Masuk Kedalam Dunia Novel Dinasti

Masuk Kedalam Dunia Novel Dinasti
34


__ADS_3

Han Yunxi berjalan beriringan bersama putri Chen Qian dan mu liyue,karna memang istana pangeran kedua dengan pangeran mahkota lumayan dekat dan se arah.


"Adik ipar,apa kau sudah mendengar kabar bahwa pangeran kedua akan memiliki selir baru?" Tanya Han Yunxi pada Chen Qian,yang membuat ekspresi wanita itu berubah datar.


Mu liyue terkejut diam-diam mendengar ucapan Han yunxi.'tau dari mana wanita ini?'.


"Kakak ipar tau berita ini dari mana?" Tanya Chen Qian dengan senyum tipis sambil menatap ke arah Han Yunxi.


Han Yunxi tersenyum."aku hanya tidak sengaja mendengar ucapan orang yang sedang berbincang tadi".


Mu liyue tersenyum tipis diam-diam.'jadi wanita ini menguping?'.


Chen Qian kembali memasang wajah datar."hm ya itu benar kakak".


Han Yunxi tersenyum lalu menggenggam tangan Chen Qian."aku mengerti perasaanmu,Chen Qian ingat,sebanyak apa pun selir suami mu,tapi ratu nya adalah dirimu sendiri".


Chen Qian tersenyum."ya,itu benar".


Mu liyue hanya menyimak percakapan 2 wanita di hadapannya tanpa berkomentar.


"jika aku boleh tau,berapa selir yang di miliki suami mu?". Tanya Han Yunxi penasaran.


"Sembilan" jawab Chen Qian yang membuat Han Yunxi terkejut.


"Se-sembilan?!" Tanya Han Yunxi dengan nada terkejut.


Chen Qian tersenyum canggung."i-iya benar".


Han Yunxi yang menyadari reaksi nya berlebihan segera meminta maaf."ah..maaf".


Chen Qian menggeleng sambil tersenyum."tidak apa-apa".


Mu liyue yang mendengar jawaban Chen Qian juga ikut terkejut. Dirinya tidak bisa membayangkan jika putra mahkota mempunyai selir yang sangat banyak. Han Yunxi saja sudah merepotkan,apa lagi lebih.


Han Yunxi mengucapkan salam perpisahan dengan Chen Qian,yang di ikuti oleh mu liyue dengan membungkuk hormat.


Saat Chen Qian sudah berjalan jauh,mu liyue membuka suara.


"Kau tadi menguping percakapan ku dengan putri xiao?".


Han Yunxi tersenyum tipis."bukan menguping,tetapi aku hanya tidak sengaja mendengar".


Mu liyue tersenyum."hn.terserah kau".


_______


Setelah sampai di kediamannya,Han Yunxi merebahkan dirinya ke kasur dan meminta xuan membuatkan nya teh, Han Yunxi salah satu orang penggila teh!.


Tak butuh waktu lama,xuan kembali membawa cangkir dan teko yang berisi teh hangat kesukaan nya.


Dirinya berjalan mendekati meja dan duduk di kursi kayu milik nya.


Awal nya Li Yunxi hanya melamun namun tiba-tiba otak nya berpikir kapan dia bisa kembali. Jika boleh jujur,Han Yunxi sangat merindukan ibunya. Walaupun ibunya itu sangat cerewet sekali !,namun Li Yunxi sadar,ibunya sedang perhatian kepadanya.


Namun tiba-tiba dia dikejutkan dengan kemunculan buku novel yang membawanya kemari.'the legend of empress!'.

__ADS_1


"Buku itu!" Kata Li Yunxi dengan nada terkejut.


Tiba-tiba datang angin kencang,yang membuat jendela dan pintu di kamar nya terbuka lebar.


Lembaran buku itu perlahan terbuka satu halaman ke halaman yang lain.


Sampai akhirnya berhenti di halaman akhir. Dirinya mengerutkan dahi saat membaca tulisan yang ada di buku itu. 'kunci kembali adalah waktu awal'.


Han Yunxi memutar otaknya berpikir dan berusaha mencerna tulisan yang ada di halaman terakhir itu.


Setelah menemukan jawabannya,Han Yunxi terbelalak terkejut.


Tiba-tiba cahaya kuning keemasan keluar dari buku tersebut.


Xuan yang berusaha membangunkan Han Yunxi yang sedang tertidur dengan keringat dingin sangat panik.


Wajahnya yang pucat sangat menggambarkan bahwa Han Yunxi sedang bermimpi buruk. Pikir xuan


"Nona !... Nona bangun lah !"


Xuan mengguncang bahu Han Yunxi dengar keras.


Han Yunxi terkejut dan bangun dari mimpinya dengan keringat dingin.


"Nona,ada apa dengan mu?,apa anda mengalami mimpi buruk??" Tanya xuan dengan nada khawatir.


Han Yunxi tidak menjawab pertanyaan xuan secara langsung,dirinya hanya menatap kosong kedepan dengan wajah pucat.


'astaga,tadi itu hanya mimpi dan aku tidak sengaja tertidur saat menunggu xuan membuat teh?!' teriak Han Yunxi dalam hati.


Han Yunxi meraih cangkir teh dari tangan xuan dan di minum dengan 1 tegukkan.


"Nona,apa yang anda mimpikan?, sebelumnya anda tidak pernah seperti ini !" Tanya xuan dengan wajah yang sangat khawatir.


Han Yunxi menggeleng."tidak,aku hanya bermimpi di kejar seekor singa" jawab Han Yunxi berbohong.


Xuan yang mendengar jawaban Han Yunxi menghela nafas lega."aiya ku kira apa,nona kau sangat mengkhawatirkan ku!"


Han Yunxi tersenyum."baiklah,sekarang tidak ada yang perlu di khawatirkan".


Xuan kembali ke dapur untuk menyiapkan makan malam, Han Yunxi duduk di kursi kayu miliknya sambil memikirkan mimpi yang dia dapatkan barusan.


"Kunci kembali adalah waktu awal" gumam Han Yunxi.


"Apa aku akan kembali pada saat itu?" Lanjut nya.


'kunci kembali adalah waktu awal' yang berarti Han Yunxi akan kembali dan keluar dari dunia novel pada waktu pertama kali dia masuk kedalam novel ini.


Jika dirinya ingat-ingat,Han Yunxi datang pada saat 1 hari sebelum hari raya peringatan kota tianning,di dunianya.


Yang berarti....dirinya akan pergi sebelum anak yang berada di kandungannya besar dan menikmati masa 'ayah dan ibu' bersama Han shuo.


Han Yunxi tersenyum pahit. 'baiklah,tidak apa-apa' gumam nya dalam hati.


Namun Jika waktu itu ada, tentunya tidak bertahan sampai 1 bulan.

__ADS_1


Xuan masuk dan membawa makanan untuknya. Han Yunxi sengaja tidak ikut makan malam di kediaman Han shuo kali ini. Dirinya hanya ingin sendiri.


"Nona apa tidak apa-apa jika anda tidak datang makan malam bersama di kediaman putra mahkota?" Tanya xuan dengan alis mengkerut.


Han Yunxi menggeleng."tidak apa-apa, jika putra mahkota bertanya,jawab saja aku sedang tidak enak badan hingga tidak bisa ikut makan malam bersama seperti biasa".


Xuan mengangguk."baiklah nona,aku akan menunggu di depan pintu,jika anda membutuhkan sesuatu,panggil xuan saja".


Han Yunxi mengangguk lalu xuan mulai berjalan keluar.


Han Yunxi mengelus perutnya yang masih datar,perlahan pintu kamarnya terbuka dan menampilkan sosok Han shuo yang berjalan ke arah nya dengan wajah khawatir.


Han shuo sengaja memerintahkan sang Kasim untuk tidak mengumumkan kedatangan nya,agar tidak mengagetkan istri utamanya itu.


"Yunxi-er" panggil Han shuo,yang membuat Han Yunxi menoleh.


"Ah..yang mulia,Yunxi memberi-" omongan Han Yunxi terpotong.


"Tidak usah,kembalilah duduk". Kata Han shuo sembari mendorong bahu Han Yunxi kebelakang dengan lembut agar kembali duduk.


Setelah putra mahkota duduk di kursi kayu tepat berada di sebrang Han Yunxi,sang anak dari pria agung itu mulai bertanya.


"Kau sakit apa?".


Han Yunxi menggeleng pelan sambil tersenyum."hanya pusing biasa,mungkin ini bawaan karna aku sedang hamil".


Han shuo mengangguk lega."baiklah,sekarang ayo tidur".ujar nya sambil menuntun Han Yunxi ke kasur.


Setelah berbaring berdua di atas kasur,Han Yunxi membuka mulutnya untuk bertanya. "Yang mulia,bukan kah malam ini seharusnya anda di kediaman selir liyue?".


Han shuo menjawab dengan wajah yang di pendamkan ke dada Han Yunxi."kau sedang sakit,tentu aku lebih mementingkan mu".


Han Yunxi mengelus kepala Han shuo dengan lembut,namun matanya menatap lurus kedepan dengan kosong.


Saat tangan Han Yunxi berhenti membelai kepala Han shuo,pria itu segera protes."hei,kenapa berhenti?, Lanjutkan".


Han Yunxi menatap datar ke wajah Han shuo."kenapa kau sangat manja?, bagaimana nanti jika anak kita lahir?". Ledek Han Yunxi.


Han shuo tersenyum."tentu aku harus terpaksa mengalah".tangan nya sambil mengelus perut Han Yunxi.


"Aku tidak sabar untuk melihat wajah anak kita. Jika dia laki-laki tentu akan ku jadikan penerus tahta setelah ku" ujar Han shuo yang sangat berharap anak yang di kandung Han Yunxi adalah laki-laki.


Han Yunxi tersenyum."jika dia perempuan?".


Han shuo menjawab dengan nada tegas."tentu akan ku jadikan tuan putri spesial kesayangan ku!,takkan ku biarkan pria mata keranjang mendekati nya".


Han Yunxi menggeleng."jika anak ini perempuan,dan menjadi putri kesayangan mu,tentu dia akan menikah dengan pria terhormat,namun sayang nya di kota tianning ini tidak ada pejabat tinggi yang hanya mempunyai 1 istri".


Han shuo berpikir sejenak untuk menjawab ucapan Han Yunxi."akan ku paksa pria itu agar tidak mempunyai selir. Jika dia menikahi putri kita,berarti dia telah mempunyai segalanya".


"Kenapa kau paksa pria itu untuk tidak mempunyai selir sedangkan kau sendiri mempunyainya yang mulia?" Tanya Han Yunxi dengan nada mengejek.


Han shuo menghela nafas."jika aku bukan anak dari seorang kaisar,aku juga tidak akan mempunyai selir. Gelar ku adalah putra mahkota,pria penerus tahta kaisar,sangat mustahil jika seorang kaisar hanya mempunyai 1 istri,tentu kedudukannya tidak stabil karna tidak ada dukungan dalam dari keluarga pejabat tinggi".


Han Yunxi mengangguk lalu memeluk tubuh atletis Han shuo."aku mengerti".

__ADS_1


Ini adalah takdir dirinya yang harus menikah dengan Han shuo sang putra mahkota, walaupun berbeda seperti alur ceritanya,namun sepertinya takdir telah sengaja merubahnya. Setelah di pikir-pikir usaha nya untuk menyatukan Han shuo dan mu liyue kembali bersama adalah hal sia-sia. Ternyata cara untuk kembali ke dunianya bukan memperbaiki alur cerita,namun menjalani alur cerita dengan cara kita sendiri sampai tiba waktunya untuk kembali kedunia asal miliknya. Namun....tidak bisakah waktu kembali nya di undur beberapa tahun lagi?,dirinya ingin melihat anak di dalam kandungannya ini tumbuh besar, walaupun di lain sisi dia juga merindukan keluarga nya di sana khususnya ibu,tapi menurut nya tidak masalah di tunda beberapa tahun,tentu tidak akan mempengaruhi waktu di sana bukan?,ayolah...aku hanya meminta beberapa tahun. Tuhan kabulkan lah!,aku mohon!.


__ADS_2