Masuk Kedalam Dunia Novel Dinasti

Masuk Kedalam Dunia Novel Dinasti
54


__ADS_3

Han Yunxi kembali menuju kediamannya. Ya...ini sudah cukup, setidaknya dia telah bertemu dengan Han shuo.


Sebelum tidur, Han Yunxi meminum teh, walaupun tidak baik terlalu banyak minum teh saat malam hari,namun Han Yunxi tidak perduli.


Yang dia pikirkan adalah 1 bulan lagi dia akan pergi,ini....ini sangat menyebalkan!. Tidak bisakah dia tinggal lebih lama lagi?!.


Selesai puas meminum teh nya,Han Yunxi segera beranjak bangun untuk menuju kasur.


Namun tiba-tiba...


Batuk berat datang,darah mulai tersembur keluar dari dalam mulutnya,Han Yunxi tidak mengerti,ada apa dengan tubuhnya?


Perlahan,Han Yunxi terjatuh ke lantai, tangannya menutup erat mulutnya agar tidak mengeluarkan darah lebih banyak.


Namun... pengelihatannya mulai kabur,ini....


Han Yunxi pingsan.


Han Wuyu tiba-tiba menangis,tangis nya semakin lama semakin kencang.


Para pelayan kebingungan,apa yang di lakukan permaisuri mereka?, pangeran Wuyu sedang menangis,mengapa mereka tidak mendengar pergerakan sang permaisuri?.


Setelah menunggu lagi untuk beberapa menit,tangis Han Wuyu tidak juga reda,para pelayan mulai percaya bahwa tidak ada yang beres di dalam.


Segera mereka membuka pintu dan melihat Han Yunxi tengkurap di atas lantai dengan darah di mana-mana.


Mereka panik setengah mati, Xian segera berlari keluar untuk memanggil tabib,pelayan wanita yang lain memindahkan Han Yunxi ke atas kasur.


Setelah tabib dan Xian datang, tabib itu segera memeriksa nadi Han Yunxi.


Xian segera berjalan ke arah Han Wuyu dan menggendong pelan anak itu,berharap agar segera berhenti menangis.


Xian tidak bisa menahan air matanya,dia benar-benar sangat khawatir. Ada apa dengan nona nya?,seingat dia,nona nya tidak memiliki riwayat penyakit yang parah!,ada apa ini?kenapa bisa begini?!.


Xian semakin panik ketika melihat wajah sang tabib yang berubah bingung dan jelek.


Setelah tabib itu selesai memeriksa,Xian segera bertanya. "Ta-tabib,bagaimana keadaan yang mulia permaisuri?".


Tabib tua itu menghela nafas."aku tidak bisa mendeteksi penyakitnya".


Xian menggertakan Giginya."bagaimana bisa?!, tolong....tolong anda periksa sekali lagi!".


Tabib itu mengangguk lalu memeriksa sekali lagi,namun hasilnya tetap sama.


"Tetap sama. Aku tidak bisa mendeteksi penyakitnya".


Xian jatuh duduk di lantai dengan lemas, tangannya masih menggendong erat Han Wuyu.

__ADS_1


"Jiejie!"


Saat suara itu terdengar,seluruh orang menatap ke arah pintu.


Itu adalah Selir Liyue dan Imperial concubine Yue.


Mu liyue segera berlari kencang ke arah kasur,sanggul rambutnya sedikit berantakan. Namun itu masih lumayan,dari pada Xiao Yue,dia malah tidak menyanggul rambutnya sama sekali karna panik.


Mu liyue menatap wajah Han Yunxi yang putih Pasih dengan khawatir, tangannya menggenggam tangan Han Yunxi. "Jiejie" lirih nya.


Mu liyue segera menyapu pandangannya ke arah Han Wuyu.


Mu liyue segera berdiri dan berjalan ke arah Xian yang sedang menggendong Han Wuyu.


Xian yang mengerti segera memberikan Han Wuyu pada Mu liyue.


Mu liyue menggendong Han Wuyu dengan hati-hati.


Xiao Yue menangis histeris. "Jiejie!!!"


Mu liyue menghela nafas."Meimei,jiejie Yunxi belum mati".


Xiao Yue tidak menjawab,dia hanya terus menangis seperti anak kecil.


Mu liyue sibuk menimang Han wuyu, pangeran kecil ini sekarang tidur nyenyak di dalam gendongannya.


_______


Dia tidak bisa mengundur masalah ini.


Negara nya sangat penting,namun Han Yunxi juga sangat penting!,jadi apa yang harus dia lakukan?.


Kasim Coi yang melihat ekspresi suram Han shuo hanya bisa menghela nafas. Jika Han shuo pergi,masalah kerajaan tidak akan pernah selesai,jadi...Han shuo harus sedikit bersabar kali ini. Kasim Coi juga sangat yakin, Han Yunxi tidak akan mati secepat itu.


"Apa masih ada yang belum di bicarakan?". Tanya Han shuo kepada para pejabat.


Para pejabat itu menggeleng."tidak ada yang mulia,semua telah di bicarakan dan kita sudah menemui jalan keluarnya".


Han shuo mengangguk.


Setelah itu dia tiba-tiba berdiri dan lari terbirit-birit keluar dari ruangan singgah sana.


Para pejabat itu terkejut saat Han shuo berlari sangat kencang.


Namun saat mendengar kabar bahwa permaisuri mereka jatuh sakit,mereka segera mengerti.


_______

__ADS_1


Brakk!!!!


"Istri tercinta!". Han shuo mendobrak pintu yang mengagetkan seluruh orang.


Han Wuyu yang tadinya tertidur dengan tenang di gendongan Mu liyue sekarang kembali menangis.


Xiao Yue menoleh dan melihat Han shuo berlari ke arah Han Yunxi.


"Yang mulia..." Lirih Xiao Yue,baru pertama kalinya dia bersikap seperti ini pada Han shuo.


Xiao Yue memeluk Han shuo dengan tubuh gemetar. Han shuo tidak membalas,dia hanya mengelus pucuk kepala Xiao Yue.


Han shuo duduk di sisi kasur Han Yunxi, tangannya menggenggam tangan Han Yunxi.


"Tetap lah hidup,aku tidak mengizinkan dirimu mati!". Ujar nya dengan nada berat.


"Penyakit apa yang di derita permaisuri?". Tanya Han shuo,mata elang nya menatap tabib tua itu.


Tabib itu segera menjawab."maafkan kemampuan rendah orang tua ini,orang tua ini adalah orang bodoh,orang tua ini tidak berhasil menemukan penyakit yang mulia permaisuri. Mohon kaisar memaafkan tabib tua ini".


Han shuo hanya menghela nafas lalu menggertakan gigi,setelah matanya beralih ke arah Han Wuyu yang sedang menangis di gendongan Mu liyue.


Han shuo mendekati Mu liyue,lalu mengambil anak itu dari gendongan Mu liyue.


Setelah itu mata Han shuo menatap Mu liyue, tangannya terangkat mengelus kepala Mu liyue.


Setelah itu dirinya kembali berjalan ke arah kasur mendekati Han Yunxi.


Han shuo meletakkan pangeran Wuyu di samping tubuh Han Yunxi.


Seketika,tangisan nyaring Pangeran Wuyu berhenti.


Semua orang menghela nafas lega.


"Kalian boleh pergi". Kata Han shuo dengan nada datar.


Xiao Yue menggeleng."namun yang mulia jiejie-".


"Pergi!". Sentak Han shuo.


Mu liyue menghela nafas."Meimei,ayo kita pergi".


Xiao Yue hanya bisa mengangguk patuh lalu mengikuti Mu liyue untuk berjalan keluar.


Setelah ruangan itu kosong,Han shuo naik ke atas kasur dan tidur,Han Wuyu berada di tengah-tengah mereka.


______

__ADS_1


maaf bgt skrg jarang up,soal nya lagi sibuk banget,banyak hafalan sama tugas:')


__ADS_2