
Para pelayan yang bekerja di kebun kerajaan terlihat sangat gaduh,ketika mereka mengetahui bahwa sang putra mahkota akan memanjat pohon untuk memetik 1 buah mangga.
"Yang mulia putri mahkota,tolong biarkan kami saja yang memanjat,dan biarkan putra mahkota tetap menunggu bersama anda" ujar salah satu pelayan pria yang berpakaian sederhana,memohon pada Han Yunxi.
Han shuo telah selesai melepaskan sepatu nya,dan bersiap untuk memanjat.
Para pelayan itu segera mencegah Han shuo untuk memanjat pohon."yang mulia hentikan,biar kami saja yang memanjat".
Han shuo menggeleng."tidak perlu" jawab nya singkat.
Lagi pula kapan lagi memenuhi keinginan istri kesayangan nya ini yang sedang hamil?.
Para pelayan itu segera menutup rapat mulut mereka dan hanya diam melihat sang putra mahkota yang terhormat itu memanjat.
Dengan mudah,Han shuo memanjat dan mengambil 1 buah mangga muda untuk Han Yunxi,saat hendak turun tiba-tiba Han Yunxi berteriak."yang mulia,aku ingin lebih banyak!".
Han shuo yang sudah di tengah jalan ingin turun,terpaksa kembali naik dan memetik 5 buah mangga muda lagi.
Setelah dapat dirinya segera turun dan memberikan nya pada Han Yunxi."Ini,cepat kupas dan makan"
Han Yunxi memasang wajah tidak sok bingung."hm?,aku yang mengupas?,tidak-tidak aku ingin kau yang mengupas semua mangga muda itu lalu kau suapkan ke mulut ku ini".
Han shuo mengerutkan dahi nya."kau meminta ku mengupas mangga ini?".
Seluruh orang yang ada di kebun kerajaan memasang wajah tegang. Apa permintaan putri mahkota itu tidak terlalu ekstrim?,bagaimana mungkin putra mahkota mengupaskan mangga untuk nya?!. Jika kejadian ini tersebar luas sampai keluar kerajaan pasti akan menjadi topik yang sangat hangat!.
Han Yunxi mengangguk."ya,memang nya kenapa?".
Han shuo menghela nafas tipis,lalu menaikkan telapak tangan nya ke kepala Han Yunxi dan mengusap pelan. "Baiklah,ayo ke kediaman mu".
Tak butuh waktu lama mereka telah tiba di kediaman Han yunxi.
Han Yunxi segera berlari menuju kamar nya,namun dirinya ceroboh dan tak sengaja tersandung kaki meja kayu milik nya,hampir saja dia terjatuh untung ada Han shuo yang sigap menangkap nya.
"Apa yang kau lakukan?. hati-hati, kau sedang mengandung anak ku sekarang!".
Han Yunxi terkejut setengah mati,lalu menghembuskan nafas."Aiya,baiklah maafkan aku dan terimakasih" kata Han Yunxi lalu berjalan duduk.
"Xuan,cepat ambilkan pisau" ujar Han Yunxi sambil melirik xuan.
Xuan segera berlari keluar dan tak lama kembali membawa pisau kecil yang tajam untuk mengupas mangga.
Han shuo mengambil pisau tersebut lalu mengupas mangga dengan telaten.
"Ambilkan air" kata Han shuo memerintahkan pelayan,mata nya masih fokus pada mangga yang sedang dia kupas.
__ADS_1
Tak berselang lama,air pun datang. Han shuo segera mencelupkan mangga yang telah dia kupas ke dalam air untuk di cuci,setelah itu dia memotong mangga itu dengan bentuk dadu.
Setelah selesai,Han shuo mencuci bersih tangan nya lalu menyuapi Han Yunxi buah mangga muda itu.
"Ahhh,segerr paruy" ceplos Han Yunxi tak sengaja membawa kata gaul di dunia nya.
Seluruh orang yang ada di kamar Han Yunxi menatap bingung ke arah nya. "Apa itu paruy?" Tanya Han shuo
Han Yunxi membeku sesaat,lalu menjawab pertanyaan Han shuo."paruy itu banget,jadi maksud ku tadi seger banget".
Han shuo mengangguk kecil lalu kembali menyuapkan mangga ke dalam mulut Han Yunxi.
"Yunxi-er,aku harus kembali ke kediaman ku untuk mengurus beberapa laporan yang menumpuk" kata Han shuo dengan serius.
Ya memang hari ini,kaisar mengirim banyak laporan dan berkas padanya,dan itu sangat merepotkan.
Han Yunxi menggeleng."sebentar lagi saja,aku ingin kau menemaniku di sini dulu".
Helaan nafas lari dari dalam mulut Han shuo."hm baiklah"
"Yang mulia,aku ingin melihat anda menari" ujar Han Yunxi yang membuat anak agung itu menatap nya kaget.
"Ada apa?" Tanya Han Yunxi
Han shuo menggeleng."jangan memintaku untuk melakukan hal konyol Yunxi-er".
Han shuo menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal."bukan seperti itu,ayolah kau pasti mengerti".
Tak lama pengawal pribadi Han shuo angkat bicara."putri mahkota,biarkan saya saja yang menari untuk anda".
Han Yunxi mengerutkan dahi nya."tidak-tidak yang ku pinta menari adalah putra mahkota".
Pengawal Han shuo kembali menjawab."yang mulia, tetapi bukan kah aga-" omongan nya di potong Han Yunxi.
"Cukup. Kau tidak perlu menari,yang ku pinta menari adalah 'suami ku',apakah kau suami ku?".
Omongan Han Yunxi yang ini berhasil membuat Han shuo dan pengawal pribadinya menatap terkejut ke arah dirinya.
"Ma-mana mungkin saya berani" kata pengawal pribadi milik Han shuo.
Han shuo segera berdiri."kalian semua keluar".
Tak butuh waktu lama,para pelayan itu keluar dengan patuh. Sekarang di ruangan ini hanya tersisa Han Yunxi dan Han shuo.
"Baiklah,silahkan menari" ujar Han Yunxi dengan nada mengejek.
__ADS_1
Han shuo menatap tajam ke arah Han Yunxi. 'ini demi anak ku' batin nya.
Han shuo mulai menari, di dalam hati Han yunxi tertawa keras dan itu tidak bisa berhenti!.
Setelah selesai Han shuo kembali duduk dengan nafas sedikit tersengal-sengal.
"I-itu sangat bagus yang mulia" kata Han Yunxi menahan tawa.
Han shuo menatap tajam ke arah Han yunxi. " Jika kau ingin tertawa,maka tertawa lah".
Tak lama Han Yunxi membuka mulut nya untuk tertawa ngakak,perutnya sangat sakit melihat Han shuo menari,ayolah....itu sangat kocak!!.
"Baiklah,apa aku sudah boleh kembali ke kediaman?,aku harus menyelesaikan pekerjaan ku malam ini,jika tidak kaisar akan marah kepada ku" kata Han shuo sangat serius.
Han Yunxi tersenyum."ku kira anda tidak begitu perduli dengan yang mulia kaisar".
Tatapan Han shuo menurun dan berubah hampa."mana mungkin,dia tetap orang tua ku".
Han Yunxi terkejut melihat ekspresi Han shuo.'ada apa dengan ekspresi nya?,apa ada masalah antara kaisar dan Han shuo yang tidak aku tahu?,tapi...menurut yang sudah aku baca tidak ada bagian kaisar dan Han shuo bertengkar sebelum nya.' batin Han Yunxi.
Setelah melihat ekspresi Han shuo yang berubah,Han Yunxi sempat berfikir untuk membiarkan han shuo kembali ke kediaman nya,namun dia juga kembali ingat dengan rasa kesal yang belum hilang karena masalah kemarin.
"Tidak bisa yang mulia,kau harus menemani ku sampai malam" kata Han Yunxi dengan wajah memelas.
Han shuo memijat kepala nya pelan."baiklah"
Mereka berdua menghabiskan waktu berdua,hingga akhirnya matahari tenggelam. Han Yunxi sudah sangat puas mengerjai Han shuo sedari tadi. Sekarang Han Yunxi meminta Han shuo kembali ke kediaman nya dengan rambut terkepang dua,awal nya Han shuo menolak namun Han Yunxi meminta dengan wajah memelas.
Ya....setidak nya Han Yunxi telah membuat Han shuo malu berkali-kali dan membuat lelaki itu sabar terus menerus.
Setelah kepergian Han shuo,Han Yunxi duduk di depan cermin nya dengan tersenyum.
"Impass".
"Xuan" panggil Han Yunxi.
"Ya nona?" Tanya xuan balik yang sedang asik membereskan kasur majikan nya.
"Coba kau pergi ke kediaman putra mahkota,dan lihat apa yang sedang yang mulia lakukan".
Xuan mengangguk dan segera berjalan keluar.
Beberapa menit kemudian xuan kembali dan mendekatkan mulutnya ke kuping Han Yunxi.
"Nona,tadi ku lihat putra mahkota sedang mengerjakan pekerjaan nya seperti biasa. Aku juga melihat banyak sekali tumpukan kertas serta buku yang ada di meja kerja milik nya,bisa ku tebak putra mahkota akan mengerjakan itu sampai besok pagi".
__ADS_1
Han Yunxi menarik 2 sudut bibir nya."baiklah,kau boleh kembali ke kamar mu".
"Baik."