
60
Tringg.....
Tringg.....
Tringg.....
Seorang wanita yang tertidur di atas kasur terbangun dan mematikan alarm yang ada di handphone nya.
Dirinya mengambil sikap duduk dan mengumpulkan kesadaran.
Setelah matanya mengamati tempat dimana dia berada,matanya terbuka lebar.
"A...aku kembali?!". Pekik Li Yunxi.
Dirinya menoleh dan melihat ke arah buku yang tergeletak di sisi ranjang tidurnya.
The legend of empress.
Li Yunxi segera mengambil buku itu.
"Aku sudah kembali?".
Li Yunxi membuka halaman-halaman yang ada di buku itu.
ALURNYA BERUBAH!!!
Dirinya sangat terkejut!.
Dia telah mengubah alurnya?!,astaga....!!!.
Namun saat mengingat Han shuo dan Han Wuyu, hatinya terenyuh,tanpa sadar matanya berkaca-kaca.
Seorang wanita paruh baya membuka pintu kamarnya.
"Hei...Yunxi,ini sudah jam set 7,kau ingin berangkat jam berapa?".
Orang itu adalah ibu Li Yunxi.
Li Yunxi tersenyum dan segera berlari memeluk ibunya.
"Ibu...!!,aku sangat rindu!!".
Ibu Li Yunxi menatap anaknya aneh."hei?ada apa?,kau ini sangat aneh. Ayo cepat mandi dan bersiap-siap,sarapan mu sudah aku sediakan di bawah".
Setelah itu ibu Li Yunxi beranjak pergi.
Li Yunxi menghela nafas dan berjalan duduk di kursi."kalo itu cuma mimpi,tapi kenapa semua rasa sakit dan senang nya terasa nyata?".
Li Yunxi berdiri dan berjalan ke arah kamar mandi lalu memulau ritual mandinya.
_______
Sial sial aku telat!!!.
Li Yunxi berlari menuju tempat meeting dengan tergesa-gesa.
Tangannya memegang beberapa berkas yang akan di bahas di meeting.
Setelah dia masuk dengan hati-hati,dirinya menghela nafas lega,rapat belum di mulai.
Li Yunxi segera berjalan ke arah bangku nya dan duduk.
Saat baru saja dia duduk,pintu kembali terbuka.
Menampilkan laki-laki menggunakan pakaian formal yang terlihat mahal,wajah pria itu mengingatkan Li Yunxi pada seseorang.
"Han...Han shuo!!". Pekik nya yang membuat semua orang menatapnya aneh.
"Hei...Yunxi,ada apa,apa kau sakit?". Bisik rekan kerja Li Yunxi yang duduk di sampingnya.
"Eh??ti...tidak. ma..maaf,aku salah mengenal orang". Li Yunxi benar-benar malu!.
Saat pria itu duduk, direktur perusahaan nya mulai berdiri untuk berbicara."baiklah,rapat akan segera kita mulia, sekertaris Li Yunxi,anda bisa maju dan jelaskan".
Li yunxi menghirup udara,lalu dirinya berdiri dan berjalan maju.
Li Yunxi mengotak-ngatik laptop untuk membuka file yang akan di tunjukkan.
"Jadi di sini,kita akan memulai kerja sama,saya sudah menghitung untung dan rugi untuk kedua belah pihak perusahaan.
Untuk perusahaan Jiang citiy untung dan ruginya adalah-". Mata Li Yunxi tidak sengaja menyapu ke arah Laki-laki yang mirip dengan Han shuo.
Kepalanya mulai berdenyut dan merasakan sakit.
Li Yunxi perlahan berjalan terhuyung ke belakang. "Nona Li,apa anda tidak apa-apa?". Tanya di rektur Jiang.
Li Yunxi tidak menjawab, tangannya masih memegang kepalanya,matanya juga masih menatap ke arah laki-laki itu.
Laki-laki itu mengerutkan dahinya bingung,mata elang nya menatap Li Yunxi dengan tajam.
"Baiklah,kamu boleh istirahat. Mimi,bawa sekertaris Li Yunxi ke ruang istirahat". Kata di rektur Jiang yang menoleh untuk memanggil Mimi.
Mimi adalah rekan kerja Li Yunxi,dia terlihat ceroboh dan polos,namun kenyataannya dia sangat cekatan.
Mimi mengangguk."baik pak".
Li Yunxi di bantu keluar oleh Mimi.
"Hei Yunxi,kau ini kenapa?,tidak biasanya..." Tanya Mimi sembari membantu Li Yunxi untuk duduk.
__ADS_1
"Ah...Yunxi,apa kau sudah membaca buku keluaran terbaru?". Tanya Mimi sambil menyodorkan gelas berisi air.
"Buku apa?". Tanya Li Yunxi,mengambil gelas dari tangan Mimi.
"The legend of empress,bacalah itu sangat seru!". Jawab Mimi dengan nada girang.
Li Yunxi mengangguk."ah..ya tau,Mu liyue dan Han shuo?".
Mimi mengerutkan alis nya."bukan!. Yang benar adalah Han Yunxi dan Han shuo. Mu liyue naik ke kursi permaisuri di bagian akhir mendekati ending".
Li Yunxi sedikit terbatuk."ah...be-begitu ya".
"Hais... awalnya aku tidak suka dengan tokoh utama wanita Han Yunxi,dia terkesan ceroboh dan penakut,namun saat terus membaca beberapa bagian yang mendekati ending, khusus nya saat Meiling adik tirinya menginjakkan kaki,ya! Aku mulai menyukainya". Kata Mimi,kaki nya berjalan untuk duduk di samping Li Yunxi.
Li Yunxi tersenyum kaku."ah...be-benarkah?".
Mimi mengangguk."iyaa,kau ini banyak bertanya, sebaiknya kau selesaikan membaca novel itu dulu,kau akan tau endingnya!". Tangan Mimi menepuk-nepuk pelan punggung Li Yunxi.
Li Yunxi hanya tersenyum kaku.
Jam istirahat tiba, Li Yunxi mengajak Mimi untuk makan di toko daging panggang di dekat tempat kerja nya.
Saat masuk,mata Li Yunxi melihat laki-laki yang mirip dengan Han shuo.
Li Yunxi menghela nafas untuk menjernihkan pikirannya,lalu kakinya berjalan masuk.
"Aish...sial!,kita tidak kebagian meja!". Desah Mimi
Li Yunxi melihat ada bangku kosong,namun bangku itu dekat dengan laki-laki yang mirip Han shuo.
"Itu...itu ada bangku kosong namun-". Mimi segera menarik tangan Li Yunxi ke tempat meja makan laki-laki itu.
"Permisi pak,kami orang-orang dari Jiang Citiy,eh..kami ingin makan di sini namun kehabisan tempat,bolehkah bapak-". Omongan Mimi di sela.
"Ya...tentu saja boleh". Pria berambut cokelat dengan senyum ramah menjawab ucapan Mimi.
Li Yunxi agak sedikit ragu,karna pria ini adalah direktur dari perusahaan K grup!.
"Mimi apa kau yakin?!". Bisik Li Yunxi.
Mimi menghela nafas."iya!,ayo cepat duduk".
Li Yunxi akhirnya terpaksa duduk.
"Hei mas,1 porsi besar untuk meja 29 ya!". Teriak Mimi dengan semangat.
Li Yunxi membuka matanya lebar."Mimi,kau yakin?,porsi besar?".
Mimi terkekeh."1 untuk berdua kok". Jawab Mimi.
"Namun tetap saja,itu porsi yang sangat banyak!". Ujar Li Yunxi.
Saat daging itu datang,ah...meja terasa penuh,Li Yunxi tidak suka suasana ini.
Li Yunxi menyingkirkan sayur terlebih dahulu,tentu nya karna dia tidak menyukai sayur,dia selalu merasa saat dia memakan sayur,itu sama rasa nya dengan dia memakan rumput.
Namun saat dia sibuk menyingkirkan sayur,sumpit lain datang ke piring nya dan mengembalikan sayur itu.
Li Yunxi mengangkat kepalanya dan menatap laki-laki itu.
"Maaf,entah kenapa saya tidak bisa menahan diri melihat anda menyingkirkan sayur". Kata laki-laki itu.
Li Yunxi mengangguk."tidak apa-apa,saya memang tidak menyukai sayur". Li Yunxi kembali menyingkirkan sayur nya.
Namun pria itu kembali menaruh sayur itu ke piring nya.
"Makan"
Li Yunxi mengerutkan dahinya,selain mirip pada wajah,pria ini juga sangat mirip akan sifat.
"Eh?ti...tidak terimakasih". Jawab Li Yunxi.
"Ma-". Omongan pria itu terpotong.
"Hei kakak,kenapa kau terus memaksa sekertaris Li Yunxi?,tidak biasanya kau berbicara pada perempuan". Kata pria berambut cokelat menyenggol bahu Pria dengan rambut hitam yang memaksa nya memakan sayur.
Pria berambut hitam itu menjatuhkan sumpit dan merasakan sakit di kepalanya."maaf, belakangan ini aku merasa aneh".
Pria itu berdiri dan segera keluar dari restoran.
Li Yunxi hanya menghela nafas lalu melanjutkan makan daging nya.
"Hei, sepertinya direktur muda itu menyukai mu". Bisik Mimi.
Li Yunxi tersedak."kau ini bicara sembarangan!".
Mimi hanya terkekeh melihat ekspresi malu dari Li Yunxi.
Setelah makan siang,mereka kembali ke kantor untuk bekerja.
*Jam 5 sore*
Li Yunxi berjalan menuju pintu keluar kantor.
Malam ini akan turun salju,jadi dia sudah mempersiapkan mantel tebal sewaktu berangkat tadi.
Saat hendak menuruni tangga,ada yang memanggilnya.
"Maaf".
Li Yunxi menoleh dan melihat pria itu.
__ADS_1
"Ya?". Tanya Li Yunxi dengan senyuman.
"Apa kita pernah saling mengenal?". Tanya pria itu.
Li Yunxi menunduk,kemudian mengangkat kepalanya kembali, bibirnya tersenyum dengan mata berkaca-kaca."ya.. sepertinya".
Pria itu mengepal tangannya."Han Yunxi....tidak!,Li Yunxi!, Nama itu ..... belakangan ini sering muncul di mimpi ku".
Li Yunxi membuka mulutnya."Han shuo..." Suaranya terdengar lirih.
Pria itu menjalan mendekat."bukan Han shuo,namun Ki Shuo".
Li Yunxi menatap mata Ki Shuo.
Ternyata nama marga keluarga nya berbeda.
Li Yunxi tersenyum, kakinya berjalan mundur dan sedikit terhuyung."ah..maaf, seperti nya saya terlalu terobsesi dengan novel itu".
Perlahan Li Yunxi pergi meninggalkan Ki Shuo,salju mulai turun.
Saat ini Li Yunxi berjalan di jalanan dengan pikiran kosong. Namun kakinya tidak berjalan untuk kembali,namun ke taman.
Li Yunxi duduk di ayunan dengan pikiran campur aduk.
"Hais apa ini?,apa aku galau?". Gumam nya sendiri.
Suara langkah kaki yang sedang berlari terdengar.
Li Yunxi menoleh dan melihat siapa yang berlari,matanya melebar saat melihat Ki Shuo.
Bruk
Ki shuo jatuh tepat di depan kaki Li Yunxi.
"A-ada apa direktur Ki?". Tanya Li Yunxi kaget.
Ki shuo bangkit dan menatap wajah Li yunxi.
"Aku...aku mengenalmu!, Li Yunxi".
"Ah..Han Wuyu?!,nama itu juga-!". Ucapan Ki shuo berhenti saat Li Yunxi memeluk nya.
"Syukurlah kamu mengenal ku. Aku tidak tahu apa yang terjadi,Shuo,aku...aku.." Li Yunxi menangis di dalam pelukan Ki Shuo.
"Cukup,jangan menangis,mimpi itu....aku sangat senang. Sejak 5 hari terakhir ini aku selalu mendapat mimpi yang sama,3 hari itu hanya ada nama mu,namun 2 hari berikutnya ada nama Han Wuyu. Aku berpikir,siapa mereka berdua?. Saat mengunjungi rapat di perusahaan Jiang citiy dan melihat mu,seperti sebuah ingatan yang asing mulai memutar di otak ku. Saat makan siang dan melihat mu menyingkirkan semua sayuran,aku tidak bisa menahan diri untuk memerintahkan mu memakan sayuran,aku-".
Ki shuo membuka matanya lebar saat Li Yunxi mencium bibir nya.
Namun matanya ikut tertutup seperti Li Yunxi beberapa saat kemudian.
"Shuo"
"Yunxi"
Mereka berdua berbarengan menyebut nama lawan bicaranya.
"Aku mencintaimu". Setelah kata itu mereka berpelukan.
"Terimakasih,aku sangat bahagia". Ujar Li Yunxi dengan senyum tipis.
Salju yang turun menambah suasana menjadi lebih mengesankan.
Pasangan serasi berpelukan di bawah hujan salju yang damai.
"Ayo pergi". Kata Ki shuo menarik tangan Li Yunxi.
"Eh kemana?" Tanya Li Yunxi.
"Ke rumah orang tua ku,besok kita akan menikah". Jawab Ki shuo yang terus menarik tangan Li Yunxi.
Wajah Li Yunxi memerah."eh?! Secepat itu?!".
Ki shuo menoleh."bagiku kamu adalah kupu-kupu kaca yang rapuh,jika aku berpaling sedikit saja kamu akan menghilang. Kau pikir aku akan membiarkan hal itu terjadi?".
Li Yunxi terkekeh."ucapan mu terlalu berlebihan". Kaki Li Yunxi berhenti.
"Aku tinggal di apartemen itu bersama keluarga ku,kita bisa mengunjungi orang tuamu besok,ini sudah malam". Lanjutnya.
Ki shuo mengerutkan dahi."apa bedanya?".
"Jika kita datang pada waktu malam itu akan mengganggu orang tua mu,lagi pula aku belum mempersiapkan diri!". Jawab Li Yunxi.
Ki shuo tersenyum."baiklah,kalau begitu aku akan mengantar mu pulang".
Li yunxi terkejut saat Ki shuo berjongkok dan menawarkan punggungnya."cepat naik".
Dengan ragu-ragu Li Yunxi menjatuhkan dirinya di punggung Ki shuo.
Ki shuo berdiri dan berlari keluar taman.
Li Yunxi dan Ki shuo tertawa bersama.
"Hei kamu mempunyai mobil bukan?". Tanya Li Yunxi dengan nada bahagia.
"Aku meninggalkan nya di kantor karna mengejar mu". Jawab Ki shuo.
Li Yunxi tertawa."pria bodoh".
"Hei hei hei,jangan mencemooh ku seenak nya,lagi pula biar aku bodoh kamu juga mencintai ku?". Ujar Ki shuo.
Li Yunxi tertawa."kamu ini terlalu percaya diri,namun itu benar!!".
__ADS_1