Masuk Kedalam Dunia Novel Dinasti

Masuk Kedalam Dunia Novel Dinasti
45


__ADS_3

Xiao Yue merasa risih karna dirinya menjadi pusat perhatian banyak orang,hingga akhirnya dia tidak tahan dan mengeluh pada Han Yunxi . "Kakak Yunxi,aku sangat risih!".


Han Yunxi menoleh dan melihat keadaan sekitar yang sedang memperhatikan xiao yue dengan intens. Han Yunxi tersenyum."adik Yue,tentu saja mereka terus menerus melihat mu, bagaimana tidak? penampilan mu lebih mencolok dari kami semua,rambut anda berwarna putih perak dan bola mata anda yang seperti kristal berwarna emas,itu adalah sesuatu yang menakjubkan!".


Xiao Yue menghela nafas."kakak Yue aku tidak ingin pujian!,aku hanya ingin bantuanmu menghilangkan semua tatapan itu!". Rengek xiao Yue dengan suara rendah.


Mu liyue menoleh melihat Han Yunxi dan Xiao Yue yang sedang mengobrol,dirinya hanya menyimak sedari tadi.


Rombongan pangeran kedua dengan seluruh wanitanya. Han Yunxi hanya bisa memandang dengan kagum ke arah Chen Qian yang sabar akan seluruh selir suaminya yang banyak itu.


Namun tak lama,pangeran ketiga yang menggandeng Putri Xi Lan yang juga menggendong bayi kecil mereka datang. Pangeran ketiga hanya mempunyai 1 wanita di sisi nya, walaupun dulu dia terkenal play boy,namun sekarang saat bertemu Xi Lan para wanita cantik yang dulu mengelilinginya sudah tidak berarti lagi.


Saat melewati meja Han Yunxi,Meiling berhenti dan memberi hormat, seolah dia adalah saudara perempuan yang sangat baik."salam hormat kakak".


Han Yunxi mengangguk tanpa melihat ke arah Meiling,hal ini cukup untuk membuat wajah Meiling malu. Xiao Yue yang sudah tahu siapa itu Meiling,menilai Meiling dari ujung kepala hingga kaki, 'benar-benar cantik,namun masih kalah dengan wajah kakak Yunxi dan kakak Liyue'. Batin Xiao Yue jujur.


Meiling merasa kesal,namun kali ini dia harus menahannya,lalu dia menoleh saat ke arah xiao Yue,pertama kali dia memasuki ruangan, Xiao Yue sudah menarik perhatiannya.


"Anda...selir baru yang mulia putra mahkota?". Tanya Meiling dengan senyuman.


Xiao Yue membalas dengan senyuman palsu namun terlihat tulus itu."selir Ling sangat benar".


Meiling mengangguk lalu mengucapkan kata pamit lalu berjalan duduk ke mejanya.


Setelah Meiling pergi,Han Yunxi menutup setengah wajahnya dengan lengan hanfu panjangnya,lalu terkekeh. Hal itupun di lakukan juga oleh Mu liyue."adik Yue kamu sangat pandai membuat senyum palsu agar terlihat tulus". Kata Han Yunxi yang terus terkekeh.


"Ayolah,anda sangat handal dalam hal kemunafikan". Timpal mu liyue dengan kekehan.


Xiao Yue ikut terkekeh."kalian memujiku atau apa ha?".


Saat sibuk mengobrol, Mama Gu datang dan membisikkan bahwa dirinya di panggil permaisuri Fei Shu.


Han Yunxi mengangguk,sebelum pergi Han Yunxi memberi tahu Mu liyue dan Xiao Yue bahwa dirinya harus mendatangi Permaisuri Fei Shu terlebih dahulu.


Han Yunxi melangkahkan kakinya menuju permaisuri Fei Shu, permaisuri menunjuk kursi kosong di samping kursi panjang miliknya.

__ADS_1


Han Yunxi mengangguk dan segera duduk. Terlihat dari wajah permaisuri Fei Shu bahwa wanita agung ini merasa terkucilkan karna kaisar sibuk dengan selir Rong.


Permaisuri mengelus perut Han Yunxi dengan mata penuh sayang."Aiya di sini ada cucu ku!". Pekik nya girang.


Setelah mengucapkan itu, permainan menyuruh Mama Gu memanggil putri Chen Qian dan putri Xi Lan.


Saat Xi Lan datang, permaisuri segera mengambil pangeran kecil itu dari gendongan Xi Lan.


"Astaga,wajahnya sangat mirip dengan ayahnya waktu kecil!". Tangan nya sibuk menimang-nimang cucu nya yang baru lahir ke dunia.


Han Yunxi tanpa sadar mengelus perutnya dan memandang ke arah pangeran kecil itu. "Siapa nama nya?". Tanya Han Yunxi dengan senyum lembut.


Xi Lan segera menjawab." Xi Junsi".


Han Yunxi mengangguk sembari tersenyum lalu mengusap pipi pangeran Junsi.


Chen Qian hanya diam sembari menatap tajam ke arah Meiling dan pangeran kedua, dirinya benar-benar tidak menyukai Meiling!.


Han Yunxi tersenyum samar saat melihat tatapan sinis Chen Qian."adik ipar Qian-er". Panggil Han Yunxi yang membuat wanita itu segera menoleh padanya.


"Apa yang sedari tadi kau sibuk perhatikan?". Tanya Han Yunxi yang membuat wajah Chen Qian menggelap.


Tanpa menunggu jawaban Chen Qian,Han Yunxi segera menoleh ke arah Meiling dengan sengaja, ekspresi nya seolah-olah terkejut.


"Aiya,lihat itu,selir Ling dia memakai hanfu berwarna merah sama seperti Qian-er,bukan hanya itu di pinggiran lengan hanfu nya terdapat sulaman benang emas,bukan kah berpakaian seperti itu untuk selir di larang?".


Ya,kota tianning memang tidak mengizinkan selir memakai pakaian dan berdandan lebih mewah dari pada istri utama,tentu saja itu karna perbedaan derajat antara selir dan istri utama.


Jika ada selir yang berdandan layaknya istri utama,itu berarti melakukan penghinaan untuk istri utama,apa lagi jika selir itu berpenampilan di depan banyak orang seperti itu,itu akan membuat kesan istri utama tidak di hargai dan menjadikan posisinya terlihat rendah.


Permaisuri dan Xi lan mengikuti arah tatapan Han Yunxi. Saat melihat Meiling Xi Lan menatap Meiling dengan tidak suka,namun dia tidak berani berkomentar katna Meiling adalah adik kakak iparnya Han Yunxi.


Tapi berbeda dengan permaisuri. "Apa apaan maksud selir itu?". Katanya dengan nada marah yang membuat kaisar menoleh ke arah permaisuri.


"Ada apa shu-er?" Tanya kaisar.

__ADS_1


Permaisuri hanya diam tidak menjawab,ini membuat kaisar bingung,namun sekejap kaisar mengerti bahwa istrinya sedang ngambek karna telah lama dia hiraukan.


"Shu-er". Ucap kaisar dengan lirih.


Permaisuri menoleh ke arah kaisar."diamlah,aku sedang kesal karna selir anak kita".


Kaisar terkejut mendapat jawaban ketus dari permaisuri,namun dia tidak marah."eh?selir anak kita?anak yang mana?".


Permaisuri menjawab."woo kang".


Kaisar langsung melihat ke arah anak keduanya itu duduk,dan matanya bergeser ke arah Meiling yang mengenakan pakaian layaknya seorang istri utama.


Kaisar mengangguk."kau boleh menegurnya menantu Qian".


Chen Qian sekarang seperti anak kecil yang sedang mengadu. "Yang mulia,pangeran kedua terlihat sangat menyayangi Selir Ling,aku tidak bisa menyinggung perasaan nya,karna takut kakak ipar dan pangeran kedua tersinggung".


Han Yunxi terlonjak kaget."Aiya,aku bahkan tidak perduli".


Karna ucapan Han Yunxi, permaisuri menepuk tangan Han Yunxi."apa maksud mu Yunxi-er?,bukan kah Meiling adik mu?".


Han Yunxi mendengus."ibunda,apa kau tahu,selama aku tinggal di kediaman ayah ku,anak itu tidak pernah menghormati ku sama sekali,aku bahkan tidak ingin melihat wajahnya hari ini".


Saat mendengar ini mata Chen Qian berbinar,jika Han Yunxi juga tidak menyukai Meiling itu akan menguntungkan untuk nya,jadi dia tidak perlu merasa tidak enak pada kakak iparnya. Namun suaminya...?


"Qian-er,jika kamu tidak berani menegur selir Ling, bagaimana mungkin kamu akan bertahan di halaman belakang suami mu?".


Kata permaisuri dengan nada mendominasi.


Chen Qian mengerucut bibirnya."ibunda,selir Ling adalah kesayangan pangeran kedua untuk saat ini".


Permaisuri mendengus."baiklah ibu mertua mu sendirilah yang akan menegurnya!".


Han Yunxi tersenyum samar saat berhasil menyalakan Api,dirinya berhasil membuat permaisuri dan Chen Qian merasa tambah tidak suka dengan Meiling,ini sangat menguntungkan~


plis vote nya:)

__ADS_1


__ADS_2