
Han Yunxi meraba ukiran naga di meja teh yang dia hadiahkan untuk kaisar besok. Matanya menatap antusias ke arah ukiran tersebut.
Dirinya di kejutkan dengan suara Kasim yang berteriak mengumumkan kedatangan putra mahkota,segera dirinya memberi hormat seperti biasanya.
"Yunxi memberi salam pada yang mulia".
Han shuo menoleh ke arah belakang sambil berkata."kalian semua keluar" sambil melambaikan tangan nya mengusir.
Seluruh pelayan berjalan keluar dengan patuh mengikuti perintah Han shuo.
Setelah kamar Han Yunxi kosong,Han shuo menatap Han Yunxi penuh arti.
Han Yunxi yang merasa risih di tatap seperti itu berkomentar."apa?!" Dengan nada yang sedikit naik.
Han shuo menyeringai sambil berjalan ke arah nya. Han Yunxi perlahan mundur hingga akhir nya terpojok di tembok.
Han Yunxi menatap mata Han shuo yang menatap nya sambil menyeringai.
"Kau ingin menghilangkan tanda itu bukan?" Tanya Han shuo dengan nada rendah.
"Y-ya namun bukan dengan cara ranjang" jawab Han Yunxi berbisik di telinga Han shuo lalu meniup leher putra mahkota tersebut.
"Kau!-" Han shuo kesal karna Han Yunxi terus menggoda nya namun tidak pernah mau bertanggung jawab jika dirinya sudah terpancing.
Han Yunxi mendorong tubuh seksi berotot milik Han shuo menjauh dari nya,lalu berjalan ke arah meja rias nya.
Han shuo yang kesal,menyusul Han Yunxi ke arah meja rias lalu memutar tubuh Han Yunxi dengan kencang.
Dengan paksaan keras,Han shuo ******* bibir Han Yunxi dengan kasar.
Han Yunxi terus menerus mendorong tubuh Han shuo menjauh,namun tenaga nya kalah telak!.
Han Yunxi menggigit bibir Han shuo hingga berdarah yang membuat lelaki itu meringis dan melepaskan ciuman nya.
"Han yunxi,berani nya kau!" Kesal Han shuo.
"Yang mulia,tidak dengan cara seperti ini!" Balas Han Yunxi ketus,dia sangat kesal,karna itu adalah ciuman pertama milik nya dan sekarang di rebut oleh Han shuo dengan paksa!.
"Apa yang salah?,kau adalah wanita ku,bukan kah itu wajar?!" Tanya Han shuo yang sedang menahan ke kesalan nya.
"Ta-tapi aku-". Omongan Han Yunxi terpotong.
"Han Yunxi,apa kau meragukan ku hingga sampai saat ini kau belum mengizinkan ku untuk menyentuh mu?" Tanya Han shuo yang kini sudah berjongkok di depan Han Yunxi sembari menggenggam tangan milik nya.
Han Yunxi mengerjapkan mata nya terkejut ke arah Han shuo yang berlutut di di depan nya.
Jantung Han Yunxi berdegup kencang,dirinya bertanya-tanya perasaan aneh apa ini?.
Suka? Bukan kah dia menyukai wu feiye,lelaki yang sedang dia incar?.
Han Yunxi semakin merasa gelisah,wajah nya semakin memerah saat Han shuo mengajak nya berdiri dari kursi nya.
Han shuo menarik tubuh Han Yunxi ke pelukan nya dengan lembut.
Han Yunxi menghirup aroma tubuh Han shuo,jika boleh jujur dia sangat menyukai wangi tubuh milik Han shuo,hal ini seperti menenangkan dirinya.
Han shuo mengendurkan pelukan nya lalu menatap mata Han Yunxi,perlahan Han shuo menarik Han Yunxi ke arah kasur dengan lembut.
Han Yunxi seperti terkena sihir. Hati nya gelisah namun tubuh nya tidak ingin menolak.
Han Yunxi berbaring di atas kasur dengan Han shuo di atas nya. Untuk sesaat mata mereka saling menatap.
Han shuo mendekatkan wajah nya ke wajah Han Yunxi,yang membuat wanita itu memejamkan matanya.
Bibir mereka sekarang saling bersentuhan,ada rasa darah di dalam ciuman mereka,namun itu sama sekali tidak mengganggu momen mereka.
'sial,kali ini aku tidak bisa menahan!' gerutu Han Yunxi.
Tangan Han Yunxi terangkat naik memeluk punggung Han shuo dan mengusap nya secara acak namun lembut.
Setelah berciuman lama,Han Yunxi dan Han shuo melepaskan ciuman mereka. Mereka berdua terengah-engah karna kehabisan nafas.
Han shuo tersenyum ke arah han Yunxi dengan nakal, Han Yunxi hanya mengalihkan pandangan nya ke arah lain.
"Aku meminta hak ku sekarang" bisik Han shuo di telinga Han Yunxi.
"Ti-tidak putri ini belum siap" jawab Han Yunxi spontan.
Han shuo merajut alis nya. "Turuti saja".
Hanfu putih Han Yunxi di robek paksa oleh Han shuo,memamerkan dua gundukan mulus yang berisi.
Han Yunxi menutup dada nya dengan wajah memerah.
Han shuo membuka baju nya dan melemparkannya ke sembarang arah lalu kembali memeluk Han Yunxi.
Han shuo mencium leher jenjang putih mulus milik istri tercinta nya itu dengan penuh nafsu.
__ADS_1
Han Yunxi berusaha terus mendorong tubuh berotot Han shuo namun tenaga nya kalah telak,di antara suka dan tidak suka bercampur menjadi satu di dalam dirinya. Hati nya terus memberontak ingin lepas namun tubuh nya ingin terus melakukan hal ini.
(Selebih nya bayangkan sendiri😂)
____
Han Yunxi mengerjapkan mata nya, tangan nya meraba-raba kasur untuk mencari suami nya namun nihil.
Mata nya kini telah terbuka sempurna dan mengambil sikap duduk di atas kasur.
Matanya melihat Han shuo sedang menuangkan teh di atas meja lalu menyeruput teh tersebut dengan santai.
"Kau sudah bangun?,apa mau meminum teh?" Tanya Han shuo dengan wajah datar nya.
"Terserah!" Jawab Han Yunxi dengan ketus sambil berjalan ke arah meja.
Han shuo menuangkan teh untuk istri tercinta nya tersebut.
Lalu memberikan nya.
Han Yunxi menyeruput teh nya lalu menghembuskan nafas rileks.
"Aku akan meminta pelayan untuk mengambil pakaian tidur baru untuk mu" ujar Han shuo.
Han Yunxi menatap ke arah pakaian tidur nya yang telah tergeletak di lantai dengan keadaan sobek-sobek.
"Ya!" Jawab Han Yunxi dengan kesal.
Tak lama Han Yunxi teringat dengan tanda di tangan nya. Segera dia mengecek lengan nya,ya! Tanda itu sudah menghilang!.
"Shuo! Tanda di lengan ku sudah menghilang!" Pekik Han Yunxi girang sampai lupa untuk memanggil yang mulia.
Han Yunxi menyadari kesalahan ucapan nya barusan,lalu membuat senyum kuda di bibir nya ke arah Han shuo.
Han shuo mengangkat tangan nya ke kepala Han Yunxi lalu mengusap nya lembut."kau boleh menyebut nama ku saat tidak ada siapapun."
"Cepat bersiap,kita akan berangkat bersama-sama menuju istana utama".
_________
Han Yunxi berjalan keluar menuju gerbang utama istana putra mahkota dengan 10 pelayan di belakang nya.
Di sana sudah ada mu liyue yang menunggu dengan wajah BT.
"Wah,kau sangat rajin bisa datang lebih awal" ucap Han Yunxi.
Han Yunxi hanya tersenyum tipis lalu mata nya beralih pada Han shuo yang baru saja datang.
"Yunxi memberi hormat pada yang mulia putra mahkota"
"Selir ini memberi hormat pada yang mulia putra mahkota".
Mereka berdua mengucap salam secara bersamaan yang membuat Han shuo mengangguk.
"Ayo cepat masuk ke kereta" ujar Han shuo.
Di dalam kereta hanya ada keheningan, tidak ada yang mau angkat bicara terlebih dahulu.
Han shuo duduk di tengah,di samping kanan nya ada Han Yunxi sedangkan kiri mu liyue.
Han Yunxi menggunakan hanfu berwarna merah,sedangkan mu liyue berwarna orange.
Setelah sampai,pintu kereta kanan dan kiri terbuka.
Han Yunxi keluar dengan senyuman yang manis.
Han shuo berjalan lebih dulu, sedangkan Han Yunxi dan mu liyue berjalan beriringan di belakang suami mereka.
Saat penjaga pintu mengumumkan kadatangan mereka berdua,seluruh pasang mata menatap mereka dengan kagum.
Tak sedikit pula banyak wanita yang iri pada Han Yunxi dan mu liyue,namun para lelaki juga ada yang merasa iri ke Han shuo karna mempunyai 2 istri yang cantik.
Mereka bertiga mengucapkan salam untuk kaisar,dan di balas dengan senyum riang kaisar yang sangat senang atas kedatangan putra kesayangannya.
"Yang mulia,menantu Yunxi membawakan hadiah untuk anda. Walaupun tidak terlalu mewah dan mahal namun menantu ini yakin dan berharap bahwa anda pasti menyukai nya" ujar Han Yunxi yang membuat kaisar tersenyum.
"Tidak perlu repot-repot,hadiah apapun yang kamu berikan tentu ayah mertua ini terima" jawab kaisar yang memperlihatkan kasih sayang pada menantu nya,dan mengakui bahwa Han Yunxi adalah menantu kesukaan nya.
Han Yunxi tersenyum lalu memberikan isyarat pada xuan untuk membawa meja teh tersebut.
Saat meja itu sudah berada di hadapan nya,kaisar tersenyum sambil meraba ukiran meja itu.
Ukiran naga dan matahari yang indah membuat mood baik nya semakin bertambah.
"Terimakasih,aku tidak tahu bahwa kau sangat tahu tentang diriku. Kau memang menantu yang sangat perhatian" puji kaisar.
Permaisuri Fei Shu tersenyum ke arah Han Yunxi."tentu saja, karna Yunxi-er adalah menantu ku,dia tidak akan mengecewakan anda suamiku".
__ADS_1
Han Yunxi merasa senang atas pujian kedua mertua nya.
Cou xifeng menatap anak nya dari kejauhan,ada rasa bangga di hati nya karna Han Yunxi adalah menantu yang paling di sayang oleh kaisar dan permaisuri,dia adalah menantu wanita emas di sini.
Para Mentri semakin mendekatkan diri pada cou xifeng semenjak Han Yunxi menjadi putri mahkota,apa lagi sekarang mereka mengetahui bahwa Han Yunxi adalah menantu kesayangan kaisar dan permaisuri.
Setelah Han Yunxi selesai memberikan hadiah. Sekarang giliran mu liyue.
"Yang mulia,menantu selir ini membawakan anda hadiah,saya dengar anda sangat suka dalam hal seni beladiri dan berburu,apa lagi tentang memanah,saya pikir ini adalah hadiah yang cocok untuk anda" ujar mu liyue.
Setelah hadiah mu liyue di perlihatkan kepada kaisar. Semua orang berbisik-bisik tentang hadiah mu Liyeu, terutama para selir kaisar.
Kaisar memang tidak keberatan dengan hadiah panah tersebut namun di mata orang lain agak terlalu bagaimana gitu.....
"Apa gagang panah ini terbuat dari perak?" Tanya selir Zhen milik kaisar.
Mu liyue menganggukkan kepala nya sembari menjawab." Betul yang mulia".
"Astaga...apa kau sangat pelit terhadap kaisar?. Kau hanya memberikan panah yang gagang nya hanya terbuat dari perak?,apa kau tidak punya emas?" Cibir selir Zhen.
Permaisuri hanya menatap ke arah panah tersebut dengan tatapan dingin.
"I-itu saya tidak bermak-" omongan mu liyue terpotong.
"Selir Zhen,apakah hadiah selalu di nilai dari mahal/murah nya barang tersebut?. Selama kita memberikan hadiah tersebut ikhlas dari dalam hati kita maka tidak masalah bukan?,hadiah tetaplah hadiah,saya tahu memang agak terlalu tidak enak jika hanya memberikan hadiah berlapis perak untuk kaisar,namun kembali lagi ke awal hadiah tetaplah hadiah,bukan begitu yang mulia?" Ujar Han Yunxi menatap ke arah kaisar.
Han Yunxi terpaksa membela mu liyue di sini,karna jika mu liyue kalah maka akan membuat malu putra mahkota,nanti takut ada rumor bahwa kediaman putra mahkota sedang jatuh miskin.
Kaisar tersenyum."ya,benar apa yang dikatakan putri mahkota".
Selir Zhen menatap sebal ke arah Han Yunxi, Han Yunxi membalas tatapan selir Zhen dengan senyuman.
Mu liyue mengepalkan tangan di balik hanfu panjang nya,lalu berjalan ke arah meja Han Yunxi dan Han shuo.
Setelah duduk,mu liyue hanya menuang teh lalu meminum nya dengan satu tegukan. Kali ini dirinya benar-benar malu.
"Tidak apa-apa" ucap Han Shuo yang membuat mu liyue mendongak ke arah nya.
Mu liyue tersenyum lalu kembali menunduk.
Han Yunxi tetap memasang senyum di wajah nya,mata nya melihat wu feiye yang sedang berdiri stay di samping kaisar,untuk berjaga-jaga jika sakit kaisar kembali kambuh.
Wu feiye juga tak sengaja melihat Han Yunxi. Untuk beberapa saat mereka berdua saling bertatapan,namun wu feiye memutuskan nya duluan.
Han Yunxi hanya bisa termenung dan memikirkan kembali hal dulu,apa lagi saat dirinya memberikan sapu tangan untuk pria tersebut.
Han shuo yang menyadari perubahan mood istri utama nya langsung menggenggam tangan Han Yunxi lalu mengelus nya dengan lembut.
"Ada apa?" Tanya Han shuo.
Han Yunxi terkejut,lalu menggelengkan kepala nya sembali menjawab."tidak apa-apa"
Mu liyue yang cemburu hanya bisa menahan kekesalan nya.
Kini Han shuo juga menyadari suasana hati selir nya yang berubah. "Ada apa?" Tanya Han shuo sembari menatap wajah selir nya.
"Tidak ada yang mulia" jawab mu liyue dengan senyum.
Dirinya semakin cemburu, tadi Han Yunxi ketika di tanya tangan nya di genggam lembut oleh putra mahkota,sedangkan dirinya hanya di beri pertanyaan dan tidak di genggam lembut.
Han Yunxi entah kenapa merasa menang saat melihat wajah cemburu mu liyue
para wanita bangsawan selalu melirik-lirik ke arah Han shuo dan pangeran yang lain.
Han Yunxi dan mu liyue menyadari hal tersebut, bukan hanya mereka berdua namun seluruh istri dan selir pangeran yang lain juga menyadari hal tersebut.
Han Yunxi mendekatkan posisi duduk nya ke arah Han shuo begitu juga mu liyue.
Han shuo yang bingung kenapa kedua wanita nya tiba-tiba merapat ke arah nya secara tiba-tiba,langsung bertanya.
"ada apa?,kenapa kalian berdua sangat aneh hari ini" ujar Han shuo.
"tidak ada" jawab Han Yunxi dan mu liyue bersamaan.
Han shuo tiba-tiba menyadari tentang tatapan para wanita bangsawan terhadap nya, Han shuo menggeleng sambil tersenyum tipis lalu tangan nya menggenggam lembut kedua tangan wanita nya.
Han Yunxi dan mu liyue terkejut atas genggaman Tangan Han shuo.
namun mereka berdua sama sekali tidak merasa senang,namun cemburu.
karna Han shuo tidak menggenggam salah satu tangan wanita nya,tapi malah kedua nya.
mereka merasa kasih sayang itu terbagi,terutama mu liyue yang sangat cemburu.
_________
#weeee gaes pa kabar,sorry klo ada yang typo🙂😬#
__ADS_1
Menurut kalian mu liyue cemburuan banget ga si😬😬😬