
Han Yunxi terbangun,dirinya mengambil sikap duduk dan menoleh ke samping,saat melihat tidak ada Han shuo di sebelahnya,Han Yunxi mengerutkan keningnya,namun dirinya tidak berkomentar banyak.
Setelah itu Han Yunxi memanggil xuan untuk membantunya mandi dan berdandan.
Setelah selesai Han Yunxi menjalani hari-hari nya seperti biasa. Hingga akhirnya kandungannya tepat menginjak 9 bulan.
Setiap waktu berjalan hati Han Yunxi selalu gelisah dan sedih,dia tidak menyangka sebentar lagi dirinya akan kembali.
Han Yunxi berjalan di dalam lorong kerajaan untuk mengunjungi Han shuo.
Saat tiba di ruangan putra mahkota,Han Yunxi melihat suaminya sedang mengerjakan tumpukan berkas.
"Yang mulia". Ujar Han Yunxi lembut
Han shuo segera menoleh."Yunxi-er,kemari".
Han Yunxi segera berjalan mendekat lalu duduk di samping Han Shuo.
"Kemungkinan besar, sebentar lagi kita akan naik tahta". Kata Han shuo yang membuat Han Yunxi terkejut.
"Na-naik tahta??".
Han shuo mengangguk."kaisar telah berbaring di tempat tidur dengan lama,bangku tahta tidak bisa di biarkan terus menerus kosong".
Han Yunxi hanya mengangguk,dirinya tidak bisa excited karna 3 bulan lagi dia akan kembali.
Han shuo mengelus perut Han Yunxi yang telah terlihat sangat membesar."jangan terlalu banyak berjalan-jalan,sedikit lagi persalinan mu akan di mulai".
Han Yunxi tersenyum."ya".
Han Yunxi membuka mulutnya untuk menimpal."yang mulia,jika aku tidak lagi berada di sini tetaplah jaga anak ini".
Han shuo menoleh."kau tidak akan pergi kemana-mana,jika kau pergi siapa yang akan menduduki tahta permaisuri?,yang lebih penting,siapa yang akan mengisi hati ku?".
Han Yunxi tertawa kecil."yang mulia,belakangan ini anda selalu menggombal".
Han shuo mengelus pucuk kepala Han Yunxi."di sini nanti akan di letakkan mahkota poenix dewasa".
'ya,walau sesaat'. Kata Han Yunxi dalam hati.
Han Yunxi tidak menjawab,dia hanya tersenyum menatap Han shuo.
"Yang mulia,putri ini akan kembali,aku sudah menunda waktu mu untuk bekerja". Han Yunxi berdiri dan memberi salam pamit.
Saat ingin berbalik Han shuo mencekal tangan Han Yunxi."siapa kau?".
Han Yunxi terkejut,jantungnya benar-benar berdetak kencang."siapa aku?,tentu putri ini adalah wanita mu". Han Yunxi mengubah ekspresi terkejut nya dengan cepat,lalu menggantinya dengan ekspresi biasa.
Han shuo menggeleng."aku sudah mengusut masalalu istriku Han Yunxi. Info yang ku dapatkan adalah,Han Yunxi adalah nona muda yang lemah,penakut dan mudah di tindas,terlebih lagi dia adalah wanita yang pemalu. Info yang ku dapat sangat berbeda dengan apa yang ku lihat".
Mata Han shuo menatap serius ke arah Han Yunxi, seolah tatapan itu adalah pisau. Sangat mengerikan.
"Jujur pada pangeran ini,siapa kamu?,apa kamu menculin Han Yunxi sebelum pemilihan putri mahkota di mulai?". Timpal Han shuo.
Han Yunxi menghela nafas,dirinya tidak ada pilihan lain selain jujur."nama ku Li Yunxi".
Han shuo sedikit terkejut,ternyata benar,orang ini bukan Han Yunxi.
"Di mana Han Yunxi?".
Li Yunxi menghela nafas."tubuh ini adalah milik Han Yunxi,jiwa ku masuk ke dalam tubuh Han Yunxi sebelum pemilihan putri mahkota".
Han shuo mengerutkan dahi."apa kau mencoba membohongi pangeran ini?".
Li Yunxi terbelalak."tidak-tidak!,mana mungkin aku berani!".
Han shuo melonggarkan cekalan nya."kalau begitu,jelaskan siapa dirimu,kenapa kamu bisa ada di sini?".
Li Yunxi kembali duduk dan menatap Han shuo dengan sedikit takut."aku adalah Li Yunxi,pembaca buku The legend of empress. Sesungguhnya kalian adalah tokoh di dalam buku yang aku baca. Kalian tidak nyata,kalian hanya tokoh yang di buat oleh pengarang buku ini. Aku masuk dan terjebak di dalam buku ini,jiwa ku memasuki tubuh Han Yunxi. Aku tidak bisa membiarkan orang sekitar tetap menindas ku,asal anda tahu,Han Yunxi di takdirkan untuk mati saat pemilihan putri mahkota".
Han shuo memijit pelipisnya."maksud mu aku adalah manusia yang tidak nyata?".
Li Yunxi hanya mengangguk.
"Jika Han Yunxi mati di dalam pemilihan putri mahkota,lalu siapa yang akan menjadi putri mahkota?,dan kenapa dia bisa mati?". Tanya Han shuo semakin penasaran,namun wajah dingin nya tetap bertahan.
__ADS_1
"Yang seharusnya menjadi putri mahkota mu adalah Mu liyue, Han Yunxi mati karna terkena fitnah Mu liyue saat itu. Anda dan Mu liyue di takdirkan untuk bersama,aku tidak sengaja menjadi pengganggu,namun aku harus melakukan ini karna aku harus mempertahankan nyawa ku". Jujur Li Yunxi. Entah Han shuo percaya atau tidak,namun ini adalah fakta sebenarnya.
Han shuo sedikit meragukan ucapan Li yunxi,namun saat melihat wajahnya,dirinya tidak melihat celah sedikitpun untuk menyatakan Li Yunxi berbohong.
"Apa aku bisa percaya kata-kata mu?". Tanya Han shuo dengan dingin.
Li Yunxi mengangguk."aku bersumpah!".
Saat Han shuo ingin membuka suara,Han Yunxi sudah duluan menimpali."aku akan kembali ke dunia ku 3 bulan lagi".
Han shuo membelalakkan matanya."kau bilang kau terjebak, bagaimana mungkin kau bisa kembali?". Terdengar suara tidak rela dari dalam ucapan Han shuo.
Li Yunxi meremas hanfu nya."aku sudah memiliki jawabannya,mau tidak mau aku akan kembali dengan sendirinya".
Han shuo mencengkeram pena yang ada di tangannya."bagaimana dengan anak kita?".
Saat mendengar kata 'anak kita', Li Yunxi sedikit terharu,berarti Han shuo sudab percaya dengan kata-kata nya.
Namun Li Yunxi tetap tenang dan menjawab."bukan kah ini anak anda dengan Han Yunxi?,aku Li Yunxi bukan Han Yunxi".
Han shuo menjawab dengan nada tegas."kamu sudah masuk kedalam tubuh Han Yunxi sebelum pemilihan putri mahkota,yang berarti aku mencintai Li Yunxi bukan Han Yunxi".
"Aku membuat anak itu bersama Li Yunxi bukan Han Yunxi". Lanjut Han shuo.
Li Yunxi tersenyum,namun matanya berkaca-kaca."saya mohon,jangan membuatnya semakin sulit. Semakin Anda memanjakan saya semakin saya berat meninggalkan dunia novel ini".
Han shuo mengerutkan dahi, tangannya spontan meraih tangan Li Yunxi."tidak bisakah kau tinggal lebih lama?".
Li Yunxi menatap ke arah langit-langit kamar,menahan air matanya jatuh."jika aku bisa,aku akan lakukan itu". Suaranya serak,kentara bahwa dia sedang berusaha keras menahan tangis.
Hati Han shuo tersentuh,dirinya memeluk Li Yunxi."baiklah,kita akan keluar bersama".
Li Yunxi mulai meneteskan air mata."tidak bisa,anda tidak bisa meninggalkan novel ini,karna anda pemeran utama pria,dan Mu liyue pemeran utama wanita,kalian di takdirkan bersama!,aku hanya menjadi pemeran pembantu yang seharusnya sudah mati".
Han shuo melepaskan pelukannya dan memegang bahu Han yunxi,dirinya sedikit mengguncang bahu Han Yunxi."mungkin alur seharusnya kamu sudah mati,tapi sekarang kamu ada di sini,kamu belum mati,kamu istri ku!,putri mahkota ku!".
Han shuo mengelap air mata Li Yunxi,lalu mencium bibir Li Yunxi lembut. "Jika nanti saat kau kembali alurnya tetap tidak berubah, setidaknya kita pernah bersama,yang perlu kau ingat,meski alurnya aku menjadikan mu liyue istri utama ku, tetap di dalam sini adalah nama mu!, setidaknya kita pernah menikmati waktu sebagai suami istri. Setidaknya Li Yunxi..."
Ya...jika benar saat kembali alur tidak berubah, setidaknya dia pernah sedekat nadi bersama Han shuo seperti ini.
______
Saat kembali ke kediamannya, Han Yunxi hanya diam dan duduk di samping jendela.
Xuan masuk dengan tergesa-gesa tanpa menutup pintu.
"Nona nona!!!".
Han Yunxi menatap xuan,alis nya berkerut."apa?".
"Ka-kaisar,kaisar meninggal dunia!!!".
Han Yunxi segera berdiri,jantung nya benar-benar terkejut."apa yang kau katakan ini berita benar?!".
"I-iya nona,benar!!,xuan tidak berani membohongi anda!!".
Saat sedang ingin melangkah keluar, perutnya tiba-tiba sakit, sepertinya dia sudah kontraksi,si*lan waktunya tidak tepat!.
"Xuan!!,pe-perut ku sakit!!". Teriak Han Yunxi yang membuat seluruh pelayan wanita panik dan segera datang mengerumuni.
"Cepat panggil tabib!! Cepat!!!". Seru xuan menyuruh salah satu pelayan wanita berkepang dua.
Pelayan itu segera lari terbirit-birit.
Xuan memapah tubuh Han Yunxi ke arah kasur.
"Xuan,aku sudah tidak bisa tahan,ini sakit!!!". Jerit Han Yunxi.
"Jiejie!!!". Seru suara Mu liyue dan Xiao Yue dari arah pintu.
Segera dua wanita itu lari terbirit-birit ke arah Han Yunxi.
"Jiejie bertahan lah!!". Ujar Mu liyue yang mengipasi Han Yunxi dan mengelap keringat di dahi Han Yunxi.
"Di mana tabib?!,kenapa lama sekali?!". Xiao Yue sudah merasa kesal karna tabib tak kunjung datang.
__ADS_1
Setelah Xiao Yue sudah banyak mengoceh,tabib datang dan segera mendekat ke arah Han Yunxi.
"Di mohon untuk selir liyue dan selir yue,segera menunggu di luar". Kata tabib itu dengan hormat.
Mu liyue mengerutkan dahi."tidak bisa,aku harus menemani jiejie melahirkan!".
Tabib itu menggeleng."mohon kerja sama nya selir liyue".
Saat mu liyue ingin membantah,Xiao Yue menepuk bahu Mu liyue."jiejie,kita tunggu saja di luar".
Mu liyue menatap sinis ke arah tabib dan segera berjalan keluar bersama Xiao Yue.
"Dimana yang mulia?" Tanya Xiao Yue pada salah satu pelayan wanita yang ada di kediaman Han yunxi.
"Yang mulia putra mahkota sedang pergi menuju istana utama,karna yang mulia kaisar telah di kabarkan meninggal".
Mu liyue dan Xiao Yue terlonjak kaget."ka-kaisar meninggal?!".
Pelayan itu mengangguk.
Mu liyue dan Xiao Yue tidak bisa menutup mulut mereka yang melebar katna terkejut."i-ini, bagaimana jiejie?,apa kita harus pergi ke istana utama terlebih dahulu?". Tanya Xiao Yue.
Mu liyue menggeleng."tidak bisa,jiejie sedang melahirkan kita harus tetap di istana putra mahkota untuk berjaga-jaga,lagi pula kita hanya selir,kita tidak bisa memasuki istana utama dengan bebas".
Xiao Yue mengangguk,pertanda dia setuju.
Saat mendengar teriakkan "ahhhhhh!!!".
Tak lama suara tangisan bayi mulai terdengar.
Mu liyue dan Xiao Yue tidak bisa menahan air mata mereka karna terharu.
"Anak jiejie telah lahir!!!,jiejie ayo kita masuk!". Pekik Mu liyue.
"Tidak bisa,kita harus menahan diri sampai tabib keluar". Jawab mu liyue.
Xiao Yue hanya bisa mengangguk patuh,lalu berdiri di depan pintu dengan excited.
Saat tabib keluar,xiao Yue dan Mu liyue melihat tabib itu tersenyum. Karna tahu pasti kabar nya akan baik, kedua wanita itu langsung menerobos masuk tanpa menunggu tabib membuka suara.
"Jiejie!!!". Pekik Xiao Yue.
"Se-selir Yue,tolong pelankan suara anda,putri mahkota sedang beristirahat".
Xiao Yue segera menutup mulutnya,lalu berjalan dengan pelan ke arah Han Yunxi.
Saat pelayan keluar dari arah kolam air panas,Mu liyue melihat pelayan itu mendekat dan membawa bayi.
Mu liyue tersenyum dan segera mengambil alih bayi itu dari tangan sang pelayan.
"Memei,lihatlah,bayi ini laki-laki. Wajah nya sangat mirip dengan putra mahkota!". Ujar Mu liyue dengan suara rendah.
Xiao Yue tersenyum lebar,dan mengelus pipi bayi yang sedang tertidur.
"Aiya jiejie,cepat taruh bayi itu,dia juga ingin tidur di samping ibunya". Ujar Xiao Yue.
Mu liyue segera mengangguk dan menaruh bayi itu di samping Han Yunxi yang sedang tertidur.
Tak lama,suara derap langkah kaki yang nyaring terdengar.
"Anak ku sudah lahir?!". Pekik Han shuo di depan pintu.
Saat Mu liyue dan Xiao Yue ingin menunduk hormat,Han shuo segera menyela."tidak perlu upacara".
Xiao Yue dan Mu liyue mengucapkan terimakasih.
Han shuo berlari ke arah kasur Han Yunxi lalu melihat bayi nya.
Bibirnya tersenyum tulus. Mu liyue dan Xiao Yue sangat tertegun saat melihat senyum Han shuo. Ini adalah pertama kalinya,mereka melihat Han shuo tersenyum setulus itu!.
Mata Han shuo beralih kepada Han Yunxi, bibirnya semakin melengkung lalu mengecup dahi Han Yunxi. "Kamu hebat". Ujar nya dengan sangat pelan.
#ya maap kalo ada yang typo🙂
#vote nya plisss,jangan jadi pembaca ghaib 😔
__ADS_1