
Setelah kembali dari istana ibu suri,Han Yunxi serta mu liyue berjalan ke dalam kediaman mereka masing-masing.
Saat hendak berpisah mengambil arah jalan yang berbeda,kepala mereka menoleh saat mendengar langkah kaki kuda yang masuk ke dalam.
Han Yunxi serta mu liyue berjalan mendekati kereta kuda tersebut,lalu saat melihat Han shuo keluar dari kereta nya,mereka berdua membungkuk hormat.
Han shuo menatap dua wanitanya satu persatu.
Han Yunxi yang baru mengetahui Han shuo baru saja keluar segera bertanya."anda keluar?,sejak kapan?".
Han shuo mengelus pucuk kepala Han Yunxi."saat kau pergi menuju kediaman ibu suri bersama selir liyue".
Mu liyue menahan perasaan kesal di hatinya saat Melihat Han shuo mengelus pucuk kepala Han Yunxi.
Han Yunxi yang merasakan perubahan mood mu liyue tersenyum tipis penuh kemenangan.
"Apa kalian sudah makan siang?,jika belum ayo kita makan". Kata Han shuo berjalan maju.
Han Yunxi mengangguk dan mengikuti jalan Han shuo dari belakang,mu liyue pun melakukan hal yang sama.
Di meja makan,sudah tersedia banyak makanan,dari sayuran sampai daging-daging berkualitas tinggi.
Bulan ini, kandungannya genap menginjak 4 bulan(di percepet aja,kalo kelamaan mau sampai kapan😬😌).
Mu liyue setiap harinya tentu menahan kesal. Bagaimana tidak?!,sampai detik ini Han shuo belum menyentuhnya sedikitpun!.
"Ku dengar,adik mu menjadi selir pangeran kedua?". Tanya Han shuo dengan wajah datarnya.
Han Yunxi mengangguk."ya benar". Jawab Han Yunxi dengan nada dingin.
Orang bodoh pun tahu saat mendengar suara Han Yunxi,putri mahkota itu tidak menyukai adik nya!.
Han shuo menatap Han Yunxi dengan dalam. Baru pertama kali ini dia melihat tatapan membenci yang terpancar dari mata almond tajam Han Yunxi.
Han shuo berdehem untuk mencairkan suasana."selir liyue".panggilnya dengan suara rendah namun masih terdengar tegas.
Mu liyue menatap Han shuo dan segera menjawab."saya yang mulia".
"Malam ini,aku tidak bisa mampir kedalam kediaman mu terlebih dahulu karna ada beberapa urusan yang harus aku lakukan di kota Ziling"
Mu liyue dan Han Yunxi terkejut.
Han Yunxi menatap Han shuo dengan alis berkerut."ada apa?".
Han shuo menghela nafas."kota Ziling dekat dengan daerah perbatasan. Malam kemarin terjadi serangan mendadak dari kerajaan kota Hanjie,kaisar menugaskan ku untuk pergi kesana memberi bala bantuan".
Han Yunxi mengangguk,namun kembali bertanya."berapa lama anda di sana?".
"1minggu,namun karna jarak yang agak jauh harus menempuh waktu perjalanan selama 4 hari untuk kesana".
Mu liyue memberanikan diri untuk bertanya."berarti yang mulia akan pergi selama 2minggu 1 hari?".
Han shuo mengangguk sebagai jawaban.
"Jadi anda akan berangkat setelah makan siang ini?".
Han shuo mengangguk lagi sebagai jawaban.
"Baiklah aku akan memerintahkan pelayan untuk menyiapkan perlengkapan anda". Kata Han Yunxi.
Setelah makan siang selesai,Han Yunxi berjalan ke arah taman kerajaan dan duduk di atas batu besar yang terletak di pinggir sungai dangkal.
Xuan terkejut melihat Han Yunxi duduk di atas batu."yang mulia,saya akan mengambilkan kursi untuk anda, sebaiknya anda bangun,saya khawatir gaun anda akan menjadi kotor". Dengan formal xuan berbicara pada Han Yunxi.
Han Yunxi menoleh dan menatap xuan."tidak apa-apa".
Xuan hanya menghela nafas,dirinya tidak bisa lebih cerewet karna sekarang mereka sedang di luar.
"Putri mahkota". Han Yunxi menoleh saat ada yang memanggilnya.
__ADS_1
Han Yunxi melihat mu liyue yang membungkuk hormat ke arah nya.
"Ada apa?" Tanya Han Yunxi cuek.
"Ada beberapa hal yang harus saya bicarakan dengan anda".jawab mu liyue dengan wajah serius.
"Katakan".
Han Yunxi terlalu malas untuk bicara dengan mu liyue,dirinya hanya menatap lurus ke arah sungai,dan sesekali melempar batu kerikil ke dalam sungai.
Namun saat mendengar kalimat putra mahkota,Han Yunxi segera menoleh dan mendengarkannya secara serius
"Yang mulia,tentu anda tahu,bahwa putra mahkota sampai sekarang belum pernah menyentuh saya".
Han Yunxi tersenyum samar,dirinya merasakan hal yang sangat menggelitik di hati dengan perasaan senang.
"Lalu?". Tanya Han Yunxi yang membuat mu liyue menggigit bibirnya.
"Saya ingin protes!". Jawab mu liyue dengan suara tegas lalu berlutut di kaki Han Yunxi dengan wajah serius.
Han Yunxi mengerutkan keningnya."protes?untuk apa?".
"Saya meminta anda untuk membagi rata kasih sayang yang mulia antara anda dan saya. Putri,tentu anda tahu istri yang mulia bukanlah anda seorang,saya juga adalah istri putra mahkota. Putri,jika kabar bahwa putra mahkota tidak pernah menyentuhku sama sekali terdengar sampai kuping permaisuri,saya takut anda juga akan merasa di rugikan karna di cap sebagai istri yang iri hati akan kasih sayang suami. Putri,bukan kah tugas Anda adalah memimpin Harem putra mahkota agar tetap tenang dan konsisten?,jika putra mahkota saja belum pernah menyentuh saya,tentu itu belum bisa di sebut konsisten bukan?". Ujar mu liyue dengan nada tegas.
Xuan marah melihat tindakan mu liyue,apa dirinya ingin membuat Han Yunxi malu?!,jika ada orang lain yang mendengar ucapannya tersebut,tentu itu akan membuat orang lain berpikir bahwa putri mahkota tidak bisa memimpin Harem suaminya dengan baik!. Dengan ini nama baik majikannya akan ternodai.
Memang benar,tugas istri utama adalah memimpin Harem suaminya. Dia harus bisa menerima kenyataan bahwa hati suaminya di bagi rata untuk para selir.
Jika ada selir yang telah lama tidak di kunjungi oleh suaminya,selir itu akan mengadu ke pada istri utama,dan hal itu adalah wajar.
Jika suaminya salah,istri utama lah yang mempunyai hak tinggi untuk mengingatkan suaminya,bahkan ketika ada selir yang mengadu pada istri utama jika suami mereka belum mengunjungi dirinya,istri utama sendiri yang akan datang menasehati sang suami agar segera menemui selir tersebut,dan ini adalah pekerjaan seorang istri utama,itu juga aturan mutlak dari tahun pertama kerajaan kota tianning berdiri.
Memang agak berat, namun ini sangat menyebalkan!.
Kabur dari istana?,oh..ayolah,Han shuo tentu akan menemukannya dengan muda,terlebih lagi sekarang dirinya sedang mengandung,dia tidak ingin anak nya lahir tanpa ayah.
Han Yunxi bisa saja menolak dan acuh terhadap bentuk protes mu liyue,karna dirinya tidak menyukai mu liyue,namun mu liyue membuat bentu protes nya di depan umum,jika Han Yunxi menolak tentu akan menghasilkan gosip,dan permaisuri akan menegurnya.
Han Yunxi menghela nafas."tenang selir liyue,bangun lah".
Mu liyue tersenyum samar.
'bagaimana Han Yunxi?tentu anda tidak bisa menolak bentuk protes ku bukan?'.
"Aku akan membicarakan hal ini dengan yang mulia,namun setelah yang mulia pulang dari kota Ziling".
Mu liyue tersenyum."selir ini mengucapkan banyak terimakasih kepada putri mahkota".
"Selir liyue,mari duduk bersamaku". Ujar Han Yunxi dengan senyum.
Jika dirinya mengusir Mu liyue dengan cepat,orang-orang akan berpikir Han Yunxi kesal dan memendam nya secara diam-diam. Walaupun memang benar,namun dirinya hanya ingin menghilangkan tanggapan tersebut.
Mu liyue yang melihat Han Yunxi duduk di atas batu,menjadi ragu.
Bagaimana jika gaun nya kotor?.
Han Yunxi yang mengerti,mengangguk lalu memerintahkan pelayan untuk mengalasi kain di atas batu.
Setelah duduk,mu liyue menatap lurus ke arah sungai.
"Xuan, buatkan 2 cangkir teh".
Xuan yang mendengar perintah Han Yunxi segera mengangguk dan berjalan ke dapur kerajaan putra mahkota dengan tergesa-gesa.
"Apa kau sudah mendengar bahwa putra mahkota pergi menuju kota Ziling untuk menjalin perdamaian dengan kerajaan kota Hanjie?". Tanya Han Yunxi menghilangkan sikap formal nya saat melihat keadaan sekitar menjadi sepi.
Han Yunxi menoleh ke arah mu liyue lalu mengerutkan alisnya.
"Bukan kah untuk memberi bala bantuan dengan kota Ziling yang terkena dampak penyerangan di perbatasan?".
__ADS_1
Mu liyue tersenyum tipis."setelah memberi bala bantuan,putra mahkota akan mencoba memasuki kota Hanjie dengan damai dan mengajukan perdamaian".
Han Yunxi tersenyum miring."aku khawatir bahwa kaisar kota Hanjie akan setuju. Ku dengar kerajaan kota tianning dan kerajaan kota Hanjie sudah lama bermusuhan".
Mu liyue mengangguk."itu benar,namun kali ini kaisar kota Hanjie sedang jatuh sakit parah,jadi tanggung jawabnya di gantikan oleh putra mahkota kerjaan hanjie untuk sementara.
Putra mahkota kerjaan hanjie lebih berotak dingin dan tenang di banding kaisar kota Hanjie,jadi untuk saat ini putra mahkota kota Hanjie mungkin akan membiarkan yang mulia untuk menginjakkan kaki di kota mereka."
Han Yunxi tersenyum."jika pengajuan perdamaian yang mulia berhasil, menurutmu apa yang akan di jadikan jaminan perdamaian?".
Mu liyue tersenyum."wanita".
Han Yunxi mengangguk."hm ya itu pasti,hais bebanku akan bertambah".
Mu liyue menatap Han Yunxi."kau pikir hanya kau yang merasa bebanmu bertambah?".
Han Yunxi tertawa kecil,lalu wajahnya berubah serius."lupakan,kita doakan saja,agar yang mulia tidak pulang membawa wanita".
Mu liyue tidak menjawab dan hanya menghela nafas.
Setelah Han Yunxi pergi,mu liyue menatap sungai dengan kosong.
Ini adalah yang pertama kalinya dia berbicara sesantai ini dengan Han Yunxi. Semenjak pemilihan putri mahkota dulu hubungan nya merenggang.
"Selir liyue,ayah anda datang menemui anda".
Mu liyue menoleh dan melihat ayah nya dengan wajah kesal.
Dirinya sudah mengetahui apa sebabnya.
"Bagaimana?" Tanya ayah mu liyue.
"Aku baru melakukan bentuk protes kepada Han Yunxi,sesuai dengan apa yang anda perintahkan!" Jawab mu liyue dengan kesal.
Pria paruh baya itu mengangguk."aku harap setelah putra mahkota pulang dari kota Ziling,kau bisa segera hamil".
Mu liyue hanya menatap datar ke arah ayah nya,entah itu ayah kandung nya atau bukan. Sedari kecil mu liyue selalu di tuntut untuk menuruti perintah nya.
Dirinya sudah benar-benar bersabar menghadapi ayahnya ini.
Ayah nya telah memaksa dirinya untuk masuk ke dalam pemilihan putri mahkota,menuntut dirinya untuk menang.
Saat mengetahui bahwa mu liyue kalah dari Han Yunxi. Ayah nya menampar pipi mu liyue dengan kencang.
*Flashback*
"Putri tidak berguna!, bagaimana mungkin kau kalah dengan anak cou xifeng,si*lan itu?!!".
"Aku sudah memerintahkan mu untuk memberi anak itu racun agar mati!,namun kenapa kau tidak melakukan nya?!". Pria paruh baya itu kembali menampar pipi mu liyue dengan kencang.
Mu liyue mengepalkan tangannya.
"Ayah,Han Yunxi adalah sahabatku!,mana mungkin aku melakukan hal itu padanya?!!".
Ayah mu liyue meremas cangkir teh di tangannya hingga pecah."tidak ada kata teman untuk perlombaan!!".
"Kau harus menjadi selir putra mahkota besok,jika kau menolak aku tidak akan menjamin hidupmu senang di kediaman ini!,jadilah berguna untukku!,ibu mu melahirkan mu hingga meninggal bukan untuk melihat mu menjadi tidak berguna!".
Setelah mengucapkan kata-kata tersebut,ayah mu liyue berjalan keluar dan memerintahkan pelayan untuk mengurung mu liyue di dalam kamar.
Mu liyue mengacak rambutnya frustasi,dia juga tidak menyangka akan kalah dengan Han Yunxi.
Benar-benar tidak bisa di percaya!.
Setelah menginjakkan kaki di istana,ayah nya terus menerus mendesak mu liyue untuk segera menyingkirkan Han Yunxi,namun karna masih ada rasa 'teman' di hatinya untuk Han Yunxi,dirinya selalu menunda perintah ayah nya dan terus menerus menolak dengan keras.
Setiap kali ayah nya datang dan memerintahkan untuk membunuh Han Yunxi,mu liyue selalu kembali mengatakan."aku akan menangani Han Yunxi dengan caraku sendiri,anda tenang saja".
Mu liyue sejujurnya sangat tersiksa,ayah nya ini sangat egois!.
__ADS_1
______
#maafff kalo banyak typooo😌#