
Lagi gaada kerjaan jadi up bonus part aja!
~
Hari berlalu begitu cepat, berbagai macam cara Abbe lalukan untuk menarik perhatian Juanda, bukan perhatian yang didapat tetapi hinaan karna Juanda sangat merasa jijik akan sikap Abbe kepadanya.
Pesta ulang tahun Aulia akan diadakan malam ini disebuah gedung yang telah Aulia sewa sebelumnya. Ayara sudah berada tepat didalam kamar rias karna dirinya akan ikutan merias diri sesuai permintaan Aulia.
Bintang utama malam ini adalah Aulia tapi keempat teman Aulia tentu memiliki peran penting masing masing, yang pasti malam ini akan dihabiskan dengan gelak tawa bahagia.
"Guys gimana penampilan gue?" tanya Iren.
"B aja!" balas Aulia cuek.
"Aul satu hari aja gitu gausah bikin gue kesel bisa gasih?!" tanya Iren penuh penekanan.
"Engga" jawab Aulia polos.
"SABAR!" Ucap Iren mengelus dadanya.
"Udahlah hari ini hari bahagia Aulia. Kenapa pada berantem?" lerai Jihan.
"Dia yang mulai" Iren mencoba membela diri.
"Tente Iren selalu benar" ejek Aulia.
"Tente pala lu!" kesal Iren.
"HAHAHAHA" tawa Tirta pecah.
__ADS_1
Sementara Ayara hanya diam dengan ponsel yang berada ditanganya, jemari lentik Ayara terlihat menulis sesuatu, entah kepada siapa gadia iru bertukar kabar.
"Yang pacaran mah beda" sindir Tirta.
"Makanya sana cari pacar bias engga jomblo ngenes" balas Ayara sinis.
Sontak semua menertawakan Tirta yang kini memasang wajah kesal miliknya, gadis itu sungguh tidak mengira jika Ayara membalas ucapanya, biasanya Ayara begitu acuh kepada sekitarnya. Hubunganya dengan Juan benar benar membawa perubahan besar.
Perubahan yang dibawa juga baik, sekarang Ayara lebih terbuka dengan mereka. Tentu saja mereka merasa bahagia karna Aya telah menganggap mereka benar benar teman.
Kebanyakan nona muda akan bersikap angkuh dan begitu arrogan, tapi berbeda dengan Ayara. Gadis itu bahkan lebih tertarik menyembunyikan identitasnya. Aya adalah teman terbaik menurut Tirta, Aulia, dan Jihan.
Iren yang merupakan sahabat baik Aya turut senang atas perubahan Ayara, gadis itu ingin sangat berterimakasih kepada Juan yang telah mempu mencairkan es dihati Ayara. Iren sendiri tidak akan membiatkan ada orang yang ingin menghancurkan hubungan Ayara.
Lebih dari 3 tahun Iren bersama Ayara, tentu Iren mengrtahui bagaimana kondisi Ayara dan apa saja yang gadis itu alamai walau tidak terlalu banyak. Roni, mengetahui berita Roni selingkuh dari Ayara, Iren bahkan hampir saja membunuh pria tidak tahu diri itu.
Ilmu bela diri Iren sangat tinggi, kakek Iren adalah seorang jendral. Tentu cucu seorang jendral menguasai ilmu bela diri, Iren sendiri juga ahli dalam tembak menembak.
"Juan sayang" sapa Abbe manja.
"Sudah berkali kali gue katakan jangan panggil gue sayang!" bentak Juanda kesal.
"Udah biarin aja. Namanya juga ulet bulu" sindir Ayara.
"Kenapa ulat bulu?" tanya Juanda.
"Gatel!" ejek Ayara.
Wajah Abbe sudah merah padam menahan kekesalan yang memuncak. Abbe tidak ingin kelepasan menyakiti Ayara yang berakhir dia dihukum oleh Elang dan mendapat masalah dengan Abraham Richart.
__ADS_1
Tika berjalan mendekati Abbe, Tika adalah gadis lain yang tidak tahu malu. Mendekati Juanda dengan cara menjijikan yang malaj membuat Juanda jijik. Sikap Abbe dan Tika sangat tidak menunjukan jati diri mereka yang merupakan putri berpendidikan.
Alunan musik pesta sangat ramai, Ayara dan Juand sedikit merasa risih dengan acara yang seperti ini. Keduanya sangat tidak menyukai acara seperti ini tapi demi tidak ingin Aulia merasa tersinggung, mereka rela hadir dalam pesta seperti ini.
"Abbe!" panggil Elang.
Wanita itu berjalan mendekati kakaknya, pakaian Abbe sangat terbuka melihatkan lekuk leluk tebuhnya yang indah, mahkota Abbe telah hilanh diambil lelaki hidung belang yang membuat Abbe berusaha keras untuk menjebak pria kaya seperti Juanda.
"Kenapa kak?" tanya Abbe.
"Cambur obar ini didalam minuman Juanda. Lalu kamu ajak dia pergi kehotel dan kamu pasti mengerti selanjutnya" ucap Elang.
"Hahah kakak yang terbaik!" puji Abbe.
Segera Abbe berjalan mendekati minuman milik Juanda, mencampurnya secara diam diam. Namun sayang, dirinya dilihat oleh Lily salah satu teman kelas Ayara.
Abbe pergi dan menunggu saat saat Juanda meminum anggur yang sudah dicampur obat perangsang. Detik Juanda ingin meminum segera Lily dengan sengaja menyenggolnya hinggal gelas itu jatuh berserakan dilantai.
"Eh maaf gue engga sengaja" katanya.
"Tidak masalah" jawab Juanda dingin.
"Lily, menjauhlah sedikit nanti lo terkenal pecahan kaca" tutur Ayara.
"Terimakasih Ayara" ucap Lily tulus.
Pelayan yang mengurus acara pesta segara membersihkan percahan kaca gelas milik Juanda sebelumnya. Abbe dan Elang merasa kesal karna rencana mereka digagalkan.
Tapi ini masih permulaan, otak mereka masih menampung banyak sekali ide ide licik yang mampu menjauhkan Ayara dan Juanda.
__ADS_1
Enjoy guys!