
"Bagaimana kandungan mu?" Tanya ibu suri sambil tersenyum ke arah Han Yunxi.
Han Yunxi menjawab."baik yang mulia,janin ini sangat sehat!" Dengan nada tinggi yang menunjukkan kegembiraan.
Ibu suri menepuk tangan Han Yunxi."Aiya,jangan panggil aku dengan kalimat formal itu,panggil saja aku nenek,kau sekarang juga cucuku".
Permaisuri yang mendengar ucapan mertua nya ikut menimpal."Aiya ibu mertua,menantu ku ini sangat sopan,dia mungkin akan canggung dengan kalimat itu".
Ibu suri menggeleng."hais tidak apa-apa!". Permaisuri dan ibu suri tertawa ringan, interaksi mereka saat ini menunjukkan bahwa mereka sangat dekat, ibu suri juga terlihat sangat menyayangi permaisuri Fei Shu dari sekian banyak menantu yang dia punya.
"Yunxi-er,cepat katakan bagaimana kau meluluhkan hati cucuku itu!" Ujar ibu suri dengan nada antusias.
Han Yunxi menggeleng sambil tersenyum."tidak ada nenek,aku hanya menjalani hari-hari seperti biasa,aku juga tidak pernah memikirkan berbagai cara agar putra mahkota jatuh hati padaku"
Ibu suri mengangguk sambil menyipitkan mata."baiklah,pasti sikap nya masih dingin bukan?".
Han Yunxi mengangguk sambil tersenyum."hm ya kadang-kadang."
Ibu suri tiba-tiba tertawa."hais cucu dan kakek sama saja!".
"Namun dia berbeda dengan sikap anak ku,yang sekarang menjadi kaisar itu" lanjut nya.
Permaisuri mengangguk."ya benar, menurut ku kaisar lebih mirip dengan sikap anda yang harmonis".
Ibu suri tertawa bangga."hn,tentu saja. Kau seharusnya bersyukur karna sifat suamimu tidak mengikuti mendiang kaisar"
Han Yunxi tertawa ringan."baiklah-baiklah,sekarang nenek ceritakan kisah nenek dan mendiang kaisar dulu".
"Hn,kau pasti akan iri mendengarnya" jawab ibu suri.
Permaisuri dan Han Yunxi hanya tertawa sambil geleng kepala melihat mantan permaisuri di depan mereka yang memiliki sifat seperti ini.
Di tengah asik nya pertemuan itu,mu liyue hanya diam seorang diri di meja nya.
Namun tak lama datang putri xiao yang waktu itu ikut mempermalukan Han Yunxi saat pertemuan Harem pertama.
"Apa aku boleh duduk di samping mu?" Tanya putri xiao dengan senyum lembut.
__ADS_1
Mu liyue mengangguk lalu tersenyum."ya,silahkan putri"
"Selir liyue, bagaimana perasaan mu menjadi selir putra mahkota?" Tanya putri xiao sembari mengupas pisang yang dia ambil dari meja mu liyue.
Mu liyue terdiam sejenak,untuk memikirkan jawaban. "Aku sangat bahagia bisa menjadi selir yang mulia" jawab nya dengan nada senang,namun ekspresi nya menggambarkan 180° terbalik dari itu semua.
Putri xiao mengangguk."kau yakin bahagia?",bibir tipis nya tersenyum.
"Ya tentu saja" jawab mu liyue dengan nada gembira.
"Ah...baiklah,tapi...apa kau tidak cemburu dengan putri mahkota?" Tanya putri xiao yang semakin membuat hati mu liyue gelisah.
"Apa maksud putri xiao?" Tanya mu liyue balik dengan senyum.
Putri xiao menggeleng pelan."tidak ada,aku hanya bertanya".
Mu liyue menjatuhkan pandangan nya kebawah sebentar,lalu menatap lurus kembali ke depan."di dunia ini tidak ada wanita yang rela jika suami mereka memiliki banyak istri. Namun ini memang sudah takdir ku untuk menjadi selir yang mulia,jadi untuk apa aku cemburu?,dilihat dari segi status keluarga dan fisik, tentu putri mahkota lebih cantik dari pada diriku", ujar mu liyue yang terpaksa memuji Han Yunxi,agar terlihat rendah hati di depan seluruh senior wanita Harem istana.
Putri xiao mengangguk lalu tertawa ringan."selir liyue,anda sangat rendah hati. Keluarga anda juga tidak terlalu rendah,ayah anda adalah pejabat yang memiliki pangkat sama dengan ayah putri mahkota,serta wajah anda juga sangat cantik!. Aku dengar wanita tercantik kedua setelah putri Fei Luan adalah kau,namun karna tiba-tiba putri mahkota muncul dan menunjukkan dirinya di depan publik posisi anda jadi tergeser menjadi ketiga".
"Aiya,jika berbicara tentang kecantikan aku tidak terlalu mengikuti nya. Ku dengar anda berada di peringkat ke 5 wanita tercantik kota tianning bukan?" Tanya mu liyue dengan nada bertanya namun memiliki arti mengejek.
Putri xiao tersenyum mendengar pertanyaan mu liyue. "Ya..benar,hais aku memang tidak terlalu cantik,namun sudah lah aku tidak memikirkan nya selama aku masih mempunyai status tinggi".
Mu liyue tersenyum."ya,status memang mengangkat segalanya."
Putri xiao tertawa kecil. "Ah ya...apa kau tahu siapa wanita yang mendapat peringkat ke-4?" Tanya putri xiao penasaran.
Mu liyue berpikir sebentar. "Hmm,kalau tidak salah nona kedua dari keluarga putri mahkota, nona Meiling".
Putri xiao membuka matanya terkejut. "Nona Meiling?,ku dengar dia akan di kirim ke istana untuk menjadi selir pengeran kedua Woo kang".
Mu liyue terkejut mendengar ucapan putri xiao, menurutnya musuh nya akan bertambah 1 lagi. Dulu mu liyue tidak pernah mempunyai hubungan baik dengan Meiling,dirinya hanya berteman baik dengan Han Yunxi,sahabat kecil nya yang sekarang menjadi musuh dirinya di istana,semua berawal dari pemilihan putri mahkota.
Walaupun Meiling hanya akan menjadi selir pangeran kedua,namun pasti akan tetap ada perselisihan di antara mereka berdua,bisa jadi saat pertemuan wanita Harem berikutnya Meiling akan ada di sini dan dirinya akan kembali berdebat dengan nona kedua itu.
Namun tetap mu liyue harus menjaga image, walaupun posisi dirinya lebih tinggi dari Meiling,karna mu liyue ada selir putra mahkota,namun tetap dia tidak bisa bicara dan berdebat sembarang karna di situ pasti akan ada ibu suri dan permaisuri
__ADS_1
Han Yunxi samar-samar mendengar percakapan mu liyue dan putri xiao,dirinya tersenyum tipis.
'jadi Meiling akan menginjakkan kaki di istana dan menjadi selir pangeran kedua?,hn jangan harap hidup mu akan tenang di istana ini' batin Li Yunxi mengingat perlakuan kasar Meiling pada pemilik tokoh ini Han Yunxi.
_________
Kediaman Mentri cou xifeng.
"Ayah,yang aku inginkan adalah putra mahkota!" Ujar Meiling dengan nada tinggi.
Cou xifeng memijit dahi nya pelan.
"Kenapa kau sangat ingin menjadi selir putra mahkota?,bukan kah pangeran kedua woo kang juga mempunyai kekuasaan yang besar?!".
Meiling menggelengkan kepala nya sambil menggebrak meja."ayah,tidakkah kau pikir bahwa putra mahkota lebih menguntungkan dari pada pangeran kedua?!,jika aku bisa menjadi selir putra mahkota aku akan melengserkan Han Yunxi dari posisi putri mahkota dan di gantikan oleh ku!"
Cou xifeng menatap anak nya tajam."jangan menyentuh Han Yunxi,dia sedang mengandung anak putra mahkota,jika kau berbuat macam-macam dengan kandungan nya aku akan menghukum mu!"
Meiling tersentak kaget mendengar ucapan ayah nya,baru pertama kali ini ayah nya membela ja*ang kecil itu dan malah membentak nya."kenapa kau sangat perduli dengan kakak sampah itu!?".
Cou xifeng membanting cangkir teh nya ke lantai." Anak yang ada di dalam kandungan Han Yunxi sangat menguntungkan untuk keluarga kita. Dengan anak itu,posisi keluarga kita akan semakin kuat dan kokoh,serta jabatan ku akan semakin tinggi dan di hormati".
Meiling menatap cou xifeng geram."apa hanya jabatan dan kehormatan yang ada di kepalamu?,ayah tidak kah kau memikirkan kebahagiaan putri mu ini?!".
Cou xifeng mengepalkan tangan nya. Kenapa anak nya ini sangat menyebalkan?!. "Kau menginginkan posisi selir putra mahkota bukan hanya tentang rasa suka,kau iri dengan Han Yunxi bukan?"
"Tentu saja aku iri!,bayangkan saja. Sedari kecil aku selalu berada di depannya,sekarang aku kalah telak di belakangnya,mana mungkin aku bisa terima?!" Jawab Meiling dengan terus terang.
Dirinya benar-benar tidak percaya saat mendengar posisi putri mahkota di dapatkan oleh Han Yunxi. Saat mendengar kabar itu Meiling merasa cemburu dan membanting seluruh barang yang ada di kamarnya. Menurutnya ini tidak adil!,Han Yunxi sampah itu menjadi putri mahkota serta dirinya hanya nona muda kedua!.
Cou xifeng menenangkan Meiling yang sedang mengamuk,sebagai gantinya, cou xifeng mendatangi kaisar diam-diam dan meminta kaisar untuk menjadikan Meiling sebagai selir pangeran kedua.
Namun cou xifeng kembali salah. Yang Meiling inginkan adalah putra mahkota bukan pangeran kedua.
Dia benar-benar tidak mengerti dengan jalan pikir anak keduanya ini.apa salah nya menjadi selir pangeran kedua?,bukan kah baik putra mahkota dan pangeran kedua memiliki kekuasaan yang besar?.
Dia sengaja memilih pangeran kedua dari pada putra mahkota,karna takut Han Yunxi dan mu liyue akan bersaing di dalam istana. Yang lebih ia takutkan adalah Meiling berniat menggugurkan kandungan Han Yunxi,itu hanya akan merugikan dirinya.
__ADS_1