
Setelah tiba di istana putra mahkota,Han Yunxi segera turun dari kereta kuda tanpa menunggu yang lain.
Bunga yang di berikan Han shuo masih dia pegang,entah untuk apa.
Saat kembali ke kediamannya Han Yunxi melempar bunga itu ke meja dan segera duduk.
Xuan menuangkan air putih untuk di minum Han Yunxi. Han Yunxi meminum air dengan satu tegukkan.
"Jiejie". Han Yunxi melirik ke arah pintu dan melihat Mu liyue bersama Xiao Yue.
"Apa?" Tanya Han yunxi.
Mu liyue berjalan ke arah Han Yunxi lalu duduk."jiejie,apa kau marah pada yang mulia?".
Mu liyue tidak mengucapkan salam,namun Han Yunxi tidak mempermasalahkan hal itu, menurutnya dirinya sudah dekat dengan Mu liyue dan Xiao Yue jadi tidak masalah.
Xiao Yue hanya diam dan mengikut Mu liyue duduk.
Han Yunxi mendengus."marah?,mana mungkin aku bisa marah pada yang mulia?".
Xiao Yue membalas ucapan Han Yunxi."jiejie,jujur saja,kau marah pada yang mulia karna bunga kan?".
Han Yunxi melirik bunga Mu liyue dan Xiao Yue. Dirinya merasa kesal saat matanya beralih ke arah bunga miliknya.
"Tentu saja aku marah!, bagaimana tidak?,yang mulia memberikan bunga berwarna warni dan berbagai macam jenis pada kalian. Aku hanya di beri 2 mawar merah!". Ujar Han Yunxi .
Mu liyue menghela nafas."jiejie,kau jadi orang yang sangat berbeda ketika hamil".
Xiao Yue menimpal."memang kebanyakan orang hamil memiliki tempramen yang buruk. Ini salah dan itu salah,hmm ya... semuanya salah".
Mu liyue menatap Xiao Yue dengan cekikikan kecil."memei,kau tahu dari mana?".
"Dari para selir ayah dan kakak ku".
Jawab Xiao Yue.
Otak Han Yunxi berpikir sejenak. Benar juga...dirinya menjadi mudah tersinggung dan marah belakangan ini. Tapi,untuk masalah ini, walaupun dia tidak hamil juga dia tetap akan merasa kesal!.
Saat Xiao Yue asik mengoceh,suara berat yang terdengar menggoda itu datang tiba-tiba,mengagetkan ketiga wanita yang sedang mengobrol.
"Sepertinya putri mahkota memiliki suatu masalah?".
Saat mereka menoleh, mata mereka menangkap pria berambut hitam dan berkulit putih,mata hitamnya segelap malam, wajahnya dingin tanpa ekspresi dan emosi. Ya..itu Han Shuo!
Mereka bertiga langsung berdiri memberi salam.
"Salam yang mulia".
Han shuo mengangguk."Liyue-er, Yue-er. Kalian tolong keluar dulu".
Mu liyue dan Xiao Yue saling pandang,lalu mereka dengan patuh mengangguk dan berjalan keluar.
Sekarang di kamar Han Yunxi hanya ada mereka berdua.
Han Yunxi hanya diam sembari memakan buah apel di tangannya.
"Apa apel itu lebih menarik dari pada suami mu?".
Han Yunxi terbatuk. 'sejak kapan pria ini pandai mengucapkan kata seperti ini?!'.
Han Yunxi tersenyum sebelum menjawab."apa ada yang ingin di bicarakan oleh yang mulia kepada ku?". Han Yunxi tidak menjawab pertanyaan nyeleneh Han shuo dan hanya balik bertanya.
Han shuo menggeleng,dirinya tidak menjawab sepatah kata pun.
Han Yunxi menghela nafas sabar,lalu kembali bertanya dengan senyum manis."lalu..apa yang ingin yang mulia lakukan?".
"Apa aku tidak boleh berada di sini?,ini adalah istana ku,aku bebas ingin pergi kemana saja".
Jawab Han shuo sambil menatap Han Yunxi,tangan nya menopang dagunya di atas meja.
__ADS_1
Han Yunxi menghela nafas lagi."yang mulia,ini sudah larut malam. Aku ingin tidur".
Han Yunxi berdiri dan berjalan ke arah meja rias.
Han Yunxi duduk dan melepaskan segala jepit rambut dan tusuk rambut nya yang di bantu oleh xuan.
Rambut panjang Han Yunxi tergerai bebas,warna rambutnya hitam legam,sangat memanjakan mata.
"Xuan kau boleh kembali,aku bisa berendam sendiri".
Xuan hanya mengangguk lalu berjalan keluar dengan patuh.
Saat melihat Han shuo masih menatapnya,Han Yunxi hanya diam dan berjalan ke arah bak mandi.
Sebelum melepas habis pakaian nya,Han Yunxi berseru."yang mulia,jika anda tidak ada hal lain,anda boleh pergi. Putri ini ingin mandi"
Han shuo menaikkan alis kirinya."aku akan tidur di kediaman mu,mengapa aku harus keluar?".
Han Yunxi menghela nafas."yang mulia,aku harus mandi".
Han shuo tersenyum samar."mandi saja,pangeran ini tidak akan mengintip,lagi pula tidak ada bagian tubuh mu yang menarik".
KEBOHONGAN BESAR.
Wajah Han Yunxi memerah. Hati nya sangat kesal. Tubuh nya tidak menarik? Cih.
Han Yunxi tidak menjawab dan hanya melepas pakaiannya.
Dirinya segera menceburkan diri kedalam kolam air hangat nya.
Dahi Han Yunxi yang sedari tadi berkerut karna stres,kini berangsur-angsur hilang dan di gantikan perasaan yang sangat rileks.
Saat sedang memejamkan mata,Han Yunxi merasakan ada orang yang masuk ke dalam kolam air panasnya.
Saat membuka mata,Han shuo sudah ikut berendam dan menatap dirinya dengan mata elang miliknya.
"Yang mulia?!". Kaget Han Yunxi sambil mencipratkan air ke arah Han shuo.
"Hei,jika ingin berendam maka tenanglah". Tegur Han shuo.
Han Yunxi kesal,pria ini... benar-benar membuatnya jengkel.
Han shuo yang tidak mendengar jawaban dari Han Yunxi membuka matanya,dan berjalan ke arah istrinya itu.
Han Yunxi menatap Han shuo yang berjalan ke arahnya dengan ngeri."a-apa?!" .
Tanpa menjawab,Han shuo memeluk tubuh Han Yunxi.
Han Yunxi ingin teriak dan mengatakan HAN SHUO,KAU BODOH!.
Ini benar-benar memalukan. Dua orang dewasa tanpa busana berpelukan di dalam kolam air panas.
"Yang mulia,anda!-".
Han shuo menyela."diam".
Han Yunxi akhirnya diam,dirinya menahan malu sekarang.
Han shuo melirik ke arah Han Yunxi lalu tersenyum samar."ada apa?".
Pertanyaan Han shuo membuat Han yunxi bingung.
"Apa?"
Han shuo mengerutkan alisnya."kenapa kau merajuk?".
Han Yunxi menghela nafas."bagaimana putri ini tidak merajuk?,anda hanya memberikan 2 bunga mawar merah pada ku,sedangkan selir liyue dan selir Yue,mendapat bunga berwarna-warni dan berbagai macam dari mu".
Han shuo tersenyum lalu mengetuk pala Han Yunxi,yang membuat wanita itu meringis.
__ADS_1
"Wanita bodoh". Kata Han shuo lalu mempererat pelukannya.
"Yang mulia anda memeluk ku terlalu kencang". Protes Han Yunxi lalu mendorong Han shuo.
Han shuo mengerutkan dahi lalu menarik tangan Han Yunxi.
Tangannya menangkap tengkuk Han Yunxi dan mendekatkan bibirnya dan bibir milik Han Yunxi.
Han Yunxi yang di cium secara tiba-tiba sangat terkejut,dirinya berusaha melepaskan namun Han shuo kembali memeluknya bisa lebih erat.
Saat Han Yunxi hampir ke habisan nafas, Han shuo melepaskan ciumannya dan menatap wajah Han Yunxi yang sedang terengah-engah.
"Aku hanya memberi 2 tangkai bunga mawar pada mu itu benar. Jika kau teliti kau akan menemukan bahwa di ikat bunga selir liyue dan selir Yue tidak ada bunga mawar, dan bunga mawar yang kuberikan padamu adalah bunga mawar terakhir di kebun bunga kerajaan. Daun-daun yang banyak yang mengelilingi 2 tangkai bunga mawar itu sebagai pelindung,dan bisa di ibaratkan bunga mawar itu adalah kamu dan daunnya adalah pangeran ini. Yang boleh melihat kecantikan bunga mawar itu adalah daun itu sendiri,daun itu akan melindungi bunga mawar itu. Jika di artikan,hanya aku yang berhak melihat kecantikan mu,kau milikku,aku akan melindungi mu. Jika mau aku pertegas Han Yunxi kamu spesial". Kata Han shuo dengan wajah datar,namun matanya memancarkan senyum hangat.
Han Yunxi diam. Dirinya tidak bisa menjawab. Matanya menatap Han shuo dengan kosong.
Han shuo tersenyum miring lalu berjalan mendekati Han Yunxi.
Han shuo mengangkat tubuh Han Yunxi dengan pelan dan berjalan keluar dari kolak air panas.
Han Yunxi terkejut."yang mulia aku belum memakai-".
Lagi-lagi di potong.
"Tidak perduli".
Han Yunxi hanya diam. Han shuo menurunkan Han Yunxi di kasur dengan posisi duduk.
Han shuo kembali ke arah kolam air panas dan mengambil 2 handuk.
Tangannya terulur memberikan handuk pada Han Yunxi.
Han Yunxi menerima handuk tersebut lalu mulai mengeringkan badannya.
Saat menunduk untuk melihat badannya, wajah Han Yunxi memerah.
"Yang mulia,a-aku akan mengambil hanfu putih ku dulu".
Ayolah...dirinya dan Han shuo benar-benar tanpa busana sekarang,ini sangat memalukan, walaupun sudah berstatus menikah,tapi tetap saja!.
Saat selesai memakai hanfu,Han Yunxi berbalik,dirinya menemukan Han shuo duduk di atas meja rias miliknya.
Han shuo menoleh dan menatap Han Yunxi.
"Kemari,sisir rambut pangeran ini". Kata Han shuo dengan nada lembut.
Han Yunxi mengangguk dan segera menyisir rambut panjang Han shuo.
Setelah selesai,dengan tiba-tiba Han shuo menarik Han Yunxi lalu menempatkannya di pangkuan miliknya.
Han shuo mengambil handuk dari tangan Han Yunxi lalu mengeringkan rambut Han Yunxi.
Han Yunxi hanya diam dan tersenyum. Laki-laki ini sangat mempermainkan emosi hatinya.
"Ingin tidur?". Tanya Han shuo lalu memeluk tubuh Han Yunxi.
Han Yunxi hanya mengangguk sebagai jawaban,senyum manisnya membuat mata Han shuo tidak ingin beralih.
Han shuo mengangkat tubuh Han Yunxi,lalu meletakkan Han Yunxi di kasur dengan perlahan. Seolah Han Yunxi adalah boneka yang rapuh.
"Tidurlah".
Han shuo mengibaskan tangannya ke arah lilin,dan seketika cahaya lilin itu padam.
Han shuo memeluk tubuh Han Yunxi, dia membenamkan kepalanya di dada Han Yunxi,dan meletakkan tangannya di perut Han Yunxi,sesekali tangan nya bergerak untuk mengelus.
Han Yunxi juga memeluk kepala Han shuo yang terbenam di dadanya,lalu memejamkan mata untuk tidur.
#ya maap kalo ada typo😀
__ADS_1
#vote nya plis,jangan jadi pembaca ghaib:')