Masa Remaja Ayara

Masa Remaja Ayara
Bio


__ADS_3

Hallo guys! terus dukung author ya dengan memberi like dan vote dan jangan lupa shere! Terimakasih :)


~


Kini keluarga Richart sedang berada dibandara untuk melakukan penerbangan menuju Inggris tepatnya kota London. Hari ini adalah hari ulang tahun Bio, kakak Ayara.


Mereka ingin merayakan hari ini bersama tidak seperti tahun lalu yang hanya bisa merayakan melalui vidio call. Perjalanan ini akan memakan waktu yang lama karna jarak kedua negara yang memang jauh.


"Aya?" panggil seseorang.


Gadis itu menolah dan matanya menangkap seorang pria dengan pakaian formal diikuti dua orang dibelakangnya. Orang itu adalah Elang Sadewa, sebenarnya Aya sudah tidak kaget melihat Elang bersama sekertaris dan juga asisten pribadinya karna Elang sudah resmi menjadi CEO perusahaan Sadewa Corp.


"Kak Elang" ucapnya datar.


Suasana hati gadis itu sedang baik hingga dia tidak menghindari Elang, biasanya Aya sangat membatasi kontak mata antara mereka karna Aya tidak suka Elang semakin menempeli dirinya.


"Kamu mau kemana?" tanya Elang lembut.


"Inggris" jawab Ayara singkat.


Kedua mata Elang melirik koper besar yang ada ditangan gadis itu, sudut bibirnya terangkat menampilkan sebuah senyuman manis dan menawan. Elang sendiri sudah mengenal kedua orangtua Aya karna Arka sering mengajak Elang kerumah Abraham.


"Pagi tuan Richart, nyonya Richart" sapa Elang.

__ADS_1


"Jangan terlalu formal nak, kamukan teman Ayara disekolah" balas Keyyle ramah.


Wanita itu menyukai kepribadiaan Elang yang menurutnya sopan tidak seperti Arka yang terlalu bar-bar dan keras kepada. Abraham memandang dingin Elang karna pria itu tidak suka akan kehadiranya.


Sudah menjadi rahasia umum jika Abraham Richart dan Wahyu Sadewa adalah musuh dalam dunia bisnis, Abraham tidak akan suka jika anak musuhnya menjadi menantunya.


'Andai papi berteman baik dengan papanya Aya pasti gue tidak akan sulit meluluhkan hatinya' batin Elang kesal.


Sebuah pengumuman terdengar, menyatakan jika pesawat yang Aya tumpani akan segera lepas landas. Keyyle pamit kepada Elanng, sedangkan Aya dan Abraham hanya tersenyum tipis karna keduanya memang tidak menyukai Elang.


"Ayo ma" panggil Ayara.


Saat sudah tiba di Inggris mereka akan pergi menginap di hotel karna keberangkatan ini sama sekali tidak Bio ketahui dan ini adalah suprise di ulang tahun Bio yang ke-24 tahun.


Ayara sendiri sudah tidak sabar untuk tiba karna rasa rindunya sudah besar, itu wajar karna Aya sangat dekat dengan Bio sebagai kakak dan pahlawan setelah ayahnya.


Waktu terus berputar hingga kini mereka sudah tiba di sebuah hotel ternama yang mereka pesan untuk menginap satu malam, tentu saja ketiganya tidak akan berlama-lama karna kesibukan masing-masing yang tidak bisa ditinggalkan terlalu lama.


Besok harinya, Aya sudah tiba tepat didepan apartemen kakak tersayangnya. Sebuah cake red valvet berada ditanganya dengan lilin yang menunjukan angka 2 dan 4, terlihat sangat indah dan menggiurkan untuk dinikmati.


Ceklek...


"SUPRISE!!"

__ADS_1


Demi apapun Bio sangat kaget melihat wajah yang sudah dia rindukan, dia baru saja akan pergi menuju pusat perbenjaan untuk membeli stok bulanan yang sudah habis. Hatinya sama sekali tidak berharap akan kehadiran mereka karna Bio paham kesibukan keluarganya.


Ini adalah hadiah terindah baginya melebihi apapun, merayakan hari kelahiranya bersama tiga orang berharga dihidupnya, adik kecilnya sudah besar sekarang juga semakin cantik, tidak heran Arka selalu menghubungi dirinya dan merengek karna selalu diganggu oleh fans adiknya disekolah.


"Happy birthday kakak!" seru Ayara.


"Kalian" ucap Bio bahagia.


Mereka berpelukan layaknya teletubis yang sudah sangat lama tidak berjumpa, terlihat seperti keluarga yang sangat harmonis juga membuat banyak orang merasa iri.


Bio mengajak mereka masuk kedalam apart yang berukuran sederhana namun nyaman dan penjagaanya juga ketat hingga tidak perlu takut jika ada orang yang menyusup saat apartemen ditinggalkan pemiliknya.


"Makasih ma, pa, Ay" ucap Bio lirih.


"Sama-sama sayang, tapi ini semua rencana adik kamu loh!" goda Keyyle kepada Ayara.


"Adik kecil kakak, kemari!" panggil Bio senang.


Ketiganya berbincang sangat lama hingga Bio melupakan niatnya untuk berbelaja karna dia ingin menghabiskan waktu bersama keluarga karna masa kuliahnya masih cukup lama dan kesempatan bersama sangat tipis.


Author ucapan banyak terimakasih bagi kalian yang sudah menyempatkan waktu untuk membaca karya pertama aku.


~Enjoy guys!

__ADS_1


__ADS_2