
Setelah pulang kerumah Aya hanya diam membuat orangtuanya bingung, gadis itu terjebak dalam pikiran yang menurutnya sangat menyebalkan. Jantungnya berpacu dua kali lebih cepat saat Juan mengajaknya berbicara tadi sore ditaman sekolah.
Pikiranya menjadi kacau dengan banyak pertanyaan gila dipikiranya, apa yang terjadi padanya? mengapa wajah Juanda tidak lepas dari pikiranya? aneh jika dia jatuh cinta dipandangan pertama kepada Juanda Erlangga. Tidak mungkin, dia tidak akan mau mengakui hal ini.
"Sayang, ada Iren diluar" panggil Keyyle.
"Iya ma" jawab Ayara.
Ayara keluar dari kamar dengan dress putih selutut dan sneakers putih, dia sangat elegan dan cantik tidak heran jika banyak pria yang tergila gila kepadanya.
"Wah lo cantik banget Ay! tapi masih cantik gue sih" ucap Iren percaya diri sekali.
"Iya lo cantik" balas Aya malas berdebat.
Mereka bedua berpamitan kepada Abraham dan Keyyle sebelum pergi, Ayara tidak akan membawa mobil jika tidak terdesak jadi dia menumpangi mobil Iren. Mobil sport BMW keluaran terbaru milik Iren Nafisya membelah jalanan padat ibukota menuju caffe milik Ayara yang dia bangun dengan uang hasil keringatnya sendiri.
"Kapan coba Jakarta enggak macet, gue bakal salto didepan umum!" kesal Iren.
__ADS_1
Ocehan Iren itu tidak ditanggapi oleh Ayara yang hanya acuh dan fokus dengan ponsel yang berada ditanganya. Ayara memeriksa akun instagramnya karna gadis itu mendapat pesan dari Juanda.
Ayara membangun caffe tersebut untuk mengurangi beban orangtuanya, walaupun Abraham dan Keyyle sangat mampu untuk membiayai semua kebutuhan Ayara dan juga kakaknya, Bio Dinata Richart.
Gadis cantik itu bernama panjang Ayara Valerie Richart, tapi dia menyembunyikan nama belakangnya karna tidak suka jika ada yang memanfaatkan latar belakangnya sebagai putri bungsu Abraham Richart sang Presdir perusahaan Properti cukup ternama dinegara ini dan beberapa negara tetangga.
Disekolah juga hanya tiga orang yang tau identitasnya yaitu Iren, Elang, dan Arka. Tapi untung saja ketiganya dapat menjaga privasi Ayara dengan diam jika ada yang bertanya siapa Ayara dan siapa keluarganya. Itu karna Aya tidak mau membungkam mulut lawanya dengan latar belakang tapi dia mau dengan usahanya sendiri, karna dia adalah tipe orang yang tidak suka bergantung kepada orang lain walaupun orangtuanya sendiri.
Ketika kedua gadis cantik itu sibuk begulat dengan laptop dan buku mereka, seorang pria datang mengampiri dengan wajah angkuh dan senyuman mengejek.
"Roni" ucap Aya dan Iren pelan.
Kenangan masa lalu tiba-tiba datang dan menyerang kepalanya. Aya benci dimana dia terlihat lemah dihadapan musuh-musuhnya apalagi Roni Wiranto, pria yang dengan berani membuatnya menangis padahal papa dan Bio tidak pernah melukai hatinya dan tidak pernah membiarkan airmatanya menetas.
Wajah Iren memerah karna gadis itu sedang berusaha untuk tidak mencaci maki dan menghajar wajah tampan Roni karna Iren tau betul Ayara tidak suka diperhatikan apalagi caffe saat ini sedang sangat ramai. Roni adalah nama mantan pacar dan juga cinta pertama Ayara Velerie Richart.
"Wow lo makin cantik aja Ay, gue dengar lo masih sendiri ya? apa lo belum bisa move'on dari gue?" ejek Roni kepada Ayara.
__ADS_1
Jujur saja hati Ayara terluka mendengarnya walaupun dia sudah tidak mencintai Roni lagi tapi kenangan indah mereka tidak mudah untuk Ayara lupakan, apalagi hubunganya dan Roni putus setelah 3 tahun bersama.
"Padahal lo cantik bahkan banget! tapi sayang lo miskin dan gue enggak sudi punya pacar miskin karna gue butuh pacar yang bisa memenuhi semua keperluan gue!" sinis Roni.
BANG...
Jantung Ayara berdetak kencang, dadanya naik turun menahan amarah yang memuncak karna pernyataan Roni sangat membuatnya marah. Untung dia mengetahui keburukan Roni dan tidak memberitahu siapa dia dan identitasnya kepada pria brengsek tersebut.
"Kata siapa Ayara sendiri? dia udah punya pacar yaitu gue!" ucap seseorang.
Semua menoleh kesumber suara, pria tampan berjalan santai kearah Ayara lalu merangkul pundak mungil gadis yang sudah menarik perhatianya bahkan mampu membuatnya gila karna wajah gadis itu terngiang dipikiranya.
Wajah Roni berubah dengan ekspresi tidak percaya karna dia pernah melihat wajah pria yang mengaku sebagai pacar Ayara disebuah perjamuan makan malam antar perusahaan. Setahunya pria itu bernama Juanda Erlangga, putra tunggal dan penerus utama Herman Erlangga dan Risma Putri Presetyo. Walaupun Risma telah tiada tapi wanita itu memiliki reputasi dan latar belakang yang besar.
"Juan!" seru Iren bahagia karna melihat kehadiran murid baru sekolahnya itu. Dia sangat merestui jika Juan dan Aya menjalin hubungan khusus.
Hallo guys! selalu dukung author ya dengan like dan vote kalian! terimakasih :)
__ADS_1