Masuk Kedalam Dunia Novel Dinasti

Masuk Kedalam Dunia Novel Dinasti
38


__ADS_3

Han Yunxi tersenyum tipis,mendengar percakapan anak dan ayah di balik dinding istana pangeran mahkota.


"Nona..." Gumam xuan yang masih bingung melihat nona nya menguping secara diam-diam.


Han Yunxi berbalik dan menatap xuan dengan datar."ayo kembali".


Xuan mengikuti majikan nya dengan patuh,dirinya tidak mau banyak berkomentar.


Tak butuh waktu lama, Han Yunxi kini telah berada di kediamannya sendiri.


Han Yunxi mendudukkan dirinya di kursi kayu pribadi memanjang miliknya,lalu menatap xuan dengan serius.


"Ceritakan padaku semua yang kau ketahui tentang mu liyue,dan bagaimana hubungan ku dengan dia".


Walaupun Han Yunxi telah tahu,bahwa mu liyue memfitnahnya saat pemilihan putri mahkota,namun tetap saja,ada rasa janggal di dalam hatinya.


Seharusnya waktu itu mu liyue memfitnah dirinya bukan meracuni.


Namun kenapa mu liyue memilih untuk tidak menggunakan racunnya?,pasti ada alasan di baliknya.


"Nona,ada apa?". Tanya xuan yang masih tidak mengerti, majikannya tiba-tiba ingin mengetahui tentang mu liyue.


"Ceritakan saja". Jawab Han Yunxi dengan nada acuh.


Xuan mengangguk lalu menarik nafasnya dalam.


Xuan menjelaskan panjang lebar,dari awal pertemuan mu liyue dan Han Yunxi.


*Flashback*


Seorang anak kecil berumur 8 tahun sedang menangis di halaman belakang kediamannya.


Terlihat dari bentuk wajah dan perilakunya,dia adalah seorang wanita.


Serta ada seorang wanita yang sedang berusaha menghibur nya dengan pipi yang telah memar,terlihat pipi itu memar karna terkena tamparan yang keras.


"Nona,ja-jangan menangis,ibunda anda akan sedih melihatnya". Hibur wanita dengan pipi memar yang di ketahui adalah Xuan.


Wanita yang sedang menangis itu tidak bisa menghentikan tangisnya.

__ADS_1


Anak kecil itu adalah Han Yunxi.


"Nona,xuan mohon, berhentilah menangis,anda tidak sendirian,masih ada xuan dan tuan muda kedua".


Han Yunxi memiliki 5 bersaudara,tiga laki-laki dan dua perempuan.


Anak kedua adalah laki-laki yang di ketahui sebagai tuan muda kedua,dia adalah kakak kandung dari Han Yunxi yaitu Tianyao,dia adalah jendral yang memimpin 3 pasukan terkuat di ibukota tianning.


Hanya Tianyao lah yang benar-benar perduli kepada Han Yunxi di dalam kediaman keluarga mereka.


Namun karna Tianyao adalah seorang jendral,dia sering di tugaskan untuk menjaga perbatasan dan perang,sehingga jarang berada di kediaman untuk menemani Han Yunxi.


Namun sayang, Tianyao di kabarkan gugur di dalam peperangan dengan kota Hanjie untuk melindungi kaisar.


Saat itu kaisar turun tangan dan ikut langsung dalam perang membela kerajaannya. Saat musuh ingin menusuk kaisar dari belakang, Tianyao dengan berani menjadi tameng sang kaisar.


Hal itu yang membuat kaisar sangat merasa berutang Budi oleh keluarga Tianyao. Karna itu juga,saat kaisar mengetahui anak nya memilih Han Yunxi sebagai istri utamanya,kaisar juga turut senang,dan sangat ramah pada Han Yunxi, saat melihat Han Yunxi kaisar merasa melihat Tianyao.


Saat Han Yunxi kecil terus menangis, seorang anak kecil wanita berpakaian rapih dan mewah mendatangai mereka,anak kecil itu adalah Mu liyue.


Xuan semakin mendekatkan dirinya kepada Han Yunxi,untuk melindungi nonanya, takut jika mu liyue menyakiti Han Yunxi.


Mu liyue tersenyum melihat reaksi xuan yang ketakutan,namun masih berusaha melindungi Han Yunxi.


Han Yunxi mendongakkan kepalanya dan melihat mu liyue."kau mau berteman dengan ku?,kata ibu selir aku menjijikan".


Mu liyue tersenyum miring."kau mau tunduk kepada selir?,ku dengar kau adalah anak dari mendiang nyonya besar kediaman ini,untuk apa kau takut pada selir rendahan seperti dia?".


Han Yunxi hanya diam,dia tidak tahu harus membalas apa.


"Tenang saja,selama aku menjadi teman mu,kamu tidak akan merasa kesepian,aku akan membela mu saat selir itu kembali menindas mu!". Ujar mu liyue dengan dengusan yang semangat.


Han Yunxi menggeleng."jika aku melawan ibu selir,ayah akan menghukum ku".


Mu liyue menjadi kaku saat mendengar ucapan Han Yunxi. Jika selir mungkin mu liyue masih bisa sedikit membantu, tapi...jika tuan besar kediaman ini...dirinya tidak bisa menjamin."eh..soal itu..."


Mu liyue menggeleng keras."sudah lupakan saja!,ayo pergi ke kediaman mu,kau harus ganti baju dan mengobati luka. Ah ya...aku belum memperkenalkan diri, nama ku Mu liyue,aku anak dari mentri kebudayaan,dan aku nona besar di kediaman ku,sama seperti mu!,namun aku tidak mudah di tindas,kau harus belajar banyak dari ku!".


Sejak saat itu Han Yunxi dan mu liyue selalu berteman baik,walau kadang kedua ayah mereka melarang merek berteman,namun karna sifat keras kepala mu liyue waktu kecil,mereka tetap bisa bermain walaupun harus sembunyi-sembunyi.

__ADS_1


Kadang,xuan juga tidak suka melihat sifat mu liyue yang suka memaksa dan mengatur nona nya,namun karna mu liyue sendirilah nona nya sedikit bangkit, walaupun masih ada selir yang suka menindas dan mengoloknya.


*Off*


Han Yunxi menatap lurus ke arah xuan sambil mendengarkan setiap ucapan yang keluar dari mulut pelayan pribadi nya.


Dirinya tersenyum samar. Jika Han Yunxi dan mu liyue memiliki hubungan persahabatan yang kuat,namun kenapa di buku the legend of empress yang dia baca,mu liyue memfitnah Han Yunxi hingga tewas?,jawaban ini masih belum tercapai.


Tapi... Saat menguping tadi,mu liyue melontarkan nada tidak suka ke arah ayah nya sendiri,apa mungkin itu perintah ayah nya?,Han Yunxi harus mendapat jawabannya segera.


Han Yunxi merenung sejenak untuk memikirkan suatu cara,setelah 5 menit berpikir dengan keras Han Yunxi langsung membulatkan matanya lalu bibir tipisnya tersenyum."apa ada barang masalaluku yang terkait dengan mu liyue?".


Xuan mengingat dengan hat-hati lalu dirinya segera berlari kecil ke arah meja rias Han Yunxi,membuka satu-persatu kotak perhiasan yang tak terhitung jumlahnya.


Saat membuka kotak kecil panjang berwarna merah,Xuan segera mengambil perhiasan itu dan segera kembali berjalan ke arah Han Yunxi.


"Nona ini..". Tangan xuan terulur untuk menyerahkan tusuk rambut kupu-kupu berwarna biru cerah. Han Yunxi mengambil tusuk rambut itu dari tangan xuan,lalu Melihat nya dengan intens.


Setelah melihat lama,Han Yunxi teringat sesuatu. Dirinya sering melihat mu liyue memakai tusuk rambut ini dimana pun,bahkan saat pemilihan putri mahkota dulu.


'pasti ada yang salah. Jika mu liyue sangat perduli dengan hubungan persahabatan nya,dia tidak akan membuat Han Yunxi mati'.


"Pakaikan ini di kepalaku".


Xuan menatap nonanya dengan tidak setuju."nona,anda yakin?"


Han Yunxi menatap xuan datar."apa kau berani menjawab perintah ku?".


Xuan gugup secara tiba-tiba."ti-tidak berani".


Xuan segera berjalan untuk memakaikan tusuk rambut itu di sanggul kepala Han Yunxi.


Saat selesai di pasangkan,Han Yunxi kembali berujar."undang selir liyue untuk makan malam di kediamanku".


Xuan segera mengangguk lalu berjalan terburu-buru ke arah kediaman mu liyue.


Jika memang mu liyue terpaksa menyingkirkan Han Yunxi,tapi mengapa?,apa ada yang memerintah nya?.


Jika ada,dengan sikap mu liyue yang angkuh,hanya ada 1 orang yang berani memerintah mu liyue,yaitu ayahnya sendiri,si Mentri kebudayaan.

__ADS_1


_______


Maaf klo ad yg typo😌


__ADS_2