Masuk Kedalam Dunia Novel Dinasti

Masuk Kedalam Dunia Novel Dinasti
40


__ADS_3

Setelah makan malam selesai,mu liyue kembali ke kediamannya dengan senyum cerah,sebelum pergi dirinya memeluk Han Yunxi.


Setelah kepergian mu liyue Han Yunxi menatap dingin ke arah pintu. Han Yunxi akan tetap waspada kepada mu liyue, walaupun dia sudah sangat yakin bahwa mu liyue telah kembali menjadi baik.


Han Yunxi mengelus perutnya yang sudah terlihat buncit,lalu berdiri."xuan,antarkan aku ke ruang singgah sana kaisar".


Kali ini,mau tidak mau Han Yunxi akan meminta bantuan kaisar,jika kaisar menolak,Han Yunxi akan menggunakan nama mendiang kakak kedua nya Tianyao.


Tak butuh waktu lama,Han Yunxi memasuki ruang singgah sana yang megah itu.


Di dalam sana,hanya ada kaisar dan Kasim pribadi nya yang sedang mengobrol ringan.


Saat melihat Han Yunxi memasuki ruangannya,kaisar tidak bisa menyembunyikan senyumnya.


"Menantu Yunxi,apa yang membuat mu datang kemari malam-malam begini?"


Han Yunxi memberi hormat sebelum bicara.


"Yang mulia,ada satu permintaan yang ingin ku minta kepada mu".


Kaisar mengerutkan kening nya."apa itu?,katakan saja. Ayah mertua ini akan memenuhinya".


Han Yunxi tersenyum."jatuhkan Mentri kebudayaan dari posisinya".


Kaisar dan Kasim pribadinya tak bisa menahan untuk membulatkan matanya karna terkejut.


"A-ada apa ini?,kenapa tiba-tiba?".


Han Yunxi menyeritakan semua dengan jujur,dia tahu kaisar tidak bisa di bohongi,sama seperti Han shuo. Setelah menyeritakan semuanya termaksud niat ayah mu liyue yang ingin menyingkirkan dirinya dari kursi putri mahkota,Han Yunxi menambahkan."anggap saja permintaan menantu ini,sebagai balas Budi kaisar tentang kematian kakak laki-laki keduaku, Tianyao".


Tangan kaisar bergetar,lalu wajahnya berubah menjadi gelap."Han Yunxi,apa kau mencoba untuk mengancam Zhen dengan nama Tianyao?".


Han Yunxi segera berlutut."menantu ini tidak berani".

__ADS_1


Kaisar yang melihat Han Yunxi berlutut,langsung menyuruh pelayan untuk membangunkannya,karna dia sedang khawatir dengan kandungan Han Yunxi,di dalam situ ada cucu nya!.


Namun Han Yunxi tidak ingin langsung beranjak bangun, sebelum kaisar mengatakan iya!.


Kaisar menghela nafas."Zhen memang kaisar,tetapi Zhen tidak bisa sembarangan menjatuhkan orang tanpa bukti mendasar".


Han Yunxi segera bangkit dari berlutut nya."apa menyuruh selir liyue untuk membunuh saya bukan kesalahan?,apa niat untuk menyingkirkan saya dari tahta putri mahkota bukan kesalahan?".


Kaisar memijit pelipisnya, jika Mentri kebudayaan melakukan hal itu semua,pasti akan terjadi kericuhan di dalam istananya,ini tidak bisa di biarkan,dan jika dia hanya berdiam diri melihat Han Yunxi di lengserkan dari tahta nya,itu hanya akan membuat dirinya merasa bersalah pada Tianyao.


"Zhen akan membantu,namun kita harus mencari bukti. Tidak lama ini,Zhen mendengar isu tentang pejabat Mentri yang korupsi,namun tidak tahu pasti Mentri mana yang melakukan korupsi itu". Kata kaisar dengan helaan nafas.


Han Yunxi tersenyum."tidak tahu,bukan berarti tidak ada jalan untuk tahu. Yang mulia,aku akan mencari tahu tentang itu,tapi untuk saat ini, menantu ini meminta 1 orang mu untuk menyelidiki ini".


Kaisar tersenyum."baiklah,Zhen akan mengirim orang kedalam kediamanmu."


'wanita ini,benar-benar mirip mendiang ibunya'. Gumam kaisar dalam hati.


Setelah selesai mengucapkan apa yang harus di sampaikan kepada kaisar,Han Yunxi pamit untuk kembali ke istana putra mahkota.


Setelah sampai,Han Yunxi segera menyuruh xuan menyiapkan air hangat untuk dirinya mandi, Han Yunxi ingin beristirahat lalu pergi tidur.


______


Seorang pria sedang menatap dingin ke arah lawan bicaranya.


Han shuo duduk di kursi yang berhadapan langsung dengan putra mahkota kerajaan kota Hanjie.


"Senang bertemu dengan anda". Kata pangeran mahkota dengan senyum ramah nya.


Rambut blonde putih perak dan bola mata berwarna emas,sangat menarik,di tambah tinggi nya sejajar dengan Han shuo dan memiliki postur tubuh yang sangat bagus.


"Aku juga begitu". Jawab Han shuo datar tanpa ekspresi,ya...ini adalah ekspresi ramahnya.

__ADS_1


"Perkenalkan nama saya, Xiao zhongceng". Zhongceng tersenyum ramah pada Han shuo.


Namun Han shuo hanya menatap datar ke arah zhongceng.


Zhongceng merasa kesal dengan wajah datar Han shuo,namun dirinya tidak mengatakan apa-apa dan tetap tersenyum.


"Anda yakin,ingin mengadakan perdamaian?,kerajaan kita sudah bertahun-tahun bermusuhan". Kata zhongceng dengan senyum tiada luntur.


Han shuo menyenderkan bahunya ke kursi."ya".


Apa ini cara putra mahkota kerajaan kota tianning mengajukan perdamaian?, Kesal zhongceng.


"Apa keuntungan yang akan di dapatkan kota Hanjie?". Tanya zhongceng berterus terang.


"Kota tianning,akan membagi 30% dari sumber daya alam yang kerajaan ku punya". Jawab Han shuo dengan serius.


Zhongceng tersenyum."ah....sangat untung".


Han shuo mengangguk."bagaimana?".


Zhongceng menatap Han shuo."aku akan membicarakan hal ini pada orang kerajaan ku".


Walaupun tetap akan berdamai, zhongceng harus tetap membicarakan hal ini dengan orang kerajaan yang lain.


Han shuo mengangguk paham,lalu kembali membuka mulutnya untuk berkata."lalu,apa yang akan kerajaan Hanjie berikan?".


Zhongceng tersenyum."aku akan memberitahukan mu itu nanti,aku harus berbicara dengan yang lain dulu. Sementara anda menunggu,anda bisa menginap di kerajaan kami,aku akan menyiapkan satu kamar untukmu,besok aku akan datang menemuimu".


Han shuo menggeleng."tidak usah, terimakasih. Aku sudah menyewa kamar pribadi di penginapan".


Zhongceng mengangguk."baiklah".


Zhongceng,selain sangat menawan dia juga murah senyum. Tidak seperti Han shuo,dia memang sangat tampan namun pelit sekali senyum!. Orang tampan itu memiliki banyak sekali tipe!.

__ADS_1


__ADS_2