap Hira


Disisi lain, Yuyi dan Seya sedang menyimpan peralatan yang sudah mereka beli, mereka pun mengangkat peralatan tersebut ke dalam gudang sekolah.


"Kenapa gudang kita sangat jauh" ucap Yuyi


"Sudahlah ayo cepat, aku ingin makan pizza lebih awal" ujar Seya sambil kecapean


"Ya baiklah" ucap Yuyi


Mereka pun sampai di gudang, namun kunci gudang tidak bersama mereka dan membuat mereka berdua menjadi kesal.


"Sial, kenapa pintu gudang di kunci!" ucap Seya


"Sebaiknya kita meminta kunci kepada penjaga" ucap Yuyi


Namun Seya menyadari sesuatu kalau pintu gudang terkunci lewat dalam, mereka pun menyadari kalau ada seseorang di dalam.


"Kau lihat Yuyi? Pintu ini seperti terkunci dari dalam" ucap Seya


"Apa maksudmu?" tanya Yuyi yang kebingungan


"Saat aku berusah membuka pintu ini, seperti ada suara besi yang sedang menahannya" ucap Seya


"Coba aku tes" ucap Yuyi yang penasaran


Yuyi pun mencoba membuka pintunya dan benar saja, pintu tersebut seperti di tahan oleh sesuatu agar tidak terbuka.


"Sebaiknya kita masuk lewat atas itu" ucap Seya


"Jadi siapa yang akan naik?" tanya Yuyi


Seya pun melihat ke arah Yuyi dengan tatapan mengejek.


"Hey ayolah aku tidak ingin masuk kesana" ucap Yuyi

__ADS_1


"Sudah cepat, jika tidak kau akan ku laporkan kepada Yura" ucap Seya


Dengan paksaan dari Seya, Yuyi pun naik ke atas pundak Seya dan masuk ke dalam melalui celah, namun saat Yuyi sudah masuk dia tidak melihat siapa siapa di dalam.


"Tidak ada siapa siapa disini" ucap Yuyi


Yuyi pun memindahkan besi yang menghalangi pintu dan membukakan pintu untuk Seya, namun saat mereka menghidupkan lampu, mereka terkejut karena melihat Kucing yang ada di atas kotak.


"Wah! Sangat imut! Kau ini dari mana!" ucap Seya


"Ternyata hanya kucing, aku kira ada murid yang sedang melakukan hal yang aneh aneh di dalam sini" ucap Yuyi


"Hey hey bagaimana kalau kita memeliharanya" ucap Seya


"Hah? Aku alergi bulu Kucing!" ucap Yuyi


Pada akhirnya Seya membawa pulang Kucing tersebut ke rumahnya karena Seya merasa kesepian jika tidak ada teman.


"Kenapa kau malah membawa pulang Kucing itu?" tanya Yuyi


"Karena dia sangat imut" ujar Seya sambil membawa Kucing itu dalam tasnya


"(Dia ini bisa jadi seperti anak anak juga ya)" ucap Yuyi


Mereka pun memutuskan untuk pulang ke rumah mereka masing masing, Yuyi pun melihat handphonenya, dan dia pun melihat beberapa telpon yang tidak terjawab dari Giver.


"Hmm? Sepertinya ada kabar buruk" ucap Yuyi


"Terserah kau ingin bilang apa kepada ku Giver..." ucap Yuyi


Yuyi pun pergi ke rumah Mory untuk mengecek keadaan Mory, namun saat dia masuk ke wilayah lama Keluarga Tera, dia malah berpapasan dengan Vijan.


"Sialan, kenapa ada dia disini" ucap Yuyi


Yuyi pun tidak berhenti di rumah Mory dan berjalan lurus, Vijan yang melihat mobil milik Yuyi pun langsung mengejarnya.


"Sedang apa dia di kawasan ini? Aku akan bertanya kepadanya" ucap Vijan


Vijan pun mempercepat kelajuan mobilnya dan mengejar mobil Yuyi, namun Yuyi sadar kalau dia sedang di kejar oleh Vijan, Yuyi pun membawa Vijan ke pantai terkenal milik Keluarga Star.


"Ini saatnya bermain kawan" ucap Yuyi sambil tersenyum


Yuyi pun mempercepat kelajuan mobilnya juga agar Vijan tidak bisa mengejarnya agar sampai ke titik lokasi yang dia inginkan.


"Sial, kenapa dia semakin cepat" ucap Vijan


Vijan pun mengejar mobil Yuyi hingga mereka pun berhenti di pantai Wilayah Keluarga Star, Vijan pun keheranan kenapa Yuyi berhenti di pantai, dia pun keluar dari mobil.


"Apa maksudmu membawa ku kesini?" tanya Vijan

__ADS_1


"Kenapa kau mengikuti ku?" tanya Yuyi


"Aa... Itu lupakan, kau sebenarnya ingin kemana hah?" ucap Vijan


"Aku hanya ingin healing sebentar, lagian aku baru kembali dari Kota Yaixi" ucap Yuyi


"Kota Yaixi? Untuk apa kau kesana? Apa kau bertemu dengan Putri Yaixi?" tanya Vijan


"Tidak, aku hanya pergi untuk mencari peralatan sekolah" ucap Yuyi


"Kenapa harus ke Kota Masa Depan?" tanya Vijan


"Kau berisik, ayo tanding berselancar dengan ku" ucap Yuyi


Yuyi pun keluar dari mobilnya dan mengambil papan selancar di dalam mobilnya.


"Hey kau curang, aku tidak punya papan selancar" ucap Vijan


"Aku membawa 2, ini satu untuk mu" ucap Yuyi


"Oke ini baru adil" ucap Vijan


Mereka berdua pun mengganti baju mereka dan bersiap untuk berselancar di ombak yang besar.


"Kau yakin akan melawan ombak itu?" tanya Vijan


"Sebaiknya kita pulang saja yuk" ucap Yuyi yang ketakutan


"Hah! Bukannya tadi yang ajak bertanding itu kau!" ucap Vijan


"Oke baiklah ayo kita maju!" ucap Yuyi


Yuyi pun maju duluan ke arah ombak sedangkan Vijan masih melamun karena ketakutan juga.


"Jika hari ini aku mati, maka aku ingin mencium wanita cantik" ucap Vijan


Vijan pun ikut maju ke arah ombak, dan mereka pun berhasil berselancar di ombak besar itu.


"Sudah ku bilang bukan! Kita pasti berhasil" ucap Yuyi


"Berisik! Cepat keluar dari ombak ini sebelum kita tenggelam" ucap Vijan


Mereka berdua pun bertanding untuk siapa yang duluan keluar dari dalam ombak maka dia lah yang menang, namun Vijan berhasil melewati Yuyi dan keluar dari ombak.


"Yeah aku menang kali ini!" ucap Vijan


"Keberuntungan, ayo cepat kembali sebelum kita menjadi ikan" ucap Yuyi


Mereka berdua pun kembali ke tepi pantai, dan mereka berdua terbaring di atas pasir pantai karena sangat gemetaran, namun tiba tiba Ciwey mengangetkan mereka berdua.

__ADS_1


"Kalian sedang apa?" tanya Ciwey


"Waaa!!" teriak Yuyi dan Vijan


__ADS_2