
Han Yunxi bermain bersama bayi nya,di temani oleh Mu liyue dan Xiao Yue.
Tiba-tiba,datang 5 wanita ke arah mereka. 1 di antaranya tidak asing.
"Salam untuk yang mulia permaisuri dan imperial concubine Yue".
Saat Mu liyue melihat siapa wanita itu,mu liyue terlonjak kaget.
Untuk apa Lin Mouer di sini?!.
Han Yunxi juga terkejut,namun dia tidak berekspresi dan hanya mengangguk.
Kepala pelayan istana segera membuka mulut. "Yang mulia, perkenalkan ini adalah selir baru yang mulia kaisar,mereka datang untuk menyapa anda".
Han Yunxi terkejut setengah mati. Ini adalah hari pertama dia menaiki tahta,namun selir baru sudah masuk menginjakkan kaki?!.
Mu liyue menatap tidak suka ke arah Lin Mouer,ini...sangat mengkhawatirkan.
Lin Mouer menatap pangeran Wuyu dengan mata lentik nya. Seperti anjing menatap tulang.
Han Yunxi menyadari tatapan Lin Mouer. Dia sangat tidak suka melihat tatapan Lin Mouer ke anaknya.
"Perkenalkan diri kalian". Ujar Han Yunxi dengan nada tanpa emosi.
Yang pertama membuka mulut tentu nya adalah Lin Mouer. "Yang mulia,tentu anda mengenali saya. Kita pernah bertemu dulu saat ulang tahun Selir Senior Rong. Saya Lin Mouer".
Han Yunxi hanya mengangguk,lalu selir lain mulai memperkenalkan diri.
Lin Mouer
Huang Zhang
Mo Wanting
Su Heilan
Xuan Shi
Han Yunxi mengangguk lalu tersenyum."ya"
Han Yunxi mulai sudah merasa aura negatif dari Lin Mouer,dirinya benar-benar tidak menyukai Lin Mouer sekarang. Hati nya selalu berteriak bahwa Lin Mouer berbahaya.
____
Setelah berbincang-bincang dengan senyum terpaksa bersama selir baru Han shuo, Han Yunxi bersender ke arah bangku kayu yang ada di kamarnya.
"Wuyu,jika ibu sudah tidak ada,jadilah anak laki-laki yang baik dan kuat". Ujar Han Yunxi berbicara pada Han Wuyu. Entah bayi itu mengerti atau tidak, namun Han Wuyu tersenyum lalu tertawa menatap Han Yunxi.
Han Yunxi tersenyum.
Saat mendengar pintu terbuka,dirinya segera menoleh dan melihat Han shuo berjalan ke arah nya.
"Yang mulia". Han Yunxi bangkit dan memberi salam.
Han shuo mengangguk lalu memerintahkan Han Yunxi kembali duduk.
Han shuo mengambil Han Wuyu dari gendongan Han Yunxi dengan perlahan.
"Kau sudah tahu bahwa aku memiliki selir baru?". Tanya Han shuo,namun matanya masih fokus pada Han Wuyu.
Han Yunxi tersenyum lalu mengangguk."ya".
Han shuo menghela nafas."maafkan aku yang terlahir sebagai penerus tahta".
Han Yunxi menggeleng."ini takdir ku untuk menjadi permaisuri mu".
Han shuo menatap mata Han Yunxi,ada sedikit emosi di dalam hatinya yang tidak bisa dia katakan. Dia benar-benar tidak bisa terima bahwa dirinya memiliki banyak wanita,dia tidak suka Han Yunxi tersenyum palsu seperti ini. Namun dia hanya bisa diam,ini demi negara nya.
__ADS_1
"Yang mulia, bagaimana bisa kamu membuat selir Mouer menjadi wanita ketiga yang berkuasa di istana Harem?". Tanya Han Yunxi mengingat tadi Lin Mouer memamerkan kedudukan nya.
Han shuo menaikkan alis kirinya."apa ada masalah tentang itu?".
Han Yunxi menghela nafas."yang mulia, bagaimana pun selir Liyue lah yang lebih dulu menjadi wanita mu. Bagaimana mungkin selir Mouer yang kau berikan kedudukan itu?, seharusnya Mu liyue yang menduduki kedudukan itu". Protes Han Yunxi.
Han shuo menghela nafas diam-diam."itu karna latar belakang keluarga Lin Mouer. Mu liyue tidak mempunyai dukungan yang kuat untuk menduduki posisi itu semenjak ayah nya di hukum mati kekuatan keluarganya mulai melemah".
Han Yunxi mengerutkan alisnya."yang mulia,anda bisa membuat Selir Mouer menduduki posisi ke empat,itu tidak masalah bukan?".
Han shuo melangkah ke arah kasur dan meletakkan Han Wuyu secara perlahan,lalu berjalan kembali ke arah Han Yunxi dan menarik Han Yunxi agar duduk di pangkuan nya."Yunxi-er ini-". Omongan Han shuo di potong Han Yunxi secara tiba-tiba.
"Jangan panggil aku dengan kalimat 'er' di belakangnya, kau menggunakan itu ke semua selir mu,aku tidak suka". Protes Han Yunxi terus terang yang membuat senyum Han shuo membentuk diam-diam.
Han shuo mengelus rambut panjang Han Yunxi pelan."istri tercinta ku?".
Han Yunxi menatap Han shuo,lalu bibirnya tersenyum kemudian mengangguk."hmm"
Han shuo ikut mengangguk,lalu melanjutkan ucapannya."istri tercinta ku,tidak bisa. Lin Mouer harus di tempatkan di posisi ke empat,jika tidak keluarga mereka akan tersinggung. Di tambah lagi,dukungan dari keluarga Lin sedang aku butuhkan".
Han Yunxi menatap mata dingin Han shuo dengan bingung."apa dukungan dari keluarga ku dan kerajaan Kota Hanjie imperial concubine Yue tidak cukup?".
"Ada beberapa masalah yang tidak bisa aku jelaskan,ini tentang urusan politik,kamu tidak perlu ikut campur". Jawab Han shuo lalu mendekatkan kepalanya ke leher Han Yunxi.
Han Yunxi tersenyum geli saat nafas Han shuo bertabrakan di kulit lehernya,di tambah terkadang Han shuo mengecup leher nya.
Han Yunxi terkekeh geli."yang mulia,geli!". Tangannya mendorong muka Han shuo.
Han shuo tersenyum,mata hitamnya menatap mata Han Yunxi erat."aku tidak akan membiarkan mu pergi".
Han Yunxi mengerenyit."kadang ada beberapa hal yang tidak bisa kita ubah,bahkan jika anda seorang kaisar sekalipun". Lalu senyum nya mulai muncul,tentu saja senyum sedih.
Han shuo memperdalam tatapannya."sedari dulu tidak ada yang tidak bisa di lakukan Zhen".
Han Yunxi mencolek hidung Han shuo."tetapi tetap,kamu bukan dewa".
Han shuo memeluk erat tubuh Han Yunxi dan menenggelamkan kepalanya di dada Han Yunxi ."jika kau tidak bisa menetap maka jangan datang ke kehidupan Zhen sedari dulu. Zhen sangat benci dengan rasa tidak bisa berbuat apa-apa seperti ini".
Han shuo hanya bisa menggertakan giginya diam-diam. Dia kesal karna tidak bisa mencegah Han Yunxi untuk tetap di sampingnya.
Tiba-tiba ada 2 pertanyaan yang terbesit di kepalanya.
"Jika nanti anda kembali,apa anda akan mencari kekasih lain?. Jika nanti anda kembali apa sifat Han yunxi asli akan muncul,dan sifat anda menghilang?".
Han Yunxi menggeleng."tidak tahu".
Ya Li Yunxi tidak tahu!.
Untuk jawaban pertanyaan pertama,jika dirinya tetap setia pada Han shuo,itu sangat tidak menguntungkan. Karna di sisi lain Han shuo hanya sebuah tokoh dalam cerita novel,dia tidak nyata,dia hanya manusia hayalan. Namun dirinya juga belum tentu bisa membuka hati untuk pria lain.
Dan pertanyaan kedua, Li Yunxi benar-benar tidak tahu. Mungkin Han Yunxi akan mati saat Li Yunxi kembali ke dunianya.
Han shuo kembali membuka mulutnya."apa kau tega meninggalkan aku dan Wuyu?".
Pertanyaan ini benar-benar membuat hatinya gelisah. Bagaimana mungkin dia tega?,Han shuo adalah pria yang dia cintai,dan Han Wuyu adalah anak kesayangan nya,anak dari dirinya dan Han shuo. Bagaimana mungkin dia tega meninggalkan mereka berdua?.
Namun Han Yunxi tidak menjawab dengan apa yang ada di pikirannya,dia hanya menjawab."yang mulia,anda mempunyai banyak selir,saya yakin anda tidak akan kesepian".
Han shuo mengadahkan kepala nya dan menatap Han Yunxi dengan tatapan tidak setuju."apa kau pikir Zhen mencintai mereka?".
Han Yunxi terdiam sejenak,lalu dirinya menjawab dengan senyum."mencintai atau tidak,itu adalah urusan waktu".
Han shuo kembali menunduk dan menenggelamkan kepalanya di dada Han Yunxi."tidak mau".
"Jika anda tidak mau, bagaimana mungkin anda akan membuat keturunan dengan mereka?". Tanya Han Yunxi.
"Membuat ya tinggal membuat,tidak ada urusannya dengan perasaan". Jawab Han shuo acuh.
Han Yunxi pura-pura terkejut lalu menepuk kepala Han shuo."yang mulia,anda tidak bisa berbicara seperti itu!. Seorang anak adalah lambang cinta".
Han shuo kembali menatap mata Han Yunxi."kamu berani menepuk kepala Zhen?". Nada nya sangat tanpa emosi.
__ADS_1
Han Yunxi menempelkan dahi nya ke dahi Han shuo,hingga nafas mereka bertabrakan."mengapa tidak?".
Han shuo tersenyum tipis,lalu tangannya terangkat untuk menekan kepala Han Yunxi agar lebih dekat, Han shuo juga mendekatkan bibirnya dan mulai mencium Han Yunxi.
Ciuman itu cukup lama,ketika Han shuo melepaskan nya nafas Han Yunxi terengah-engah.
"Jangan membuat serangan mendadak,aku bisa mati karena kehabisan nafas". Protes Han Yunxi dengan wajah memerah.
Han shuo hanya tersenyum tipis lalu mengelap air liur miliknya yang tertinggal di sudut bibir Han Yunxi.
Han shuo menatap mata Han Yunxi sangat lama. Tangan kanannya mulai menggerayang di punggung Han Yunxi,yang membuat Han Yunxi sendiri merasa tidak nyaman.
Tangan kiri Han shuo memegang pinggul Han Yunxi.
Han Yunxi yang paham, hanya tersenyum dan bertindak seolah dia tidak mengerti kode yang di berikan Han shuo,padahal jelas itu sangat keras!.
Han shuo mendesah."kenapa hanya diam?".
Han Yunxi tersenyum polos."eh?,apa?"
Han shuo mengerutkan dahinya,lalu dia menggendong Han yunxi ke arah kasur secara tiba-tiba.
Han Yunxi spontan mengalungkan tangannya di leher Han shuo.
Han shuo menaruh Han Yunxi di tempat tidur, badannya juga ikut menurun dan berakhir menindih Han Yunxi.
Han shuo sekali lagi mencium bibir Han Yunxi lalu beralih ke arah leher putih milik istrinya itu.
Perlahan,ciuman Han shuo menurun ke arah dada.
Saat Han shuo membuat kiss Mark di situ,Han Yunxi mengernyitkan dahi.
Han shuo terus membuat kiss Mark di dada Han Yunxi.
"Yang mulia,jangan terlalu banyak membuat tanda,itu agak sulit di hilangkan!". Protes Han Yunxi.
Han shuo tidak menjawab dan terus membuat kiss Mark,Han Yunxi hanya bisa pasrah menahan kekesalannya.
Saat Han shuo mulai ingin memasukkan barang pribadi miliknya
Han Wuyu yang terbaring di kasur bayi sebrang kasur mereka menangis.
Saat mendengar suara tangisan Han Wuyu, Han Yunxi segera mendorong tubuh Han shuo dan berlari ke arah Han Wuyu.
"Wuyu,ada apa?". Han Yunxi menimang-nimang anak nya,berharap agar segera berhenti menangis.
Han shuo menatap kesal ke arah Han Wuyu. Jika bukan anak nya dia akan segera membunuh nya, ini sangat menggangu waktu pribadi nya dengan Han Yunxi.
Han shuo hanya diam duduk di kasur dengan wajah menggelap.
Barang pribadi nya sudah berdiri tegak seperti keadilannya saat memimpin negara,namun harus di kacaukan dengan tangisan Han Wuyu.
Saat tangisan Han Wuyu mereda,Han Yunxi menghela nafas dan menaruh Han Wuyu kembali ke dalam kasur bayi nya.
Saat melihat wajah Han shuo yang kesal,Han Yunxi hanya bisa diam-diam tertawa.
"Yang mulia..."
Han shuo melirik Han Yunxi."hmm"
Han Yunxi tersenyum canggung."Wuyu tadi menangis,aku harus menghentikannya".
Han shuo mengangguk,lalu menarik tubuh Han Yunxi ke arah nya.
Han Yunxi hanya bisa diam di dalam pelukan Han shuo.
'eh?tidak jadi?'. Ujar Han Yunxi dalam hati.
Han Yunxi mendongak dan menatap wajah Han shuo yang sedang terpejam."yang mulia,tidak jadi?".
Han shuo menjawab tanpa membuka matanya."lain kali. tidur saja". Lalu kepalanya sedikit menunduk untuk mencium pucuk kepala Han Yunxi.
__ADS_1