
Setelah kembali dari kediaman Han shuo,Han Yunxi kembali ke kediamannya dengan xiao yue.
Setelah beberapa kali berbincang-bincang,Han Yunxi merasa Xiao Yue ini adalah orang yang sangat asik dan ramah.
"Kakak Yunxi,selir ini sangat senang karna mendapat kerabat seperti mu. Sebelum menginjakkan kaki di istana ini,selir ini selalu merasa takut, takut jika para wanita putra mahkota tidak senang dengan kehadiran selir ini". Ujar Xiao Yue yang sekarang sudah sangat akrab dengan Han Yunxi.
"Adik yue, tidak perlu merasa takut,aku akan selalu baik kepada orang yang baik,aku tidak buta seperti para istri utama kebanyakan". Ujar Han Yunxi dengan cekikikan di akhir katanya.
Xiao Yue tersenyum."namun aku tetap merasa tidak enak kepada kakak Yunxi,karna kita harus berbagi suami".
Selain ramah,xiao Yue adalah seorang putri yang memiliki cara bicara blak-blakan,mungkin jika seseorang bersilat lidah dengan nya,orang itu tidak akan ada kesempatan untuk menang.
Lidah xiao Yue jika sudah membicarakan seseorang yang dia tidak sukai menjadi sangat tajam dan pedas,Han Yunxi bergidik ngeri,bagaimana mungkin seorang putri yang terlihat anggun memiliki lidah yang sangat pedas.
Han Yunxi menghela nafas."itu adalah takdir kita karna menjadi istri yang mulia. Baiklah adik Yue ini sudah larut malam,kita harus kembali ke kediaman masing-masing".
Xiao Yue mengangguk setuju lalu memberi pamit undur diri.
Han Yunxi kembali ke kediamannya dengan lancar,setelah itu merebahkan dirinya di kasur.
"Beberapa bulan lagi". Gumam Han Yunxi sambil mengelus perut buncitnya. Tanpa sadar,air matanya jatuh,namun Han Yunxi tidak berniat mengelapnya,dan hanya diam sambil terus memejamkan mata hingga akhirnya terlelap.
______
Mu liyue mengerjapkan mata poenix nya,lalu menatap wajah Han shuo yang tidur terlentang.
Setelah melakukan hal 'itu',Han shuo tidak lagi berbicara dengannya. Ada rasa sedih di dalam hati Mu liyue,mengapa takdirnya sangat merepotkan?,kenapa dia harus 1 suami dengan sahabatnya,Mu liyue sangat tidak enak dengan Han Yunxi,namun ya sudah...ini takdirnya.
Mu liyue tersenyum tulus sambil menatap wajah Han shuo yang dia lihat masih tertidur. Tanpa sadar dia mengucapkan."yang mulia,apa anda mengerti arti kata cemburu?".
"Aku memang hanya seorang selir,namun aku juga wanita mu,aku cemburu setiap kali kau berperilaku lembut pada Han Yunxi sahabat ku,namun ya sudah...aku tidak bisa berkomentar banyak dan merasa tidak terima,karna ini adalah nasibku menjadi selir mu".
Tidak ada yang tahu bahwa Han shuo telah terbangun sedari tadi. Kuping nya selalu mendengarkan setiap kali Mu liyue mengoceh. Saat mendengar ucapan Mu liyue,hati Hans shuo merasa gelisah,rasa gelisah ini sama ketika dia melihat wajah sedih Han Yunxi,tapi...kenapa rasa gelisah di hatinya muncul saat bersama Mu liyue?.
Mu liyue kembali menutup matanya untuk menikmati waktu berdua nya dengan Han Shuo,tanpa sadar dirinya kembali terlelap. Saat mengetahui Mu liyue kembali tidur,Han shuo bangun dan berjalan keluar,untuk kembali ke kediamannya.
_____
__ADS_1
Han Yunxi terbangun saat mendengar suara gaduh dari luar kamarnya,segera dia memanggil xuan dan menyuruh xuan untuk menyiapkan air hangat untuk dirinya mandi.
Setelah selesai,Han Yunxi mengenakan hanfu orange nya lalu menyanggul rambutnya yang di bantu oleh xuan.
Setelah memberikan beberapa hiasan rambut yang terbuat dari emas,dan memakai mahkota anak poenix nya,Han Yunxi berjalan keluar,namun suara gaduh itu belum juga selesai.
Saat tiba di halaman depan kediamannya,Han Yunxi melihat zhongceng sedang berlari kesana kemari untuk menangkap kucing berwarna putih miliknya.
Wajah Han Yunxi menggelap saat melihat beberapa bunga kesayangannya di rusak oleh kucing putih milik zhongceng.
"Berhenti!". Han Yunxi berteriak yang membuat semua orang berhenti dengan jantung berdegup.
"Apa yang sedang putra mahkota Xiao zhongceng lakukan?". Tanya Han Yunxi dengan nada kesal.
Sebelum menjawab, zhongceng memanjat pohon dan mengambil kucingnya dengan paksa lalu kembali turun dan menjawab pertanyaan Han Yunxi. "Ah....putri mahkota Han Yunxi , maaf telah membuat pagi anda menjadi tidak menyenangkan,ini semua karna kucing nakal ini!". Ujar putra mahkota zhongceng dengan dengusan lalu mencolek hidung pesek kucing putih nya. Ketika Han Yunxi melihat kucing nya,Han Yunxi segera mengetahui jenis kucing yang di pegang zhongceng,itu adalah kucing Persia!.
Han Yunxi menghela nafas."anda bisa memasukkan kucing anda di sebuah tempat,jadi dia tidak akan lari sembarangan".
Para pelayan yang mencoba menghentikan zhongceng pucat, bagaimana tidak,mereka tidak berhasil menghentikan zhongceng,hingga akibatnya kucing Persia itu menghancurkan beberapa tanaman kesukaan putri mahkota mereka.
"Putri mahkota,aku akan mengganti beberapa tanaman anda yang rusak,tenang saja". Kata zhongceng dengan senyuman maut nya.
Han Yunxi hanya mendengus kesal."ya!, terimakasih karna anda sudah mau bertanggung jawab!,kalau begitu saya permisi!".
Setelah melangkahkan kaki nya keluar,Han Yunxi menjalankan kakinya menuju taman kerajaan putra mahkota.
Di sana ada air mancur dan kolam ikan,sangat menenangkan,dirinya menyeruput teh dengan santai.
"Putri mahkota,anda belum sarapan sedikit pun,apa anda-". Omongan xuan di potong.
"Berikan aku kue kering saja". Jawab Han Yunxi acuh.
"Ah...ya sama semangkuk sup hangat". Timpal nya.
Xuan mengangguk,dan segera menyuruh orang dapur untuk menyiapkan makanan Han Yunxi.
Setelah makanan itu siap,para pelayan segera menaruh makanan itu di meja Han Yunxi, Han Yunxi menatap makanan itu satu persatu.
__ADS_1
Namun dirnya mengambil sup hangat itu terlebih dahulu.
Tidak lama Xiao Yue dan Mu liyue datang. "Salam untuk putri mahkota".
Han Yunxi mengangguk dan menyuruh mereka berdua duduk.
"Sangat menyebalkan!". Ujar Han Yunxi yang membuat Mu liyue dan Xiao Yue bertatapan.
"Ada apa jiejie?". Tanya Mu liyue yang bingung melihat mood Han Yunxi yang buruk.
"Kakak laki-laki mu!" . Ujar Han Yunxi sambil menatap Xiao Yue.
Xiao Yue terkejut."eh?,kakak tertua ku?,ada apa?".
Han Yunxi mendengus."dia merusak beberapa bunga favorit ku!,itu sangat menyebalkan!".
Mu liyue tertawa."Aiya,ku kira apa!".
Xiao Yue yang baru saja kenal dengan Han Yunxi merasa tidak enak dan takut,berbeda dengan Mu liyue dia malah tertawa.
"Aiya,kakak Liyue kenapa anda tertawa" bisik Xiao Yue dengan keringat dingin.
Mu liyue menutup setengah wajahnya dengan kipas,dan tetao tertawa,lalu menjawab."sifat putri mahkota memang seperti ini,tdiak usah takut".
Han Yunxi menatap kesal ke arah Mu liyue dan Han Yunxi."meimei,aku masih bisa mendengar!".
Mu liyue menggaruk tengkuknya yang tidak gatal."hais,baiklah maaf!". Lalu dia kembali terkekeh.
"Kakak Yunxi,aku akan mengganti seluruh tanaman mu yang rusak,setelah ini aku akan memarahi kakak tertua ku!". Ujar Xiao Yue sambil memegang tangan Han Yunxi.
Han Yunxi menghela nafas."tidak perlu,putra mahkota zhongceng,sudah berjanji untuk mengganti nya".
Xiao Yue menghela nafas lega,kali ini dia benar-benar merasa kesal dengan kakaknya,terutama dengan kucing putih milik kakak nya itu,pasti semua ini berawal dari kucing nakal itu yang berulah.
Saat ketiga wanita ini sedang berbincang,tiba-tiba datang seorang Kasim yang membisikkan sesuatu ke telinga Han Yunxi.
Han Yunxi yang mendengarnya mengangguk."ya,jatuhkan orang itu sekarang".
__ADS_1
Mu liyue yang tahu siapa orang 'itu',hanya diam dan pura-pura tidak mendengar apapun.
plis vote nya:)