MASA LALU ATAU MASA DEPAN

MASA LALU ATAU MASA DEPAN
Masa Lalu Mory


__ADS_3

Masa lalu Keluarga Tera...


Mory lahir 18 tahun lalu di Keluarga kaya raya yang sangat berpengaruh di Jepang yaitu Keluarga Tera, Mory terlahir sebagai anak ke 2 dari 2 bersaudara, saat kecil, Mory sangat di sayang oleh ibunya, bahkan ibunya Mory memberikan panah yang sangat bagus untuk Mory saat dia masih kelas 4 SD.


Mory memang sering di ajak ke perkumpulan Keluarga konglomerat di Jepang, namun dia sama sekali tidak gembira karena dia tidak ingin di paksa untuk menjadi bos di perusahaan Keluarga Tera, Mory memiliki seorang kakak yang sangat hebat, berbeda dari dirinya, kakaknya Mory sangat di sayang oleh ayahnya karena memiliki bakat dalam hal bisnis dan menciptakan produk modern.


Namun suatu hari... Semua itu berubah, Ayah dan Ibu Mory memutuskan untuk cerai, Ayah Mory membawa kakaknya, sedangkan Mory tetap tinggal dengan ibunya, namun karena penyakit yang ibunya alami, ibu Mory pun meninggal saat Mory kelas 1 SMP, ibu Mory pun menitipkan Mory kepada pamannya.


"Jagalah Mory.... Jika ajal ku telah datang..." ucap Ibu Mory


"Tidak kakak! Kakak tidak akan mati!" ucap Paman Mory


Namun paman Mory pun menerima kenyataan kalau kakaknya yang sangat dia banggakan itu pergi, paman Mory pun memutuskan untuk merawat Mory hingga sekarang, karena itu adalah keinginan terakhir dari ibu Mory sebelum meninggal.


Mory yang melihat ibunya telah tiada pun menyalahkan seluruhnya kepada ayahnya, karena ayahnya telah meninggal ibu yang sakit parah, dan Mory pun membuang nama Teranya dan membubarkan perusahaan Keluarga Tera.


Mulai saat itu, Mory selalu menunggu ayahnya untuk kembali, namun hari demi hari berlalu, Ayah Mory tidak memiliki waktu untuk melihat Mory, Mory pun mendengar kabar kalau Ayahnya telah menikah dengan Wanita lain....


"Sampai hari ini... Aku tidak akan pernah memaafkan mu ayah!" ucap Mory yang kesal


Mory pun mengambil semua foto dirinya bersama ayahnya itu dan membakarnya, namun Mory merindukan kakak yang sangat dia banggakan.


"Kakak... Kapan kau akan datang..." ucap Mory sambil menangis


Mory sangat merindukan kakaknya, dulu saat dia berlatih memanah, kakaknya mengajarinya dengan sepenuh hati karena melihat bakat yang ada di dalam tubuh Mory, sambil tersenyum, Kakaknya selalu menyayangi Mory apapun keadaannya.


"Panah Tera Eagle... Aku ingin sekali memakainya kembali di depan mu kakak..." ujar Mory sambil melihat panah pemberian ibunya


Kakak Mory dahulu merupakan mantan Atlet memanah dan berhasil membuat Jepang menjuarai tingkat internasional, namun karena cedera di tangannya, di pun memutuskan untuk berhenti menjadi atlet dan terjun ke dunia Bisnis seperti ayahnya.


Disisi lain, Kakaknya Mory sedang di bandara untuk pergi ke Kota Oroziwa, dia ingin menemui adik kesayangannya itu karena sudah lama dia tidak pergi ke Kota Oroziwa karena ayahnya sangat melarangnya, dan kini ayahnya sudah meninggal, dia pun bebas untuk pergi kemana saja.


"Sudah saatnya kita bertemu Mory..." ucap Miryo(kakaknya Mory) sambil duduk di kursi bandara


Miryo sekarang sudah berumur 25 tahun, dia masih belum ingin menikah karena tidak ingin seperti ayah dan ibunya yang cerai setelah memiliki dua anak.


"Saatnya untuk penerbangan ke Kota Oroziwa"


"Ah seperti sudah saatnya untuk berangkat" ucap Miryo


Miryo pun mengambil kopernya dan pergi ke pesawat yang bertujuan ke Kota Oroziwa.


Disisi lain, Yuyi sudah berhasil memecahkan waktu renang gaya bebas milik Gray, Yuyi pun merasa sangat lega walaupun dia baru bisa memecahkan waktunya setelah 2 jam berenang.


"Yeah! Akhirnya aku bisa memecahkannya!" ucap Yuyi

__ADS_1


"Alah cuman beda 1 detik aja pun" ucap Gray


"Hihi, karena aku ini lebih cepat sedikit dari mu" ucap Yuyi


Yuyi pun mengambil mie ramen dari tangan kakaknya itu.


"Hey itu ramen ku dasar bodoh" ucap Gray


"Bikin lain sana" ucap Yuyi


Disisi lain, Felix sedang berlatih berenang dengan sangat keras, karena dia sudah berjanji akan membawa tim Kuning menjadi pemenang perlombaan ini.


"Sial! Kenapa stamina ku bisa hilang di pertengahan!" ucap Felix


Hira pun melemparkan handuk kepada Felix.


"Kau terlalu menguras banyak energi di 100 meter awal" ucap Hira


"Tidak... Aku memang tidak banyak energi" ucap Felix


"Apa kau ingin mencoba ini?" ucap Hira


"Apa itu? Apa itu sebuah obat?" ucap Felix yang kebingungan


"Ini adalah doping, pakailah ini untuk memperkuat dirimu" ucap Hira


"Menangkan pertandingan awal itu" ucap Hira


Hira pun memberikan doping tersebut kepada Felix, namun saat Hira sudah pergi, Felix pun membuang doping tersebut karena dia tidak ingin menang dengan cara curang, dia ingin mengalahkan Yuyi dengan murni tanpa bantuan apapun.


"Aku mulai benci dengan wanita itu" ucap Felix yang kesal


Disisi lain, Giver dan Zera sedang berkencan karena mereka sudah resmi pacaran.


"Apa kau tidak ingin berlatih?" tanya Zera


"Tidak... Aku pasti bisa mengalahkan dia" ucap Giver


"Kau yakin?" tanya Zera


"Tentu saja, dia sudah lama tidak berenang gaya bebas, performanya pasti akan menurun" ucap Giver


"Hihi, kau benar juga" ucap Zera sambil tertawa


Giver tidak ingin berlatih karena mengira kalau Yuyi tidak akan bisa mengembalikan performanya, namun dugaan Giver salah, Yuyi sedang berlatih dengan keras dan di bantu oleh Gray sang mantan Atlet Jepang.

__ADS_1


"Aku akan mengalahkan anak itu besok" ucap Yuyi


"Maksudmu?" tanya Gray


"Tidak, tidak ada apa apa" ucap Yuyi


"Hmmm?" ucap Gray yang curiga


"Omong omong kau masuk ke dalam tim mana?" tanya Gray


"Tim Biru" ucap Yuyi


"Tim Biru? Sepertinya tim ku dulu, tapi aku tidak bersekolah di SMA Oroziwa waktu itu" ucap Gray


"Waktu itu kan kau bodoh, jadi kau tidak di terima di SMA Oroziwa" ucap Yuyi


"Diam kau!" ucap Gray sambil memukuli kepala Yuyi


"Aduh... Itu sangat menyakitkan..." ucap Yuyi yang kesakitan


Keesokan harinya, seluruh tim telah berkumpul di kolam renang, namun kali ini perlombaan renangnya di ubah menjadi renang estafet, Yuyi pun memutuskan untuk memakai gaya bebas, sedangkan anggota yang lain memakai gaya kupu kupu, punggung, dan dada.


"Kenapa peraturannya di ubah" ucap Mory


"Ya ini lebih baik dari pada sendirian" ucap Yuyi


Seya pun menemui Yuyi bersama dengan anggota tim Hijau.


"Semangatlah Yuyi!" ucap Seya


"Ya.. kau juga Seya.." ucap Yuyi


"Kau yakin bisa mengalahkan tim Pink dan tim Kuning?" tanya Seya


"Ya tentu.... Tapi mengalahkan tim Ungu sangatlah sulit" ucap Yuyi


"Maksudmu tim Ciwey?" tanya Seya


"Apa kalian sedang membicarakan ku?" tanya Ciwey


"Waa!!!" teriak Yuyi dan Seya yang terkejut


Tiba tiba Kepala Sekolah menyuruh seluruh peserta untuk bersiap siap.


"Semoga beruntung Yuyi" ucap Seya

__ADS_1


"Ya kau juga" ucap Yuyi


Seluruh anggota yang ikut dalam pertandingan pun turun ke bawah untuk bersiap siap.


__ADS_2