
Han Yunxi kembali melanjutkan kegiatannya.
Dirinya memasukkan botol itu ke air,namun tidak ada yang berubah.
Han Yunxi memasukkan air kedalam botol,setelah itu kepalanya menoleh ke arah xuan lagi. "Ambilkan ikan kecil di halaman belakang".
Xuan tidak banyak bertanya dan segera pergi,setelah itu dia kembali dan memberikan ikan kecil itu.
Han Yunxi memasukkan ikan itu ke dalam botol.
Awalnya dia melihat ikan itu masih berenang dengan santai,namun perlahan ikan itu sedikit terlihat lambat kemudian ikan itu menjadi kejang-kejang di dalam air.
Han Yunxi mengerutkan dahinya,setelah ikan itu mati,Han Yunxi berbalik ke arah Mu liyue dan Xiao Yue.
"Lihat ikan ini mati". Han Yunxi memberikan botol itu ke Mu liyue.
Xiao Yue segera bangkit lalu berjalan ke arah Mu liyue.
"Yang beracun itu bukan ramuannya,namun bagian dalam botol. Jika aku meminum ramuan itu,mungkin keadaan ku akan persis seperti apa yang di derita ikan itu". Kata Han Yunxi lalu dirinya mengambil sikap duduk di kursi.
"Namun jiejie,jika bagian dalam botol yang terkena racun,mengapa tidak tercampur dengan minuman ramuan kesehatan nya?". Tanya Mu liyue, matanya masih menatap lekat ke arah botol.
Han Yunxi mengangkat bahunya."tidak tahu,aku bukan ahli medis".
Xiao Yue tersenyum."aish lihat...Shu Heilan mulai menunjukkan taringnya".
Han Yunxi juga ikut tersenyum."taring kucing?".
Mu liyue terkekeh."ya ya.... serigala nya adalah dirimu,ular adalah Meimei Yue,dan aku...aku apa?panda yang imut?". Mu liyue terkekeh di kalimat terakhir.
Xiao Yue mengerutkan keningnya."aku ular?"
Mu liyue memutar bola matanya malas."di dunia ini,tidak ada yang memiliki senyum munafik yang terlihat sangat tulus seperti mu".
Xiao Yue tertawa."hm ya...itu adalah keahlian ku".
Han Yunxi hanya menggeleng."panda imut mana yang pandai bersilat lidah?".
Mu liyue terkekeh."ayolah,aku adalah wanita yang polos!".
Xiao Yue dan Han Yunxi hanya memutar bola matanya malas.
Serigala memang tidak sekuat singa,namun serigala tidak akan pernah tunduk pada siapa pun,di sirkus banyak singa yang di jadikan hewan peliharaan dan di pekerjakan untuk menghibur penonton di sana, sementara serigala?,tidak ada dan tidak pernah menjadi hewan sirkus.
Jika kamu ingin menjadi seorang raja/pemimpin belajarlah dari singa,tetapi jika kamu ingin menjadi seorang petarung belajarlah pada serigala,dia tidak pernah tunduk pada siapapun.
Xiao Yue menatap Han Yunxi."jiejie, menurut mu penyakit yang kau derita secara tiba-tiba ini di rencanakan seseorang atau memang kamu sakit?".
Mu liyue saat mendengar ini segera mengangguk,seingat dia,Han Yunxi tidak mempunyai penyakit seperti ini.
Han Yunxi tersenyum."aku memang sakit".
Han Yunxi bukan orang yang asal makan,minum,dan menggunakan barang sembarangan.
Jika ada yang meracuni nya dia akan segera tahu.
Untuk penyakitnya ini,ini memang takdir.
Dirinya harus sakit hingga mati,agar kepergian nya tidak menjadi sebuah misteri di sini.
Sangat menjadi kabar yang mengejutkan bukan?, seorang permaisuri yang sehat meninggal secara tiba-tiba.
Xiao Yue berdiri."jiejie,aku ingin kembali ke kediaman ku, Xiao Yue izin pamit undur diri".
Han Yunxi tersenyum tipis lalu mengangguk.
Setelah kepergian Xiao Yue,di dalam kamar ini hanya ada Han Yunxi dan Mu liyue.
"Jiejie"
Han Yunxi menoleh ke arah Mu liyue lalu tersenyum."hmm?"
"Aku...". Mu liyue sedikit menggigit bibir bawahnya.
"Apa?katakan saja". Han Yunxi tersenyum lalu berjalan mendekati Mu liyue.
__ADS_1
"Berjanjilah hal ini tidak akan membuat hubungan kita rusak!". Suara Mu liyue sedikit naik.
Han Yunxi mengangguk."hmm"
Mu liyue mengambil nafas dalam.
"A...aku"
"Aku hamil".
Han Yunxi sedikit terkejut di dalam hati,senyum nya berubah menjadi sedikit kaku.
"Ha-hamil?". Han Yunxi menggenggam tangan Mu liyue.
Mu liyue mengangguk pelan dengan wajah gugup.
"Bagus". Han Yunxi tersenyum tulus lalu memeluk Mu liyue.
Mu liyue sedikit terkejut."jie...jiejie,apa kau tidak mar-"
"Tidak". Han Yunxi tersenyum.
"Kita harus memberitahukan hal ini kepada yang mulia". Sambung Han Yunxi.
Mu liyue tersenyum cerah."ya!"
Walaupun jauh di dalam hati Han Yunxi dia merasakan beberapa hal aneh,namun dia segera menepisnya. Bahagia saat mengetahui sang madu hamil memang terlihat seperti orang bodoh,namun merasa iri,dengki,dan marah juga tidak ada gunanya. Justru,itu akan merubah kita menjadi orang yang jahat, berpikiran sempit,dan menjadi lebih buruk dari bodoh.
______
Makan malam kali ini berada di kediaman Han Shuo,sang kaisar sibuk itu akhirnya mempunyai waktu luang.
Tadinya,Han shuo hanya ingin mengundang Han Yunxi,namun Han Yunxi menolak,dia lebih setuju jika para selir juga ikut di undang.
"Yang mulia,ada kabar baik untuk anda. Apa anda berminat untuk mendengar?". Ujar Han Yunxi sambil memotong daging.
Han shuo tersenyum."apa itu?,tentu saja Zhen ingin dengar".
"Selir liyue,dia hamil".
Xiao Yue segera berdiri dan mendekatkan diri pada Mu liyue lalu memeluk wanita itu."jiejie,selamat!!!".
"Ekhem,Meimei,di sini masih ada yang mulia". Han Yunxi sedikit berdehem,Xiao Yue ini...benar-benar....
Han shuo tersenyum."bagus".
Hanya kata itu yang keluar dari mulutnya.
Mu liyue sedikit kecewa,dia hanya memeras hanfu nya diam-diam di bawah meja.
Lin Mouer tersenyum dan tertawa di dalam hati melihat respon Han shuo untuk Mu liyue.
"Yang mulia,tidakkah anda mengucapkan selamat untuk selir liyue?". Lin Mouer benar-benar ingin memperbesar api.
Han Yunxi menatap datar Lin Mouer,wanita ini benar-benar mencari masalah dengan Mu liyue.
Xiao Yue dengan terus terang mencibir."selir Mouer,itu bukan urusan anda. Yang mulia adalah orang yang dingin,tanpa anda ingatkan pasti yang mulia sudah sangat merasa bersyukur di dalam hati".
Han Yunxi tersenyum tipis mendengar ucapan Xiao Yue, benar-benar sangat berterus terang.
"Imperial concubine Yue,mengapa anda mengucapkan kata-kata itu dengan nada marah?,apa selir ini mengucapkan/melakukan sesuatu yang salah?". Mata Lin Mouer sedikit berkaca-kaca,untuk orang yang belum mengenal dalam dirinya,mungkin hati nya sudah sangat terenyuh melihat ini. Namun berbeda dengan Han shuo,pria ini masih memasang wajah datar dan sibuk dengan makanannya, seolah dia hanya seorang diri di dalam ruangan ini.
"Yang mulia,tolong katakan pada imperial concubine Yue,selir ini tidak bermaksud untuk-". Omongan Lin Mouer di potong Han shuo.
"Diam dan makan". 3 kata ini cukup untuk membuat suasana kembali hening.
Kalimat Han shuo tidak menunjukkan dirinya memihak pada siapa di sini.
Mata Han shuo melirik ke arah piring Han Yunxi,dia melihat istrinya itu hanya memakan daging,seluruh sayuran selalu dia sisihkan.
Jari nya yang memegang sumpit terangkat dan menuju ke piring Han Yunxi.
Han shuo memindahkan sayuran yang telah di sisihkan Han Yunxi kembali ke piring nya.
Spontan,Han Yunxi segera protes. "Yang mulia,aku tidak suka memakan sayuran".
__ADS_1
Han shuo mengerutkan keningnya."makan,kamu ini sedang sakit".
Han Yunxi masih menolak,dia benar-benar tidak menyukai sayuran.
"Tidak mau,daging lebih lezat".
Han shuo mengambil sayuran itu dan mengarahkan ke mulut Han Yunxi.
"Makan".
Han Yunxi menutup mulutnya rapat."tidak".
Han shuo sedikit jengkel, mengapa wanita ini sangat membenci sayuran?.
"Makan cepat,apa kau berani menolak suapan dari seorang kaisar?".
Han Yunxi mendengus."yang mulia mengancam permaisuri ini?".
Han shuo menghela nafas."makan ini untuk ku".
Han Yunxi menatap mata Han shuo dengan kesal,lalu memakan sayuran yang Han shuo suapkan,namun sebelum itu."sekali ini saja".
Para selir yang melihat itu hanya bisa diam. Sudah menjadi rahasia umum,jika permaisuri lah wanita yang paling di cintai setengah mati oleh kaisar.
Mu liyue merasakan hatinya sangat terenyuh,dia sangat cemburu melihat adegan ini. Namun dia menghela nafas dan menjernihkan pikirannya. Dia harus bersabar dan sadar akan siapa dirinya.
Setelah makan malam itu,Han shuo berniat mengantar Han Yunxi ke kediamannya, karna arah kediaman Mu liyue searah dengan Han Yunxi,jadi dia berjalan bersama Han shuo dan Han Yunxi, walaupun dia berjalan di belakang.
Han Yunxi menatap Han shuo lalu matanya melirik ke arah Mu liyue.
Han shuo menghela nafas melihat kode dari Han Yunxi, Han shuo menggeleng,apa harus dia memberikan selamat?. Jika di tanya senang atau tidak?,tentu dia senang,karna keturunan nya akan bertambah,namun apa dia harus sangat sangat senang?.
Setelah sampai di depan gerbang kediaman Han yunxi,Han shuo mencium pucuk kepala wanita itu. Untuk mu liyue dia sudah mengucapkan salam perpisahan dan melanjutkan perjalanan nya.
"Tidurlah,aku tidak bisa menemani mu malam ini karna masih ada beberapa hal yang harus ku urus".
Han Yunxi tersenyum."ya,anda juga harus tidur untuk istirahat,jangan terlalu banyak bekerja,boleh bekerja giat namun harus perhatikan kesehatan mu sendiri". Han Yunxi sedikit mengetuk dada Han shuo.
Han shuo tersenyum."ya,jika itu pesan mu".
Sebelum pergi,Han shuo memastikan Han Yunxi masuk kedalam kediamannya dengan selamat.
Saat hendak melangkah kan kaki untuk pergi,kepala Han shuo menoleh ke arah Mu liyue pergi.
Mu liyue masih terlihat dan sedang berjalan santai sambil memegang perutnya yang datar.
Han shuo berjalan ke arah Mu liyue. "Liyue-er".
Mu liyue segera menoleh. "Saya yang mulia". Badan nya sedikit membungkuk.
Han shuo berjalan semakin dekat lalu tangannya terangkat untuk mengusap pucuk kepala Mu liyue."selamat...Zhen sangat senang akan kehamilan mu". Kedua sudut bibirnya sedikit terangkat.
Setelah itu Han shuo berbalik dan berjalan pergi meninggalkan Mu liyue yang mematung.
Walaupun respon Han shuo tidak se 'wah' seperti respon nya saat mengetahui Han Yunxi hamil,namun itu sudah cukup bagi Mu liyue.
_______
Lin Mouer duduk di kursi dengan badan tegak,wajah nya yang ayu sangat mempesona.
"Apa anda yakin?". Tanya Lin Mouer menatap lawan bicaranya.
"Ya". Jawab si lawan bicara tanpa berpikir dua kali,nada nya yang mantap sangat meyakinkan.
Lin Mouer tersenyum."baiklah....kapan kita akan memulai?".
"Besok".
Lin Mouer sedikit tertawa,lengan hanfu nya terangkat untuk menutup mulutnya yang tertawa."rencana anda sangat gila dan berani".
Si lawan bicara tidak lagi menjawab dan langsung beranjak pergi.
Lin Mouer masih terduduk di kursi nya,lalu bibir tipis nya tersenyum."permaisuri,karna anda sangat melindungi selir liyue dan juga menghalangi aku untuk merebut cinta yang mulia, makan jangan salahkan aku akan berbuat ulah".
"Permaisuri....mari kita bermain".
__ADS_1